Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING PATTERN OF PARENTS TOWARDS TEMPER TANTRUM IN PRE-SCHOOL CHILDREN IN AN INTEGRATED EARLY CHILDHOOD EDUCATION INSAN MADANI MEUKEK zakiyah, zakiyah; Nasution, Nurromsyah
International Journal on ObGyn and Health Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): November: ObGyn Health Sciences
Publisher : Trigin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/obgyn.v3i1.98

Abstract

Temper tantrums are emotional outbursts such as screaming while rolling on the floor, kicking, banging your head against the floor or wall, hitting yourself or others, crying, cursing. The impact of temper tantrums on children can pose a risk of injury, if they occur in the environment of friends of the same age it can affect the development of children of their age, because the characteristics of children imitate what they observe. Parenting style is a factor in the occurrence of temper tantrums. The purpose of this study was to determine parenting styles for temper tantrums in pre-school children. The design of this research is descriptive analytic with cross sectional study approach. This research was conducted at the Insan Madani Meukek Integrated Preschool in December 2022. The population in this study totaled 76 respondents. The sampling technique used the total sampling technique. The parenting research instrument used the Parental Authority Questionnaire (PAQ) and temper tantrums with 33 questions. The data analysis used was univariate and bivariate analysis. The results of the chi square test showed that parenting style was related to temper tantrums in pre-school children (P<0.000). It is hoped that parents can apply good parenting, such as democratic parenting where this parenting style is considered good for children because the risk of temper tantrums in children is lower than authoritarian and permissive parenting.
Pengetahuan Masyarakat Aceh Selatan Tentang Pencegahan Covid-19 : Studi Fenomenologi Kawati, Salma Merda; Satria, Orita; Nasution, Nurromsyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9924

Abstract

Pandemi Covid-19 dimulai dikota Wuhan, provinsi Hubei, Tiongkok dan telah membawa tantangan baru bagi kesehatan masyarakat diberbagai Negara. Penyebaran Covid-19 terus meningkat setiap harinya dan sudah menginfeksi lebih dari 200 Negara di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini untuk menilai pengetahuan masyarakat tentang pencegahan Covid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Data dianalisis menggunakan metode analisis Colaizzi yang menghasilkan 4 tema: (1) konsep Covid-19, (2) tanda dan gejala Covid-19, (3) dampak Covid-19, dan (4) pencegahan Covid-19. Simpulan, partisipan memiliki pengetahuan yang baik terkait penyakit Covid-19, partisipan memahami tanda dan gejala Covid-19, dampak dari Covid-19, serta cara mencegah penularan dari virus Covid-19.
Peran Karakteristik Keluarga Dalam Mendukung Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Prasekolah Qoriansas, Nanda; Andriani, Rizki; Rosita, Erlia; Zulherman, Dodi; Nasution, Nurromsyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9932

Abstract

Faktor keluarga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak prasekolah, terutama di masa-masa awal kehidupan yang krusial bagi perkembangan jangka panjang mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik keluarga dengan pertumbuhan fisik (berat badan dan tinggi badan) serta perkembangan kognitif, motorik, dan sosial anak prasekolah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan dari 42 keluarga yang memiliki anak prasekolah yang bersekolah di PAUD Keumala Bhayangkara Tapaktuan, Aceh Selatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji bivariat dan komputerisasi menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara karakteristik keluarga dengan pertumbuhan anak, dengan p-value yang tidak signifikan untuk usia ibu, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan (p 0,05). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pendapatan ibu dengan perkembangan anak, di mana p-value untuk pendidikan adalah 0,032, pekerjaan 0,038, dan pendapatan 0,000. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun faktor keluarga seperti usia, pendidikan, dan pekerjaan ibu tidak mempengaruhi pertumbuhan fisik anak secara langsung, pendidikan dan pendapatan ibu memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif, motorik, dan sosial anak. Hal ini mengindikasikan bahwa dukungan ekonomi dan pendidikan yang memadai dapat meningkatkan kemampuan ibu dalam menyediakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak yang optimal
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Imunisasi Campak Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Drien Jalo Kecamatan Meukek Kabupaten Aceh Selatan Susanti, Ita; Idawati, Idawati; Yuliana, Yuliana; Nasution, Nurromsyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9401

Abstract

Kasus campak yang ditemukan pada daerah resiko tinggi akan berpotensi menyebar dan menjadi kejadian luar biasa (KLB) campak. Campak dapat menyerang siapa saja, namun paling sering terjadi pada anak-anak. Campak menginfeksi saluran pernapasan dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Indonesia memiliki cakupan vaksinasi campak sebesar 84% dalam kategori cakupan vaksinasi campak sedang dibandingkan dengan 11 negara lainnya di asia tenggara atau (SEARO). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Drien Jalo Kecamatam Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Drien Jalo Kecamatam Meukek Kabupaten Aceh Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 44 responden, mayoritas pengetahuan responden berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 26 orang (59,1%), untuk dukungan keluarga mayoritas tidak mendukung yaitu sebanyak 27 orang (61,4%), sedangkan peran tenaga kesehatan mayoritas kurang berperan yaitu sebanyak 24 orang (54,5%). Hasil analisis uji chi square diperoleh ada hubungan pengetahuan dengan pemberian imunisasi campak, dengan P Value 0,004, ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian imunisasi campak dengan P Value 0,000, ada hubungan peran tenaga kesehatan dengan P Value 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Drien Jalo, agar dapat meningkatkan perannya menjadi lebih baik dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk membawa anaknya diimunisasi campak
PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI Apriani, Fitri; Satria, Orita; Damayanti, Siti; Nasution, Nurromsyah; Aulia, Yulfa; Yulizar, Yulizar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9662

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan hasil bahwa 10 orang pasien yang mengalami hipertensi, walaupun mereka minum obat hipertensi setiap malam tetapi tekanan darah mereka tetap tidak normal atau masih tinggi, terutama saat keadaan hati mereka tidak baik atau banyak pikiran. Tujuan untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tangkeh Kecamatan Woyla Timur. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan total sampel sebanyak 34 orang. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 20 February - 25 Juni  2024. Hasil tekanan darah sebelum di lakukan relaksasi otot progresif atau pretest mayoritas adalah dengan tekanan 160mmHg-179mmHg serta 180mmHg-195mmHg sebanyak 17 orang (50%). Hasil pemeriksaan tekanan darah sesudah di lakukan relaksasi otot progresif atau postest mayoritas adalah dengan tekanan 140mmHg-155mmHg serta 160mmHg-175mmHg sebanyak 17 orang (50%). Hasil hasil uji Wilcoxon pada hasil output test statistik diketahui bahwa Asymp.sig (2-tiled) 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05, dan nilai Z yang didapatkan -5,831b. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tangkeh Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat di lihat dari nilai p-value 0,000. Kesimpulan adanya pengaruh yang signifikan antara relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tangkeh Kecamatan Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat. Saran: diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi informasi dan pertimbangan bagi responden untuk menurunkan tekanan darah tanpa menggunakan obat
The Relationship Between Nurses' Knowledge and the Ability to Read ECG to Prevent Cardiac Arrest in the ICU and CCU Satria, Orita; Apriani, Fitri; Nasution, Nurromsyah; Rahmita Sari, Ika
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 7 No. 1 (2025): January: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v7i1.5867

Abstract

ECG is a test performed to monitor the electrical activity of the heart muscle. The heartbeat is normal, slow, fast, or irregular. So, to find out the heart rhythm we must be able to read an ECG (Electrocardiogram). To analyze the Relationship between Nurses' Knowledge and the Ability to Read ECGs to Prevent Cardiac Arrest in the ICU and CCU of Cut Nyak Dhien Hospital. This type of quantitative research uses a cross-sectional study design. The study was conducted from April 25 to 30, 2024. The sampling technique was a total sampling of 38 nurses in the ICU and CCU at Cut Nyak Dhien Hospital. Data collected using a questionnaire and analyzed using the Chi-square test. Knowledge with the ability to read ECGs was mostly in the sufficient category, as many as 17 respondents (44.7%). The results showed a relationship between nurses' knowledge and the ability to read ECGs to prevent cardiac arrest with a p value of 0.000 <0.05. It is expected that the hospital can improve nurses' insight and knowledge about ECG through health seminars and special heart training. By increasing nurses' knowledge in reading ECG, the survival rate of heart patients can be increased.
The Effect of Snake and Ladder Education Games on Knowledge of Sexual Violence Prevention in Children at Sdn 12 Meulaboh Apriani, Fitri; Aulia, Yulfa; Satria, Orita; Nasution, Nurromsyah
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 7 No. 1 (2025): January: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v7i1.5870

Abstract

Background: Sex education aimed at preventing sexual violence in early childhood is often considered taboo within society, contributing to vulnerability of children to sexual violence. Thus, introducing and teaching sexuality, protect themselves, and respond appropriatly if they encounter sexual crimes. One method of delivering sex education is through educational games, such as snakes and ladders. Objective: To examine the impact of snake and ladder educational game on children’s knowledge of sexual violence prevention at SDN 12 Meulaboh.  Method: this quasi experimental study employed a one group pretest and post test design, involving 58 participants selected through proportional stratified random sampling. The study was conducted from July 30 to August 14, 2024. Results: The wilcoxon test results indicated a significant improvement in children’s knowledge of sexual violence prevention following the snake and ladder educational intervention with p-value of 0.00 (p-value < 0.05), indicating the rejection of the null hypothesis (H0) and acceptence of the alternative hypothesis (Ha), with a z-score of -5.615. Conclusion: education through the snakes and ladders game is effective in increasing children’s knowledge of sexual violence prevention. Suggestion: it is necessary to carry out preventive efforts that are comprehensive, intensive and sustainable by parents, teachers, educational institutions and health workers to solve the problem and reduce the risk of sexual violence as well as guarantee the freedom for children to develop their abilities as the future generation.
The relationship between diet and events Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) inteenager Nasution, Nurromsyah; Satria, Orita
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 7 No. 1 (2025): January: Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmn.v7i1.5900

Abstract

Heartburn (epigastric pain), acid regurgitation (gastric pain), nausea, and dysphagia are some of the symptoms of gastroesophageal reflux disease (GERD), a disorder in which stomach acid refluxes into the esophagus. Because it can cause digestive disorders in adolescents, diet is considered a risk factor for GERD. The approach used was cross-sectional, and sample selection was carried out through cluster random sampling of 40 respondents. The location of the study was at the Alue Pisang Health Center, Southwest Aceh, August–November 2024. The results of the bivariate analysis between diet and GERD symptoms in adolescents showed a relationship between the two, with a p value of 0.000 (P <0.05). The health center is expected to promote education about GERD prevention in schools
OPTIMALISASI KETRAMPILAN REMAJA DALAM MELAKUKAN FIRST AID MELALUI VIDEO EDUKASI BERBASIS ANIMASI & DEMONSTRASI Rizki Andriani; Fitri Apriani; Nurromsyah Nasution; Siti Rajijah; Nurul Paiza; Muksin Muksin; Hammad Farhan
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan keterampilan melakukan first aid pada remaja menjadi hal yang esensial untuk meminimalkan dampak cedera atau kecelakaan yang sering dialami. Berdasarkan hasil observasi awal di mitra disebutkan meskipun remaja sudah pernah mendapatkan edukasi terkait first aid namun ketrampilan remaja dalam melakukan first aid masih kurang optimal dimana perilaku remaja yang sering panik ketika menghadapi kondisi gawat serta para remaja juga mengakui lebih menyukai mempercayakan tindakan penanganan kondisi gawat kepada orang dewasa karena tidak percaya diri dapat menolong seseorang dalam kondisi gawat. Diperlukan metode pembelajaran menarik agar ketrampilan remaja dapat meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan remaja dalam melakukan first aid melalui media edukasi berbasis video animasi dan demonstrasi oleh praktisi bersertifikat. Materi video animasi mencakup materi perawatan luka sederhana, penanganan patah tulang, dan resusitasi jantung paru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan remaja dalam melakukan pertolongan pertama setelah intervensi, di mana persentase remaja dengan keterampilan baik meningkat dari 7% pada pre-test menjadi 50% pada post-test. Edukasi melalui media video animasi dan demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja dalam first aid. Pendekatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara terus menerus oleh mitra agar dapat meningkatkan keberdayaan kemandirian kesehatan remaja.
QuickAid Heroes: Game Edukatif Berbasis Android untuk Meningkatkan Keterampilan Melakukan First Aid Pada Remaja Andriani, Rizki; Apriani, Fitri; Nasution, Nurromsyah
Media Karya Kesehatan Vol 8, No 1 (2025): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v8i1.58551

Abstract

Accidents and accidental injuries are more likely to occur in adolescents who tend to be active and like challenges, so there is a risk of high morbidity and mortality rates among adolescents globally. The number of injuries in adolescents in Indonesia is high, partly due to a lack of skills in performing first aid (first aid). These skills are essential for reducing the risk of death and preventing disability, as well as empowering adolescents to keep themselves and others safe. According to initial interviews, adolescents have been taught simple first aid and received education from various institutions, such as treating wounds and handling fever. However, they often do not implement this knowledge and feel unsure or unprepared when facing an emergency, even directly contacting an adult instead of providing first aid so that their skills in performing first aid are still not optimal, as evidenced by panicked reactions during emergencies. This community service activity aims to optimize education and first aid skills through an Android-based educational game media called QuickAid Heroes. The implementation method is used through five stages: program socialization and training, including first aid education, application of technology through android-based educational games, mentoring, and evaluation related to the actions taken and the program's sustainability. The results obtained from this activity are in the form of an increase in first aid skill scores after adolescents are introduced to the QuickAid Heroes game and partners' commitment to optimize adolescents' ability to do first aid on a regular basis. This shows that the skill of doing first aid can be optimized; one of the ways is through the Android-based educational game Quick Aid Heroes. It is recommended that related parties continuously allocate time regularly for first aid education for all adolescents