Eri Hendra Jubhari
Department Of Prosthodontic Faculty Of Dentistry Hasanuddin University Makassar, Indonesia

Published : 53 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Prosthodontic rehabilitation of an edentulous maxilla opposing natural mandibular teeth: a preventive approach to Kelly’s Syndrome: Rehabilitasi prostodontik pada rahang atas yang edentulus yang berhadapan dengan gigi rahang bawah alami: pendekatan preventif terhadap Sindrom Kelly Ian Afifah Sudarman; Siti Magfirah Ali Polanunu; Muhammad Ikbal; Eri Hendra Jubhari
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rehabilitasi rahang atas yang edentulus yang berkontak dengan gigi rahang bawah alami menimbulkan tantangan prostodontik unik akibat distribusi beban yang tidak merata. Jika tidak dikelola dengan baik, ketidakseimbangan biomekanik ini dapat menyebabkan Sindrom Kelly. Seorang wanita berusia 55 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi Universitas Hasanuddin dengan keluhan utama sulit mengunyah dan penurunan kepercayaan diri akibat kehilangan banyak gigi tetapi belum pernah menggunakan gigi tiruan. Pemeriksaan intraoral, RA edentulus totalis dan kehilangan gigi posterior pada RB, tersisa 33, 32, 31, 41, 42, 43. Tulang alveolar RB bagian posterior relatif datar, dan pembesaran tuberositas maksila Pasien tidak melaporkan penyakit sistemik yang relevan. Pasien mencari rehabilitasi prostetik untuk memulihkan fungsi mengunyah dan meningkatkan estetika. Disimpulkan bahwa kombinasi kerangka logam, cetakan fungsional melalui teknik cetakan yang dimodifikasi, dan oklusi lingual yang dirancang dengan cermat secara bersama-sama memberikan dukungan jaringan optimal, stabilitas, dan distribusi beban, serta pencegahan terhadap perkembangan Sindrom Kelly.
Digital smile design and 3D digital wax-up approaches for zirconia long-span bridge: Digital smile design dan pendekatan digital wax-up digital 3D untuk long-span bridge zirkonia Miftahendarwati; Acing Habibie Mude; Vinsensia Launardo; Siti Magfira Ali Polanunu; Eri Hendra Jubhari
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agenesis gigi adalah kelainan kongenital paling umum yang terjadi pada gigi permanen. Digital smile design (DSD) adalah teknologi yang mendesain dan memodifikasi senyum pasien secara digital dengan membuat digital wax-up (DWU) sebelum perawatan dimulai. Hal ini membantu komunikasi visual dan keterlibatan pasien dalam proses desain senyum mereka sendiri, sehingga memastikan hasil perawatan dapat diprediksi dan meningkatkan penerimaan pasien. Artikel ini melaporkan tentang rehabilitasi anterior rahang atas dengan zirconia long-span bridge menggambarkan perencanaan estetik dengan sistem DSD dan teknik 3D DWU. Seorang laki-laki berusia 21 tahun datang ke Departemen Prostodonsia Universitas Hasanuddin dengan keluhan fraktur setengah mahkota gigi 11 dan kehilangan gigi 12, 21, dan 22. Radiografi gigi 12 dan 22 agenesis karena tidak ada benih dan belum pernah dicabut sehingga senyum tidak estetik. Sebelumnya telah dilakukan perawatan saluran akar pada gigi 11 dan 13 dengan pasak fiber. Disimpulkan bahwa penggunaan DSD dan 3D DWU untuk perawatan zirconia long-span bridge merupakan pilihan perawatan rehabilitasi edentulus parsialis RA. Prostesis ini meningkatkan estetik wajah dan gigi, oklusi fungsional, fonetik, dan kenyamanan.
Improving the nutritional quality of patients with edentulous totalis accompanied by severe lingir resorption using complete dentures: Meningkatkan kualitas gizi penderita edentulus totalis disertai resorbsi parah lingir menggunakan gigi tiruan lengkap Endah Tresnawati; Eri Hendra Jubhari; Irfan Dammar
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Volume 14 Issue 2 August 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resorpsi tulang alveolar yang parah merupakan tantangan dalam pembuatan gigi tiruan lengkap. Kehilangan seluruh gigi seringkali menyebabkan gangguan pada fungsi pengunyahan sehingga dapat berpengaruh pada sistem pencernaan dan asupan gizi. Teknik pencetakan close mouth disarankan untuk mengatasi keterbatasan teknik konvensional dalam kasus lingir datar, agar mendapatkan gigi tiruan yang cekat dan nyaman digunakan terutama saat mengunyah. Artikel ini memaparkan perawatan kasus flat ridge pada pasien yang mengalami gangguan pencernaan dan gizi, menggunakan teknik pencetakan close mouth. Seorang perempuan berusia 65 tahun datang ke RSGMP Unhas dengan keluhan gigi tiruan longgar sehingga sulit mengunyah, bahkan harus menjalani rawat inap karena keluhan sakit maag sehingga disarankan menggunakan gigi tiruan oleh dokter penyakit dalam. Pasien ingin dibuatkan gigi tiruan yang cekat, nyaman, dan memperbaiki tampilannya. Pasien dibuatkan GTL akrilik dengan teknik pencetakan close mouth. Disimpulkan bahwa teknik pencetakan close mouth terbukti efektif dalam menghasilkan GTL yang cekat, stabil, dan dapat mengembalikan fungsi pengunyahan pada pasien dengan lingir datar.
Co-Authors Adam Malik Affandhy, Syakhrul Aldy Anzhari Ayub Alfian Rahmat Andi Novi Patilasarani Anshori, Nuriani Arsyad, Muhammad Aryadi Attamimi, Thalib Rifky Aziz, Astri Al Hutami Bahruddin Thalib Chandra, Andi Ayodhya Dammar, Irfan Damoro, Probo Dangkeng, Effendy Dangkeng, Zulkarnain Wahid Daniel Tetan-el Daniel, Susi Desi Hermawati, Desi Dwiandhany, Wahyuni Suci Edy Machmud Edy Machmud Endah Tresnawati Endang, Fitri Fachry, M. Faizal Fitrian Riksavianti, Fitrian Gazali, Muhammad Soegandhy Habibie, Acing Haeruddin, Muhammad Rifaldi Hastinawaty Hidayat, Muh. Ichram Arief Ian Afifah Sudarman Ike Damayanti Habar Ike Damayanti, Ike Imran Irsal Irfan Dammar Irfan Dammar Irfan Sugianto, Irfan Irfan, Nur Qum Irsal Wahyudi Sam Juanita, Mariska Launardo, Vinsensia Machmud , Edy Mappewali, Andi Anna Mardiana Adam Miftahendarwati Mirna, Andi Mirna Nasliah Moh. Dharmautama, Moh. Mohammad Dharmautama Mude, Acing Habibie Muh. Ichram Arief Hidayat Muhammad Ikbal Muhammad Ikbal Mukramin, Adnan Mulyanti Mulyanti Muthmainnah, Muthiah Nur Aenun Nur Rahmah Nur Rahmah Nurul Auliya Nurul Ekayanti Udinsiah Orbadewo Atma Saktinegara Permatasari Nina Permatasari, Andi Sri Permatasari, Nina Polanunu, Siti Magfira Ali Polanunu, Siti Magfirah Ali Pra Purnama Ramadhan Rachmuddin, Afniati Rahmat, Alfian Ramli, Rizkiani Awaliyah Raqib, Abd Rifaat Nurrahma Rifaat Nurrahma, Rifaat Rita Harianti Ladong Rizky Amalia Sabirin, Iswanto Saktinegara, Orbadewo Atma Sarah Eva Chalid Sherly Horax Siti Magfira Ali Polanunu Siti Magfirah Ali Polanunu Sitoresmi, Merrysa Sriwulan, Roro Dewiayu Sudarman, Ian Afifah Sustia Sri Rizki Syahbani, Amalia Nur Syakhrul Affandhy Syamsul, Bashierah Ikasari Taqwim, Aksani Tresnawati, Indah Utama, Mohammad Dharma Vinsensia Launardo Wahyuni, Nurimah Warni Widyatma Adinda Jubhari Wilson Pangiawan Yonathan Goan Sundun Tiku