Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pembelajaran Berdiferensiasi pada Materi Transformasi Cerpen Menjadi Puisi Siswa Kelas XI-TKJ di SMKN 1 Tlanakan Safitri, Maulinda; Effendy, Moh. Hafid; Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92403

Abstract

Keunikan dan perbedaan gaya belajar siswa menuntut guru untuk memiliki kemampuan dalam memilih secara tepat model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan tujuan yang hendak dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berdiferensiasi pada materi transformasi cerpen menjadi puisi yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil dari penerapan model pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang berperan dalam proses pengumpulan data adalah peneliti sendiri. Sampel dalam penelitian ini yaitu guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI-TKJ. Informasi yang diperlukan diperoleh secara langsung dari informan tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data yang dilakukan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berdiferensiasi pada materi transformasi cerpen menjadi puisi efektif digunakan, namun pada indikator keberhasilan belum sepenuhnya menyeluruh. Penerapan model pembelajaran berdiferensiasi pada materi transformasi teks cerpen menjadi puisi mencakup beberapa aspek, yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk. Simpulan dari penelitian ini yaitu dengan penerapan model pembelajaran berdiferensiasi maka peserta didik merasa senang dan merasa mendapatkan perhatian yang lebih dengan dipenuhinya kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran.
Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan Rianita Agdiyanti Rukmana; Moh Hafid Effendy
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i2.2893

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas X MA Matsaratul Huda Panempan Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini meliputi transkip wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MA Matsratul Huda. Prosedur pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi. Tahapan penelitian ini meliputi persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Hasil penelitian ini adalah (1) penerapan pendekatan saintifik pada tahap kegiatan awal meliputi mempersiapkan RPP, penguasaan materi, media alat peraga, dan mengkondisikan siswa, (2) tahap kegiatan inti meliputi mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasikan, dan mengkomunikasikan, (3) tahap kegiatan penutup meliputi menyimpukan bersama-sama dan merefleksi kegiatan, dan (4) faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana yang lengkap dan kesadaran siswa dalam belajar dengan giat serta mandiri. Selanjutnya, faktor penghambat meliputi siswa kurang bisa beradaptasi dengan pembelajaran saintifik dan pembelajaran sering tidak kondusif.
Upaya Peningkatan Kemampuan Menulis Surat Dinas melalui Pendekatan Kontekstual pada Siswa Kelas XI di MA Al-Husaini Pasanggar Pegantenan Moh Rofi’i; Moh Hafid Effendy
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i1.2986

Abstract

Terdapat permasalahan yang dialami siswa  kelas XI di MA AL-Husaini Pasanggar Pegantenan dalam pembelajaran mnulis surat dinas. Pembelajaran kontekstual diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Berangkat dari permasalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis surat dinas melalui pendekatan kontekstual siswa kelas XI di MA AL-Husaini Pasanggar Pegantenan. Penelitian ini merupakan penilitian tindakan kelas. Lokasi penelitian adalah  MA AL-Husaini Pamekasan dengan subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MA AL-Husaini. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2018 dengan 2 siklus. Hasil penelitian ini adalah upaya peningkatan kemampuan menulis surat dinas siswa menggunakan pendekatan kontekstual kelas XI MA AL-Husaini Pasanggar Pegantenan semester genap tahun pelajaran 2017-2018 dapat meningkatakan proses hasil belajar siswa dalam menulis surat dinas. Peningkatan tersbut dapat diketahui dari hasil nilai rata-rata pada siklus I, yaitu 68 dan siklus II, yaitu 74, 75 dari hasil inilah guru melaksanakan II siklus ini karena dilihat dari hasil siswa yang sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal.
Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Keterampilan Membaca Cepat pada Siswa Kelas XI di MA Al-Falah Tlanakan Pamekasan Maryamah Maryamah; Moh Hafid Effendy
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i1.2990

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketertarikan peneliti terhadap penerapan media audio visual dalam pembelajaran keterampilan membaca cepat pada siswa kelas XI di MA Al-Falah Tlanakan Pamekasan. Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu (1) mengetahui persiapan penerapan media audio visual dalam pembelajaran keterampilan membaca cepat, (2) mencermati penerapan media audio visual dalam pembelajaran keterampilan membaca cepat, dan (3) faktor penghambat dan penunjang dalam penerapan media audio visual dalam pembelajaran keterampilan membaca cepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjang keikutsertaan, ketekunan pengamatan, uraian rinci, triangulasi sumber yang membandingkan derajat kepercayaan suatu informasi.
Representasi Kegagalan Cinta dan Kriminalitas dalam Novel Seribu Wajah Cinta Karya Fredy S. Masyithah Maghfirah Rizam; Moh Hafid Effendy
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v3i1.4017

Abstract

Literary works are able to describe the reality outside of the human being exactly as it is. The novel of Seribu Wajah Cinta by Fredy S. is a form of popular literature. Popular literature restates records of life in hope that the reader will get to know his experiences again so that they feel comforted, because someone has told his experience. The research method uses a qualitative approach with the researcher acting as a key instrument. Data collection was carried out by taking steps, carrying out intensive reading, recording data, coding the parts of the novel that were appointed as data, analyzing, and interpreting the data to find representations of broken relationship and criminality in the novel of Seribu Wajah Cinta by Fredy S. shows the broken relationship and criminality which is a reflection of daily life.
Model Pembelajaran Menyimak Kritis Melalui Media Interaktif pada Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Madura Kristanti Ayuanita; Moh. Hafid Effendy
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v4i1.6338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya problematika ketika usai kegiatan menyimak kurang lebih hanya ada 4-5 mahasiswa yang aktif berdiskusi dan yang lainnya hanya diam tidak mengungkapkan pendapatnya. Proses menyimak memerlukan perhatian serius dari mahasiswa. Oleh karena itu, perlu adanya model pembelajaran yang diterapkan dosen kepada mahasiswa yang inovatif guna mengubah pola pembelajaran ke arah yang lebih baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosen menggunakan semua media yang ada di laboratorium utamanya media audio visual yang bisa digunakan secara interaktf. Selain itu, media interaktif adalah media audio visual yang digunakan dosen pengajar sebagai alat bantu dalam menyampaikan materi pembelajaran keterampilan menyimak kritis. Dalam hal ini dosen menggunakan komputer, proyektor, seperangkat multimedia lengkap dengan headset di masing masing kursi. Media audio visual dipilih dari sumber internet seperti di youtube yang berupa rekaman materi yang dipilih sedemikian rupa untuk membantu proses menyimak kritis agar lebih mudah dipahami mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Madura. Di sisi lain, mahasiswa merasa terbantu dalam hal menyimak dengan menggunakan media interaktif. Sebaliknya mereka merasa bosan jika pembelajaran keterampilan menyimak hanya diisi dengan diskusi atau metode ceramah. Mereka kurang konsentrasi dan terkadang mudah mengantuk. Adapun faktor pendukung dalam pembelajaran keterampilan menyimak ini adalah kondisi kelas yang kondusif ditambah dengan multimedia yang membantu jalannya proses belajar mengajar keterampilan menyimak kritis. Faktor penghambatnya terletak pada perangkat laboratorium, dalam hal ini headset yang tidak semuanya berfungsi dengan baik. Pada media yang digunakan, jika durasi terlalu panjang, mahasiswa akan kesulitan untuk menyimpulkan keseluruhan isi dari bahan simakan yang di sajikan.
Kearifan Lokal Madura Rokat Bhuju’ Siti Rohana sebagai Alternatif Muatan Lokal Era Merdeka Belajar Moh. Hafid Effendy; Maulidiawati Maulidiawati; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2022: SPECIAL EDITION: LALONGET III
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.7453

Abstract

This research examines and describes the existence of the local wisdom of Madura rokat bhuju' Siti Rohana as an alternative to local content in the era of independent learning. The focus of the research reveals 1) the manifestation of the existence of local wisdom of the Madurese people of Rokat Bhuju' Siti Rohana, 2) the procession of the existence of local wisdom of the Madurese people of Rokat Bhuju' Siti Rohana, and 3) the message contained in Rokat Bhuju' Siti Rohana. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques were carried out by means of interviews, observation, and documentation. The results of the study show that: 1) The manifestation of the existence of the local wisdom of Rokat Bhuju' is in the form of continuing to carry out traditional ceremonies and giving tambul (bu'-sobu') or food. 2) The Bhuju Rokat procession was initially carried out by slaughtering a plain white chicken by the caretaker, the community prepared skol rice, kocor snack cakes, and grilled chicken. After the community has gathered, the rokat procession begins with the reading of Yasin's letter, Tahlil, prayer, and ends with the exchange of snacks between the communities brought to the event. 3) ordered rokat bhuju' to keep away from disasters, and the economy of the surrounding community improves smoothly. The positive values contained in Siti Rohana's bhuju' rokat can be used as local content for typical Madurese learning.
Nilai Ekologis dalam Peribahasa Madura; Kajian Hermeneutik Moh. Hafid Effendy; Suhanda Suhanda
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17278

Abstract

This research aims to describe the meaning of Madurese proverbs that contain ecological values. The research method used is qualitative with a hermeneutic approach. The source of data on proverbs was obtained from a documented study of Oemar Sastrodiwirdjo’s collection of proverbs and saloka. Data analysis was conducted using in-depth knowledge in accordance with the hermeneutic circle. This analysis was carried out hermeneutically with an interactive dialectical model. The research findings show that ecological values in Madurese proverbs include four forms of value: relational values in proverbs that relate to nature, spiritual values in proverbs that relate to the attributes of God, aesthetic values in proverbs that relate to the physical qualities of women, and educational ecological values in proverbs about nature as a source of learning to develop character
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Muatan Lokal Bahasa Madura di MI Kabupaten Pamekasan: Pendekatan Ekologis dalam Pendidikan Karakter dan Budaya Mochamad Arifin Alatas; Moh. Hafid Effendy; Ananda Yogi Desiana; Hollila Hilyatun Nisa
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024: SPECIAL EDITION: LALONGET V
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.17359

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum in the local content of the Madurese language at Madrasah Ibtidaiyah (MI) in Pamekasan Regency. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observations, and documentation studies. The results show that the application of the Merdeka Belajar Curriculum in the local content of the Madurese language faces several challenges, including a lack of resources, teacher training, and support facilities. However, there are efforts from the school to integrate cultural values and local wisdom into the learning process. This study recommends the need for improved coordination between the local government, schools, and the community to optimize curriculum implementation and provide adequate training for teachers to effectively teach the Madurese language. The findings of this research are expected to contribute to the development of regional language education in Indonesia, particularly in the context of the Merdeka Belajar Curriculum.
POTRET IMPLEMENTASI MUATAN LOKAL BAHASA MADURA PADA MADRASAH DI PESANTREN Moh. Hafid Effendy
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v11i2.1165

Abstract

Tulisan ini merupakan gagasan konseptual berdasarkan kajian empiris dari masa ke masa tentang potret bahasa Madura antara harapan dan tantangan khususnya di madrasah yang ada di pesantren. Bahasa Madura sebagai bahasa daerah perlu dibina dan dikembangkan,  terutama dalam hal peranannya sebagai sarana pengembangan kelestarian kebudayaan daerah sebagai pendukung kebudayaan nasional. Potret kondisi bahasa Madura pada madrasah di pesantren menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Madura dalam ranah dunia pendidikan mengalami hambatan, pertumbuhan, dan perkembangan, baik pada perspektif kurikulum, bahan ajar, tenaga pendidik, maupun pembakuan ejaan yang digunakan. Oleh karena itu, bahasa Madura dapat terpotret dalam bingkai problematika, tantangan, dan harapan ke depan guna melestarikan bahasa dalam dunia pendidikan di pesantren. Kata Kunci: Implementasi, Bahasa Madura, Pesantren