Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

KAJIAN STRUKTURAL TERHADAP ISI CERPEN ADA YANG MENANGIS SEPANJANG HARI DAN KARTU POS DARI SURGA KARYA AGUS NOOR DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI TINGKAT SMP Pobela, Giska; Pangemanan, Nontje Jultje; Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i2.8501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur cerita pendek Ada Yang Menangis Sepanjang Malam dan Kartu Pos Dari Surga karya Agus Noor, serta mengidentifikasi implikasi hasil analisis terhadap pembelajaran sastra di tingkat SMP. Penelitian ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode struktural genetik. Data penelitian berasal dari Ada Yang Menangis Sepanjang Malam dan Kartu Pos Dari Surga karya Agus Noor. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen Ada Yang Menangis Sepanjang Malam, Agus Noor mengangkat tema kesedihan dengan latar waktu sepanjang hari dan malam, serta suasana yang didominasi oleh perasaan sedih dan marah. Alur cerita mengikuti pola maju, dan gaya bahasa yang digunakan mencerminkan kekhasan penulis. Sementara itu, dalam cerpen Kartu Pos Dari Surga, Agus Noor mengeksplorasi tema kepercayaan seseorang yang mampu mengubah sesuatu yang tampak tidak mungkin menjadi mungkin. Alur cerita menggunakan pola maju, dan gaya bahasa yang diusung Agus Noor adalah kiasan atau simbol. Hasil analisis ini dapat memberikan gambaran tentang proses pelibatan siswa dalam pembelajaran Sastra, terutama dalam mengkaji dengan mendalam struktur isi karya sastra. Hal ini akan membantu mereka agar dapat meresapi setiap peristiwa yang digambarkan. Dengan demikian, siswa dapat mengembangkan keterampilan menyimak dan analisis terhadap karya sastra.
A SOCIOPRAGMATIC ANALYSIS OF THE DEVIATION OF POLITENESS PRINCIPLE IN THE USE OF TONTEMBOAN LANGUAGE IN MAKELA'I DIALECT: A CASE STUDY AMONG THE YOUTH OF TARAITAK SATU VILLAGE Oroh, Merari Teresa; Palar, Wimsje R.; Pangemanan, Nontje S.
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 3 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i3.8078

Abstract

This study aims to answer two main problems. First, how do members of youth organizations in Taraitak Satu Village communicate through violations of the principles of linguistic politeness? Second, to what extent do young people in Taraitak Satu Village deviate from the principles of linguistic politeness in their social and professional interactions? This study uses a qualitative approach with free listening and listening (SBLC) as the main method of data collection, supported by note-taking as a secondary method. Data analysis refers to the referential approach based on the SPEAKING component of speech. The results revealed that youth in Taraitak Satu Village often use impolite language with intentions such as correcting, inciting, demeaning, mocking, ignoring, expelling, forcing, belittling, rejecting, and depriving others of their rights. These violations of language politeness norms include various aspects, such as tact, generosity, acceptance, humility, compatibility, and sympathy. The negative impact of these violations of linguistic politeness principles is not only felt by the youth individually, but also by their youth association groups. When words are delivered in a way that hurts the feelings of others, this can lead to controversy, hostility, dampen enthusiasm for group activities, and cause discord. This research is expected to contribute to efforts to preserve the Tontemboan language in the Makela'i dialect and provide a basis for strengthening the community to adhere to the principles of language politeness. Thus, this research is an important step to maintain the sustainability and quality of local languages in Taraitak Satu Village.
PENERAPAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 7 KOMBI Kerap, Rahel Sania; Polii, Intama J.; Pangemanan, Nontje
KOMPETENSI Vol. 5 No. 3 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/mtz48590

Abstract

Menulis teks prosedur merupakan keterampilan dasar yang penting, namun seringkali sulit dikuasai siswa sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman mereka secara sistematis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana penerapan pembelajaran menulis teks prosedur dengan menerapkan model Project-based Learning (PjBL) pada siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Kombi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah 9 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kombi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, di mana sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yaitu siswa kelas VII yang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia. Lokasi penelitian ini berada di SMP Negeri 7 Kombi dan dilaksanakan pada bulan September 2024. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa cara, yaitu tes dan observasi. Teknik analisis menggunakan teknik persentase. Hasil observasi menunjukkan bahwa penerapan model Project-based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks prosedur mendorong siswa lebih aktif dalam menyusun dan mengevaluasi teks sesuai kaidah kebahasaan. Hasil tes tertulis menunjukkan 91% siswa mencapai kriteria ketuntasan dengan rata-rata skor 91. Namun, beberapa aspek seperti penyusunan alat dan bahan serta kata penutup masih perlu ditingkatkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur di jenjang SMP.
KETIDAKADILAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM NASKAH MONOLOG BALADA SUMARAH KARYA TENTREM LESTARI DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Saerang, Syefiorita Angela; Polii, Intama J.; Pangemanan, Nontje J.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/5z49hf46

Abstract

Naskah monolog Balada Sumarah karya Tentrem Lestari, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1999 dan direvisi pada tahun 2004, mengangkat tema dendam serta menggambarkan ketidakadilan yang dialami perempuan melalui diskriminasi, kekerasan, dan marginalisasi tokoh Sumarah. Oleh karena itu, naskah ini relevan dikaji dalam pembelajaran sastra di SMA untuk menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap isu gender dan keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang ditampilkan dalam naskah monolog Balada Sumarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis), dengan sumber data berupa naskah monolog Balada Sumarah karya Tentrem Lestari. Proses analisis meliputi kegiatan membaca, mencatat data, membaca ulang, mengklasifikasikan, mendiskusikan, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Kerangka teori yang digunakan adalah feminisme Geofe, yang memandang feminisme sebagai gerakan terorganisasi untuk memperjuangkan hak dan kepentingan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan gender dialami tokoh Sumarah dalam berbagai bentuk, yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotip negatif, kekerasan fisik dan psikis, pelecehan, serta beban kerja berlebihan tanpa upah. Tokoh Sumarah digambarkan sebagai sosok perempuan yang kompleks, menjadi korban peristiwa sejarah besar, namun tetap menunjukkan keteguhan dan kekuatan. Implikasi penelitian ini dalam pembelajaran sastra pada Kurikulum Merdeka adalah menumbuhkan kesadaran siswa terhadap isu sosial, khususnya kekerasan terhadap perempuan dan anak akibat budaya patriarki, serta mendorong siswa untuk menghormati hak asasi manusia dan menolak segala bentuk kekerasan dan objektifikasi terhadap perempuan.
APLIKASI MODEL PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK TEKS NARASI CERITA PENDEK: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS XI DI SMA KATOLIK KARITAS TOMOHON Langi, Yolanda; Meruntu, Oldie S.; Pangemanan, Nontje
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/5gynr798

Abstract

Problem-based Learning (PBL) adalah pendekatan pembelajaran yang berpusat pada pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menyimak struktur teks narasi siswa kelas XI SMA Katolik Karitas Tomohon serta mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran Problem-based Learning (PBL) dalam menyimak struktur teks narasi cerpen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA Katolik Karitas Tomohon, pada siswa kelas XI-B. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes, dengan jumlah populasi sebanyak 23 orang siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif sederhana. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan menyimak struktur teks narasi siswa kelas XI SMA Katolik Karitas Tomohon menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori cukup mampu, dengan rata-rata nilai 71,30%. Dari 23 siswa, hanya 2 siswa yang tergolong sangat mampu, 5 siswa mampu, 6 siswa cukup mampu, dan 10 siswa kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman terhadap struktur teks narasi masih perlu ditingkatkan, terutama dalam mengidentifikasi aspek resolusi dan koda. Meski demikian, beberapa siswa mampu memahami dan memaparkan struktur narasi secara jelas dan runtut. Selain itu, penerapan model Problem-based Learning (PBL) terbukti mendorong partisipasi aktif siswa dalam berdiskusi dan memberikan tanggapan secara konstruktif.
ANALISIS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NARASI EKSPOSITORI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL: SEBUAH STUDI PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 TOMPASO BARU Nambing, Brenda Natalia Devini Nadia; Pangemanan, Nontje J.; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/vd2bfn50

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menulis teks narasi ekspositori dengan menggunakan media visual guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan menulis melalui pendekatan yang lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran menulis teks narasi ekspositori dengan menggunakan media visual pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Tompaso Baru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tompaso Baru selama tiga bulan, yaitu dari September hingga November 2024. Sumber data penelitian adalah siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Tompaso Baru yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes tertulis. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan rubrik penilaian. Hasil observasi menunjukkan bahwa penggunaan media visual dalam pembelajaran menulis teks narasi ekspositori mampu menumbuhkan motivasi belajar, memperjelas konteks cerita, serta membantu siswa mengembangkan kemampuan menulis yang lebih terarah, logis, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar. Sementara itu, hasil tes menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan siswa mencapai 79% dengan kategori cukup mampu. Siswa mampu menulis narasi dengan ketepatan kata sebesar 88%, diikuti oleh ketepatan kalimat sebesar 87%, serta ejaan dan tata tulis sebesar 86%. Namun, beberapa siswa masih menghadapi kendala pada aspek isi, terutama dalam ketepatan logika urutan cerita (72%) dan kesesuaian dengan gambar (70%). Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media visual efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks narasi ekspositori pada tingkat SMP.
PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA RAKYAT LEGENDA DANAU TONDANO: SEBUAH STUDI KASUS DI SMP NEGERI 3 TONDANO Pratiwi, Yuniken; Meruntu, Oldie Stevie; Pangemanan, Nontje Jultje
KOMPETENSI Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i1.7743

Abstract

Menyimak adalah elemen penting dalam kehidupan manusia memungkinkan individu untuk memahami informasi sehari hari Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pembelajaran menyimak cerita rakyat Legenda Danau Tondano< em> dengan media audiovisual pada siswa kelas IX A SMP Negeri 3 Tondano serta mengevaluasi kemampuan mereka dalam mendengarkan cerita tersebut Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan tes berbentuk esai Sumber data penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 3 Tondano yang berjumlah 24 orang Penelitian ini dilakukan pada bulan April Mei 2023 Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa 13 dari 24 memiliki kemampuan menyimak yang sangat baik nilai 90 100 sedangkan sisanya memiliki kemampuan cukup baik nilai 80 89 kecuali satu siswa yang memiliki kemampuan kurang nilai 69 Ini menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menyimak cerita rakyat Legenda Danau Tondano< em> berhasil dengan rata rata nilai siswa mencapai 89 29 dalam kategori mampu < p>
KAJIAN STRUKTURAL TERHADAP ISI CERPEN ADA YANG MENANGIS SEPANJANG HARI DAN KARTU POS DARI SURGA KARYA AGUS NOOR DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI TINGKAT SMP Pobela, Giska; Pangemanan, Nontje Jultje; Polii, Intama Jemy
KOMPETENSI Vol. 4 No. 2 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i2.8501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur cerita pendek Ada Yang Menangis Sepanjang Malam< em> dan Kartu Pos Dari Surga< em> karya Agus Noor serta mengidentifikasi implikasi hasil analisis terhadap pembelajaran sastra di tingkat SMP Penelitian ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode struktural genetik Data penelitian berasal dari Ada Yang Menangis Sepanjang Malam< em> dan Kartu Pos Dari Surga< em> karya Agus Noor Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi kepustakaan Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam cerpen Ada Yang Menangis Sepanjang Malam< em> Agus Noor mengangkat tema kesedihan dengan latar waktu sepanjang hari dan malam serta suasana yang didominasi oleh perasaan sedih dan marah Alur cerita mengikuti pola maju dan gaya bahasa yang digunakan mencerminkan kekhasan penulis Sementara itu dalam cerpen Kartu Pos Dari Surga< em> Agus Noor mengeksplorasi tema kepercayaan seseorang yang mampu mengubah sesuatu yang tampak tidak mungkin menjadi mungkin Alur cerita menggunakan pola maju dan gaya bahasa yang diusung Agus Noor adalah kiasan atau simbol Hasil analisis ini dapat memberikan gambaran tentang proses pelibatan siswa dalam pembelajaran Sastra terutama dalam mengkaji dengan mendalam struktur isi karya sastra Hal ini akan membantu mereka agar dapat meresapi setiap peristiwa yang digambarkan Dengan demikian siswa dapat mengembangkan keterampilan menyimak dan analisis terhadap karya sastra < p>
HITAM PUTIH PEREMPUAN DALAM FILM KUPU KUPU MALAM KARYA ANGGY UMBARA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI MUDA Pontororing, Theresia Eklesia; Polii, Intama J.; Pangemanan, Nontje J.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 7 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i7.9117

Abstract

Pendidikan karakter sangat penting bagi bangsa Indonesia terutama pada generasi muda saat ini karena peran dari generasi muda ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kehidupan masa depan sebuah bangsa Hal ini dapat didukung dengan menyampaikan pesan pesan pada suatu objek yang mereka sukai contohnya sebuah film Salah satu film yang punya banyak pesan moral dan banyak ditonton yaitu Kupu kupu Malam < em>karya Anggy Umbara Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan hitam putih atau buruk baiknya perilaku perempuan yang terkandung dalam film Kupu Kupu Malam< em> Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif Sumber data diperoleh dari adegan tokoh utama yaitu Laura dalam film Kupu kupu Malam < em>karya Anggy Umbara Teknik atau cara pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu Teknik pustaka menonton dan catat Sedangkan teknik yang digunakan teknik analisis isi atau kajian isi teks cerita film itu sendiri kemudian dianalisis secara deskriptif Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam film Kupu Kupu Malam< em> terdapat hitam putih atau buruk baiknya sifat atau moral dari tokoh Laura Sisi hitam atau buruk yaitu Menjadi PSK Materialistis Bermesraan dengan orang yang sudah punya keluarga Kemudian sisi putih atau baik yaitu penyayang Peduli Pendidikan dan Bertanggung jawab Implikasi bagi karakter generasi muda yaitu dapat menuntun penonton dalam membina moral bangsa tentu dengan menghindari sisi hitam sikap buruk dan mencontohi sisi putih sikap baik < p>
ANALISIS HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN BERDEBAT SISWA Saada, Angreine; Pangemanan, Nontje Jultje; Meruntu, Oldie S.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 7 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/zv81cr08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penguasaan kosakata dengan kemampuan berdebat siswa kelas X SMA Negeri 1 Kawangkoan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis korelasional Populasi penelitian terdiri dari 296 siswa dengan sampel sebanyak 45 siswa kelas X Data dikumpulkan melalui observasi dokumentasi dan angket yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif Uji prasyarat instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas sedangkan uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas Untuk uji hipotesis digunakan uji korelasi product moment dan uji signifikansi Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rhitung< sub>< em> sebesar 0 8156 lebih besar dari rtabel< sub>< em> sebesar 0 2940 pada taraf signifikan 5 yang berada dalam kategori sangat kuat Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara penguasaan kosakata dan kemampuan berdebat siswa kelas X SMA Negeri 1 Kawangkoan < p>