Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Good Manufakturing Practice (GMP) bagi UMKM Di Kecamatan Telanaipura Yulia, Ade; Yernisa, Yernisa; Lisani, Lisani; Oktaria, Fera; Prihantoro, Rudi
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.828 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i1.9810

Abstract

Kaum wanita di Kecamatan Telani Pura turut berperan serta dalam usaha untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga dengan membentuk komunitas, yaitu kelompok wanita tani. Kecamatan ini memiliki beberapa kelompok wanita tani dengan mengusahakan beberapa komoditi pertanian menjadi usaha industri rumah tangga seperti kripik pisang, kue pilin dan lain-lain. Tetapi para pelaku usaha ini belum menerapkan GMP (Good Manufacturing Practices), yaitu suatu pedoman bagi industri pangan, bagaimana cara berproduksi pangan yang baik. Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan meningkatkan pengetahuan tentang Good Manufacturing Practices pada pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Sasaran kegiatan ini adalah UMKM yang ada di Kelompok Wanita Tani Tanjung Terap dan Kelompok Wanita Tani Galusia dan UMKM lain yang ada di Kecamatan Telanai Pura. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan (ceramah) dan pelatihan GMP. Pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan paket teknologi berupa modul kegiatan pengabdian, paket peralatan dan bahan kebersihan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah : 1). Respon peserta selama kegiatan berlangsung sangat baik. 2). Peserta sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan dan pelatihan 3) Meningkatnya pengetahuan peserta tentang GMP dilihat dari hasil evaluasi terhadap kegiatan dengan memberikan pertanyaan berkaitan dengan materi pelatihan dan sebanyak 90% peserta pelatihan menjawab pertanyaan dengan benar.
Systematic Literature Riview dengan Metode Prisma: Modul Ajar Biologi dalam Kurikulum Merdeka: Penelitian Ade Yulia; S. Syamsyurizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1494

Abstract

The Merdeka Curriculum gives schools and teachers the freedom to adjust the curriculum to current developments. Given the importance of the role of teaching modules, the modules must be compiled completely, systematically, and operationally in accordance with the Merdeka Curriculum. This study aims to review several literature studies related to the implementation of Biology teaching modules in the Merdeka Curriculum. This research method uses PRISMA through the Publish or Perish software version 8 as a medium for collecting data and information relevant to the writing of this journal. The findings indicate that the characteristics and suitability of the implementation of teaching modules are in accordance with the principles of the Merdeka Curriculum and there are several obstacles or challenges in the implementation of biology teaching modules, one of which is the lack of teacher training and understanding of the concept and technical preparation of teaching modules.
Pendampingan Wirausaha Mahasiswa Teknologi Pertanian Universitas Jambi (Acoffenang dan Surapatnol) Yulia, Ade; Yernisa, Yernisa; Lisani, Lisani; Oktaria, Fera; Sari, Fenny Permata
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i5.725

Abstract

Usaha Acoffenang (Aromatik Kopi Pinang) dan Surapatnol (Susoe Era 4.0) memiliki keterbatasan modal yang berproduksi menggunakan alat-alat yang masih manual. Untuk produk yang dihasilkan belum memiliki izin PIRT dan sertifikasi halal serta metode pemasaran yang belum maksimal. Kegiatan ini nertujuan untuk pengembangan usaha dan  memperbaiki produksi serta efesiensi distribusi, lebih lanjut agar bisa berkembang lebih luas terutama kepemilikan izin (P-IRT, Halal dan BPOM) membuat produk lebih memiliki aspek legalitas. Konsumen lebih menyukai produk yang memiliki legalitas dengan harga yang terjangkau serta jangkauan pemasaran yang lebih luas. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, demonstrasi dan evaluasi capaian pelaksanaan program yang telah dilakukan. hasil kegiatan telah diterbitkannya NIB untuk usaha tim Acoffenang, dan P-IRT untuk usaha kedua tim. 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN BUAH JERUK SIAM MADU MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMI DI DESA JUJUN KECAMATAN KELILING DANAU KABUPATEN KERINCI Yulia, Ade; Suandi, Suandi; Sahrial, Sahrial; Arisandi, Meri; Oktaria, Fera
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.1992-1997

Abstract

Pada saat panen raya produksi buah jeruk akan meningkat dan harga jual juga akan menurun sehingga menyebabkan buah jeruk sering tidak terjual. Buah jeruk akan cepat mengalami kerusakan jika tidak segera dikonsumsi, oleh karena itu diperlukan pengolahan buah jeruk siam menjadi produk yang bernilai ekonomi. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah yaitu 1). Sosialisasi, penyuluhan, domontrasi, pelatihan dan pendampingan kepada mitra, yang meliputi: pelatihan dan pendampingan pengolahan buah jeruk menjadi produk-produk bernilai ekonomi serta pelatihan dan pendampingan pengemasan dan pemasaran produk olahan jeruk. 2).Monitoring dan evaluasi dari berbagai tahap kegiatan yang dilakukan. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Jujun dan Bumdes Desa Jujun. Kegiatan sosialisasi pengolahan buah jeruk ini telah dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2023 yang bertempat di Kantor Desa Jujun kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa, ketua Bumdes Desa Jujun dan perangkat desa yang lain serta beberapa warga desa Jujun. Kegiatan yang kedua adalah penyuluhan serta demontrasi pengolahan produk-produk jeruk yang dilaksanakan pada tanggal 16 September 2023 di Gedung Serba Guna Desa Jujun yang diikuti oleh 70 orang peserta. Respon peserta  terhadap kegiatan demontrasi pengolahn jeruk ini sangat baik. Dari kegiatan disepakati  5 orang warga yang berkomitmen untuk mengolah buah jeruk menjadi selai dan permen jelly jeruk. Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan pembuatan selai yang permen jelly. Selain pelatihan pengolahan jeruk  juga akan dilakukan pelatihan pengemasan dan pemasaran produk. Diharapkan produk selai dan permen jelly jeruk ini akan menjadi salah satu produk unggulan daerah (One Village One Product). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga merupakan salah satu upaya untuk membantu mewujudkan “Ekonomi Kerakyatan yang Berbasis pada Produk Unggulan Desa”.
Pengolahan Limbah Air Kelapa Menjadi Nata De Coco: Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Lingkungan di Desa Karya Maju Kecamatan Pengabuan Tanjung Jabung Barat Ade Yulia; Latifa Aini; Yernisa; Fenny Permata Sari; Lisani
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2626

Abstract

Kecamatan Pengabuan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki potensi besar dalam memanfaatkan hasil samping kelapa, khususnya air kelapa yang selama ini terbuang. Desa Karya Maju, dengan luas perkebunan kelapa 1.673 hektar dan produktivitas tahunan 2.112,3 ton, berfokus pada produksi kopra, sementara air kelapa sebagai by-product tidak dimanfaatkan. Program inovatif ini mengubah air kelapa menjadi nata de coco, produk pangan bernilai ekonomi dan kaya serat hasil fermentasi bakteri Acetobacter xylinum. Melalui pelatihan, sosialisasi, dan demonstrasi yang diikuti oleh kelompok tani lokal, para petani kini mendapat wawasan dan keterampilan baru dalam mengolah limbah menjadi produk unggulan desa. Dengan potensi produksi nata de coco hingga 422,46 ton per tahun, program ini berkontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat melalui produk berdaya saing. Program ini mendukung visi “Ekonomi Kerakyatan Berbasis Produk Unggulan Desa” dan mengangkat nata de coco sebagai produk andalan Pengabuan.
The Effect of Temperature and Heating Time to Antioxidant Activity of Onion Dayak Bulb Extract (Eleutherine palmifolia): Antioxidant Activity of Onion Dayak Bulb Extract (Eleutherine palmifolia) Mutiara, Roza; Ulyarti, Ulyarti; Yulia, Ade
Jurnal Bio-Geo Material Dan Energi Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Bio-Geo Material and Energy (BiGME), March 2023
Publisher : PUI BiGME Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bigme.v3i1.31042

Abstract

Onion Dayak (Eleutherine palmifolia) is a typical plant of center Kalimantanwhich has been used hereditary as medicine by Dayak people. The part of thisplant that is used as medicine is the bulb. Empirically, the bulb of onion Dayakcan heal diabetic disease, hypertension, cancer and lower cholesterol level. Theaimed of this study is to know the effect of heating temperature and heating timeto the antioxidant activity of onion Dayak bulb extract (Eleutherine palmifolia).This study was using a completely randomized design (CRD) with factorialpattern. Two factor used in this study were heating temperature (75, 85, 95 ºC)and heating time (5, 10, 15 minutes). This study was performed in threereplications. The result showed that heating temperature and heating time has asignificance effect on the yield, antioxidant activity value and IC50. Thetreatment of 75ºC for 5 minutes of heating was the best combination of heatingtemperature and heating time with the value yield (76,50%), antioxidant activityvalue (63,72%), IC50 (33,05µg/ml), color: L* 43,25, a*-2,01, b* 18,4.Phytochemical analysis showed that the extract of onion Dayak bulb containsphenolic and flavonoid compounds.
PELATIHAN CPPB UNTUK USAHA RINTISAN MAHASISWA TEKNOLOGI PERTANIAN (KULSIMOC DAN KUKER MOCAF) Yernisa, Yernisa; Yulia, Ade; Sahrial, Sahrial; Oktaria, Fera; Fiardilla, Fauziah; Bariyah, Wulan; Agustian, Egie
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.404-407

Abstract

Tim usaha kulsimoc dan Tim usaha Kue kering Mocaf merupakan tim usaha mahasiswa dari Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Jambi. Tim Usaha kulsimoc menghasilkan produk mochi dari kulit singkong. Tim Usaha kue kering mocaf membuat produk dari tepung mocaf (modified cassava flour) sebagai bahan baku untuk kue kering, yaitu keripik brownies dan kue semprit. Karena keterbatasan alat produksi yang dimiliki, sehingga produk tidak bisa disimpan lama. selain itu juga belum adanya jaminan terhadap mutu produk, serta pengetahuan kedua tim tersebut mengenai Cara Produksi Pangan Yang Baik (CPPB) masih terbatas. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pelatihan CPPB bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap pentingnya penerapan CPPB dalam proses produksi dan merupakan upaya untuk menjamin mutu produk yang dibuat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman mitra terhadap pentingnya penerapan CPPB di dalam proses produksi sehingga diharapkan bisa membuat produk yang lebih bermutu.
CHARACTERISTICS OF BIOBRIQUETTE FROM ARECA NUT WASTE AND COCONUT WASTE WITH VARIOUS TYPES AND PROPORTION OF BINDERS Yulia, Ade
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10, Nomor 1, February 2026
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v10i1.48001

Abstract

Biobriquettes derived from agricultural waste such as coconut shells, coconut husks, and areca husks offer potential as renewable energy sources. This study aimed to evaluate the effect of binder type and proportion on the quality of biobriquettes in accordance with the Indonesian National Standard (SNI). The raw materials consisted of 30% coconut shell charcoal, 30% coconut husk charcoal, and 30% areca husk charcoal, combined with three organic binders: tapioca starch, cornstarch, and hibiscus leaf extract. A completely randomized design (CRD) was applied with variations in binder type and proportion. The briquettes were analyzed for moisture content, ash content, volatile matter, burning rate, density, and calorific value. Data were statistically evaluated using one-way ANOVA followed by Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at 5% and 1% significance levels. The results showed that binder type and proportion significantly affected calorific value, volatile matter content, burning rate, and density, while moisture and ash content were more influenced by raw material characteristics and carbonization process. The findings indicate that binders not only function as mechanical adhesives but also influence combustion behavior and structural properties. Most quality parameters met international standards, although the calorific value did not fully comply with SNI requirements. The novelty of this study lies in the balanced combination of three biomass charcoals and the simultaneous comparative evaluation of three organic binders within one compositional system. These results support the optimization of binder formulation to enhance performance, so that biobriquettes can be developed as a renewable alternative energy source.
PENGUATAN BISNIS KELOMPOK USAHA MAHASISWA GOHYONG VEGAN DAN ICE CREAM SOHAGI Yernisa, Yernisa; Yulia, Ade; Sahrial, Sahrial; Emanauli, Emanauli; Oktaria, Fera; Arisandi, Meri; Fiardilla, Fauziah; Dea Uly Sitanggang, Lidwina; Situmorang, Riris
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Kelompok usaha Gohyong Vegan dan kelompok usaha ice cream Sohagi merupakan kelompok usaha mahasiswa yang lolos pada kegiatan PKM-K Universitas Jambi. Kelompok usaha Gohyong Vegan memproduksi gohyong dengan menggunakan jamur tiram sebagai pengganti daging ayam. Kelompok usaha ice cream Sahogi membuat es krim dari susu kedelai, menggunakan madu sebagai pemanisnya dan ekstrak jahe untuk rasa ice creamnya.  Keterbatasan alat produksi tidak memungkinkan untuk kedua kelompok usaha memproduksi dalam jumlah besar dan menyimpan produk dalam waktu lama serta pemasaran produk yang belum maksimal. Kegiatan PPM ini berfokus pada dukungan untuk kedua usaha rintisan mahasiswa ini yang dibagi menjadi beberapa tahapan melalui kegiatan pengenalan, pelatihan, bimbingan dan pendampingan yang berfokus pada penguatan mitra usaha.  Solusi yang dapat dilakukan berupa perbaikan pada manajemen produksi, manajemen mutu daan aspek pemasaran dengan tahapan berupa kegiatan perbaikan teknologi dalam berproduksi, pelatihan tentang CPPOB dan jaminan halal, pendampingan dalam penerapan CPPOB dan jaminan halal dalam berproduksi, pendampingan dalam pengelolaan laporan keuangan usaha, dan pendampingan dalam merancang kegiatan promosi dan pemasaran.  Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini  dilakukan dilihat dari tingkat kepuasan konsumen terhadap produk dengan penyebaran kuisioner
A Review : Utilization of By-Products from Areca Nut and Coconut Processing as Environmentally Friendly Biobriquettes Yulia, Ade; Napitupulu, Dompak MT; Sahrial; Nizori , Addion
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 10 No. 1 (2026): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v10i1.404

Abstract

Large quantities of by-products from areca nut and coconut processing generated annually have significant potential as solid fuel feedstocks due to their high lignocellulosic content. Optimal utilization of these residues can increase their added value and reduce the environmental impacts associated with organic waste. This study aimed to explore the manufacturing process and characteristics of biobriquettes made from biomass waste in the form of areca nut husk, coconut husk, and coconut shell. These raw materials were processed through the stages of cleaning, drying, carbonation, refining, mixing with adhesives, molding, and drying. The use of adhesives such as tapioca flour, sago, or palm oil liquid waste affects the quality of biobriquettes, including their moisture content, ash content, calorific value, density, and combustion rate. The results of the study revealed that biomass-based biobriquettes have several advantages, such as being cost-effective, environmentally friendly, and producing a high calorific value. This study provides scientific and practical benefits to the processing of biomass waste into renewable energy with high economic value.  The utilization of this waste not only enhances renewable energy production but also reduces agricultural waste and environmental pollution.