Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

MEMBACA PELUANG SAHAM IPO DENGAN MATEMATIKA: EDUKASI CERDAS BAGI MASYARAKAT DI KANTOR BURSA EFEK INDONESIA CABANG MEDAN Hafiz, Muhammad; Anisa, yuananisa; Warsito, Kabul; Desniarti, Desniarti; Nasution, Mahliza
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 03 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi saham melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO) kerap menarik minat masyarakat karena potensi keuntungan tinggi dalam waktu singkat. Namun, minimnya literasi keuangan dan kecenderungan mengikuti tren tanpa analisis rasional dapat meningkatkan risiko kerugian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara membaca peluang saham IPO secara cerdas melalui pendekatan matematika dan analisis fundamental. Peserta dikenalkan pada 11 indikator analisis IPO yang meliputi aspek keuangan, reputasi, valuasi, dan proyeksi risiko. Edukasi dilakukan secara interaktif dan aplikatif agar mudah dipahami masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan matematis mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mengambil keputusan investasi yang lebih rasional dan bijak. Edukasi semacam ini penting untuk mendorong pertumbuhan pasar modal yang sehat dan inklusif.
METODE PELAKSANAAN, EFISIENSI BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN GALIAN BATU DENGAN METODE PELEDAKAN (BLASTING) PADA PROYEK JALAN TOL SIGLI – BANDA ACEH SEKSI 1A Danu Nugraha; Sihombing, Alexander Tuahta; Nasution, Mahliza
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol. 4 No. 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Sigli - Banda Aceh Toll Road is the first toll road in Aceh province, stretching 74.2 kilometers (km) and consisting of 6 sections. Rock excavation work includes excavation of rock chunks with a volume of 1m3 or more and all rocks or other materials whose excavation requires air pressure tools or drilling, and blasting according to the instructions of the Work Director. This study aims to determine the stages or methods of rock excavation work using the blasting method and to analyze costs based on the Powder Factor (PF) value and the time required to complete the rock excavation work. Based on the results of the study, the stages of rock excavation work using the blasting method begin with the construction of an explosives warehouse, preparation for drilling blast holes, drilling, mobilization of explosives, filling blast holes with explosives (charging), blocking blast holes (stemming), connecting the blasting series (tie up), preparation before blasting, blasting and post-blasting checks. Blasting geometry applied to the rock excavation work in the Sigli – Banda Aceh Toll Road Project Section 1A Sta 15+350 – Sta 15+750 includes the following for the Initial Geometry Plan: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 2.5 m, Spacing (S) 3 m, Height of the Stage (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.67. Geometry Realization: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 2.5 m, Spacing (S) 3 m, Height of the Stage (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.67. Expand Geometry: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 3 m, Spacing (S) 3.5 m, Height of the Stage (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.48. The Powder Factor (PF) value in the blasting geometry design obtained a PF value exceeding 0.3 kg/m3 which means it is not economical, the economical PF value ranges from 0.20 - 0.30 kg/m3. Economical Geometry Design is obtained by "trial and error" or rule of thumb according to the limits of ICI Explosives with the results: Hole Diameter (D) 3.5 inches, Burden (B) 3.5 m, Spacing (S) 5 m, Height of Tier (H) 6 m, Explosives 30 Kg, and PF 0.29. The time required to complete the rock excavation work on the Sigli - Banda Aceh Toll Road Project Section 1a Sta 15 + 350 - Sta 15 + 750 with the initial planned geometry design takes 3.77 months at a cost of Rp. 40,336,928,850.00 while with an efficient geometric design it takes 1.62 months with a cost of Rp. 39,678,466,850.00.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI SOSIALISASI DIGESTER BIOGAS SEDERHANA DAN PEMBUATAN PROTOTIPE MESIN PEMILAH SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK Nasution, Mahliza; Prasetyo, Healthy Aldriany; Dalimunthe, Apip Gunaldi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25807

Abstract

Abstrak: Manusia setiap hari menghasilkan sampah, dan potensi limbah serta biomassa dapat ditemukan di mana saja. Sistem pengelolaan limbah yang kurang efektif dan efisien akan menyebabkan penumpukan limbah di tempat pembuangan akhir. Timbunan besar limbah dapat menimbulkan gas yang berisiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Dengan melakukan sosialisasi pengolahaan sampah rumah tangga dengan menggunakan digester sederhana, diharapkan dapat meningkatkan pengurangan sampah rumah tangga merupakan tujuan kegiatan ini sehingga meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan limbah keluarga dan proses pembuatan digester biogas sederhana serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada sumber energi yang tidak terbarukan adalah dengan mengembangkan bioenergi, seperti biogas. Kegiatan ini dihadiri 20 peserta yang terdiri dari masyarakat desa Terjun dan mahasiswa UMA. Sistem evaluasi berbentuk kuisioner untuk menunjukkan tingkat ketercapaian kegiatan ini. Persentase tingat kepuasan yang diperoleh yaitu 1,67% (Sangat tidak puas), 7,78% (Tidak puas), 3,89% (Netral), 54,44% (Puas) dan 32,22% (Sangat Puas). Kegiatan ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: Humans produce waste every day, and potential waste and biomass can be found anywhere. A waste management system that is less effective and efficient will cause waste to accumulate in final disposal sites. Large piles of waste can produce gases that pose risks to human health and the environment. By socializing the processing of household waste using a simple digester, it is hoped that it can increase the reduction of household waste, which is the aim of this activity, thereby increasing participants' knowledge regarding family waste management and the process of making a simple biogas digester as well as reducing community dependence on non-renewable energy sources by developing bioenergy, such as biogas. This activity was attended by 20 participants consisting of the Terjun village community and UMA students. The evaluation system takes the form of a questionnaire to show the level of achievement of this activity. The percentage levels of satisfaction obtained were 1.67% (Very dissatisfied), 7.78% (Dissatisfied), 3.89% (Neutral), 54.44% (Satisfied) and 32.22% (Very Satisfied). This activity has run effectively or smoothly.
Analisis Kemacetan Arus Lalu Lintas pada Ruas Jalan KH. Zainul Arifin Kota Medan Huzairi, TM Naufal; Nasution, Mahliza
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7569

Abstract

Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan utama di kota-kota besar Indonesia, termasuk Kota Medan, yang berdampak pada efisiensi waktu, konsumsi energi, dan pencemaran udara. Salah satu lokasi yang mengalami tekanan arus lalu lintas tinggi adalah ruas Jalan KH Zainul Arifin, yang terletak di pusat aktivitas komersial kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan tersebut berdasarkan pendekatan kuantitatif dengan mengacu pada standar Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan langsung, mencakup pencatatan volume kendaraan pada tiga waktu puncak (pagi, siang, sore), pengukuran geometri jalan, dan klasifikasi hambatan samping. Data volume dikonversi ke satuan mobil penumpang (smp) untuk perhitungan kapasitas dan derajat kejenuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kendaraan pada jam puncak pagi mencapai 1.368 smp/jam dengan derajat kejenuhan sebesar 0,78, yang masuk dalam kategori Level of Service D. Tingginya hambatan samping seperti parkir di badan jalan dan aktivitas PKL menjadi faktor utama penurunan kinerja lalu lintas. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi penertiban hambatan samping, pengaturan zona parkir, dan penerapan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kapasitas dan efisiensi ruas jalan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan transportasi perkotaan yang berkelanjutan.
Pengaruh Metode Pengeringan Dan Varitas Kopi Terhadap Kadar Ekstraktif Cascara Prasetyo, Healthy Aldriany; Sahfitra, Angga Ade; Nasution, Mahliza
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8173

Abstract

Kulit kopi merupakan limbah dari proses pengolahan kopi. Peningkatan nilai tambah dari limbah kulit kopi dilakukan dengan membuat produk Cascara. Cascara diproses melalui pengeringan sinar matahari dan oven. Proses pengeringan dan varitas kopi yang berbeda diperkirakan akan mempengaruhi kadar ekstraktif cascara yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian adalah menentukan kadar ekstraktif cascara setelah diproses melalui pengeringan sinar matahari dan oven. Metode penelitian menggunakan RAL factorial. Data dianalisa dengan uji ANOVA dan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Kadar air oleh pengeringan sinar matahari, tertinggi diperoleh pada cascara kopi Sigararutang (8,66%), terendah pada cascara kopi Komasti (7,00%.) ; pengeringan oven kadar air tertinggi pada cascara kopi Sigararutang (7,56%),terendah pada cascara kopi Komasti (6,48%): Kadar abu oleh pengeringan sinar matahari, tertinggi diperoleh pada cascara kopi Gayo (0,093%), terendah pada cascara kopi Andungsari (0,027%); pengeringan oven kadar abu tertinggi pada cascara kopi Gayo (0.087%) dan terendah pada cascara kopi Andungsari (0,025%). Kadar ektraktif oleh pangeringan sinar matahari tertinggi pada cascara kopi Andungsari (1,124%),terendah pada cascara kopi Sigararutang (0,466%); pengeringan oven menghasilkan kadar ekstraktif tertinggi pada cascara kopi Andungsari (1,527%), terendah pada cascara kopi Sigararutang (0,533%)
STORYTELLING SEBAGAI METODE TRAUMA HEALING PADA ANAK PASCA BENCANA ALAM DI KABUPATEN KARO Shirley Melita Sembiring Meliala; Rahma Afwina; Mahliza Nasution
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.30645

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan negara yang berada di wilayah Cincin Api Pasifik, sehingga rawan mengalami bencana alam seperti gempa bumi, longsor, letusan gunung berapi, dan tsunami. Bencana ini tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga psikologis, terutama bagi anak-anak yang rentan mengalami trauma. Trauma yang dialami anak dapat mempengaruhi perkembangan emosional dan sosial mereka dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban bencana banjir bandang dan longsor di Desa Ketawaren, Kabupaten Karo, melalui metode storytelling. Kegiatan ini dilaksanakan pada 1-2 November 2024 yang dihadiri 58 Peserta yang terdiri dari anak-anak, orang tua dan mahasiswa UMA. Sistem evaluasi berbentuk kuisioner yang dilakukan pada awal dan akhir kegiatan PKM. Persentase kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan limbah pertanian meningkat 39.8%, pada awal evaluasi 30% menjadi 79%. PKM ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: Indonesia is a country located in the Pacific Ring of Fire, so it is prone to natural disasters such as earthquakes, landslides, volcanic eruptions, and tsunamis. These disasters not only have physical impacts, but also psychological ones, especially for children who are vulnerable to trauma. Trauma experienced by children can affect their emotional and social development in the long term. This community service activity aims to provide psychosocial assistance for children who are victims of flash floods and landslides in Ketawaren Village, Karo Regency, through the storytelling method. This activity was carried out on November 1-2, 2024, which was attended by 58 participants consisting of children, parents and UMA students. The evaluation system is in the form of a questionnaire which is carried out at the beginning and end of the PKM activity. The percentage of public awareness about the use of agricultural waste increased by 39.8%, at the beginning of the evaluation 30% to 79%. This PKM has been running effectively or smoothly.
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KOPI DARI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI BAHAN KOMPOS DAN SEBAGAI AGREGAT CAMPURAN BETON RINGAN Nasution, Mahliza; Siregar, Nina Siti Salmaniah; Irwansyah, Muhammad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22364

Abstract

Abstrak: Desa Cimbang mempunyai potensi yang besar pada areal pertanian Kopi. Limbah kulit kopi sering sekali terbuang secara percuma, pahadal limbah tersebut dapat dimanfaatkan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi tentang potensi dan pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan kompos yang bisa digunakan kembali oleh petani kopi serta melakukan eksperimental menggunakan limbah kulit kopi sebagai bahan tambahan pada campuran beton. Metode yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi, diskusi, dan kegiatan pemetikan buah kopi bersama tim Abdimas yang dihadiri oleh 33 peserta yang terdiri dari Masyarakat Desa Cimbang, Para Petani Kopi Desa Cimbang dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Sistem evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuisioner/angket dan diskusi dengan ersentase keberhasilan 97%. PKM ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: Cimbang Village has great potential in the coffee farming area. Coffee skin waste is often wasted, even though this waste can be used. This service aims to provide knowledge about how to make compost from coffee skins which can be used as fertilizer for coffee farmers and also for other agricultural crops, as well as providing information contained in coffee skins which has the potential for coffee skin waste as compost fertilizer. Coffee husk waste can also be used in construction, namely as an additional ingredient in the concrete mixture which is thought to produce dense and hard concrete by burning the coffee husk waste and then grinding it. The first step taken in this service is to conduct outreach and discussions with all participants. This PKM has been running effectively or smoothly.
AKSI BERSIH-BERSIH PANTAI DAN SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI PANTAI MANGROVE Afwina, Rahma; Nasution, Mahliza; Hermansyah, Hermansyah; Nasution, Muhammad Muslim; Frapanti, Sri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35195

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah plastik di kawasan pesisir merupakan isu mendesak yang berdampak pada ekosistem laut, kesehatan masyarakat, dan daya tarik wisata. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Pantai Cemara Kembar, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam pengelolaan sampah plastik berbasis partisipasi warga. Metode yang digunakan meliputi aksi bersih pantai, sosialisasi, ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari nelayan dan warga sekitar. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket dua minggu pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kesadaran masyarakat, di mana 80% warga mulai melakukan pemilahan sampah rumah tangga, 60% memanfaatkan komposter, serta terjadi penurunan volume sampah plastik di pesisir sebesar 20% dari total 85 kg sampah yang terkumpul. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan teknis dan partisipatif mampu membangun kesadaran kolektif dan memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.Abstract: Plastic waste in coastal areas is an urgent issue affecting marine ecosystems, public health, and tourism sustainability. This Community Service Program (PKM) was implemented at Cemara Kembar Beach, Serdang Bedagai Regency, aiming to strengthen community capacity in managing plastic waste through participatory approaches. The methods included beach clean-up, socialization, lectures, interactive discussions, and hands-on practice involving 20 participants consisting of fishermen and local residents. Evaluation was carried out through observation, interviews, and questionnaires two weeks after implementation. The results showed a significant improvement in community awareness, with 80% of residents practicing household waste separation, 60% utilizing household composters, and a 20% reduction in plastic waste volume from an initial 85 kg collected. This program demonstrates that technical and participatory approaches are effective in fostering collective awareness and strengthening community-based environmental management.
SOSIALISASI SADAR SAMPAH MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SADAR BERSIH BERBASIS BUDAYA HIDUP SEHAT Nasution, Mahliza; Hermansyah, Hermansyah; Dalimunthe, Apip Gunaldi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23425

Abstract

Abstrak: Kegiatan sosialisasi sadar sampah memiliki peran penting dalam mengatasi masalah sampah dan menciptakan budaya hidup sehat. Masalah sampah di lingkungan tempat tinggal adalah salah satu tantangan yang serius dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mengurangi jumlah sampah yang dibuang sembarangan dan meningkatkan pemilahan sampah serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara bertanggung jawab. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui Sosialisasi, diskusi dan kegiatan pengumpulan, pengolahan dan daur ulang sampah dengan mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Terjun yang dihadiri oleh 15 peserta yang terdiri dari Masyarakat Kelurahan Terjun dan mahasiswa Universitas Medan Area (UMA) Medan. Sistem evaluasi yang dilakukan yaitu berbentuk kuisioner/angket berupa pretest dan postest yang dilakukan diawal dan akhir sosialisasi serta dilakukan diskusi ntuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam dari peserta. PKM ini mengalami peningkatan nilai pemahaman, pengetahuan dan kesadaran dengan persentase awal 47,2% menjadi 88,8%. PKM ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: Waste awareness outreach activities have an important role in overcoming the waste problem and creating a culture of healthy living. The problem of waste in the residential environment is one of the serious challenges in maintaining environmental cleanliness and sustainability. This service aims to increase public awareness about the importance of good waste management, reduce the amount of waste that is thrown away carelessly and improve waste sorting and encourage changes in people's behavior in managing waste responsibly. The implementation of this community service was carried out through socialization, discussions and activities for collecting, processing and recycling waste by visiting the Terjun Village Final Disposal Site (TPA) which was attended by 15 participants consisting of the Terjun Village Community and Medan Area University (UMA) Medan students. The evaluation system carried out is in the form of a questionnaire/questionnaire in the form of a pretest and posttest which is carried out at the beginning and end of the socialization and discussions are held to ensure deeper understanding from the participants. This PKM experienced an increase in understanding, knowledge and awareness scores with an initial percentage of 47.2% to 88.8%. This PKM has been running effectively or smoothly. 
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN MELALUI SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN BIOBRIKET Nasution, Mahliza; Dalimunthe, Apip Gunaldi; Nasution, Muhammad Muslim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.24875

Abstract

Abstrak: Limbah pertanian jika tidak dikelola dengan tepat, tidak hanya dapat menyebabkan pencemaran lingkungan tetapi juga membawa potensi bahaya bagi kesehatan manusia. Melalui inovasi teknologi pengolahan, limbah pertanian dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif berupa biobriket, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memiliki nilai jual yang tinggi. Tujuan PKM ini yaitu meningkatkan softskill dan hardskill masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan biobriket yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesejahteraan ekonomi Masyarakat. PKM ini dihadiri 28 peserta yang terdiri dari seorang petani, pekerja di industri pembuatan gula merah dan mahasiswa UMA. Sistem evaluasi berbentuk kuisioner yang dilakukan pada awal dan akhir kegiatan PKM. Persentase kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan limbah pertanian meningkat 53.3%, pada awal evaluasi 36.7% menjadi 90%. PKM ini telah berjalan efektif atau lancar.Abstract: If agricultural waste is not managed properly, it can not only cause environmental pollution but also pose potential dangers to human health. Through innovative processing technology, agricultural waste can be converted into alternative fuel in the form of biobriquettes, which are not only environmentally friendly but also have high selling value. The aim of this PKM is to improve the soft skills and hard skills of the community through socialization activities and training in making biobriquettes which is expected to increase awareness and economic welfare of the community. This PKM was attended by 28 participants consisting of a farmer, workers in the brown sugar manufacturing industry and UMA students. The evaluation system takes the form of a questionnaire which is carried out at the beginning and end of PKM activities. The percentage of public awareness regarding the use of agricultural waste increased by 53.3%, from 36.7% to 90% at the start of the evaluation. This PKM has been running effectively or smoothly.