Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ROTI MARYAM SEBAGAI IDENTITAS KULINER KAWASAN SUNAN AMPEL: ANALISIS DAYA TARIK, PELUANG UMKM, DAN DAMPAK EKONOMI WISATA RELIGI SUNAN AMPEL Zakaria, Achmad; Naim
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 2, No.3, Desember 2025 (In Press)
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v2i3.364

Abstract

Roti Maryam telah menjadi identitas kuliner khas kawasan Sunan Ampel dan memiliki peran signifikan dalam mendukung aktivitas wisata religi. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tarik Roti Maryam sebagai ikon kuliner, peluang pengembangan UMKM yang memproduksinya, serta dampak ekonominya bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara pelaku UMKM, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roti Maryam memiliki daya tarik kuat karena cita rasa khas, nilai historis kawasan Arab, dan fungsinya sebagai oleh-oleh bagi para peziarah. UMKM memiliki peluang besar melalui inovasi produk dan pemasaran digital. Secara ekonomi, Roti Maryam berkontribusi pada peningkatan pendapatan, lapangan kerja, dan penguatan ekonomi lokal di kawasan Sunan Ampel.
PENGALAMAN DAN PERSEPSI TENAGA KESEHATAN DALAM PENERAPAN QUADRANT OF DIFFICULTY–USEFULNESS (QODU) PADA PERENCANAAN PROGRAM TUBERKULOSIS: STUDI KUALITATIF DI KABUPATEN JOMBANG Sukartini, Binti; Mawarti, Herin; Zakaria, Achmad
coba Vol 14 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i1.921

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dengan beban kasus yang tinggi. Upaya perencanaan program yang lebih efektif diperlukan untuk mendukung pencapaian target eliminasi TBC. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat digunakan adalah Quadrant of Difficulty–Usefulness (QoDU), yang memetakan prioritas program berdasarkan tingkat kesulitan dan kebermanfaatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman dan persepsi tenaga kesehatan mengenai penerapan metode QoDU dalam perencanaan program TBC di Puskesmas wilayah Kabupaten Jombang. Metode: Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif. Informan adalah enam penanggung jawab program TBC yang dipilih secara purposif dari Puskesmas dengan capaian program berbeda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam menggunakan panduan semi-terstruktur. Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik melalui proses transkripsi, pengkodean, identifikasi tema, dan penyusunan subtema. Validitas temuan diperkuat dengan triangulasi data menggunakan dokumen perencanaan dan hasil kuantitatif sebelumnya. Hasil: Informan menyatakan QoDU membantu memvisualisasikan prioritas program secara sederhana dan praktis. Metode ini mempermudah diskusi lintas program, mengurangi subjektivitas, serta mempercepat pengambilan keputusan. Keterlibatan multipihak juga meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil perencanaan. Kesimpulan: QoDU dinilai bermanfaat sebagai alat inovatif dalam perencanaan program TBC di Puskesmas dan berpotensi untuk diintegrasikan ke dalam sistem perencanaan kesehatan di layanan primer. Kata kunci: Tuberkulosis, Perencanaan Program, Quadrant of Difficulty–Usefulness (QoDU), Persepsi Tenaga Kesehatan, Studi Kualitatif