Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

DIGLOSIA DALAM TUTURAN REMAJA DI DESA AYUHULALO KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Gusani , Syisilia Maharani; Baruadi, Mohamad Karmin; Zakaria, Ulfa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.35698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan situasi penggunaan bahasa oleh remaja di Desa Ayuhulalo melalui permasalahan tentang 1) bagaimana bentuk diglosia dalam tuturan remaja di Desa Ayuhulalo, dan 2) faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya diglosia dalam tuturan remaja di Desa Ayuhulalo. Tujuan penelitian yakni, 1) mendeskripsikan bentuk diglosia dalam tuturan remaja di Desa Ayuhulalo dan 2) mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya diglosia dalam tuturan remaja di Desa Ayuhulalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni, teknik simak, teknik catat, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan urutan pereduksian data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bentuk diglosia dalam tuturan remaja di Desa Ayuhulalo terdapat 2 bentuk yang sering digunakan yakni (1) diglosia dalam ragam tinggi mencakup Bahasa Indonesia dan Dialek Melayu Manado dan (2) diglosia dalam ragam rendah mencakup Bahasa Gorontalo dan Dialek Melayu Manado. Faktor penyebab terjadinya diglosia dalam tuturan remaja yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi (1) faktor fungsi, (2)faktor prestise, (3) faktor pemerolehan, (4) faktor stabilitas
ANALISIS STRUKTUR VERBA DALAM BAHASA SUWAWA Mokodompit, Ainun; Hinta, Ellyana; Zakaria, Ulfa
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.37902

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi yang hidup dan terus berubah seiring berjalannya waktu. Demikian halnya dengan verba dan penggunaannya yang kerap mengalami perubahan dan evolusi terutama ketika masyarakat membutuhkan kata-kata baru untuk menggambarkan konsep atau fenomena baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan tentang: bagaimana bentuk struktur verba dalam bahasa Suwawa. Tujuan penelitian yakni: menganalisis struktur verba dalam bahasa Suwawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: teknik observasi, teknik simak libat cakap, teknik catat. Analisis data dimulai dengan membaca dan mencatat kata-kata verba dalam bahasa Suwawa dan mengklasifikasikan data sesuai dengan fokus penelitian, data dianalisis dan dideskripsikan sesuai teori yang digunakan, memastikan keakuratan penulisan dan penyusunan data, penarik kesimpulan. Berdasrkan hasil penelitian dapat  disimpulkan bahwa terdapat 138 bentuk verba ditemukan dalam bahasa Suwawa yaitu: 28 verba dasar (bebas), 33 verba turunan, 10 verba intransitif, verba transitif dibagi dalam dua verba (tiga verba monotransitif dan tiga verba bitransitif), 10 verba aktif, sembilan verba pasif, lima verba anti-aktif, lima verba anti-pasif, 22 verba resiprokal, 10 verba non-resiprokal, yang sering digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Pinogu dalam berinteraksi sehari-hari. Terdapat enam bentuk struktur verba yang ditemukan dalam bahasa Suwawa yaitu: (1) Bentuk dasar (2) Prefiks + bentuk dasar (3) Bentuk dasar+ reduplikasi utuh (4) Bentuk dasar + reduplikasi silih suara  (5) Prefiks + prefiks + bentuk dasar (6) Prefiks + reduplikasi + bentuk dasar.
PERUBAHAN MAKNA PADA PERCAKAPAN SIMPATISAN CAPRES-CAWAPRES 2024 DI MEDIA SOSIAL Ulfa Zakaria
Cross-border Vol. 7 No. 1 (2024): JANUARI-JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The democracy party is a 5-year event in the election of the president and vice president, but the supporters have a uniqueness in conveying opinions through various languages and meanings used, so it is interesting to analyze, The study aims to see how the meaning changes in the conversations of sympathizers of the 2024 presidential candidates on social media. This research is qualitative with descriptive analysis with data sources from various research results throughout Indonesia. The results of research on several journal analyses that have been published that social media is very effective in the use of language and meaning conveyed by sympathizers of the vice president and vice president. So it needs to be re-examined that the language used according to the language comes from sympathizers, be it regional or Indonesian.
UNDERSTANDING STUDENT LEARNING PATTERNS FOR IMPROVING EDUCATION QUALITY Ulfa Zakaria; Deswita; Siminto
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 4 (2024): APRIL
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In pursuing and realizing effective learning goals, it is necessary to implement a method so that the desired learning process is achieved, namely by learning effectively. Improving the quality of education will be achieved if the teaching and learning process carried out in the classroom is truly effective and useful for achieving the expected knowledge, attitudes and skills. Because basically the teaching and learning process is the core of the overall educational process, the teacher is one of the important factors in determining the success of the learning process in the classroom. The preparation of learning strategies includes individual, group, guided, leaving and supervision learning patterns. There are components that must be considered in developing learning patterns, including teaching objectives, introduction of initial abilities, the teaching process and assessment of the achievement of teaching objectives. What students apply at home as a learning pattern can also be called home learning activities. The learning patterns used by students in their daily lives are certainly different from each other.
Sarkasme pada Tanggapan Warganet di Platform Tiktok dalam Konteks Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Gorontalo Tahun 2024 Moh. Fadil Sunge; Ulfa Zakaria; Nuramila Nuramila
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v5i1.8166

Abstract

This study examines sarcastic utterances by netizens on TikTok during the 2024 Gorontalo Regional Election, focusing on their forms, functions, and influencing factors. The research analyzed comments on TikTok videos related to the election, specifically those containing sarcasm, selected purposively. Using a qualitative descriptive approach, the study categorized sarcastic utterances into four forms: (1) action sarcasm, (2) trait sarcasm, (3) result-of-action sarcasm, and (4) advisory sarcasm. The functions of these utterances include expressing opinions, prohibition, information, emphasis, rejection, commands, and statements. The study also identified two main factors influencing the use of sarcasm: emotional outbursts and disappointment toward the candidate pairs. The findings suggest that sarcasm is employed as a medium for expressing attitudes, emotions, and political judgments in digital discourse. This research highlights the role of sarcastic speech acts in the political conversation on social media during election campaigns.
Komponen Makna Gerakan Tangan Menyakiti Dalam Bahasa Buol Yulianti A Umar; Dakia N. Djou; Ulfa Zakaria
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kosa kata gerakan tangan dalam bahasa Buol dan apa makna kosa kata dalam gerakan tangan dalam bahasa Buol. Penelitian ini adalah komponen makna gerakan tangan menyakiti dalam bahasa Buol yang terdapat kosa kata yang telah di klasifikasikan dalam komponen makna gerakan tangan menyakiti dalam bahasa Buol, yang ditemukan dan diteliti. Penelitian ini dilakukan di kebupaten Buol pada tahun 2024. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, hal itu karena penelitian ini mendeskripsikan sebuah data yang telah dikumpulkan dan diteliti. Sementara untuk jenis penelitian ini adalah kualitatif, karena penelitian ini menghasilkan data deskriptif berupa kosa komponen makna. Sumber data dalam penelitian ini berupa kosa kata bahasa Buol yang terletak di Sulawesi Tengah teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Observasi, mencatat. Komponen kosa kata yang kemudian di uraikan beserta maknanya. Hasil penelitian yang telah ditemukan ada 20 kosa kata, pada penelitian ini akan mendeskripsikan kosa-kata yang beserta makna dari kosa kata tersebut Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pelestarian bahasa Buol yang mulai terancam punah serta menjadi referensi bagi penelitian lanjutan. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan mampu memperkaya ilmu linguistik, khususnya dalam bidang semantik dan bahasa daerah.
Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Pelatihan Menulis Puisi Interaktif di SMP Negeri 3 Limboto Barat: Pengabdian Mokodongan, Shelvira; Hardiknas Tasya Datunsolang, Mawar; Bamu, Marsela; Zakaria, Ulfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.5676

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada siswa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Salah satu bentuk pengembangan kreativitas tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan menulis puisi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak pelatihan pembuatan puisi yang interaktif terhadap peningkatan kreativitas siswa di SMP Negeri 3 Limboto Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam program UNG Mengajar selama kurang lebih lima hari dengan melibatkan siswa kelas VII, VIII, dan IX. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kreatif, di mana siswa dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi, pengamatan lingkungan sekitar, dan praktik langsung menulis puisi bertema kehidupan sehari-hari. Data diperoleh melalui observasi terhadap proses dan hasil karya siswa. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa, terlihat dari keberanian mengemukakan ide, kemampuan memilih diksi, serta pengembangan imajinasi dalam menulis puisi. Selain itu, pelatihan ini juga mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan perasaan dan pengalaman melalui karya sastra. Dengan demikian, pelatihan pembuatan puisi yang interaktif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan literasi siswa.
Pelatihan Penulisan Puisi untuk Meningkatkan Keterampilan Pemilihan Kosakata Siswa MA Muhammadiyah Unggulan Kota Gorontalo Egam, Ahmad Syahdan; Y. Rahman, Nurjuliati Salsabila; Zakaria, Ulfa
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1830

Abstract

This community service activity aims to improve the vocabulary selection skills (diction) of students at MA Muhammadiyah Unggulan Kota Gorontalo through poetry writing training. The identified problems were students' low vocabulary mastery and difficulties in choosing the right words to express ideas poetically. The implementation method used a participatory approach with stages: material provision, poetry appreciation and analysis, vocabulary exploration and enrichment, guided writing practice, discussion and feedback, and work publication. The results showed that before the training, students' vocabulary selection skills were in the poor category, marked by the use of literal and cliché words. After participating in training focused on vocabulary enrichment and diction selection, there was a significant improvement manifested in the quality of the poetry produced. The peak of this activity's success was the publication of a student poetry anthology book entitled "Ruang, Waktu, dan Kehidupanku" which became concrete evidence of the improvement in participants' vocabulary selection skills.
Address Terms in the Bolango Language in Tolondadu Village, Bolaang Uki District Windriyanti Nupulo; Asna Ntelu; Ulfa Zakaria
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 13 No. 1 (2026): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/interactionjournal.v13i1.5528

Abstract

Previous studies have examined address systems in several Indonesian regional languages; however, systematic documentation of address terms in the Bolango language, particularly within the sociocultural context of Tolondadu Village, remains limited. This gap highlights the need for in-depth analysis to clarify the forms and communicative functions of Bolango address terms and to contribute to local language preservation efforts. This study aims to describe the types of address terms and their functions in the Bolango language. The theoretical framework employed is sociolinguistic theory, particularly Koentjaraningrat’s classification of address terms (in Karel, 2022:23), which categorizes address terms into three types: personal name address terms, kinship address terms, and non-kinship address terms. This research applies a qualitative descriptive method with a sociolinguistic approach. The data consist of spoken utterances containing address terms produced by the community of Tolondadu Village. The study involved 15 informants, consisting of native speakers representing family members, community leaders, religious figures, traditional authorities, and general community members. Data were collected through observation, in-depth interviews, listening, recording, note-taking, and documentation techniques. The findings indicate that address terms in the Bolango language consist of personal name address terms, kinship address terms, and non-kinship address terms. Kinship address terms are the most dominant and are frequently extended beyond biological relationships to express respect and solidarity. Non-kinship address terms are mainly used in religious, customary, and formal social domains. Furthermore, address terms function to express respect, intimacy, and politeness, as well as to initiate and maintain effective communication. Their use is strongly influenced by age, social status, and the social relationship between speakers and addressees. In conclusion, the Bolango language possesses a diverse and culturally embedded system of address terms that reflects social hierarchy, solidarity, and community values. This study contributes to sociolinguistic scholarship and supports the documentation and preservation of the Bolango language for future generations.