Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

INTEGRASI LITERASI DIGITAL: STRATEGI MENINGKATKAN KREATIVITAS MENULIS DAN MENDONGENG MELALUI PROGRAM GENDIS SEWU DI KOTA SURABAYA M. Amin; She Fira Azka Arifin; Evi Qurnia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26653

Abstract

This study examines the implementation of digital literacy in enhancing writing and storytelling skills among participants of the Gendis Sewu program in Rungkut District, Surabaya. The research employs a qualitative case study approach, using primary data collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis used pattern matching, explanation building, and time-series analysis techniques. The results reveal that the digital literacy initiative supported by the Surabaya City Library and Archives Office utilizes the Taman Kalimas platform. The Gendis Sewu program, which includes writing and storytelling classes, has significantly improved participants' abilities to gather information, express ideas, and produce works such as e-books and storytelling videos. This study highlights the effectiveness of integrating digital literacy into educational activities and recommends broader implementation in similar contexts. Keywords: Digital literacy, Writing creativity and storytelling, Gendis Sewu
Pengembangan Media Zig-Zag Learning Book (Zook) Pada Materi PKn Keberagaman Budaya Bangsaku Kelas IV Sekolah Dasar Arifin, She Fira Azka; Alfiyah, Hanik Yuni; M. Amin; Ghozali, Solchan
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i01.617

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian R&D yang menghasilkan produk berupa media pembelajaran Zig-zag Learning Book atau Zook. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media Zook. Penelitian dilakukan di SD Muhammadiyah 10 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu validasi, observasi, angket dan tes evaluasi. Hasil data dianalisis menggunakan skala likert dan skala guttman yang selanjutnya dihitung dengan rumus persentase sedangkan hasil tes menggunakan rumus mean. Hasil penelitian meliputi tiga hal meliputi hasil kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Kevalidan berdasarkan ahli materi diperoleh sebesar 90%, kegrafikan sebesar 86,7% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan berdasarkan keterlaksanaan penggunaan media Zook sebesar 4,56 dengan kategori sangat baik. Keefektifan media Zook berdasarkan hasil respon siswa sebesar 95,4% dengan kategori sangat baik.
Peran Tokoh Agama dalam Memperkuat Moderasi Beragama terhadap Khilafiyah dan Perbedaan Mazhab di Indonesia Muhammad Riski Arifin; Didit Saputra; Andi Muh. Fatwa; M. Amin
Journal of Golden Generation Religious Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026 : Journal of Golden Generation Religious
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggr.v2i1.337

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama dan budaya memiliki potensi konflik yang bersumber dari perbedaan pemahaman keagamaan dalam Islam, khususnya pada persoalan khilafiyah dan perbedaan mazhab. Permasalahan yang bersifat cabang ini kerap melampaui ranah teologis dan berkembang menjadi konflik sosial akibat politisasi agama dan penyebaran narasi eksklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis tokoh agama dalam memperkuat moderasi beragama sebagai upaya mencegah eskalasi konflik berbasis khilafiyah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan melalui analisis literatur keislaman klasik dan kontemporer serta kajian sosial keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama berperan sebagai penafsir keagamaan kontekstual, pendidik publik, fasilitator dialog, dan penjaga narasi moderasi, termasuk di ruang digital. Strategi utama yang ditemukan meliputi penguatan pemahaman fikih perbedaan, pemanfaatan tradisi keislaman lokal, serta peneguhan etika perbedaan pendapat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran sentral dalam menjaga harmoni sosial, namun efektivitasnya sangat ditentukan oleh kapasitas keilmuan, integritas moral, dan kemampuan merespons tantangan masyarakat kontemporer.
Tauhid sebagai Pilar Kekuatan Mental dan Spiritual: Refleksi atas Kasus Bunuh Diri Mahasiswa di Era Globalisasi Rabiatul Awalia; Uli Maika Cita Raradyani Ridwan; Vira Prithy Fani; M. Amin
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.974

Abstract

Tauhid merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang menegaskan keesaan Allah SWT serta menjadi dasar pembentukan keimanan, akhlak, dan perilaku seorang Muslim. Dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), pemahaman tauhid memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan spiritual dan moral. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian dan hakikat tauhid, peranan tauhid dalam kehidupan sehari-hari, dampak pengamalan nilai-nilai tauhid, tantangan implementasinya di era modern, serta upaya penguatan tauhid dalam kehidupan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap Al-Qur’an, hadis, buku-buku tauhid dan pendidikan Islam, artikel jurnal ilmiah, serta berita media nasional yang relevan dengan fenomena sosial mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menggambarkan keterkaitan antara nilai tauhid dan realitas kehidupan mahasiswa di era modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa tauhid tidak hanya berfungsi sebagai konsep teologis, tetapi juga sebagai pandangan hidup yang mengarahkan sikap, pola pikir, dan tindakan mahasiswa dalam kehidupan pribadi, sosial, dan akademik. Pemahaman tauhid yang kuat terbukti mampu menumbuhkan ketenangan batin, sikap tawakal, tanggung jawab moral, serta etos kerja yang berlandaskan kejujuran dan integritas. Namun demikian, implementasi nilai tauhid menghadapi berbagai tantangan, seperti pengaruh materialisme, sekularisme, dan tekanan mental akibat perkembangan teknologi dan budaya modern. Fenomena kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa menjadi indikator lemahnya ketahanan spiritual dan krisis makna hidup. Oleh karena itu, penguatan pendidikan tauhid secara sistematis, kontekstual, dan aplikatif menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka membentuk mahasiswa yang beriman, tangguh secara mental, dan berakhlak mulia. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pendidikan Islam dan pembinaan karakter mahasiswa.