Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penguatan Strategi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sebagai Kecakapan Hidup Abad 21 di SD Negeri Jerukgamping Arifin, She Fira Azka; Febriarsita Eka Sasmita; Hanik Yuni Alfiyah; M. Amin; Asnal Mala
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/k0te7z38

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sejak dini merupakan program pembiasaan literasi yang penting bagi siswa SD. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk menguatkan GLS di lingkup SD. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu sosialisasi yang berlokasi di SDN Jerukgamping. Hasil dari kegiatan PkM ini yaitu melalui kegiatan sosialisasi, sekolah dapat mengoptimalkan kembali program yang sempat tidak berlanjut dengan memperkuat wawasan pemtingnya dan tujuan GLS melalui peran guru. Selain itu, peran orang tua/wali siswa juga diikutsertakan dalam mendukung keberhasilan literasi sejak dini. Gerakan 15 menit membaca sebelum memulai pembelajaran kembali berjalan seperti semula. Selanjutnya guru juga memperoleh referensi strategi pembelajaran yang dapat mengintegrasikan pembelajaran dengan pembiasaan literasi. Optimalisasi sarana pendukung literasi seperti penyediaan perpustakaan dan referensi bacaannya serta penataan kembali pojok baca.
Tantangan Pendidikan Islam Di Era Globalisasi M. Amin
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Pendidikan Islam sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional dituntut untuk mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan esensi nilai-nilai keislaman. Globalisasi memunculkan tantangan dalam bentuk pergeseran nilai, arus informasi yang massif, serta dominasi budaya Barat yang berpotensi mengikis etika dan moral generasi muda. Namun demikian, di balik tantangan tersebut tersimpan peluang besar bagi pendidikan Islam untuk memainkan peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam posisi, tantangan, kelemahan, dan peluang pendidikan Islam di era globalisasi serta merumuskan strategi penguatan yang dapat diimplementasikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memerlukan revitalisasi kurikulum, peningkatan profesionalitas tenaga pendidik, integrasi nilai-nilai spiritual dan ilmu pengetahuan, serta dukungan kebijakan pemerintah. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya menjadi benteng moral, tetapi juga menjadi pilar peradaban dalam membangun bangsa yang mandiri dan berdaya saing global.
Pengaruh Penerapan Asesmen Diagnostik Terhadap Semangat Belajar Siswa Kelas IV MI Ma'arif Ketegan Sidoarjo Nurul Hidayah; M. Amin
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 1 No. 6 (2023): DESEMBER : JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v1i6.1104

Abstract

Diagnostic assessment is a process for measuring students' abilities or skills so that they can provide important information to teachers so that teachers can determine and provide learning that is appropriate to students' learning models and increase students' enthusiasm and academic achievement. Research on the influence of assessment on students' enthusiasm for learning is very necessary. This is an urgency in the world of education. The reason the researchers made MI Maarif Ketegan Sidoarjo the object of research was because MI Maarif Ketegan was one of the 5 MIs that had a decree to implement the independent curriculum. Apart from that, researchers also saw that the facilities and infrastructure, educational staff and other supports were very good. This research is correlation research with a quantitative approach. In this research, researchers did not take action to prove the effectiveness of a strategy, method, or media. However, researchers used an alternative that contained several questions aimed at students. The questions included are questions with yes/no answers with a total of 10 questions. Based on research conducted on June 9 2023, researchers found that with a percentage of 94% of students having a final learning score in the "very high" interpretation, there was a fairly high increase. with an initial assessment value of 53% in the "low" interpretation. have enthusiasm for learning with a percentage of 93% of students having enthusiasm for learning in the "good" interpretation. There is an influence in implementing diagnostic assessment (x) on enthusiasm for learning (y) with a coefficient of 0.519 at a significance level of 5%. The application of diagnostic assessments in an effort to increase enthusiasm for learning among class IV students at MI Maarif Ketegan Sidoarjo is included in the quite strong category in the range of 0.400 – 0.700.
Pengembangan Media Big Book Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas Awal MINU Ngingas Waru Sidoarjo Solchan Ghazali; M. Amin; Wulan Suci Nur Rahmawati; Grisa Anecy
Mu'allim Vol 4 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v4i2.3141

Abstract

The purpose of this study was to develop big book media to improve the reading skills of early grade students at Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Ngingas Waru Sidoarjo. The research method used is development research developed by Borg and Gall. There are four stages of development carried out in this study, namely: initial data collection, planning, development, and validation and testing. The results showed that the students' reading skills were very good. In the initial data of 39% reading skills and when intervened using big book media in the third trial stage, data obtained 85 percent of the average reading skills of students. So it can be concluded that the effectiveness of using big books is very good with a 46 percent increase in the level of reading skills of early grade students who have reading difficulties.
INTEGRASI LITERASI DIGITAL: STRATEGI MENINGKATKAN KREATIVITAS MENULIS DAN MENDONGENG MELALUI PROGRAM GENDIS SEWU DI KOTA SURABAYA M. Amin; She Fira Azka Arifin; Evi Qurnia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26653

Abstract

This study examines the implementation of digital literacy in enhancing writing and storytelling skills among participants of the Gendis Sewu program in Rungkut District, Surabaya. The research employs a qualitative case study approach, using primary data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis used pattern matching, explanation building, and time-series analysis techniques. The results reveal that the digital literacy initiative supported by the Surabaya City Library and Archives Office utilizes the Taman Kalimas platform. The Gendis Sewu program, which includes writing and storytelling classes, has significantly improved participants' abilities to gather information, express ideas, and produce works such as e-books and storytelling videos. This study highlights the effectiveness of integrating digital literacy into educational activities and recommends broader implementation in similar contexts. Keywords: Digital literacy, Writing creativity and storytelling, Gendis Sewu
Pengembangan Media Zig-Zag Learning Book (Zook) Pada Materi PKn Keberagaman Budaya Bangsaku Kelas IV Sekolah Dasar Arifin, She Fira Azka; Alfiyah, Hanik Yuni; M. Amin; Ghozali, Solchan
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.617

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R&D yang menghasilkan produk berupa media pembelajaran Zig-zag Learning Book atau Zook. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media Zook. Penelitian dilakukan di SD Muhammadiyah 10 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu validasi, observasi, angket dan tes evaluasi. Hasil data dianalisis menggunakan skala likert dan skala guttman yang selanjutnya dihitung dengan rumus persentase sedangkan hasil tes menggunakan rumus mean. Hasil penelitian meliputi tiga hal meliputi hasil kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Kevalidan berdasarkan ahli materi diperoleh sebesar 90%, kegrafikan sebesar 86,7% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan berdasarkan keterlaksanaan penggunaan media Zook sebesar 4,56 dengan kategori sangat baik. Keefektifan media Zook berdasarkan hasil respon siswa sebesar 95,4% dengan kategori sangat baik.
Empowering Schools to Integrate Climate Change Education into Their Curriculum M. Amin; Hanik Yuni Alfiyah; Febriarsita Eka Sasmita; Arifin, She Fira Azka
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 25 No. 2 (2025)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.v25i2.29165

Abstract

The Education Quality Improvement Consortium in schools conducted mentoring in Malang Regency to enhance teachers’ and students’ awareness and understanding of integrating climate change content into the learning curriculum. The program aimed to strengthen participants’ capacity not only to comprehend climate issues but also to take responsible environmental action. Mentoring was implemented through a training-based approach covering planning, implementation, simulation, and evaluation. Activities included developing training modules, conducting module simulations, and administering post-training assessments. Results showed that participants successfully produced training modules, carried out simulations effectively, and achieved strong post-test scores. Participants’ understanding of climate change reached an average of 91%, indicating solid conceptual mastery. Additionally, participants demonstrated high skills in integrating climate-related content into their learning plans, with an average score of 96%. Overall, the mentoring program proved effective in enhancing both conceptual mastery and curriculum-integration skills related to climate change education.
Peran Tokoh Agama dalam Memperkuat Moderasi Beragama terhadap Khilafiyah dan Perbedaan Mazhab di Indonesia Muhammad Riski Arifin; Didit Saputra; Andi Muh. Fatwa; M. Amin
Journal of Golden Generation Religious Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Religious
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggr.v2i1.337

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama dan budaya memiliki potensi konflik yang bersumber dari perbedaan pemahaman keagamaan dalam Islam, khususnya pada persoalan khilafiyah dan perbedaan mazhab. Permasalahan yang bersifat cabang ini kerap melampaui ranah teologis dan berkembang menjadi konflik sosial akibat politisasi agama dan penyebaran narasi eksklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis tokoh agama dalam memperkuat moderasi beragama sebagai upaya mencegah eskalasi konflik berbasis khilafiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan melalui analisis literatur keislaman klasik dan kontemporer serta kajian sosial keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai penafsir keagamaan kontekstual, pendidik publik, fasilitator dialog, dan penjaga narasi moderasi, termasuk di ruang digital. Strategi utama yang ditemukan meliputi penguatan pemahaman fikih perbedaan, pemanfaatan tradisi keislaman lokal, serta peneguhan etika perbedaan pendapat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni sosial, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh kapasitas keilmuan, integritas moral, dan kemampuan merespons tantangan masyarakat kontemporer.
Tauhid sebagai Pilar Kekuatan Mental dan Spiritual: Refleksi atas Kasus Bunuh Diri Mahasiswa di Era Globalisasi Rabiatul Awalia; Uli Maika Cita Raradyani Ridwan; Vira Prithy Fani; M. Amin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.974

Abstract

Tauhid merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang menegaskan keesaan Allah SWT serta menjadi dasar pembentukan keimanan, akhlak, dan perilaku seorang Muslim. Dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), pemahaman tauhid memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan spiritual dan moral. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian dan hakikat tauhid, peranan tauhid dalam kehidupan sehari-hari, dampak pengamalan nilai-nilai tauhid, tantangan implementasinya di era modern, serta upaya penguatan tauhid dalam kehidupan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap Al-Qur’an, hadis, buku-buku tauhid dan pendidikan Islam, artikel jurnal ilmiah, serta berita media nasional yang relevan dengan fenomena sosial mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan keterkaitan antara nilai tauhid dan realitas kehidupan mahasiswa di era modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa tauhid tidak hanya berfungsi sebagai konsep teologis, tetapi juga sebagai pandangan hidup yang mengarahkan sikap, pola pikir, dan tindakan mahasiswa dalam kehidupan pribadi, sosial, dan akademik. Pemahaman tauhid yang kuat terbukti mampu menumbuhkan ketenangan batin, sikap tawakal, tanggung jawab moral, serta etos kerja yang berlandaskan kejujuran dan integritas. Namun demikian, implementasi nilai tauhid menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaruh materialisme, sekularisme, dan tekanan mental akibat perkembangan teknologi dan budaya modern. Fenomena kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa menjadi indikator lemahnya ketahanan spiritual dan krisis makna hidup. Oleh karena itu, penguatan pendidikan tauhid secara sistematis, kontekstual, dan aplikatif menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka membentuk mahasiswa yang beriman, tangguh secara mental, dan berakhlak mulia. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan karakter mahasiswa.
ALIRAN-ALIRAN DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Aisyah Aisyah; Nurul Ilmi; Muh. Akbar; M. Amin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat Pendidikan Islam merupakan kajian yang membahas landasan filosofis pendidikan yang bersumber dari ajaran Islam serta pemikiran para tokoh Muslim. Dalam perkembangannya, Filsafat Pendidikan Islam melahirkanberbagaialiranpemikiranyangmemilikicorak,pendekatan,danpenekananyangberbedadalam memahami tujuan, proses, dan hakikat pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis aliran-aliran dalam Filsafat Pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap sumber-sumber literatur berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap aliran dalam Filsafat Pendidikan Islam memiliki kontribusi penting dalam membentuk sistem pendidikan Islam yang holistik, integratif, dan kontekstual. Pemahaman terhadap aliran-aliran tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam pengembangan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai ajaran Islam.