Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

FILSAFAT RUMAH TANGGA: TELAAH PEMIKIRAN KHAWAJAH NASHIRUDDIN ATH-THUSI Rakhman, Itmam Aulia
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 2, No 1 (2018): ISLAM DAN TRANSFORMASI SOSIAL
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.706 KB) | DOI: 10.33852/jurnalin.v2i1.57

Abstract

Ath-Thusi uses Aristotle's understanding of the practical reason of the theory of surgery. According to Ath-Thusi, the cause of deviation is anything excessive. Thus, the unbalanced state of the soul is caused by the advantages, disadvantages, or morbidity of the mind. Diversity in a society is a necessity, a household, as the smallest community of a complex society and full of differences, it is certainly necessary to be based on the building of togetherness and mutual respect between one another. This article will describe the creative ideas of Khawajah Nashiruddin Ath-Thusi related to the philosophy of the household in order to answer the present-day problematic of the family.
PENANAMAN NILAI PANCASILA DI ERA DIGITAL PADA LINGKUNGAN SEKOLAH DI SMA 2 SLAWI MELALUI PAR Majida, Andi Zulfa; Hamzani, Achmad Irwan; Rakhman, Itmam Aulia; Khamim, Moh
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Mei-Agustus 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i2.3242

Abstract

Artikel ini membahas pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penanaman nilai-nilai Pancasila di era digital pada lingkungan sekolah SMA Negeri 2 Slawi, dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memperkuat pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai alat bantu pendidikan. Metode PAR dipilih karena mengedepankan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk guru, siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar, dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program penanaman nilai Pancasila. Rekomendasi dari pengabdian ini mencakup pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap teknologi, pelatihan berkelanjutan bagi guru, dan peningkatan aksesibilitas teknologi bagi seluruh siswa. Program pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah lain dalam usaha memperkuat pendidikan karakter Pancasila di era digital.
MEMBANGUN JIWA ENTREPRENEURSHIP SANTRI MELALUI WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN SYARI'AH DAN PEMASARAN DIGITAL PADA INSTITUT TAHFIZ BINTULU MALAYSIA Puji Purwatiningsih, Aris; Setiawan, Aries; Rakhman, Itmam Aulia; Janah, Miftahul; Setyawati, Harini Abrilia; Azizah, Siti Nur
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 2 (2024): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i2.38092

Abstract

Artikel ini mengkaji optimalisasi literasi digital dan pengetahuan syariah dalam mempersiapkan remaja menghadapi tantangan era digital, dengan fokus pada studi kasus di Institut Tahfiz Bintulu Malaysia. Perkembangan teknologi yang pesat telah memberikan dampak besar pada kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan, termasuk bagi remaja Muslim. Oleh karena itu, literasi digital menjadi kunci untuk membantu remaja memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif, terutama dalam bisnis dan kewirausahaan berbasis syariah. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui lokakarya, observasi, wawancara, dan studi literatur, dengan santri dari Institut Tahfiz Bintulu, Malaysia, 11-14 Oktober 2024 dengan jumlah peserta 91 santri putra dan putri sebagai subjek. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan literasi digital dan pengetahuan syariah secara sinergis dapat memberdayakan remaja untuk menghadapi tantangan digital, membangun bisnis syariah, dan tetap menjaga etika serta moralitas Islam. Sinergi antara pendidikan agama dan teknologi digital sangat diperlukan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kompeten, dan berakhlak mulia di era modern.
MEMPERKUAT SOLIDARITAS: SESI BERBAGI DENGAN PERWAKILAN MUSLIM MALAYSIA Puji, Aris; Aries Setiawan; Itmam Aulia Rakhman; Miftahul Janah; Harini Abrilia Setyawati; Siti Nur Azizah
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v2i2.36

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada peningkatan solidaritas dan pemberdayaan komunitas pekerja Indonesia di Malaysia melalui sesi berbagi bersama perwakilan Forum Komunitas Muslim Malaysia (Forkommi). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi pekerja Indonesia di Malaysia, seperti keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan sosial. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan berbagi pengetahuan yang partisipatif, melibatkan pemaparan materi, dan diskusi. Topik yang dibahas meliputi hak-hak pekerja, manajemen keuangan, kesehatan, dan pentingnya solidaritas dalam komunitas. Hasil dari kegiatan diskusi dengan perwakilan masyarakat Muslim Malaysia menunjukkan dampak positif pada komunitas pekerja Indonesia di Malaysia, terutama dalam pemahaman hak-hak pekerja migran, seperti akses terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan hak ketenagakerjaan. Selain peningkatan pengetahuan, diskusi ini memperkuat solidaritas dan jaringan sosial antara pekerja migran Indonesia dengan masyarakat Muslim setempat, menciptakan ruang untuk saling berbagi pengalaman dan dukungan dalam menghadapi tantangan sehari-hari. Keberhasilan diskusi ini memperkokoh ikatan komunitas dan memberi pekerja Indonesia pengetahuan serta kepercayaan diri untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka
The Meaning of Jilbāb and Khimār in Contextual Interpretation: Integrating Gadamer's Hermeneutics and Ulūm al-Qur'ān Zaman, M. Badruz; Rakhman, Itmam Aulia; Mundzir, Ahmad
QOF Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Keiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/qof.v8i2.1381

Abstract

This article explores the contextual meaning of jilbāb and khimār in the Qur’an by integrating Hans-Georg Gadamer’s hermeneutics and the classical framework of ‘ulūm al-Qur’ān (the sciences of Qur’anic interpretation). The study addresses the central problem of how verses on jilbāb (Q.S. al-Aḥzāb [33]: 59) and khimār (Q.S. an-Nūr [24]: 31) can be interpreted through the fusion of horizons between text and reader, especially in light of contemporary gender and modesty discourses. Using descriptive-analytical library research, this article draws from primary sources—the Qur’an and Gadamer’s philosophical works—alongside secondary references on tafsir and hermeneutics. The findings reveal that jilbāb and khimār are best understood as protective-preventive measures rooted in both historical context and ethical intentions. Rather than prescribing fixed models of clothing, the Qur’anic injunctions emphasize dignity, modesty, and the social protection of women. By applying Gadamer’s key concepts—effective history (Wirkungsgeschichte), pre-understanding (Vorverständnis), and fusion of horizons (Horizontverschmelzung)—the study demonstrates how traditional interpretations may evolve through dialog with present-day realities. This approach contributes to the ongoing discourse on gender, religious norms, and the role of interpretation in Islamic scholarship.
AL-QUR’AN DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI): TINJAUAN ETIKA TEKNOLOGI BERDASARKAN SURAT AL-BAQARAH 30-33 Rakhman, Itmam Aulia
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v9i2.2067

Abstract

This study aims to analyze the ethical principles of Artificial Intelligence (AI) development based on an interpretation of Surah Al-Baqarah verses 30-33, employing an interdisciplinary approach that combines linguistic analysis of the Qur'an, classical exegesis studies (As-Suyuthi, Ibn Kathir, and Al-Misbah), and modern philosophy of technology. The research method utilizes thematic exegesis (maudhu'i) to explore key concepts such as khalifah (stewardship), asma' (names/knowledge), and the limits of knowledge, then relates them to contemporary issues like machine autonomy, algorithmic bias, and accountability in AI development. The findings reveal that the Qur'an offers three pillars of AI ethics: (1) the principle of amanah (trusteeship) as the foundation for technological accountability, (2) justice ('adl) to prevent bias and inequality, and (3) recognition of the limits of human knowledge that rejects technological absolutism. These findings are reinforced through integration with maqāṣid al-sharī'ah (objectives of Islamic law), resulting in a "Sharia-compliant AI" framework featuring transparency mechanisms, ethical auditing, and protection of human values. The study concludes that Qur'anic exegesis is not only spiritually relevant but also operationally significant in shaping holistic technology ethics, while providing constructive criticism of secular approaches to AI development.
OPTIMALISASI HAFALAN AL-QUR'AN MELALUI METODE KAUNY QUANTUM MEMORY DI SANGGAR BELAJAR MUALLIM PERAK, MALAYSIA Rakhman, Itmam Aulia; Khoirunnisa; Koidin, Mohammad; Zakiyah
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 4 No. 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v4i2.2110

Abstract

This study aims to optimize Quran memorization through the implementation of the Kauny Quantum Memory (KQM) method at Sanggar Belajar Muallim in Perak, Malaysia, where the majority of participants are immigrant children with limited access to formal education. The KQM method was chosen due to its effectiveness in enhancing memorization efficiency, strengthening long-term memory retention, and integrating verse comprehension through engaging movements and a fun learning approach. Using a qualitative descriptive approach, this research employed observation, interviews, and documentation during an international community service program. The results indicate that the KQM method significantly improved children's motivation and ability to memorize the Quran, with notable progress in memorization speed and understanding of verse meanings. Additionally, the method fostered a love for the Quran and introduced Indonesian national values through cultural activities such as national songs and traditional batik crafts. Key challenges included limited facilities and the children’s psychosocial conditions, requiring tailored teaching approaches. This study recommends the adoption of the KQM method by similar educational institutions and the development of international collaborations to expand its positive impact.
Penguatan Kebijakan Riset Daerah Berbasis Kearifan Lokal Melalui Naskah Akademik di Kabupaten Tegal Rakhman, Itmam Aulia; Mubarok, Zaki; Falah, Syamsul; Wibowo, Agus; Rakhman, Arif; Khodijah, Khodijah; Dewi, Ria Candra
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/y03b5r46

Abstract

Penguatan kebijakan riset daerah berbasis kearifan lokal merupakan langkah strategis untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun Naskah Akademik dan Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) sebagai landasan hukum yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam tata kelola riset daerah. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis kebijakan, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) perlunya penguatan regulasi yang memadukan kearifan lokal dalam perencanaan riset, (2) pentingnya mekanisme pendanaan berkelanjutan yang melibatkan partisipasi masyarakat, dan (3) sinergi antarlembaga untuk optimalisasi pemanfaatan hasil riset. Naskah akademik yang dihasilkan menjadi dasar penyusunan Raperbup dengan pendekatan berbasis bukti dan berorientasi pada potensi lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal mampu menciptakan kebijakan riset yang inklusif dan berkelanjutan. Dampak jangka panjangnya adalah terwujudnya ekosistem riset yang tidak hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga melestarikan nilai-nilai kearifan lokal Kabupaten Tegal.
Islam dan Egalitarianisme: Ruang Terbuka Kesetaraan Gender Itmam Aulia Rakhman; Mursekha
At-Ta'wil: Jurnal Pengkajian al-Qur'an dan at-Turats Vol. 1 No. 01 (2019): at-Ta'wil
Publisher : Prodi Ilmu al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/tawil.v1i01.28

Abstract

Islam is a religion that inherently carries the spirit of egalitarianism. The facts about the variants of Islam that are central, formal and pure are egalitarian and scientific - while the hierarchy and existence are developing peripheral forms - help them adjust to the modern world. As a religion that carries an egalitarian spirit, Islam should put its people in various social issues - and of course religion - equally, without distinguishing between rich and poor, old and young, male and female. Because the "difference" between them is only the level of piety. In the sense of Egalitas doctrine maintains that in essence all human beings are the same in a fundamental value or moral status. Islam views all human beings as equal to God, there is no difference between one tribe and another. There is also no difference in human values ??between men and women because everything is created from a man and a woman.
Sosialisasi al-Qur’an Digital Berbasis Isyarat Bagi PDSRW di Institut Tahfiz Bintulu (ITB) Sarawak, Malaysia: Pengabdian Rakhman, Itmam Aulia; Janah, Miftahul; Mubarok, Zaki; Koidin, Mohammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3624

Abstract

This community service initiative is entitled "Socialization of Sign-Based Digital Qur'an for Persons with Speech and Hearing Disabilities (Penyandang Disabilitas Rungu Wicara/PDSRW) at the Institut Tahfiz Bintulu (ITB) Sarawak, Malaysia". The main objective of the program is to enhance the accessibility of Qur'anic education for PDSRW by utilizing digital technology and an inclusive education approach, while simultaneously improving the instructors' capacity to handle students with special needs. The scope of the activity includes intensive training for ITB instructors on using the Android version of the Qur'an Kemenag application and inclusive learning methods. The implementation method used the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, focusing on empowering local assets, and was carried out through four main stages: asset identification and mapping, mobilization of community assets, practical training and mentoring, and evaluation and sustainability planning. The results showed a significant improvement in instructor capacity, with 100% of participants understanding the concept of inclusive education and 93% able to use the Qur'an Kemenag application effectively. The formation of an inclusive learning module and a plan for continuous training are indicators of the program's success. It is concluded that the ABCD approach is effective in creating a sustainable, inclusive education ecosystem.