Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Kemacetan Arus Lalu Lintas pada Ruas Jalan KH. Zainul Arifin Kota Medan TM Naufal Huzairi; Mahliza Nasution
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7569

Abstract

Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan utama di kota-kota besar Indonesia, termasuk Kota Medan, yang berdampak pada efisiensi waktu, konsumsi energi, dan pencemaran udara. Salah satu lokasi yang mengalami tekanan arus lalu lintas tinggi adalah ruas Jalan KH Zainul Arifin, yang terletak di pusat aktivitas komersial kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan tersebut berdasarkan pendekatan kuantitatif dengan mengacu pada standar Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan langsung, mencakup pencatatan volume kendaraan pada tiga waktu puncak (pagi, siang, sore), pengukuran geometri jalan, dan klasifikasi hambatan samping. Data volume dikonversi ke satuan mobil penumpang (smp) untuk perhitungan kapasitas dan derajat kejenuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kendaraan pada jam puncak pagi mencapai 1.368 smp/jam dengan derajat kejenuhan sebesar 0,78, yang masuk dalam kategori Level of Service D. Tingginya hambatan samping seperti parkir di badan jalan dan aktivitas PKL menjadi faktor utama penurunan kinerja lalu lintas. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi penertiban hambatan samping, pengaturan zona parkir, dan penerapan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kapasitas dan efisiensi ruas jalan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan transportasi perkotaan yang berkelanjutan.
AKSI BERSIH-BERSIH PANTAI DAN SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI PANTAI MANGROVE Rahma Afwina; Mahliza Nasution; Hermansyah Hermansyah; Muhammad Muslim Nasution; Sri Frapanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35195

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah plastik di kawasan pesisir merupakan isu mendesak yang berdampak pada ekosistem laut, kesehatan masyarakat, dan daya tarik wisata. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Pantai Cemara Kembar, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam pengelolaan sampah plastik berbasis partisipasi warga. Metode yang digunakan meliputi aksi bersih pantai, sosialisasi, ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari nelayan dan warga sekitar. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket dua minggu pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kesadaran masyarakat, di mana 80% warga mulai melakukan pemilahan sampah rumah tangga, 60% memanfaatkan komposter, serta terjadi penurunan volume sampah plastik di pesisir sebesar 20% dari total 85 kg sampah yang terkumpul. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan teknis dan partisipatif mampu membangun kesadaran kolektif dan memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.Abstract: Plastic waste in coastal areas is an urgent issue affecting marine ecosystems, public health, and tourism sustainability. This Community Service Program (PKM) was implemented at Cemara Kembar Beach, Serdang Bedagai Regency, aiming to strengthen community capacity in managing plastic waste through participatory approaches. The methods included beach clean-up, socialization, lectures, interactive discussions, and hands-on practice involving 20 participants consisting of fishermen and local residents. Evaluation was carried out through observation, interviews, and questionnaires two weeks after implementation. The results showed a significant improvement in community awareness, with 80% of residents practicing household waste separation, 60% utilizing household composters, and a 20% reduction in plastic waste volume from an initial 85 kg collected. This program demonstrates that technical and participatory approaches are effective in fostering collective awareness and strengthening community-based environmental management.
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KOPI DARI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI BAHAN KOMPOS DAN SEBAGAI AGREGAT CAMPURAN BETON RINGAN Mahliza Nasution; Nina Siti Salmaniah Siregar; Muhammad Irwansyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22364

Abstract

Abstrak: Desa Cimbang mempunyai potensi yang besar pada areal pertanian Kopi. Limbah kulit kopi sering sekali terbuang secara percuma, pahadal limbah tersebut dapat dimanfaatkan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi tentang potensi dan pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan kompos yang bisa digunakan kembali oleh petani kopi serta melakukan eksperimental menggunakan limbah kulit kopi sebagai bahan tambahan pada campuran beton. Metode yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi, diskusi, dan kegiatan pemetikan buah kopi bersama tim Abdimas yang dihadiri oleh 33 peserta yang terdiri dari Masyarakat Desa Cimbang, Para Petani Kopi Desa Cimbang dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Sistem evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuisioner/angket dan diskusi dengan ersentase keberhasilan 97%. PKM ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: Cimbang Village has great potential in the coffee farming area. Coffee skin waste is often wasted, even though this waste can be used. This service aims to provide knowledge about how to make compost from coffee skins which can be used as fertilizer for coffee farmers and also for other agricultural crops, as well as providing information contained in coffee skins which has the potential for coffee skin waste as compost fertilizer. Coffee husk waste can also be used in construction, namely as an additional ingredient in the concrete mixture which is thought to produce dense and hard concrete by burning the coffee husk waste and then grinding it. The first step taken in this service is to conduct outreach and discussions with all participants. This PKM has been running effectively or smoothly.
Edukasi Model Matematika dalam Menganalisis Harga Wajar dan Estimasi Peluang Penjatahan Saham IPO sebagai Strategi Investor Pemula Muhammad Hafiz; Yuan Anisa; Nanda Novita; Desniarti; Mahliza Nasution; Hadijah; Rizty Maulida Badri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PEMAS) Vol. 3 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Yayasan Ran Edu Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63866/pemas.v3i2.129

Abstract

Kurangnya pemahaman investor pemula mengenai analisis saham IPO menyebabkan keputusan investasi sering dilakukan tanpa pertimbangan kuantitatif yang memadai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan mengenai penggunaan model matematika sederhana dalam menentukan harga wajar saham IPO menggunakan metode Price Earning Ratio (P/E Ratio) serta estimasi peluang penjatahan saham melalui pendekatan probabilitas. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari secara daring menggunakan aplikasi Zoom Meeting dengan metode ceramah, demonstrasi, praktik perhitungan, dan diskusi interaktif kepada 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum. Contoh saham IPO yang digunakan meliputi PT Wira Bakti Sejahtera Tbk (WBSA), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (EMAS). Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 47,8%, dari nilai rata-rata pre-test 34,4% menjadi 82,2% pada post-test. Sebanyak 74% peserta mencapai kategori nilai Sangat Baik (≥80) pada post-test. Peserta juga mampu melakukan simulasi perhitungan harga wajar dan probabilitas penjatahan secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan masyarakat serta membantu investor pemula dalam mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan terukur.