Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru di SMA Abdul Wahid Hasyim Tebuireng Mohammad Haekal; Iim Fatimah; Gatut Yudoyono; Bintoro Anang Subagyo; Yono Hadi Pramono; Yanurita Dwi Hapsari; Suyatno
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.939 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.136

Abstract

Penulisan karya tulis dan karya ilmiah di bidang pendidikan merupakan salah satu bentuk pengembangan profesi dari seorang guru yang dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan dalam proses belajar mengajar. Namun jumlah karya ilmiah yang dihasilkan oleh keprofesian guru masih berada di angka yang rendah. Salah satu kesulitan penulisan karya ilmiah yang dialami oleh para guru adalah pengembangan ide atau pemikiran menjadi sebuah tulisan karya ilmiah yang koheren dan padu. Untuk itu, perlu dilakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah dalam bentuk laporan penelitian maupun penulisan artikel dalam jurnal ilmiah. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan dan menambah kemampuan seorang guru yang fasih dalam keterampilan bahasa verbal menjadi terampil juga dalam menuangkan ide dan pemikirannya dalam bentuk tulisan. Sejumlah guru terutama guru muda yang mengajar di SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng menjadi target utama dalam pelatihan ini. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai metode penulisan artikel ilmiah yang baik dan berkualitas, meningkatkan motivasi guru dalam menulis artikel ilmiah, serta menghasilkan naskah/artikel oleh guru yang layak dipublikasikan.
Pengembangan Kualitas Pendidikan SMP di Kalimantan Utara Melalui Pembelajaran Robotik Menggunakan Metode Action Learning STEM F Faridawati; Eko Minarto; Bahtera Indarto; Muhammad Arif Bustomi; Nurrisma Puspitasari; Gontjang Prayitno; Sudarsono; Yono Hadi Pramono; Gatut Yudoyono; Erna Wati
Sewagati Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6540.687 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i1.282

Abstract

Pendidikan mempunyai peran yang amat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Adanya pandemi Covid 19, telah membuka mata semua pihak bahwa pendidikan di Indonesia masih banyak yang harus dibenahi. Ketidaksiapan infrastruktur sekolah membuat proses pembelajaran jarak jauh yang ditetapkan oleh pemerintah menciptakan beberapa masalah baru, banyak anak putus sekolah karena kesulitan mengikuti pembelajaran online yang memakan waktu hampir dua tahun. Sebagai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dibuat kurikulum bebasis teknologi dan literasi. Proses pembelajaran difokuskan pada kelas yang interaktif, dimana siswa harus memiliki kompetensi berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kerjasama (4K). Pembelajaran robotik menjadi salah satu pilihan untuk bisa mendapatkan komponen penilaian siswa terkait kompetensi 4K. Pelatihan pembelajaran robotik ini diberikan kepada 33 guru IPA tingkat SMP se-kota Tarakan. Dari hasil survey setelah pelatihan sebanyak 79% peserta menyatakan bahwa pelatihan robotik ini sangat bermanfaat dan menunjang pembelajaran sehingga bisa diterapkan di sekolahan, 18% menyatakan bermanfaat namun kurang menunjang pembelajaran, dan 3% menyatakan bermanfaat namun tidak bisa menunjang pembelajaran sehingga sulit untuk diterapkan sebagai pembelajaran di sekolah. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan bisa memberikan dampak pengembangan kualitas pendidikan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berada di luar pulau Jawa, yang secara kondisi baik fasilitas, guru pengajar, dan program kurikulum sekolah masih tertinggal dengan sekolah di pulau Jawa.
Pengenalan Optika Fisis di MTs Bulu Candimulyo Madiun melalui Praktikum dengan Peralatan Sederhana Gontjang Prajitno; Gatut Yudoyono; Yono Hadi Pramono; Sudarsono Sudarsono; M. Arief Bustomi
Sewagati Vol 7 No 6 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i6.629

Abstract

Optika merupakan salah satu topik dalam pelajaran IPA yang diajarkan di SMP/MTs. Pada topik ini, kebanyakan siswa-siswa SMP/MTS mengalami kesulitan dalam hal pemahaman konsep tentang optika terutama pada bagian optika fisis. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Salah satu faktor tersebut adalah keketerbatasan fasilitas dan pengetahuan guru untuk dapat praktik langsung mengamati peristiwa optika fisis seperti interferensi cahaya. Dari hasil diskusi dengan guru-guru SMP/MTS diperoleh informasi bahwa guru-guru mengeluhkan sulitnya melaksanakan praktikum fisika khususnya optika fisis seperti difraksi dan interferensi. Akibatnya, banyak sekolah yang tidak melaksanakan praktikum optika fisis, karena keterbatasan peralatan praktikum dan kurangnya kreativitas guru untuk membuat alat peraga sederhana yang dapat digunakan untuk menjelaskan peristiwa optika fisis. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen departemen Fisika FSAD ITS memberikan solusi terhadap permasalahan keterbatasan peralatan dan kurangnya kreativitas guru dengan cara membuat peralatan praktikum sederhana untuk penenalan optika fisis. Peralatan praktikum sederhana ini adalah tentang percobaan interferensi cahaya yang dapat dibuat dengan biaya murah. Kegiatan praktikum ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang menarik bagi siswa-siswa SMP/MTS di daerah pedesaan seperti MTs Dusun Bulu Desa Candimulyo Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun.
Pemberian Hibah dan Pelatihan Penggunaan Peralatan Praktikum Fisika Interferensi dan Difraksi Cahaya di SMA Negeri 3 Magetan Bustomi, M. Arief; Saifuddin; Muntini, Melania Suweni; Yudoyono, Gatut; Suasmoro; Yuwana, Lila; Astuti, Fahmi; Pratapa, Suminar
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.826

Abstract

Pengajaran optika dalam kurikulum SMA/MA sering kali menjadi tantangan bagi siswa, terutama dalam pemahaman konsep optika fisis. Salah satu faktor utama yang berkontribusi pada kesulitan ini adalah keterbatasan pengetahuan guru dalam melakukan praktikum mengenai interferensi dalam optika fisis. Hasil dari diskusi dengan guru-guru SMA/MA juga menunjukkan bahwa praktikum fisika, terutama yang terkait dengan optika fisis seperti difraksi dan interferensi, sering kali menjadi kendala di banyak sekolah akibat kurangnya peralatan praktikum yang memadai dan kurangnya kreativitas guru dalam menciptakan alat peraga sederhana yang dapat menjelaskan konsep fenomena optika fisis. Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, Departemen Fisika FSAD ITS melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri 3 Magetan untuk memperkenalkan konsep optika fisis melalui kegiatan praktikum interferensi dan difraksi cahaya menggunakan peralatan sederhana. Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan pemahaman siswa dan guru tentang konsep optika fisis. Para guru dapat mengintegrasikan peralatan praktikum ini ke dalam proses pembelajaran fisika. Lebih jauh lagi, para guru diharapkan mampu berinovasi membuat peralatan praktikum sederhana dari bahan-bahan yang ada di sekitar mereka.
Penggunaan Panel Surya Sebagai Alternatif Sumber Energi pada Penyediaan Air Bersih di Dusun Winong Jatisawit Suyatno; Indarto, Bachtera; Yudoyono, Gatut; Prajitno, Gontjang; Nasori; Muntini, Melania Suweni; Indrawati, Susilo; Mashuri; Asrori, Muhamad Zainul; Purwaningsih, Sriyani
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.905

Abstract

Keberadaan air bersih seringkali ditentukan oleh topografi dan letak geografis. Sebagai daerah yang berada diarea perbukitan, dusun Winong yang berada di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah memiliki kendala dalam penyediaan air bersih. Lokasi yang berada di perbukitan, membuat aliran air permukaan dari sumber mata air membutuhkan usaha yang cukup besar. Saat ini, masyarakat mengalirkan air dari sumber mata air dengan menggunakan pipa yang berjarak 5 km dari desa. Penggunaan pipa tersebut berpotensi rusak oleh binatang serta banjir ketika musim hujan. Selain itu, ada beberapa warga yang membuat sumur pompa dengan kedalaman 100 m sehingga diperlukan pompa air bertenaga listrik dengan daya besar. Hal ini menambah beban warga dengan iuran listrik setiap bulan untuk pompa air. Jarak sumber air dan ketergantungan akan listrik PLN, menyebabkan pasokan air sering tidak tersedia, khususnya ketika musim penghujan. Pada musim penghujan, air yang dari pipa biasanya keruh bahkan mati karena pipa sering terbawa banjir. Di musim penghujan, listrik PLN sering mengalami pemadaman. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membuat sistem pembangkit listrik berbasis energi matahari melalui panel surya. Listrik yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan pompa air. Sistem ini beroperasi secara hibrid menggunakan inverter hibrid antara tenaga matahari, baterai dan listrik PLN. Jumlah daya yang dihasilkan oleh sistem ini adalah 4.050 Wp yang berasal dari 30 lembar panel surya berdaya 135 Wp. Sementara baterai yang digunakan adalah 2 buah baterai dengan tegangan 12 V/100 Ah. Melalui program ini, diharapkan kebutuhan air bersih dapat tercukupi tanpa adanya ketergantungan lagi dengan listrik PLN, sehingga kebutuhan dasar melalui air bersih dapat terpenuhi sehingga kualitas hidup di daerah tersebut menjadi lebih baik.
Pelatihan Penggunaan Spherometer Bagi Siswa SMAN 1 Plaosan Magetan: Mengenal Manfaat Praktis Fisika melalui Eksperimen Sudarsono, Sudarsono; Yudoyono, Gatut; Astuti, Fahmi
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2573

Abstract

Pemahaman tentang optik sangat penting bagi siswa SMA karena materi ini tidak hanya relevan secara akademik tetapi juga memberikan banyak manfaat praktis dalam kehidupan sehari-hari. Konsep optik salah satunya akan lebih mudah dipahami melalui pelaksanaan eksperimen dimana siswa belajar cara menganalisis fenomena berdasarkan hukum fisika melalui serangkaian pengukuran. Oleh karena itu, tim pengabdi dari Departemen Fisika ITS menyelenggarakan pelatihan penggunaan spherometer bagi siswa SMAN 1 Plaosan Magetan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menggunakan spherometer sebagai alat untuk menentukan jari-jari kelengkungan lensa. Kegiatan ini dilaksanakan di SMAN 1 Plaosan Magetan, dengan peserta siswa kelas XI. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dimulai dengan penjelasan teori tentang prinsip kerja spherometer, demonstrasi penggunaan alat, serta praktik langsung oleh siswa. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa mampu memahami cara kerja spherometer dan mengaplikasikannya untuk mengukur jari-jari kelengkungan lensa dengan akurasi yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan minat siswa terhadap fisika dan pemanfaatan alat-alat laboratorium. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran berbasis praktik yang mendukung penguasaan materi fisika secara aplikatif. Siswa tidak hanya mengembangkan pemahaman akademik tetapi juga membangun keterampilan berpikir kritis dan rasa ingin tahu tentang perkembangan teknologi. Tim pengabdi akan mengadakan evaluasi berkala untuk melihat efektivitas pelatihan dan mengembangkan metode pelatihan yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan ilmu fisika terutama di SMAN 1 Plaosan sebagai keberlanjutan kegiatan ini.
Pengenalan Media Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Minat dan Kemampuan Siswa di SMAN 1 Mojosari Puspitasari, Nurrisma; Chalimah, Siti; Yudoyono, Gatut; Indrawati, Susilo; Prajitno, Gontjang; Bustomi, Muhammad Arief; Mashuri, Mashuri; Silvia, Linda; Yuwana, Lila; Rubiyanto, Agus
Sewagati Vol 9 No 3 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i3.2458

Abstract

Dalam dunia Pendidikan, media pembelajaran interaktif merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. Media ini dapat mengubah cara belajar dan meningkatkan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa. Di Indonesia telah diterapkan pembelajaran interaktif baik online (e-learning) maupun offiine. Platform yang sering digunakan antara lain: google classroom, Whatsapp Group, dan Zoom. Namun saat ini telah diterapkan kembali pembelajaran secara tatap muka di Sekolah yang membuat siswa harus beradaptasi kembali dengan sistem pembelajaran lama. Hal tersebut menuntut guru untuk menyiapkan metode pembelajaran tatap muka yang tidak monoton dan guru dituntut handal dalam penguasaan teknologi dan dapat menampilkan pembelajaran yang interaktif untuk para siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu disadari bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam suksesnya pembelajaran dan pendidikan. Pembelajaran interaktif adalah salah satu metode yang baik dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat belajar dan kemampuan siswa terutama dalam mempelajari ilmu Fisika. Guru berperan sebagai pentransfer ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi yang telah ada. Sehingga pengembangan diri untuk guru terkait pembelajaran interaktif dan inovatif ini perlu dilakukan dan dikenalkan pada siswa agar siswa dapat optimal dalam proses belajar. Oleh karena itu tim pengabdi dari Departemen Fisika ITS akan mengusulkan pelatihan dan pengenalan beberapa media pembelajaran interaktif (PhET Interactive Simulations dan pembuatan hologram sederhana) kepada guru dan atau siswa melalui program pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 MOJOSARI.
Co-Authors Agus Choirul Arifin Agus Rubiyanto Ainun, Rizqi Nur Ali Yunus Rohedi Anwaril Mubasiroh As, Nur Ichzan Aslam Chitami Priawan Siregar, Aslam Chitami Priawan Asnawi Asnawi Asrori, Muhamad Zainul Bachtera Indarto, Bachtera Bahtera Indarto Banatul Muflihati Bintoro Anang Subagyo Budi Prayitno Cahyono, Yoyok Clarisca Putri Rusydah Nabiilah D Darminto Dadan Hamdani, Dadan Darminto . Darminto Darminto Darminto Darminto Dwiputra, Adnan Wahyu Endarko Endarko Erna Wati Fachry Abda El Rahman Fahmi Astuti, Fahmi Faridawati Faridawati Fatimah, Iim Fatimah, Iim Gontjang Prajitno Gontjang Prayitno Hadi Santoso Hadi Santoso Hadi Santoso Harmadi Harmadi Heni Pujiastuti Hery Kurniawan Isa Albanna Joko Nugroho Lila Yuwana Linda Silvia, Linda Lucky Putri Rahayu M. Arief Bustomi Mashuri Mashuri Mefina Yulias Rofianingrum Mefina Yulias Rofianingrum Mohamed, Zakiah Mohammad Haekal Muhamad Zainuddin Muhammad Arif Bustomi Muhammad Noer Fajar Musyarofah Musyarofah, Musyarofah Muthmainnah, Melania Suweni Muntini Nabella Shabrina Nasori Nur AS Ichzan Nur Ichzan Aminuddin Siantang Nur Ichzan Aminuddin Siantang Nurma Sari Nurrisma Puspitasari Poo-arporn, Yingyot Prayogi, Soni Purwaningsih, Sriyani Puspitasari, Nurrisma Puspitasari, Nurrisma Rahayu, Vira Rahmatullah, Muhammad Arif Ratnasari, Tri Retno Fatma Megawati Rinaldi W Risqa Daniyati Rizqa Daniyati Rizqa Daniyati Rizqa Daniyati Rizqa Daniyati Rohedi, Ali Yunus S Sudarsono Saifuddin Samian Siti Chalimah Siti Rabiatul Adawiyah Suasmoro Sudarsono Sudarsono - Sudarsono Sudarsono Suhariningsih Suminar Pratapa Supadi Supadi Suryadi Suryadi Susilo Indrawati Suyatno SUYATNO Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Tamimah, Ni’matut Tanaka, Isao Taufik Hidayat Vicran Zharvan Vitriany Ekasari Wina Indra Lavina Yanurita Dwi Hapsari Yasin Agung Sahodo Yono Hadi Pramono Yuni Nur Hidayati Yuni Nur Hidayati