Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Fish Community Structure in The Coastal Mangrove Ecosystem of Cemara Kulon Village Indramayu Regency, Indonesia Herawati, Titin; Pauwwaz, Muhamad; Zahidah, Zahidah; Apriliani, Izza Mahdiana; Yustiati, Ayi
Jurnal Biodjati Vol 9 No 1 (2024): May
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v9i1.34123

Abstract

 The mangrove ecosystem of Cemara Kulon Village has the potential for fishery resources which has decreased in line with various anthropogenic activities. This study aims to determine the composition of fish and analyze the status of the fish community structure and its relation to the physical-chemical aspects of the waters in the mangrove ecosystem of Cemara Kulon Village. This research was conducted over a period of three months  in the mangrove ecosystem of Cemara Kulon Village. The method used in this research was  descriptive quantitative purposive and composite sampling at 3 research stations. Parameters observed in this study were relative abundance, diversity, uniformity, dominance, and the relationship between community structure and aquatic physico-chemical parameters. During the study, 508 fish were caught, consisting of 20 species from 16 families. The value of diversity was in the moderate category with a ranged of 1.87-2.50; the uniformity value was in the moderate category with a ranged of 0.41-0.46 and the dominance value was in the low category with a ranged of 0.11-0.22.   Based on the results of the Canonical Correspondence Analysis (CCA) revealed that fish diversity was affected by light transparency and DO, the uniformity of fish was  affected by temperature, and the dominance of fish was affected by ammonia. The fish community structure was categorized as unstable which was influenced by water quality.
Selektivitas Alat Tangkap Purse Seine Waring di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dadap Kabupaten Indramayu Dewanti, Lantun Paradhita; Burhanuddin, Muhmmad Adhietya Ramadhani; Yustiati, Ayi; Ismail, Muhammad Rudyansyah; Apriliani, Izza Mahdiana
Gorontalo Fisheries Journal Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 2023
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gfj.v6i2.3365

Abstract

Purse seine merupakan alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan di Kabupaten Indramayu. Purse seine memiliki hasil tangkapan yang multi species sehingga memiliki tingkat selektivitas yang rendah. Hal ini dapat menjadi salah satu indikasi sumber daya perikanan tangkap di Pantai Utara Jawa berpotensi mengalami overfishing. Riset ini bertujuan untuk menganalisis tingkat selektivitas alat tangkap purse seine waring berdasarkan frekuensi ukuran panjang ikan, proporsi hasil tangkapan, indeks keanekaragaman, dan indeks dominansi alat tangkap purse seine waring di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Dadap Kabupaten Indramayu. Pelaksanaan riset dilakukan di PPP Dadap pada Bulan September – Oktober 2022. Metode riset yang digunakan yaitu metode survey dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil riset menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama adalah jenis ikan teri (Stolephorus sp.) dengan total bobot sebesar  30.415 kg. Sedangkan hasil tangkapan sampingan didominasi oleh ikan tembang (Sardinella fimbriata) dengan total bobot sebesar  74.296 kg. Distribusi ukuran Panjang ikan teri berada pada kisaran panjang 2,7 – 8,5 cm dengan proporsi ikan teri layak tangkap sebesar 66,58%. Hasil tangkapan utama berdasarkan bobot memiliki proporsi sebesar 23,32% dan sampingan 76,68%. Nilai indeks keanekaragaman spesies (H') sebesar 0,85 dan nilai indeks dominansi (C) sebesar 0,49. Alat tangkap purse seine waring memiliki sifat selektif positif terhadap ukuran, namun negatif terhadap spesies. Sedangkan berdasarkan indeks keanekaragaman dan indeks dominansi, alat tangkap purse seine waring memiliki nilai selektivitas yang rendah.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA SISTEM KERAMBA JARING APUNG (KJA) MELALUI PENDEKATAN INTEGRATED MULTI TROPHIC AQUACULTURE (IMTA): TELAAHAN PUSTAKA Andriani, Yuli; Afisha, Fauziyah Nur; Sartikasari, Dewi Astuti; Yustiati, Ayi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v12i2.6691

Abstract

Budidaya sistem Keramba Jaring Apung (KJA) merupakan salah satu metode penting dalam industri perikanan. Namun, untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutannya, pendekatan Integrated Multi Trophic Aquaculture (IMTA) telah diusulkan. IMTA mengintegrasikan beberapa spesies organisme dalam satu sistem, memanfaatkan hubungan simbiotik antara mereka untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Studi ini mengevaluasi efektivitas IMTA dalam meningkatkan produktivitas budidaya KJA melalui analisis pertumbuhan, kualitas air, dan manfaat ekonomi. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan IMTA secara signifikan meningkatkan produktivitas budidaya KJA dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan mengurangi dampak lingkungan negatif. Selain itu, IMTA juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan melalui diversifikasi produksi dan pemasaran produk tambahan. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut dan penerapan luas IMTA dalam budidaya sistem KJA untuk mencapai keberlanjutan ekonomi dan lingkungan yang lebih baik dalam industri perikanan.
REVIEW OF SHRIMP CULTIVATION TECHNIQUES IN PLASTIC (BUSMETIC) PONDS Fatalattof. A, Ammar; Yustiati, Ayi; Andriani, Yuli
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i1.1273

Abstract

Shrimp cultivation has always been a star in the world of Indonesian aquaculture and today it is still one of the national priority aquaculture commodities. The market needs of domestic and foreign shrimp cultivation can be met by the high economic value of shrimp. There are many models of cultivation designs and shrimp farming systems that have been developed and used by farmers ranging from traditional to modern. The development of cultivation technology by utilizing marginal land by using plastic as a container for cultivation maintenance is called "Busmetik" technology, relatively small container sizes between 600m2 - 1000m2 are used in order to encourage young entrepreneurs or those who are new to aquaculture. Shrimp cultivation requires large funds both in investment and operational costs in its activities so that young entrepreneurs become pessimistic in starting a shrimp farming business. The banking sector can be convinced by young entrepreneurs with Busmetik technology because it can provide mutually beneficial solutions between entrepreneurs and banks. There are several things behind this Busmetik technology, namely shrimp which is currently the main focus in the cultivation business, has a stable market, the quality of the environment continues to decline, it is difficult to manage ponds with an area of >2000m2, the types of soil used for pond plots to support the Director General of Aquaculture in the shrimp farming program.