Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of Boat Lifting System Using A Multiple-Drum Winch Asmara, I Putu Sindhu; Yudo, Hartono
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 17, No 1 (2020): February
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2069.636 KB) | DOI: 10.14710/kapal.v17i1.26425

Abstract

Material handling equipment is designed or selected based on two factors, the aspects of technical and economic. Technical aspects of a boatlift are designated by technical specifications that can meet with the need to lift and move a boat from land to waterway and vice versa. Boatlift is a type of Rubber Tyred Gantry crane specifically designed for moving of small craft, small and medium vessels with a capacity of 10 tons to 600 tons. Boatlift with a capacity of 5 tons is very rarely to find and very different from other types of cranes such as overhead cranes that are easy to find. Boatlift with a capacity of 5 tons can be found at the Shipbuilding Institute of Polytechnic Surabaya, but it has a weakness. The boats experience an un-synchronize movement during the lifting process. This article provides the design of a boatlift pulley system with a capacity of 5 tons using a multiple-drum winch and is capable of lifting the boat at an even keel condition. The evaluation was carried out on the existing system to find the cause of the problem. The correction on the pulley system of the boatlift has been recommended without the replacement of wire rope, brakes, motor, and the multiple-drum of the winch. The weaknesses of boat lifting could be overcome by using a pulley system 8/2/2/1-DeBe + spreader.
Analisa Kekuatan Tarik, Kekerasan dan Kekuatan Puntir Baja ST 37 sebagai Bahan Poros Baling-baling Kapal (Propeller Shaft) setelah Proses Tempering Aminuddin, Rahmat Ridlo; Budi Santosa, Ari Wibawa; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini akan dilakukan uji kekerasan, uji tarik, dan uji puntir untuk material baja karbon ST 37 guna untuk bahan poros baling-baling kapal setelah proses tempering. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah baja ST 37 hasil perlakuan Tempering dapat memenuhi standar BKI untuk digunakan sebagai poros baling-baling . Poros baling-baling (propeller shaft) adalah salah satu komponen kapal yang berfungsi untuk memindahkan/menyalurkan daya dari mesin induk ke baling-baling menjadi gaya dorong untuk menggerakkan sebuah kapal. Dalam berputarnya/bekerjanya poros baling-baling untuk menghasilkan gaya dorong, poros tersebut menanggung berbagai jenis beban akibat dari kombinasi berbagai bentuk gaya. Beban tersebut diantaranya adalah beban tarik dan beban puntir, dimana beban-beban tersebut terjadi secara berulang-ulang yang akhirnya akan mengakibatkan kegagalan lelah (fatigue failure) pada material. Tingkat kekerasan suatu material yang baik juga dibutuhkan untuk mengetahui seberapa ulet baja ST 37 hasil Tempering. Untuk mendapatkan ketahanan destruktif yang tinggi dan kekuatan material yang baik perlu dilakukan proses perlakuaan panas (heat treatment). Pada penelitian ini dilakukan proses perlakuan panas tempering dengan menggunakan media pendingin pelumas Mesran SAE 20W – 50. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik tarik, Kekerasan, puntir dan struktur metalografi pada material baja ST 37 setelah proses tempering. Hasil penelitian ini berupa nilai kekuatan material yang kemudian dibandingkan dengan nilai minimum persyaratan rules BKI. Beberapa hasil penelitian seperti penampang patahan juga dapat mewakili karakter keuletan material. Hasil penelitian menunjukan bahwa baja ST 37 perlakuan panas tempering memiliki kekuatan tarik 425,16 Mpa, kekuatan puntir 566,62 Mpa dan untuk uji kekerasan diperoleh nilai kekerasan 140,2 VHN
Analisis Kekuatan Tangki Penyimpanan Crude Oil 38T-104 Berbentuk Silinder dengan Tipe External Floating Roof pada PT Pertamina RU IV Cilacap Akbar, Ilham Fathony; Yudo, Hartono; Mulyatno, Imam Pujo
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 1 (2020): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.041 KB)

Abstract

Tebal pelat dinding tangki penyimpanan crude oil 38T-104 kapasitas 120.000m3 mempengaruhi besar tegangan maksimal akibat beban yang diterima. Penelitian ini menguji kekuatan struktur tangki dengan standar API 650 untuk mendapatkan tegangan maksimal dari pembebanan dan menjadi referensi dalam pengembangan perancangan tangki selanjutnya. Penelitian ini mengunakan software berbasis metode elemen hingga dengan variasi pembebanan terpisah dan dikombinasikan untuk mendapatkan tegangan maksimal. Beban yang digunakan yaitu angin, gempa statik dan hidrostatik dengan perhitungan UBC 1997 volume 2.  Ketebalan pelat dinding divariasikan dengan penambahan dan pengurangan ketebalan menjadi 4 variasi perbandingan  yaitu kondisi asli, 35,3 mm, 21,9 mm dan 9,52 mm. material yang digunakan adalah ASTM A537 CL2 mod dan A283 Gr C untuk pelat dan ASTM A36 untuk profil. Hasil penelitian menunjukan tegangan  yang  melebihi yield strength material 415 MPa pada model variasi 4 dengan tegangan maksimal 1060 MPa dan pada model variasi 3 dengan tegangan maksimal 467 MPa. Sedangkan tegangan maksimal pada model variasi 1 dan variasi 2 tidak melebihi batas yield strength dengan nilai tegangan 393 MPa dan 282 MPa.
Analisa Tegangan Pada Saluran Pipa Transmisi Gas Bawah Tanah PT. Citra Panji Manunggal Dengan Menggunakan Software Berbasis Elemen Hingga Fahrudin, Hasim Try; Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.584 KB)

Abstract

Besarnya tegangan pipa pada suatu sistem perpipaan menjadi hal yang sangat berpengaruh dalam keamanan operasionalnya, baik instalasi pipa diatas tanah maupun di bawah tanah. Pipa dibawah tanah akan mengalami interaksi dengan tanah, selain itu hal lain yang menjadi perhatian pada pipa bawah tanah adalah pipa crossing atau pipa dibawah jalan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah instalasi pipa sepanjang ± 38 km dengan diameter 12 inch. Analisa statis tegangan pada pipa dilakukan dengan software Caesar II dan ANSYS 19.2. Hasil analisa dengan Caesar II, pada kondisi operasional diperoleh tegangan maksimum yang bekerja pada instalasi pipa sepanjang ± 38 km yakni sebesar 100,5 MPa pada node 1180 dengan tegangan ijin sebesar 322,7 MPa berdasarkan ASME B.31.8. Tegangan pipa di bawah permukaan jalan, dari analisa dengan software ANSYS 19.2 diperoleh tegangan efektif sebesar 103,5 MPa untuk kedalaman 1,5 m. Pipa pada kedalaman 2,0 m memiliki tegangan 102,4 MPa dan kedalaman 2,5 m memiliki tegangan 101,9 MPa. Tegangan ijin dari perhitungan berdasarkan API 102 pada kasus ini sebesar 215,9 MPa. Berdasarkan hasil analisa, pada instalasi sistem perpipaan ini aman karena secara keseluruhan besarnya tegangan berada dibawah tegangan ijin.
Analisis Kekuatan Konstruksi Car Deck Kapal Penyeberangan 1000GT Akibat Perubahan Muatan Dengan Metode Elemen Hingga Harry Pratama, Muhammad; Yudo, Hartono; Pujo Mulyatno, Imam
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KMP. BRR 1000 GT beroperasi pada rute pelayaran Pelabuhan Ulee Lheue – Pelabuhan Balohan, yang memakan waktu tempuh kurang lebih dua sampai tiga jam. Hal ini membuat konstruksi kapal harus dalam kondisi selalu aman selama berlayar, terutama konstruksi car deck. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan nilai tegangan dan defleksi maksimum pada car deck kapal penyeberangan 1000 GT serta membandingkan dengan tegangan ijin sesuai rules Biro Klasifikasi Indonesia agar mendapatkan nilai safety factor. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dan terdapat 3 jenis variasi muatan kendaraan, yaitu sedan saja, truk saja, serta sedan-truk. Validasi dilakukan pada geometri dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai error sebesar 4,16 %. Pada penelitian ini, beban yang akan diinputkan yaitu beban gaya akibat berat kendaraan sedan sebesar 9810 N dan truk sebesar 78400 N, serta tekanan hidrostatis kapal sebesar 0,025 Mpa, sehingga diasumsikan terdapat tiga jenis kondisi, yaitu kondisi ketika air tenang, kondisi ketika sagging dan kondisi ketika hogging. Nilai stress paling maksimum terjadi pada saat kondisi kapal sedang sagging dengan muatan truk. stress maksimum didapatkan pada node 8332874 sebesar 170,406 Mpa, dan defleksi paling maksimal terjadi pada node 1920395 sebesar 1,09 cm. Untuk seluruh kondisi, semuanya memenuhi kriteria kekuatan menurut BKI.
Analisis Kekuatan Konstruksi Car Deck Kapal Penyeberangan 1000GT Akibat Perubahan Muatan Dengan Metode Elemen Hingga Harry Pratama, Muhammad; Yudo, Hartono; Pujo Mulyatno, Imam
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KMP. BRR 1000 GT beroperasi pada rute pelayaran Pelabuhan Ulee Lheue – Pelabuhan Balohan, yang memakan waktu tempuh kurang lebih dua sampai tiga jam. Hal ini membuat konstruksi kapal harus dalam kondisi selalu aman selama berlayar, terutama konstruksi car deck. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan nilai tegangan dan defleksi maksimum pada car deck kapal penyeberangan 1000 GT serta membandingkan dengan tegangan ijin sesuai rules Biro Klasifikasi Indonesia agar mendapatkan nilai safety factor. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dan terdapat 3 jenis variasi muatan kendaraan, yaitu sedan saja, truk saja, serta sedan-truk. Validasi dilakukan pada geometri dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai error sebesar 4,16 %. Pada penelitian ini, beban yang akan diinputkan yaitu beban gaya akibat berat kendaraan sedan sebesar 9810 N dan truk sebesar 78400 N, serta tekanan hidrostatis kapal sebesar 0,025 Mpa, sehingga diasumsikan terdapat tiga jenis kondisi, yaitu kondisi ketika air tenang, kondisi ketika sagging dan kondisi ketika hogging. Nilai stress paling maksimum terjadi pada saat kondisi kapal sedang sagging dengan muatan truk. stress maksimum didapatkan pada node 8332874 sebesar 170,406 Mpa, dan defleksi paling maksimal terjadi pada node 1920395 sebesar 1,09 cm. Untuk seluruh kondisi, semuanya memenuhi kriteria kekuatan menurut BKI.
Analisa Pengaruh Penambahan Fin Keel terhadap Hambatan, Pola Aliran, dan Stabilitas pada Kapal Ferry Ro-Ro 1000 GT Pratama, Rezky Naufal; Manik, Parlindungan; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal Ferry Ro-Ro merupakan salah satu alat transportasi yang dapat diandalkan untuk melayani penumpang antar pulau karena harga tiket yang relatif murah. Untuk menjaga hal itu maka perlu adanya peningkatan kenyamanan serta keselamatan penumpang dan efisiensi bahan bakar, salah satu cara nya adalah dengan mengurangi hambatan, mengefisienkan pola aliran, serta meningkatkan stabilitas dengan meneliti penggunaan fin keel. Penelitian ini menggunakan software Maxsurf dan CFD dengan variasi tinggi dan posisi fin keel di lunas kapal dan bertujuan untuk membandingkan hambatan, kecepatan aliran, serta nilai GZ maksimum yang lalu dibandingkan dengan analisa kapal asli yang sudah ada. Hasilnya adalah kapal dengan fin keel berbagai variasi memiliki nilai hambatan 0.13%-1.32% lebih kecil dibanding dengan kapal tanpa fin keel, kecepatan aliran 0.01% lebih kecil sampai dengan 0.7% lebih besar dibanding kapal asli, serta nilai GZ maksimal 9.62%-9.81% lebih kecil dibanding kapal asli.
Analisa Kekuatan Deck Akibat Perubahan Muatan Pada Tongkang TK.Nelly-34 Riyanto, Nadhila Shabrina; Yudo, Hartono; Trimulyono, Andi
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tongkang merupakan kapal dengan karakteristik lambung datar atau kotak yang mengapung, yang biasanya digunakan untuk memuat batubara. Pada penelitian kali ini dilakukan analisa kekuatan deck pada tongkang TK. Nelly – 34 milik PT. Pelayaran Nelly Dwi Putri akibat perubahan muatan dari muatan batubara menjadi muatan container. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode elemen hingga dan rules yang digunakan yaitu Biro Klasifikasi Indonesia. Validasi dilakukan pada model dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai error sebesar 4,21 %. Pada penelitian kali ini terdapat tiga variasi pembebanan, yakni variasi pertama adalah pembebanan berupa muatan container dengan susunan muatan stowage plan I dengan total muatan sebesar 5040 ton dan tinggi sarat 4,472m dalam kondisi muatan penuh, variasi kedua adalah muatan container dengan susunan muatan stowage plan II dengan total muatan 3528 ton dan tinggi sarat 3,15m dalam kondisi muatan penuh , dan variasi ketiga adalah muatan batubara dengan total muatan 4174 ton dan tinggi sarat 3,5m dalam kondisi muatan penuh. Semua analisa dilakukan pada kondisi air tenang. Dari penelitian kali ini didapatkan tegangan maksimum terjadi pada kondisi ketika kapal sedang memuat container dengan susunan stowage plan I pada node 53304028 dengan nilai 57,968 Mpa, dan defleksi  maksimal terjadi pada node 45118286 dengan nilai 9,410 mm.
Perancangan Propeller Kapal Selam Komersial Tipe B series X-80 Dengan Variasi Sudut Skew Dan Jumlah Daun Untuk Mengoptimalkan Nilai Thurst Nuriman, Fadli; Zakki, Ahmad Fauzan; Yudo, Hartono
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 3 (2020): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal selam sebagai mode transportasi yang bergerak didalam permukaan laut memiliki desain yang sangat komplek dan terstruktur , dengan mengutamakan kecepatan ketika bergerak didalam permukaan laut maka dibutuhkan perancangan baling-baling yang bisa menghasilkan daya dorong yang optimal . Telah banyak peneliti telah menganalisa perancangan baling-baling tipe b series dengan berbagai variasi untuk mencari nilai daya dorong yang optimal dari baling-baling tersebut . Pada penelitian kali ini akan mengkaji tentang baling-baling kapal tipe b-series X-80 dengan variasi suduh skew 10, 15, 20 derajat dan jumlah daun 7, 9, 11  guna melihat dari segi desain baling-baling terhadap lambung kapal untuk melihat nilai dari daya dorong yang optimal . Penelitian ini memakai software berbasis CFD untuk menganalisa daya dorong dari baling-baling tersebut . Dengan persamaan Reynold-Avaraged Navier Stokes Equation yang menunjukan hasil fluktuatif dari aliran turbulen pada material incompressible dengan property yang konstan . Dengan nilai Reynold number 2.51 * 108. Model simulasikan dengan aliran turbulence K-epsilon secara Steady-state . Hasil menunjukan baling-baling B780-20 memiliki nilai gaya dorong tertinggi yaitu 8751260 N dan baling-baling B1180-20 memiliki nilai torsi tertinggi dengan nilai 5798620 N.m sedangkan untuk nilai efisiensi tertinggi terjadi pada baling-baling B780-10 dengan nilai efisiensi sebesar 12,52 %.
Analisa Kekuatan Struktur End Shackle Rantai Jangkar Akibat Adanya Beban Lingkungan pada Kapal Perintis 1200 GT Irianto, Prasetya Tomi; Yudo, Hartono; Amiruddin, Wilma
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 8, No 4 (2020): Oktober
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jangkar merupakan salah satu komponen perlengkapan kapal yang memegang peranan yang sangat penting dalam sistem transportasi laut. Dengan adanya penambat kapal ini, kapal tidak akan berpindah tempat karena hembusan angin, arus ataupun gelombang saat jangkar diturunkan, tetapi pada kenyataannya pada tahun 2017, jangkar kapal tanker permata niaga hilang akibat diterjang gelombang laut. Hal tersebut menjadikan latar belakangan penelitian mengenai kekuatan struktur rantai jangkar khususnya pada bagian end shackle, dengan tujuan untuk mengetahui kekuatan dari struktur end shackle akibat adanya beban lingkungan yang diakibatkan oleh heaving serta beban internal dan beban hidrostatik. Metode yang digunakan menggunakan software berbasis metode elemen hingga. Pada penelitian ini pembebanan pada struktur end shackle merupakan beban dinamis yang berupa beban maksimal, beban minimal dan beban rata-rata. Berdasarkan beban tersebut daerah kritis terjadi pada daerah antar sambungan dengan tegangan maksimal 1,25 x 107 Pa, tegangan rata-rata  6,76 x 106 Pa, dan tegangan minimal 1,24 x 106 Pa. Nilai deformasi terbesar 0,335 mm yang terjadi pada kondisi pembebanan maksimal. Tagangan yang terjadi pada masing-masing variasi pembebanan masih dibawah nilai yield strength pada material yang digunakan  yaitu 2,3 x 108  Pa.
Co-Authors A.F. Zakki Abdi Wira Etua Sihombing Abdurrachman Fiqri Achmad F.R. Prabowo Achmad Nurochman Ade Purnawan Adietya, Berlian Arswendo Afriandi Ginting, Afriandi Agung Putra Agung Surana Dwi Yoga Ahmad Fauzan Ahmad Fauzan Zakki Akbar, Ilham Fathony Alexander Martua Napitupulu Alfikri Hidayat, Alfikri Alifviar, Muhamad Riza Amhar Wahyudi Harahap, Amhar Wahyudi Aminuddin, Rahmat Ridlo Amirudin, Wilma Andi Haris Muhammad Andi Trimulyono Andreas Geraldine A Andromeda, Trias Angga Pradipta Anggita Firda Renatasari Anggoro Prabu Dewanto Arfan Abdul Ghofur Ari Wibawa Budi Santosa Ary Ramadhan Asmara, I Putu Sindhu Astarry Nugroho Azzaky Alghifari, Azzaky Berlian Arswendo Adietya Bintang Nurcahyo Candra, Ronaldo David Chandra Dennis Oscha Cholik Dewa Anjar Nyawa Dhawala, Pakavy Aqshall Dwi Putra Naya, Radityo Habil Egar Haneshananta Sihombing Egar Haneshananta Sihombing Eko Sasmito Hadi Fabya, Daryl Fahrudin, Hasim Try Faiq Fachri Assaify Fakhrian, Muhamad Zaki Farobi Tetuko Pujikuncoro, Farobi Tetuko Fauzan Zakki, Ahmad Febby Ari Saputro Frastiana Ramadhan Basri Good Rindo Guna Satriananta, Mahendra Hadi, Eko Sasmito Hanung Bayu Setiawan Hanzallahh, Muhammad Thareq Fajri Harry Pratama, Muhammad Herman Josef Emerald Hidayat, Nur Fajar Huda, Muhammad Hafid I Made Andrean Nanda Setiawan Ighel Bryantama Putra Ihsan Aldi Prasetyo Ilham Abror Ilham Chaerul Rizqi Siregar Imam Cahyadi Imam Handhika, Imam Imam Pujo Mulyanto Imam Pujo Mulyatno Irianto, Prasetya Tomi Irvan Putera Samudera Jatmiko, Arif Budi Jaya Permana Karen Octa Angelica Khaeru Roziqin Kiryanto Kiryanto Luukfandi Lukfandi M Yaqut Zaki Aji M. Haris Fikri Sulthoni M. Harris Nubly M. Nafis Setiawan Maharani, Heslina Fifani Mahardika Adi Dewantara Mahendra Guna Satriananta Mahendra Guna Satriananta Maulana Dicky Almanda Mawahib, M Zaenal Mizyal Laudany, Mohammad Rabith Mochamad Arif Rachman Mohammad Budi Hermawan Moriko Syahruddin Mu'afifah, Fajriyatul Muhamad Hizrian Hutama Muhammad Akbar Ferbian Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Jordi Muhammad Rifqy Muhammad Wahyu Prihantoro Muhammad, Bakhtiar Nadhila Shabrina Riyanto Nono, Ferdinand Gerald Bogar Nuriman, Fadli Nyawa, Dewa Anjar Ocid Mursid Pangestu, Naufal Pani Prima Tambunan Parlindungan Manik Prasetya, Angga Adi Prasetyo, Catur Fatwa Prasetyo, Emut Andi Pratama, Rezky Naufal Pujiyanto pujiyanto Putra Nur Hidayat, Wahyu Rabbi Radhiya, Rabbi Rachmat Hidayat Raden Mas Firmansyah Bagas Pradipta Relinton B Manalu Reyanld Daniel Nicholas Manurung Rezky Naufal Pratama Richad Yunanto Riki Agustian, Riki Rinanggara, Yozar Rindo, Good Riyanto, Nadhila Shabrina Rizki Aziz Radyantama Rizki Rizcola Rohmat Bagus Sucipto Samuel Samuel Sangga Dwiki Tavarel Sarjito Joko Sisworo Sarjito Joko Sisworo Sarjito Jokosisworo Sarjito Jokosiworo Sarjito Jokosiworo Septaji Indrasahputra Seto Yuwantoro Siahaan, Fredits A Sinaga, Ebin Ezer Slamet Haryo Samudro Sukanto Jatmiko Surya Ari Wardana Tanellia Soraya N Tri Admono Ucok Maruli Silalahi Untung Budiarto Veriyanto Veriyanto Vicky Bhaskara Sardi Wahid, Rakhmat Aizzat Wijaya, Stefanus Victorino Candra Wilma Amiruddin Yolanda Adhi Pratama, Yolanda Adhi Yudha Adhitiya Wardhana Yudya Saddita Rokhim Yuli Prastyo