Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PELATIHAN SENI MANAJEMEN KELAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL KEPADA GURU SMA NEGERI 2 PAGURURAN Mardin Silalahi; Bismar Sibuea; Marhaeni K D Matondang; Tiodora Silalahi; Anita Purba; Ridwin Purba
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41382

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk merespon beberapa keluhan dari guru – guru disekolah SMA N 2 Pangururan yang mengalami beberapa kendala dalam mengelola kelas pada saat proses pembelajaran. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan beberapa strategi dan seni dalam manajemen kelas yang akan memudahkan guru – guru dalam mengelola kelas agar lebih kondusif dan menyenangkan untuk mendukung tercapainya capaian pembelajaran. Pengabdian ini juga menjadi ruang bagai Dosen dan Guru untuk saling berdiskusi terkait hambatan – hambatan yang ditemukan dikelas dewasa ini sekaligus menemukan strategi dan seni terhadap permasalahan – permasalahan dengan seni manajemen kelas berbasis kearifan lokal yang lebih mengena dengan permasalahan kontemporer dilapangan
Exploring Topic Card in Collaborative Descriptive Speaking Activities among Junior High School EFL Classroom Semaria Girsang; Alfiah Zahraini Silalahi; Ridwin Purba; Anita Purna; Rita Mahriza
JADEs Journal of Academia in English Education Vol. 7 No. 1 (2026): JADEs Journal of Academia in English Education
Publisher : Tadris Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jades.v7i1.14837

Abstract

This study explored the use of topic cards in collaborative descriptive speaking activities among junior high school EFL learners. Although collaborative speaking activities have been widely discussed in EFL learning, few studies have specially examined to the integration of topic cards as scaffolding support in descriptive speaking interaction at the junior high school level. This study employed a quantitative approach using a pre-test and post-test control group design involving 62 eight-grade students at UPTD SMP Negeri 1 Pematangsiantar. The experimental class participated in collaborative speaking activities using topic card, while the control class received conventional speaking instruction. The data were collected through speaking test assessing pronunciation, grammar, vocabulary, and fluency and were analyzed using SPSS version 27.0. The findings reveled that both groups demonstrated improvement after the instructional process. However, the independent samples t-test indicated that the statistical analysis did not indicate a significance, students in the experimental class demonstrated greater classroom participation, interaction, and confidence during speaking activities. These findings suggest that topic cards may function as scaffolding support for collaborative speaking interaction in EFL classrooms.
Pelatihan analisis SWOT untuk memahami kondisi internal dan eksternal Djuli Sjafei Purba; Ridwin Purba; Tuahman Sipayung; Rosita Manawari Girsang; Marintan Saragih
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 3 No 1 (2022): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v3i1.5852

Abstract

The times have increased competition in all sectors of life. Along with the progress of the times, science also continues to grow. Knowledge is used to answer various human needs, increasingly fierce competition in organizations that require various strategies to survive and win the competition. SWOT analysis is one of the sciences used to produce this strategy (Strength=Strength, Weakness=Weakness, Opportunity=Opportunity, Threat=Threat). This analysis is to see the internal and external conditions of an organization. Likewise, the world of education, in this case, schools, needs to do a SWOT analysis to compete and have quality. The increasing number of schools will make the competition even more challenging, so the quality of schools must be crucial. This training activity aims to provide an understanding to the principal, functionaries, teachers, and employees of the importance of conducting a SWOT analysis and provide knowledge on how to conduct a SWOT analysis. This training activity lasted one day and was held in the GKPS 2 Pematangsiantar Private Vocational School building, which was attended by 15 participants from the Principal, Deputy Principal, Head of Department, Teachers, and Employees. The method used in implementing this activity is a lecture or material delivery and practice/training in conducting a SWOT analysis by taking the case of the GKPS 2 Pematangsiantar Private Vocational School. The results of this training activity showed there was an increase in the knowledge of the participants doing a SWOT analysis, as evidenced by the overall pre-test results from 43.3% to 61.3% of the overall post-test results from participants.
TOEFL Socialization as A Media to Improve Listening Skills Competence of Students at SMA Mars Pematangsiantar Yuni Enjelina Napitupulu; Sry Tama Butar Butar; Grace Hanna Rumapea; Herman Herman; Yanti Kristina Sinaga; Bernieke Anggita Ristia Damanik; Arwin Tannuary; Ridwin Purba
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v4i1.1788

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimotivasi oleh kemampuan mendengarkan siswa yang masih relatif rendah di sekolah Mars terkait apa itu TOEFL dan kurangnya pemahaman tentang keterampilan mendengarkan, terutama dalam memahami audio bahasa Inggris dengan aksen asing, kecepatan tinggi, dan variasi pertanyaan yang kompleks baik secara formal maupun akademis seperti yang umum ditemukan di bagian mendengarkan TOEFL. Kesulitan ini disebabkan oleh kurangnya paparan terhadap pemahaman keterampilan bahasa Inggris, terutama keterampilan mendengarkan yang efektif. Sosialisasi ini melibatkan 70 siswa sebagai peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi, yang dilakukan oleh siswa yang bertindak sebagai fasilitator utama dalam pelatihan. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi selama kegiatan, wawancara siswa, dan pemberian penjelasan tentang format TOEFL serta pemberian kiat dan trik dalam menjawab pertanyaan TOEFL dan pemberian tugas audio sebagai pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah mengikuti sosialisasi, siswa mulai tertarik pada TOEFL dan lebih memahami keterampilan mendengarkan. Siswa juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan motivasi saat mendengarkan audio bahasa Inggris. Selain itu, kegiatan ini menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran mendengarkan di tingkat sekolah menengah atas dan melalui sosialisasi ini diharapkan siswa akan termotivasi untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam bahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan mendengarkan, agar siap menghadapi era globalisasi yang semakin canggih.