Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2 MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS KADER POS BINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR Nila Kusumawati; Abdul Hamid; Kim Glorie
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42418

Abstract

Indonesia berada pada urutan kelima dengan kasus diabetes melitus (DM) tertinggi di dunia. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) adalah salah satu program pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian PTM di Indonesia, termasuk DM. Dalam pelaksanaannya, kader Posbindu PTM memiliki peranan yang sangat penting sehingga perlu untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang adekuat tentang DM dan pemeriksaannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah salah satu pelatihan untuk kader Posbindu PTM yang dilakukukan oleh Indonesian Diabetes Center Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dan Aeres University of Applied Sciences, Belanda di Desa Kemang Indah, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Sebelum pelatihan diberikan, pre-test tertulis dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan kader tentang DM. Post-test menunjukkan hanya sebanyak 9,1% kader yang memiliki pengetahuan yang tinggi, dan post-test menunjukkan bahwa adanya perubahan tingkat pengetahuan kader ke arah yang lebih baik sehingga menjadi 72,7% kader yang memiliki pengetahuan tinggi.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Food Borne Diseases, Water Borne Diseases dan Pengelolaan Sampah Dengan Kejadian Diare Pada Balita Sarifatul Asmah; Ade Dita Puteri; Nila Kusumawati
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 19 No 2 (2024): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v19i2.1053

Abstract

Diarrhea is a condition of increased frequency of defecation more than 3 times in 24 hours with loose stools. The purpose of this study was to determine the relationship between mother knowledge about food borne diseases, water borne diseases and waste management with the incidence of diarrhea in toddlers in the Air Tiris Community Health Center work area. Using a quantitative analytical design with a crosssectional approach. The number of samples was 97 respondents with a questionnaire measuring instrument that had been tested for validity and reliability. Statistical tests used chi square. The results showed that mothers who had good knowledge about food borne diseases were 76.3%, mothers who had good knowledge about water borne diseases were 75.3%, mothers who did poor waste management were 53.6% and toddlers who experienced diarrhea were 54.6%. Statistical tests showed that there was no significant relationship between maternal knowledge about food borne diseases, water borne diseases with the incidence of diarrhea in toddlers by values ​​p=.655 and p=.259 (p> 0.05). While there was a significant relationship between waste management with the incidence of diarrhea in toddlers indicated by a value of p = 0.013 (p <0.05). Suggestions to related agencies to carry out education regarding good waste management so that diarrheal incidents in toddlers can be prevented in the future.  Keywords : Food borne diseases; water borne diseases; waste; diarrrhea
Asuhan Keperawatan Pada Ny. N Dengan Terapi MurotalAl-quran Terhadap Kesadaran Pada Pasien Stroke Infark Di Ruang Krisan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Suzanti Suzanti; Nila Kusumawati; Raja Asmalinda
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.42

Abstract

Stroke iskemik/ infark (non hemoragik) merupakan penurunan sirkulasi darah ke bagian otak yang disebabkan karena vasokontriksi akibat penyumbatan pada pembuluh darah arteri sehingga suplai darah ke otak mengalami penurunan. Salah satu tanda stroke iskemik/ infark adalah penurunan kesadaran . Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penurunan kesadaran akibat stroke infark dapat diatasi dengan terapi komplementer murottal Al-Quran. Tujuan karya ilmiah akhir Ners (KIAN) ini adalah memberikan asuhan keperawatan dengan memberikan terapi murottal al-quran. Penelitian ini ialah case study pada tanggal 31 Mei sampai 3 Juni 2023. Terapi murottal Al-Quran merupakan terapi religi dimana seseorang akan dibacakan atau diperdengarkan ayat -ayat al-quran selama beberapa menit sehingga akan memberikan dampak positif bagi tubuh seseorang.Murottal Al-Quran meliputi mendengarkan surat Ar- Rahman selama 30 menit. Implementasi dilakukan selama 3 hari dan didengarkan murottal al -quran 1x dalam sehari. Hasil penelitian didapatkan adanya peningkatan kesadaran dari GCS 5(E1V1M3) dengan kesadaran soporcoma menjadi GCS 9(E3V3M3) dengan kesadaran somnolen. Hal ini menunjukkan bahwa terapi murottal al-quran efektif membantu untuk meningkat kan kesadaran. Diharapkan pasien dapat mengaplikasikan terapi murottal al-quran secara rutin dengan harapan kesadaran pasien bisa normal kembali
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Ny.N Dengan Faringitis Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuok Tahun 2023 Amaliya Mayus; Nila Kusumawati
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.44

Abstract

Faringitis merupakan penyakit yang menyerang hampir semua orang. Faringitis terjadi akibat adanya infeksi virus atau bakteri pada struktur tenggorokan sehingga menimbulkan peradangan pada membran mukosa tenggorokan. Tujuan dari Karya Tulis Ilmiah ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Faringitis dan penerapan asuhan keperawatan keluarga pada Ny.N dengan faringitis di wilayah kerja Puskesmas Kuok Tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi serta menggunakan format asuhan keperawatan. Asuhan keperawatan keluarga yang diberikan dilakukan pada tanggal 25 – 27 Oktober 2023 pada keluarga Ny.N (44 tahun) pasien yang mengalami faringitis. Setelah dilakukan pengkajian pada Ny.N dan keluarga, didapatkan hasil bahwa Ny.N mengatakan mengalami batuk terus menerus serta merasa tidak nyaman pada tenggorokan seperti kering dan gatal. Ny.N dan keluarga juga mengatakan tidak tahu cara mengatasinya. Hasil dari observasi yang dilakukan pada Ny.N didapatkan diagnosanya adalah bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit. Kemudian dilakukan implementasi keperawatan pada Ny.N dengan faringitis sesuai dengan rencana keperawatan keluarga yang telah dibuat. Evaluasi yang didapatkan setelah pemberian asuhan keperawatan keluarga yaitu keluarga mulai memahami serta bisa menerapkan apa yang dijelaskan dengan baik. Saran untuk Ny.N dan keluarga diharapkan melakukan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan dengan baik.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. Y Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Luka Kaki Diabetes Di Ruang Khadijah RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar Nesfi Rani; Nila Kusumawati
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.76

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena tidak efektifnya penggunaan insulin yang dihasilkan pankreas. Penyumbatan pembuluh darah di ekstermitas bawah dapat mengakibatkan gangren di kaki sehingga banyak penderita DM harus diamputasi. Secara umum penelitian ini bertujuan unuk melakukan pengkajian hingga evaluasi keperawatan pada Ny.Y dengan Diabetes Melitus  tipe 2 dengan komplikasi luka kaki diabetes di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar. Metode penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif  penelitian adalah Ny.Y. dengan diagnosa medis ulkus gangren nekrotik regio pedis dextra. Penelitian studi kasus dilakukan dari tanggal 3 - 5 Juni 2024. Berdasarkan data pengkajian keperawatan terdapat 3 diagnosa keperawatan yang ditemukan pada pasien yaitu ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot. Intervensi keperawatan pada ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, yaitu monitor kadar glukosa darah. Intervensi keperawatan gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer, yaitu monitor karakteristik luka (mis, drainase, warna, ukuran, bau), Intervensi keperawatan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, yaitu identifikasi toleransi fisik melakukan pergerakan. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dipertahankan. Saran dari penelitian ini agar menjadi sebuah pedoman, baik bagi instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien DM tipe II dengan komplikasi luka kaki diabetes.
Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Kadar Gula Darah Pada Ny. M Di Desa Tambang Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Herny Novriani; Nila Kusumawati; Riani Riani
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.127

Abstract

Peningkatan jumlah penderita DM terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Pengendalian DM dilakukan dengan 2 cara diantaranya dengan farmakologi obat-obatan dan nonfarmakologi melalui diet, olahraga, dan terapi komplementer. Salah satu terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk mengatasi DM adalah terapi relaksasi genggam jari. Tujuan penelitian adalah untuk melakukann asuhan keperawatan keluarga Tn. I khususnya Ny. M dengan penerapan teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan kadar gula darah yang mengalami DM tipe 2 di Desa Tambang Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang. Penelitian dilakukan pada tanggal 19-22 Agustus 2024 yang dimulai dari tahap pengkajian, analisa data, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil penelitian diperoleh terdapat pengaruh penerapan teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan kadar gula darah Ny. M dari kadar gula darah 309 mg/dl menjadi 224 mg/dl.. Diharapkan klien untuk dapat menjaga pola makan yang sesuai dengan diet DM, selalu memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk cek kadar glukosa darah, penggunaan farmakologi obat-obatan dan nonfarmakologi melalui terapi komplementer. Terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita DM adalah terapi terapi relaksasi genggam jari. Penatalaksanaan secara non farmakologi sangat dianjurkan digunakan karena tidak menimbulkan efek bagi organ tubuh serta dapat dilakukan secara mandiri dimana saja, kapan saja pada tempat yang nyaman.
Penerapan Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Akut Pada Pasien DM Di Desa Tambang M. Bayu Anggara; Nila Kusumawati; Riani Riani
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.140

Abstract

Diabetes mellitus, if uncontrolled, can cause various serious complications in the body, including damage to blood vessels, nerves, kidneys, eyes, and heart. These complications can be fatal and reduce the quality of life of sufferers. Treatment of DM is with pharmacological and non-pharmacological techniques. One of the non-pharmacological techniques for treating DM is lavender aromatherapy to reduce pain intensity and blood sugar levels in DM sufferers. The design of this study is a case study involving 1 respondent, namely Mrs. F. This study was conducted on August 19-21, 2024, starting from the assessment, data analysis, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation stages. The results of the study showed that there was an effect of applying lavender aromatherapy on pain intensity and blood sugar levels in Mrs. F, the pain scale from 5 to 3 and blood sugar levels from 250 mg/dl to 180 mg/dl. It is hoped that Mrs. F will always apply lavender aromatherapy in controlling blood sugar levels so that they remain stable (normal conditions).
Terapi Massage Effleurage Pada Ny. G Terhadap Sensasi Proteksi Kaki Pasien Dengan Diabetes Melitus Di Desa Tambang Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Fitri Zhella Destiana; Nila Kusumawati; Ridha Hidayat
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.154

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease caused by the body's inability to absorb carbohydrates, fats and proteins, resulting in high blood sugar levels (hyperglycemia). DM is one of the top 10 causes of death worldwide in 2022. One of the complications of DM is damage to the nervous system (neuropathy). Various actions are taken to prevent and control the occurrence of diabetic neuropathy. The non-pharmacological therapy given is massage to increase the sensation of protection in the feet. The massage therapy that can be applied is the effleurage massage technique, which aims to relax muscles and to improve blood circulation, reduce pain, reduce swelling and so on. This study aims to conduct an effleurage massage therapy intervention to increase the sensation of foot protection in DM patients. This study was conducted on September 6-8, 2024. This study conducted a 10g monofilament test to examine the sensation of foot protection. On the first day, the sensation of foot protection with a score of 5, after doing effleurage massage therapy for 3 days the score increased to 7. This shows that effleurage massage therapy has an effect on increasing the sensation of foot protection in DM patients. It is expected that the family can work together with the client to help the client to do effleurage massage therapy independently.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.S Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Melalui Penerapan Teknik Relaksasi Benson Irvando Islami; Nila Kusumawati; Riani Riani
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.156

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder that occurs because the body does not have enough insulin hormone due to disorders in insulin secretion or insulin hormone that does not work properly or both. DM can cause various impacts, ranging from mild problems to serious life-threatening complications. Some of the main impacts of DM include damage to blood vessels, nerves, eyes, kidneys, and cardiovascular problems such as heart disease, stroke, and peripheral vascular disease. One of the non-pharmacological therapies to overcome DM is Benson relaxation therapy. The purpose of the study was to provide nursing care through the provision of Benson relaxation therapy to reduce blood glucose levels in DM patients. The sampling technique was purposive sampling. The sample in this study was Mrs. S. The study was conducted on May 27-31, 2024. Therapy was carried out for 3 consecutive days. Blood sugar measurements on the first day were 290 mg/dL, blood sugar measurements on the third day after being given the Benson relaxation technique were 212 mg/dL. The results of the study showed a decrease in blood glucose levels of 18 mg/dL. It is hoped that nurses can carry out Benson relaxation therapy to reduce blood glucose levels in patients with DM.