Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING SISWA KELAS 4 SDN 13 TELAGA BIRU KABUPATEN GORONTALO RENALDY BULANGO, MOHAMAD; HUSAIN, RUSMIN; TRIYANTY PULUKADANG, WIWY; HALIDU, SALMA; MONOARFA, FIDYAWATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4543

Abstract

The Study aims to improve procedure text writing skills through the Project-Based Learning model for fourth-grade students at SDN 13 Telaga Biru, Gorontalo Regency. This study employs a classroom action study approach. Data collection techniques used include obsercation, tests, and documentation. The subjects of the study consisto f 24 fourth-grade students. In the first cycle, the first meeting showed that 29% of students were categorized as capable, while 71% were categorized as not capable. In the second meeting of the first cycle, the percentage of capable students increased to 54%, while those categorized as not capable decreased to 46%. In the first meeting of the second cycle, 70% of students were categorized as capable, while 30% were categorized as not capable. In the second meeting of the second cycle, the percentage of capable. These result indicate that the success indicators of the intervention have been met. Thus, it can be concluded that the use of the Project-Based Learning model can improve the procedure text writing skills of fourth-grade students at SDN 13 Telaga Biru, Gorontalo Regency. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah “Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Prosedur Melalui Model Project Based Learning Siswa Kelas 4 SDN 13 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo”. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 dengan jumlah 24 orang. Pada siklus I pertemuan I kategori mampu berkisar 29% dan kategori tidak mampu berkisar 71%. Siklus I pertemuan II mengalami peningkatan kategori mampu berkisar 54% dan kategori tidak mampu berkisar 46%. Selanjutnya siklus II pertemuan I kategori mampu berkisar 70% dan kategori tidak mampu berkisar 30%. Siklus II pertemuan II mengalami peningkatan kategori mampu berkisar 91% dan tidak mampu berkisar 9%. Hal tesebut telah memenuhi indikator capaian keberhasilan Tindakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Project Based Learning maka dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas 4 SDN 13 Telaga Biru Kabupaten Gorontalo.
PENGUASAAN KOSAKATA MELALUI MEDIA TEKA-TEKI SILANG PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR H. IBRAHIM, NATALIYA; HUSAIN, RUSMIN; HALIDU, SALMA; T. PULUKADANG, WIWY; KATILI, SUKRI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4550

Abstract

The research problem in this study is: "Can crossword puzzle media improve the vocabulary mastery of third-grade students at SDN 2 Talaga Jaya?" This study aims to enhance the vocabulary mastery of third-grade students at SDN 2 Talaga Jaya through the use of crossword puzzle media. The research method applied is Classroom Action Research (CAR), with data collection techniques including tests, observations, and documentation. The research subjects consist of 19 third-grade students.During the initial observation, 16 out of 19 students (84%) still had low vocabulary mastery. The improvement was demonstrated through the implementation of classroom action research, conducted over two cycles, each consisting of two meetings. In the first meeting of Cycle I, 4 students (21%) showed improvement in vocabulary mastery. In the second meeting of Cycle I, 8 students (42%) exhibited increased vocabulary mastery. In the first meeting of Cycle II, the number of students showing improvement increased to 14 (73%). By the second meeting of Cycle II, vocabulary mastery had further improved, reaching 89%, with 17 students successfully enhancing their vocabulary skills.The research findings reveal that the use of crossword puzzle media significantly contributes to improving the vocabulary mastery of third-grade students at SDN 2 Talaga Jaya. ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu “Apakah media teka-teki silang dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas III di SDN 2 Talaga Jaya?”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas III SDN 2 Talaga Jaya melalui penggunaan media teka-teki silang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan teknik pengumpulan data yang mencakup tes, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 19 siswa kelas III. Pada observasi awal dari 19 siswa, 16 siswa (84%) masing kurang dalam penguasaan kosakata. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak dua kali pertemuan dan siklus II dua kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 19 siswa penguasaan kosakata memperoleh (21%) atau 4 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II penguasaan kosakata siswa memperoleh (42%) atau 8 orang siswa meningkat. Siklus II pertemuan I penguasaan kosakata siswa meningkat menjadi 14 orang (73%) dalam penguasaan kosakata. Pada siklus II pertemuan II mengalami peningkatan penguasaan kosakata menjadi (89%) atau 17 siswa sudah mampu dalam penguasaan kosakata. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pemanfaatan media teka-teki silang secara signifikan berkontribusi dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas III SDN 2 Talaga Jaya.    
KEMAMPUAN MEMBACA PUISI DENGAN METODE MODELLING THE WAY DI KELAS V SDN 1 TALAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO ISMAWATI, KOMANG; HUSAIN, RUSMIN; HALIDU, SALMA; TRIANTY PULUKADANG, WIWY; KATILI, SUKRI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4663

Abstract

Thus, the study aims to improve poetry reading skills using the Modelling the Way method in Class V at SDN 1 Talaga Jaya. This study followed a Classroom Action Research (CAR) model. Data collection techniques include tests and documentation with the sample consisted of 15 students of Class V. The initial observation showed that out of 15 students, 4 students (27%) were categorized as capable of reading poetry, while 11 students (73%) were categorized as incapable. After implementing action in Cycle I, the first meeting showed that 6 students (40%) were categorized as capable, while 9 students (60%) were incapable. In the second meeting of Cycle 1, 11 students (73%) were categorized as capable, while 4 students (27%) were incapable. In Cycle II, the results further improved, with 13 students (87%) categorized as capable and only 2 students (13%) still struggling or incapable. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi dengan metode Modeling The Way di kelas V SDN 1 Talaga Jaya. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan dokumentasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah siswa 15 orang siswa. Hasil observasi awal adalah dari 15 orang siswa, siswa dengan kategori mampu membaca puisi berjumlah 4 orang siswa (27%) dan siswa dengan kategori tidak mampu membaca puisi berjumlah 11 orang siswa (73%). Setelah dilakukan Tindakan pada siklus I pertemuan pertama memperoleh hasil siswa dengan kategori mampu berjumlah 6 orang siswa (40%) dan siswa dengan kategori tidak mampu berjumlah 9 orang siswa (60%). Selanjutnya pada siklus I pertemuan kedua memperoleh hasil siswa dengan kategori mampu berjumlah 11 orang siswa (73) dan siswa dengan kategori tidak mampu berjumlah 4 orang siswa (27%). Selanjutnya pada siklus II memperoleh hasil siswa dengan kategori mampu bejumlah 13 orang siswa (87) dan siswa dengan kategori tidak mampu bejumlah 2 orang siswa (13%).
KEMAMPUAN MENENTUKAN IDE POKOK PARAGRAF MELALUI MODEL COOPERATIVE SCRIPT DI KELAS V SDN 1 BULANGO SELATAN KABUPATEN BONE BOLANGO WAYAN RUSMINI, NI; HUSAIN, RUSMIN; HALIDU, SALMA; TRIYANTY PULUKADANG, WIWY; KATILI, SUKRI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4664

Abstract

This research aims to improve students' ability to determine main ideas of paragraphs through the Cooperative Script model. This research adopts a Classroom Action Research approach, utilizing test, observation, and documentation methods for data collection. The subjects of this research are 24 students of Grade V. The initial observation reveals that out of 24 students, 4 students (17%) are categorized as capable, while 20 students (83%) are categorized as incapable. After implementing classroom actions, an improvement is observed in students' ability to determine the main ideas of paragraphs. In Meeting I of Cycle 1, 8 students (33%) are categorized as capable, while 16 students (67%) are categorized as incapable. In Meeting II of Cycle I, the number of capable students increases to 14 (58%), while 10 (42%) remain incapable. Finally, in Cycle II, the final results show that 21 students (87%) are categorized as capable, while only 3 students (13%) are still categorized as incapable. Thus, based on these results, it can be concluded that the Cooperative Script model effectively improves students' ability to determine paragraph main ideas in Grade V at SDN 1 Bulango Selatan, Bone Bolango Regency. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menentukan Ide Pokok Paragraf melalui model Cooperative Script di Kelas V SDN 1 Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokomentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 24 orang. Hasil penelitian pada Siklus I Pertemuan I siswa dengan kategori mampu berkisar 33% dan kategori tidak mampu berkisar 67%. Selanjutnya pada Siklus I Pertemuan II siswa dengan kategori mampu berhasil meningkat berkisar 58% dan kategori tidak mampu berkisar 42%. Kemudian pada Siklus II siswa mengalami peningkatan yang signifikan dengan kategori mampu 87% dan kategori tidak mampu 13%. Hal ini, menunjukkan bahwa penelitian ini telah mencapai indikator keberhasilan tindakan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui model Cooperative Script dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menentukan ide pokok paragraf di kelas V SDN 1 Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK CERITA BERGAMBAR UNTUK KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS III SDN NO. 59 KOTA TIMUR KOTA GORONTALO RAHMA MODEONG, LUSIANA; HALIDU, SALMA; TRIYANTY PULUKADANG, WIWY; HUSAIN, RUSMIN; MONOARFA, FIDYAWATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4665

Abstract

This study aims to develop a Flipbook learning media for Picture Story to enhance reading skills in Grade III students at SDN 59 Kota Timur, Gorontalo City. The study used the research and development (R&D) method, employing the ADDIE model, which included Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Expert carried out validation on the feasibility of the Flipbook Picture Story media, and data were collected through a questionnaire, interviews, and documentation to asses the feasibility of the Flipbook Picture Story media.  The validation shows the following feasibility percentages: media expert 95% (very feasible), language expert 95.83% (very feasible), and user expert 90% (very feasible). The overall average percentage from the recapitulation of the scores is 93.61%. Furthermore, the trial conducted in Grade III at SDN 59 Kota Timur showed an average reading ability score of 91.5, classified as excellent. Student responses to the Flipbook Picture Story media for reading skills showed an average score of 98.97%, categorized as excellent. Based on these findings, it can be concluded that the developed Flipbook Picture Story media is feasible to be used as a learning tool for enchancing reading skills among Class III of elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Flipbook Cerita Bergambar yang layak digunakan untuk kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 59 Kota Timur, Kota Gorontalo. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research & Development) dengan menggunakan model penelitian ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Untuk menguji kelayakan media Flipbook Cerita Bergambar dilakukan validasi oleh para ahli, serta pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari validasi menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase sebagai berikut: ahli media 95% (sangat layak), ahli bahasa 95,83% (sangat layak), dan ahli pengguna 90% (sangat layak). Dengan demikian, presentase memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentase keseluruhan 93,61%. Adapun hasil uji coba yang dilaksanakan di kelas III SDN No. 59 Kota Timur memperoleh hasil kemampuan membaca dengan nilai rata-rata siswa 91,5 dengan klasifikasi sangat baik. Dari respon siswa terhadap media Flipbook Cerita Bergambar untuk kemampuan membaca pada siswa mendapatkan skor rata- rata 98,97% dan masuk pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Flipbook Cerita Bergambar yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk kemampuan membaca siswa di kelas III sekolah dasar.  
Pengembangan Media Pembelajaran Edufraction Magnet Board pada Materi Pecahan Kelas III SDN 04 Botupingge Doloan, Mutiara Damayanti; Halidu, Salma; Aries, Nur Sakinah; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4802

Abstract

Pemahaman siswa terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama masih menjadi tantangan, khususnya pada siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Rendahnya pemahaman ini menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif untuk membantu siswa memahami konsep pecahan dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Edufraction Magnet Board (EMB) pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama, (2) menguji kelayakan media EMB, (3) mengevaluasi kepraktisan media EMB, dan (4) mengidentifikasi keefektifan penggunaan EMB sebagai media pembelajaran.Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi untuk ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa; lembar observasi untuk guru dan siswa; serta soal pretest dan posttest. Data dianalisis secara kuantitatif untuk kelayakan dan kepraktisan, serta kualitatif untuk wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media EMB dinilai sangat layak dengan skor rata-rata 92,96% dari validator ahli. Media ini juga dinilai sangat praktis oleh guru dan siswa dengan skor rata-rata 92,91%. Dari segi keefektifan, hasil N-Gain Score sebesar 78% menunjukkan kategori efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa EMB adalah media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran berbasis manipulatif yang tidak hanya menarik perhatian siswa tetapi juga mampu meningkatkan hasil belajar mereka secara signifikan. Model pengembangan ADDIE yang digunakan juga terbukti relevan dalam menghasilkan media pembelajaran berkualitas
Pengaruh Media Powtoon Interaktif terhadap Keterampilan Membaca Siswa Kelas III SDN No. 81 Sipatana Widiantara, I Nengah; Halidu, Salma
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v10i2.1734

Abstract

The purpose of this research is to find out how effective the influence of interactive powtoon media is on students' reading skills in class III at SDN No. 81 Sipatana. This research was designed as quantitative research, using pre-experimental methods and using a one group pretest-protest design. Interactive Powtoon media is used as the independent variable, and reading skills are used as the dependent variable. Hypothesis testing in this research uses the independent t test. Based on the results of the research and discussion, the research hypothesis test shows that the calculated t value = 23.065 > t table 1.680. The significant value obtained is 0.000<0.05, with the criteria that if the sig value is smaller than 0.05 then H0 is rejected then H1 is accepted. From the two criteria above, it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an influence of interactive powtoon media and interactive powtoon media is effective for students' reading skills in class III at SDN No. 81 Sipatana
Peran Guru dalam Pembelajaran Abad 21 di SDN 1 Mansalean Kabupaten Banggai Laut Rizkiani, Rizkiani; Halidu, Salma; Sarlin, Muhammad
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v10i2.1750

Abstract

Learning is a learning process built by teachers to improve moral, intellectual, and develop various abilities possessed by students, including thinking abilities, creative abilities, knowledge construction abilities, problem solving abilities, and the ability to master learning material well. The aim to be achieved in this research is to describe the role of teachers in 21st century learning at SDN 1 Mansalean, Banggai Laut Regency. This type of research uses qualitative research. The teacher has tried to carry out his role as a teacher in implementing 21st century learning at SDN 1 Mansalean by using various learning models and methods to encourage students to be more active in learning
Meningkatkan Kemampuan Membaca melalui Media Bundaran Bahasa Sulawesi pada Siswa Kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo Nusi, Sutriyanti A.; Halidu, Salma; Monoarfa, Fidyawati; Pahrun, Ratnarti; Husain, Rusmin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4763

Abstract

Masalah dalam penelitian setelah dilakukan hasil pra observasi dilapangan, diperoleh keterangan bahwa siswa kelas II SDN 47 dumbo raya masih banyak siswa-siswi yang belum memperoleh hasil yang maksimal dalam membaca, masih ada siswa yang kurang konsentrasi saat pembelajaran, masih terdapat beberapa siswa yang belum pandai dalam membaca, kebanyakan siswa-siswi masih kurang percaya diri dalam mengungkapkan idenya atau berbicara di depan kelas, dan dalam kegiatan menulis, siswa masih menulis berdasarka teks dan membaca juga masi melihat isi teks.Tujuan peneilitian ini adalah untuk meningkatakan kemampua membaca siswa melalui media bundaran Bahasa Sulawesi pada siswa kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian tindakan kelas dua siklus, siklus I dna siklus II. Metode penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan melalui empat tahap yakni: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pemantauan dan evaluasi serta tahap analisi dan refleksi, dengan jumlah 20 siswa. Hasil observasi awal menunjukan kemampuan membaca siswa masi rendah dengan 6 orang siswa yang mampu atau 30% sedangkan siswa yang tidak mampu 14 siswa atau 70%. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dapat ditingkatkan melalui media pembelajaran bundaran bahasa sulawesi, pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 9 orang yang mampu atau 45% yang tidak mampu 11 orang atau 55% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 13 orang yang mampu atau 65% yang tidak mampu 7 orang atau 34 % sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 18 orang yang mampu atau 90% yang tidak mampu 2 orang atau 10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media bundaran bahasa Sulawesi kemampuan membaca siswa di kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo meningkat.
KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE SHOW AND TELL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Kilo, Nurcahayani Usman; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Halidu, Salma; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4592

Abstract

This research aims to improve the speaking skills of fourth-grade students at SDN 1 Telaga, Gorontalo Regency, through the technology-assisted Show and Tell method. The problems faced include difficulties in pronunciation, flat intonation, inappropriate word choices, and a lack of facial expressions and eye contact. The dominant lecture method resulted in students rarely practicing speaking. Therefore, the integration of technology such as interactive media, video recordings, and digital learning applications was implemented to increase student participation. This research used the Classroom Action Research (CAR) method with data collection techniques through observation, tests, and documentation. The research subjects consisted of 20 fourth-grade students. The results showed that students' speaking skills improved gradually. In the initial observation, only 3 students (15%) had good speaking skills. After Cycle I, this number increased to 50%, and in Cycle II, it reached 85%, meeting the success indicators. The conclusion of this study indicates that the technology-assisted Show and Tell method is effective in improving students' speaking skills. The integration of technology not only increased students' confidence but also helped them in aspects of pronunciation accuracy, intonation, diction, sentence structure, and focus on the interlocutor. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV di SDN 1 Telaga Kabupaten Gorontalo melalui metode Show and Tell berbantuan teknologi. Permasalahan yang dihadapi meliputi kesulitan dalam pengucapan, intonasi datar, pemilihan kata yang kurang tepat, serta kurangnya ekspresi wajah dan kontak mata. Metode ceramah yang dominan menyebabkan siswa jarang berlatih berbicara. Oleh karena itu, integrasi teknologi seperti media interaktif, rekaman video, dan aplikasi pembelajaran digital diterapkan untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat secara bertahap. Pada observasi awal, hanya 3 siswa (15%) yang memiliki kemampuan berbicara baik. Setelah Siklus I, angka ini meningkat menjadi 50%, dan pada Siklus II mencapai 85%, memenuhi indikator keberhasilan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode Show and Tell berbantuan teknologi efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Integrasi teknologi tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri siswa, tetapi juga membantu mereka dalam aspek ketepatan lafal, intonasi, diksi, struktur kalimat, dan fokus pada lawan bicara.