Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK PADA KAWASAN WISATA NASIONAL KAWAH IJEN KABUPATEN BONDOWOSO Andari, Retno Wulan; Raharjo, Nain Dhaniarti; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3872

Abstract

Pengembangan pariwisata harus diimbangi dengan infrastruktur transportasi guna menunjang aktivitas kepariwisataan. Wisata gunung Kawah Ijen memerlukan perhatian khusus terutama dalam hal infrastruktur jalan. Tanjakan curam yang diikuti tikungan serta tebing di sisi kanan dan kiri jalan membatasi pandangan pengendara saat di tikungan. Jarak pandang, radius tikungan, panjang bagian lurus dan lebar jalan yang kurang sesuai menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Tujuan dari skripsi ini adalah melakukan perencanaan ulang geometrik jalan dan perkerasan sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam hal ini mengacu pada Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ 2021). Berdasarkan hasil perencanaan alternatif geometrik pada Jalan Kawah Ijen (Paltuding Gunung Ijen sampai Gapura Selapak Jalan Kawah Ijen) diperoleh 71 tikungan S-C-S, dan ada 78 lengkung vertikal yang terdiri dari 38 lengkung vertikal cembung, dan 40 lengkung vertikal cekung.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK DAN PERKERASAN JALAN BATA-TEGALJATI KECAMATAN SUMBERWRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO Putri, Tata Kusuma; Subagyo, Udi; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4727

Abstract

Jalan Bata-TegalJati merupakan jalan kolektor pada Kabupaten Bondowoso. Kecepatan eksisting yang sebesar 15 – 40 km/jam lebih rendah dari pada kecepatan rencana sebesar 50 – 60 km/jam sehingga perlu dilakukan perencanaan ulang geometrik. Oleh sebab itu, perlu adanya perencanaan ulang geometrik dan perkerasan jalan. Data sekunder yang diperlukan adalah peta topografi, volume lalu lintas, data tanah, harga satuan pekerjaan Kabupaten Bondowoso 2022 yang diperoleh dari Dinas Bina Marga Kabupaten Bondowoso. Hasil perencanaan ulang geometrik jalan terdapat 5 tikungan Spiral-Circle-Spiral dan 10 tikungan Full Circle. Rencana tebal perkerasan jalan adalah lapis pondasi agregat kelas A 30 cm, tebal lapisan pondasi laston (AC-Base) 16 cm, tebal lapisan beton tengah (AC-BC) 6 cm dan lapisan beton aus (AC-WC) 4 cm. Hasil perencanaan ulang didapatkan Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp. 22.514.144.814,00,-
ANALISIS PENANGANAN KERUSAKAN JALAN BATAS KABUPATEN KEDIRI – SRENGAT MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA Adelia, Rovina Sherlin; Burhamtoro, Burhamtoro; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5622

Abstract

Jalan Bts. Kab. Kediri – Srengat merupakan jalan kolektor primer dan termasuk jalan provinsi. Jalan tersebut memiliki banyak fasilitas publik dan banyak dilalui oleh kendaraan ringan hingga kendaraan berat. Perbaikan terakhir yang dilakukan adalah di bulan Juli 2019, sehingga pada tahun 2024 telah terjadi banyak kerusakan jalan. Kerusakan di Jalan Bts. Kab. Kediri – Srengat membutuhkan penilaian kondisi yang dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan untuk menganalisis penyebab terjadinya kerusakan dan mengetahui nilai kondisi dari jalan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah berdasarkan Bina Marga No 18/T/BNKT/1990. Dalam melakukan penelitian, jalan dibagi menjadi 72 segmen dengan panjang segmen adalah 100 meter. Setelah diketahui nilai kondisinya, kemudian ditentukan pula jenis penanganannya. Hasil penilaian kondisi eksisting menunjukkan nilai 10, 17, 20, dan 27 untuk segmen kiri dan 10, 12, 15, dan 17 untuk segmen kanan sehingga diperlukan pemeliharaan berkala dan peningkatan. Selain itu, hasil penilaian kondisi kerusakan menunjukkan nilai 0, 1, 2, 3, dan 4 serta urutan prioritas 9, 10, 11, 12, dan 13 sehingga dibutuhkan pemeliharaan rutin.
PENILAIAN KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE PCI DAN BENTUK PENANGANAN PADA JALAN MASTRIP – BAGELENAN, BLITAR Lutfihaki, Adhin; Subagyo, Udi; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5683

Abstract

Ruas Jalan Mastrip – Jalan Bagelenan, Kabupaten Blitar, merupakan jalan provinsi yang menghubungkan Blitar dengan Kota Kediri. Jalan ini memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Blitar. Lalu lintas di jalan ini cukup padat, terutama oleh bus, mobil travel, dan truk besar, yang mengakibatkan jalan cepat rusak dan berlubang. Berdasarkan pengamatan saat ini, Jalan Mastrip-Bagelenan mengalami kerusakan di berbagai titik dan belum ada perbaikan sampai saat ini. Oleh karena itu, identifikasi kerusakan pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kelas kondisi jalan dan bentuk penanganan terhadap kerusakan jalan. Dalam penelitian ini, jalan dibagi menjadi 228 segmen dengan panjang masing-masing segmen sebesar 50 meter. Data utama diperoleh melalui survei kerusakan jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Hasil analisis data menunjukkan nilai kondisi jalan sebesar 78, yang berarti jalan memiliki kondisi Baik (Satisfactory) dengan penanganan jalan berupa pemeliharaan berkala. Bentuk penanganan jalan direncanakan menjadi dua skenario, yaitu pelapisan ulang (Overlay) dan pekerjaan perbaikan jalan dengan rincian pekerjaan seperti penambalan lubang, pengisian celah retak, dan pelapisan aspal tipis
PERENCANAAN ULANG DESAIN GEOMETRIK JALAN TOL JAKARTA - CIKAMPEK II SELATAN PAKET 3 (STA 30+000 - STA 60+162) Adhy Nugraha, Narendra; Nain Dhaniarti Raharjo; Martince Novianti Bani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6072

Abstract

Proyek pembanguan Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang membentang sepanjang 62 KM dari Simpang Susun Jatiasih hingga Simpang Susun Sadang. Namun, perencanaan desain geometrik pada proyek ini masih menggunakan pedoman lama yaitu Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997 dan AASTHO 2004. Sehingga pada penelitian ini dilakukan evaluasi dan perencanaan ulang desain berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021. Data yang digunakan merupakan dat sekunder yang meliputi peta topografi, titik koordinat, dan volume lalu lintas harian yang didapatkan dari dokumen perencanaan pembangunan proyek. Berdasarkan hasil perencanaan ulang desain geometrik menggunakan PDGJ Tahun 2021, diperoleh 9 tikungan S – C – S dan 11 tikungan F – C, serta 9 lengkung vertikal cekung dan 8 lengkung vertikal cembung.
PERENCANAAN ULANG INTERCHANGE KRAKSAAN JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI SEKSI 1 Suprayogi, Rohman; Udi Subagyo; Martince Novianti Bani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6334

Abstract

Pada ruas jalan tol Probolinggo-Banyuwangi khususnya area interchnage kraksaan yang didesain menggunakan pedoman geometrik jalan Tol (Standar Geometrik Jalan Tol No 007 BM 2009) dan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997 (TPGJAK, No.038T/BM/1997). Dengan kondisi topografi persawahan yang ada, koridor jalan dan penempatan simpang susun perlu dipertimbangkan. Penelitian ini mengkaji perencanaan ulang desain geometrik jalan dengan menggunakan peraturan terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 (PDGJ No. 13/P/BM/2021) dan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (MDP 2017) yang digunakan sebagai pedoman desain perkerasan kaku. Berdasarkan perencanaan ulang Interchange Kraksaan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi seksi 1 STA mainroad STA 5+000 hingga STA 9+000 serta jalan akses STA 0+000 hingga STA 3+147 diperoleh tipe bentuk intrchange terompet, dengan 4 jalan ramp di dalamnya. hasil perencanaan ulang alinyemen horizontal keseluruhan terdapat 17 PI yang dimana 5 PI kelokan SCS dan 12 PI kelokan FC. Sedangkan pada alinyemen vertikal secara keseluruhan terdapat 22 Lekuk vertikal dari 10 lekuk tipe cembung dan 12 lekuk tipe cekung. 2.
ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE IKP PADA JALAN MOJOAGUNG-MOJODUWUR KABUPATEN JOMBANG Nur Ilma Rahmatika Akmalina; Nain Dhaniarti Raharjo; Martince Novianti Bani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6503

Abstract

Ruas jalan Mojoagung-Mojoduwur merupakan ruas jalan kolektor yang menghubungkan wilayah Wonosalam dan memiliki intensitas kendaraan yang tinggi. Kerusakan jalan ini menyebabkan penurunan kualitas dalam kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan, memberikan penanganan, dan mengetahui rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk penanganan kerusakan tersebut. Metode perhitungan menggunakan Indeks Kondisi Perkerasan (IKP). Data primer dalam penelitian ini adalah survei kondisi kerusakan visual, sedangkan data sekunder adalah data rata-rata harian lalu lintas, data CBR, desain jalan DED, dan harga satuan PUPR 2023. Hasil perhitungan kerusakan jalan menunjukkan bahwa kondisi baik lajur kanan 19,72%, kondisi baik lajur kiri dengan prosentase 22,89%, kondisi rusak lajur kanan dengan prosentase 32,39%, sedangkan untuk kondisi rusak lajur kiri dengan prosentase 25%. Bentuk penanganan alternatif kerusakan jalan tersebut adalah pemeliharaan rutin dan rekonstruksi. Rencana perbaikan dengan penambahan tebal overlay 7cm dan pemotongan tumbuhan liar.
ANALISIS PENANGANAN KERUSAKAN JALAN NASIONAL BERDASARKAN METODE BINA MARGA PADA JL RAYA BESUKI – SUBOH KABUPATEN SITUBONDO Hanisa, Fenti; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7777

Abstract

 Ruas Jalan Besuki-Suboh, Kabupaten Situbondo merupakan Jalan Nasional di Jalur Pantura yang mengalami berbagai kerusakan seperti lubang, retak, dan bekas roda yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Sebagai akses utama menuju Tol Besuki-Probowangi, kualitas jalan ini seharusnya mampu mengakomodasi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi berbagai jenis kerusakan yang terjadi, menilai kondisi kerusakan jalan dan menentukan strategi penanganan yang tepat pada segmen jalan sepanjang 5 km (dari STA 155+900 hingga STA 160+900). Metode yang digunakan mencakup analisis Surface Distress Index (SDI) untuk survei dimensi kerusakan, serta International Roughness Index (IRI) yang diukur melalui aplikasi Roadroid untuk menilai kondisi permukaan jalan. Berdasarkan hasil identifikasi menunjukkan presentase jenis kerusakan berupa retak kulit buaya 39,766%, retak blok 3,081%, retak memanjang 10,084%, retak melintang 8,638%, lubang 37,815%, dan bekas roda 0,560%. Pengklasifikasian kondisi jalan menurut nilai SDI dan IRI menunjukkan 24 % segmen berstatus rusak sedang, 36 % rusak ringan, dan 40 % rusak berat. Mayoritas segmen mengalami kerusakan berat sehingga perlu tindakan perbaikan berupa rekonstruksi. Sementara itu, segmen rusak ringan memerlukan pemeliharaan berkala, dan segmen dengan kerusakan sedang membutuhkan pemeliharaan rutin. Dengan intervensi tersebut, diharapkan kualitas jalan dapat kembali optimal, aman, dan nyaman bagi penggunanya.
ANALISIS KONDISI KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN BADAS – KUNJANG KABUPATEN KEDIRI BERDASARKAN METODE BINA MARGA Nefrida, Nefi; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8114

Abstract

Ruas Jalan Badas–Kunjang di Kabupaten Kediri menghubungkan dua kecamatan penting, yakni Badas dan Kunjang. Namun, kondisi jalan ini mengalami penurunan kualitas yang signifikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan jalan serta menilai kondisi perkerasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) berdasarkan pedoman Bina Marga Pd 01-2016-B untuk perkerasan lentur. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ditemukan berbagai jenis kerusakan, seperti retak tepi, pengausan agregat, retak kulit buaya, retak memanjang/ melintang, tambalan, retak blok dan lubang. Nilai rata-rata IKP pada ruas jalan sebesar 68 termasuk kategori kondisi sedang.