Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SOSIALISASI DAN EDUKASI PENERAPAN PUPUK ORGANIK DAN PESTISIDA NABATI DI NAGARI ARIPAN KABUPATEN SOLOK Dewi Jayagma ilham; Nurhaita; Chrisnawati; Aulia Mayuliana; Friza Elinda; Renfiyeni; Mahmud; John Hendri; Muharama Yora; Edi Fernando
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.614

Abstract

Nagari Aripan di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, memiliki karakteristik tanah sub-optimal dengan tekstur dominan liat, bobot isi tinggi, porositas rendah, serta kandungan bahan organik yang kurang memadai. Kondisi ini diperburuk oleh praktik budidaya masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia dan pestisida sintetis, sehingga berpotensi menurunkan kualitas tanah, menekan aktivitas biologi tanah, dan meningkatkan risiko pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai manfaat serta teknik penerapan pupuk organik dan pestisida nabati sebagai alternatif input yang lebih ramah lingkungan. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung pembuatan kompos dari limbah organik. Selain itu, peserta diperkenalkan pada berbagai tanaman lokal seperti daun pepaya, paitan, dan babadotan yang berpotensi sebagai bahan pestisida nabati. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat terkait fungsi pupuk organik, dampak negatif penggunaan pupuk kimia jangka panjang, serta pentingnya pestisida nabati dalam pengendalian hama yang lebih aman. Peserta mampu membuat kompos dengan komposisi yang tepat dan memahami cara aplikasi pestisida nabati. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran serta mendorong adopsi teknologi organik menuju sistem pertanian yang lebih sehat, berkelanjutan, dan sesuai dengan potensi lokal Nagari Aripan.
Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Implementasi Teknologi IoT untuk Optimasi Pemupukan Tanaman Handayani, Reti; Putra, Yendi; Yulhan, Yulhan; Melsyah Putri, Etika; Jayagma Ilham, Dewi; Meyuliana, Aulia; Kurnia, Dona; Maiyana, Efmi; Cahaya Putri, Amelia; Permana, Adithya; Al Ghifari, Habib Ghazi
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i4.2197

Abstract

Kelompok Tani Landia Saiyo Sahati menghadapi permasalahan tingginya biaya pemupukan akibat ketergantungan terhadap pupuk kimia, rendahnya pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan baku pupuk organik, serta belum optimalnya penerapan teknologi digital dalam budidaya tanaman. Kondisi tersebut menyebabkan biaya produksi meningkat dan efisiensi pemupukan belum maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam memproduksi pupuk organik cair (POC) berbahan baku lokal secara mandiri serta menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendukung pemupukan dan penyiraman yang lebih tepat sasaran. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyuluhan, pelatihan pembuatan POC, demonstrasi penggunaan sistem IoT berbasis ESP32 yang terintegrasi dengan sensor kelembapan tanah, instalasi perangkat pada lahan pertanian seluas 3.000 m², serta pendampingan dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 20 anggota kelompok tani selama tiga bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 85%, penurunan biaya pembelian pupuk sebesar 35% melalui produksi POC secara mandiri, peningkatan ketepatan waktu pemupukan dan penyiraman hingga 90%, serta peningkatan produktivitas tanaman rata-rata sebesar 18% dibandingkan sebelum program dilaksanakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kemandirian petani dalam penyediaan pupuk, mendorong pemanfaatan teknologi IoT pada budidaya tanaman, serta meningkatkan efisiensi biaya dan produktivitas lahan. Model pemberdayaan yang diterapkan berpotensi direplikasi pada kelompok tani lainnya sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan berbasis teknologi dan sumber daya lokal.
Upaya Peningkatan Kreatifitas dan Soft Skill Masyarakat Sebagai Stimulus Bioenergi dan Kelestarian Lingkungan dalam Dunia Pertanian pada Kelompok Tani Annisa Nagari Aripan Kabupaten Solok Aulia Meyuliana; Nurhaita Nurhaita; Dewi Jayagma Ilham; Harissatria Harissatria; Dara Surtina; Mardianto Mardianto; Delsi Afrini; Yulhan Yulhan; Alfian Asri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1126

Abstract

The Annisa Farmers Group is located in Nagari Aripan in Jorong Data Tampunik. This farmer group consists of women who formed a group to improve soft skills, upgrade knowledge, skills, application of agricultural technology, and strengthen ties among group members. In an interview conducted with the Annisa women's farmer group, there is still a need for technological upgrades and knowledge upgrades to improve the soft skills of this farmer group. The purpose of this community service is to increase the creativity and soft skills of the community, especially the Annisa farmer group as an extension of sustainable agriculture by implementing bioenergy and maintaining environmental sustainability. The implementation method is by conducting socialization about bioenergy, processing straw as animal feed and compost. Then continued with training on bioenergy production in the form of biogas, training on fermentation and ammoniation of rice straw, and compost from the remaining biogas. The results of the community service have increased their abilities in terms of making feed, making compost and knowledge about bioenergy, namely biogas, and can also be applied.
The Effect of Bokashi Compositions Containing Coal Fly Ash and Various Organic Materials on the Growth of Cucumber (Cucumis sativus L.): Pengaruh Komposisi Bokashi Campuran Fly Ash Batu Bara dan Beberapa Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Dewi Jaya Ilham; Indra Wahyudi; Friza Elinda; Aulia Meyuliana
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2026): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 10 (2) Juni 2026
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v10i2.18485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi berbahan fly ash batu bara yang dikombinasikan dengan beberapa bahan organik pada berbagai dosis aplikasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanakan di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah komposisi bokashi campuran fly ash batu bara dan bahan organik, yang terdiri atas 0%, 10%, 25%, dan 50% fly ash. Faktor kedua adalah dosis aplikasi bokashi, yaitu 0 ton ha⁻¹, 15 ton ha⁻¹, dan 30 ton ha⁻¹. Parameter yang diamati meliputi panjang tanaman dan lebar daun, umur berbunga 50%, panjang buah, berat buah, dan hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara komposisi bokashi dan dosis aplikasi terhadap seluruh parameter yang diamati. Namun, perbedaan dosis aplikasi memberikan pengaruh nyata terhadap panjang tanaman, lebar daun, umur berbunga 50%.
KAJIAN EFISIENSI AGRONOMIS PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI GEMAH PADA TANAH SAWAH BERSTATUS P DAN K TINGGI MELALUI APLIKASI ORGANOMINERAL FLY ASH DENGAN PEMUPUKAN NPK Eriani Septi Dwika Putri; Ir. Friza Elinda; Dewi Jayagma Ilham; Ir. Ismon L
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.51875

Abstract

This study aimed to examine the efficiency level of applying organomineral fly ash combined with NPK fertilizer in improving rice yield on paddy soils with high phosphorus (P) and potassium (K) status. The research was conducted at Green Hill Arya Housing Complex, Tanjung Harapan District, Solok City, from November 2025 to March 2026. A Randomized Complete Block Design (RCBD) with five replications was used. The treatments consisted of five levels of NPK fertilizer application (0, 100, 200, 300, and 400 kg NPK ha⁻¹) combined with 5 tons ha⁻¹ of organomineral fly ash. The observed parameters included plant height, number of tillers, number of panicles, panicle length, number of grains per panicle, weight of filled grains, weight of empty grains, grain weight percentage, 1,000-grain weight, fresh straw weight, dry straw weight, pot yield, and agronomic efficiency. The results showed that the application of organomineral fly ash combined with 3.3 g NPK (A4) was the most efficient application rate for the Inpari Gemah rice variety grown on Solok paddy soils. The application of organomineral fly ash combined with 4.4 g NPK (A5) had a highly significant effect on 1,000-grain weight, while the application of organomineral fly ash combined with 3.3 g NPK (A4) had a highly significant effect on filled grain weight and production yield. Furthermore, the application of organomineral fly ash combined with 4.4 g NPK (A5) significantly affected the number of panicles and fresh straw weight, while the application of organomineral fly ash combined with 2.2 g NPK (A3) significantly affected the number of grains per panicle, and the application of organomineral fly ash combined with 3.3 g NPK (A4) significantly affected dry straw weight. In contrast, the treatments had no significant effect on plant height, number of tillers, panicle length, empty grain weight, and grain weight percentage.