Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effect of Using Spelling Bee Games on Vocabulary Mastery Nurul Vivianti; Syahrir syahrir; Husnani Aliah
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.5873

Abstract

Permainan spelling bee digunakan untuk membantu siswa meningkatkan kosakata dan pengetahuan mereka tentang ejaan bahasa Inggris, pengucapan. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian eksperimental terapan, untuk menguji dampak perlakuan terhadap suatu hasil, diperlukan untuk mengetahui efektivitas antara dua variabel dalam waktu yang bersamaan. Populasi penelitian ini pada siswa kelas VII SMPN 03 Kota Palopo tahun ajaran 2023/2024. Jumlah penduduk adalah 280 siswa. Terdapat 10 kelas yang terdiri dari 28 siswa dalam kelas tersebut. furethur peneliti memilih 2 kelas sebagai sampel, selanjutnya peneliti membagi menjadi dua kelompok 14 siswa untuk kelompok eksperimen dan 14 siswa untuk kelompok kontrol, kelas sampel adalah VII A terdiri dari 14 siswa, peneliti mengambil sampel dengan campuran. Instrumen penelitian ini adalah tes, jenis tes adalah tes kosakata, apakah tes terdiri dari pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil uji T sampel independen pada data pra dan pasca yang dianalisis, diperoleh nilai signifikansi 0,000, yang lebih besar dari tingkat signifikan (a) yang digunakan 0,05.karena untuk dapat mengatakan signifikansi itu harus >0,05. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai pre test dan post test yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Permainan spelling bee berdampak pada pertumbuhan kosakata. Karena kosakata dapat digambarkan paling baik sebagai istilah yang dipelajari dalam bahasa, mengajar kosakata jelas memerlukan lebih dari sekadar memperkenalkan kata-kata baru. Abstract The spelling bee game is used to helping students improve their vocabulary and their knowledge of English spelling, pronunciation..These research used quantitative research with applied an experimental research,to test the impact of a treatment on an outcome,it consern to finding out the effectivness between two variabel in the same time. The populasi of this research on the VII grade students of SMPN 03 Kota Palopo in the academic year of 2023/2024. The number of population was 280 students. There were 10 class wich is 28 students in the class. furethur the researcher choose 2 classes as the sample,next the researcher devides into two groups 14 students for the experimental groups and 14 students for the control groups,the sample class is VII A consisted 14 students,the researcher took the sample with mix. The instrument of this research is test,the kind of test was vocabulary test,were the test consist pre-test and post-test. Based on the independent sample T- test results on the analyzed pre and post data a significance value of 0,000was obtained,which is greater than the significant level (a)used of 0,05.because to be able to say it significance it must be >0,05. Therefore it can be concluded that there is significant different pre test and post test values between the experimental group and control groups.The spelling bee game has an impact on vocabulary growth.Since vocabulary can be described best as the terms that are learnt in the language, teaching vocabulary obviously entails more than just introducing new words. Keywords: Vocabulary, Spelling Bee Game
Inovasi-Inovasi Dalam Pendidikan Islam: Analisis Kurikulum, Metodologi, Dan Digitalisasi Syahrir Syahrir; Syarifuddin Ondeng; Syahruddin Usman
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai tujuan utama, abstrak ini bertujuan menggambarkan signifikansi umum dan konsep penelitian. Pendidikan Islam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi, yang menuntut adanya inovasi terus-menerus tanpa mengabaikan inti ajaran Islam. Makalah ini menganalisis konsep inovasi (tajdid dan ibtikar) dari perspektif pendidikan Islam serta mengidentifikasi bentuk-bentuk inovasi yang telah dikembangkan. Bentuk-bentuk inovasi tersebut meliputi: kurikulum integratif dan berbasis kompetensi, metodologi pembelajaran aktif seperti problem-based learning dan project-based learning, pemanfaatan teknologi digital (e-learning dan digitalisasi khazanah Islam), transformasi manajemen kelembagaan (TQM dan pesantren terpadu), serta penguatan pendidikan karakter dan spiritualitas (ESQ dan living values education). Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa resistensi dari tradisionalis, keterbatasan sumber daya finansial dan manusia, serta kualitas guru yang tidak merata. Keberhasilan inovasi membutuhkan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan serta penguatan ekosistem inovasi.