Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI TEBU TERHADAP KREDIT KETAHANAN PANGAN DAN ENERGI (Studi Kasus di Desa Bakalan Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang) Ninin Khoirunnisa; Farah Mutiara
OPTIMA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.343 KB) | DOI: 10.33366/opt.v1i2.616

Abstract

Farming income from sugar cane can be improved by the application of technology sugar cane farming and supported by existing capital. This research aims to describe the implementation of Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) and analyze factors that affect sugarcane farmers in making decision the KKP-E. Research was filmed in the Bakalan Village Bululawang Subdistrict Malang District. Sample determination was done by using simple random sampling method. The data was collected by using interview, observation and documentation methods. Analysis data method used were descriptive qualitative and quantitative analysis. The results of study showsthat implementation of the KKP-E which was done in the area of research was right on target, but the goal of the KKP-E programs has not been fully achieved. In the meantime of logit analysis, socio-economic factors which affecting the decision making farmers KKP-E that is land farmers and number of household dependents sugar cane farmers. Suggestions may be submitted: (1) the supervision and evaluation of the implementation of the KKP-E programs, and (2) to the next, expected to analyze the research or put other variables such as length of sugar cane farming and interest of KKP-E that expected can be affect decision making farmers credit.
Kegiatan Pemanfaatan Tanaman Herbal sebagai Penangkal Covid-19 pada Ibu-ibu PKK Kelurahan Dinoyo A Yusuf Kholil; Farah Mutiara; Farida Kusuma Astuti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.825 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2149

Abstract

Dunia saat ini sedang dilanda suatu wabah  berbahaya yang baru ditemukan berjenis Covid 19 atau yang biasa dikenal virus corona. Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember 2019. Hingga saat ini Covid 19   telah menjadi  sebuah pandemi yang mewabah diseluruh belahan dunia, termasuk di Negara Indonesia.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah Sosialisasi ke warga mengenai jenis tanaman herbal (jeruk) dan manfaat yang dapat digunakan untuk menangkal virus dengan metode pendekatan kelompok Sosialisasi cara budidaya dan perawatan tanaman herbal (jeruk) yang tepat, Memberikan bibit tanaman jeruk kepada warga.  Metode kegiatan pengabdian  masyarakat  adalah  dengan  melakukan  penyuluhan pertanian. Metode penyuluhan pertanian dibedakan berdasar 3 jenis, yaitu pendekatan perorangan, pendekatan kelompok, dan pendetan massal.Target yang dicapai dari kegiatan ini adalah 75% dimana Ibu-ibu PKK sudah dapat melakukan budidaya tanaman jeruk sebagai tanaman herbal penangkal Covid-19. selanjutnya target 25% adalah kegiatan pendampingan secara kontinyu
Pelatihan dan Pengembangan Obyek Wisata Wisuka di Desa Sukoanyar, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang Kholil, A Yusuf; Mutiara, Farah; Novitawati, Retno Ayu Dewi
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i1.1

Abstract

Subjek dalam pengabdian ini adalah masyarakat, para pemerintah desa, pengelola wisata wisuka. Objek dalam penelitian ini adalah Strategi pengembangan yang dilakukan dalam hal pengembangan wisata di wisata wisuka. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Wisata Wisuka yang terletak di Desa Wajak, Kecamatan, Kabupaten Malang dengan pertimbangan bahwa daerah ini memiliki banyak potensi wisata yang memungkinkan untuk keperluan kegiatan pengabdian masyarakat agar dapat mengembangkan potensi wisata yang dimiliki.. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu memberikan media atau sarana prasarana guna mendukung potensi Wisata Wisuka dalam pengembangannya sebagai daerah wisata. The subjects in this service are the community, village governments, and Wisuka tourism managers. The object of this research is the development strategy carried out in terms of tourism development in Wisuka tourism. The determination of the research location was carried out purposively, namely Wisuka Tourism which is located in Wajak Village, District, Malang Regency with the consideration that this area has a lot of tourism potential that allows for community service activities so that it can develop its tourism potential. Community service methods which is used in this activity is to provide media or infrastructure to support the potential of Wisuka Tourism in its development as a tourist area.
Penyuluhan dan Sosialisasi Lingkungan Sehat pada Komunitas Waria, Karangploso, Kabupaten Malang Mutiara, Farah; Kholil, A.Yusuf; Dewi, Retno Ayu
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v1i2.43

Abstract

Kegiatan ini mengeksplorasi peran penting penyuluhan dan sosialisasi dalam membina lingkungan sehat pada komunitas Waria Karangploso Kabupaten Malang. Komunitas Waria, yang terdiri dari individu transgender di Indonesia, sering menghadapi diskriminasi dan pengucilan masyarakat, yang mengakibatkan berbagai tantangan kesehatan dan kesejahteraan. Temuan menunjukkan bahwa program konseling dan sosialisasi sangat berdampak pada kesejahteraan mental, emosional, dan fisik anggota komunitas Waria. Melalui inisiatif ini, individu mendapatkan akses terhadap informasi kesehatan penting, jaringan dukungan sosial, dan rasa memiliki. Lebih lanjut, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat, penyedia layanan kesehatan, dan lembaga pemerintah dalam melaksanakan program berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan spesifik komunitas Waria. Kegiatan ini menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk mendorong penerimaan, inklusivitas, dan pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan adil bagi komunitas Waria di Karangploso, Kabupaten Malang. This activity explores the important role of counseling and socialization in fostering a healthy environment in the Waria Karangploso community, Malang Regency. The Waria community, which consists of transgender individuals in Indonesia, often faces discrimination and exclusion from society, resulting in various health and well-being challenges. Findings show that counseling and outreach programs greatly impact the mental, emotional, and physical well-being of members of the Transgender community. Through this initiative, individuals gain access to important health information, a social support network, and a sense of belonging. Furthermore, this research underscores the importance of collaboration between community organizations, health service providers, and government agencies in implementing sustainable programs that meet the specific needs of the Transgender community. This activity emphasizes the importance of ongoing efforts to encourage acceptance, inclusivity, and education to create a healthier and more equitable environment for the Waria community in Karangploso, Malang Regency.
EFEKTIFITAS SALURAN PEMASARAN KENTANG DI DESA SUMBER BRANTAS KEC. BUMIAJI KOTA BATU Bosco, Yulianto; Mutiara, Farah
OPTIMA Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/optima.v7i1.4374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran kentang dan mengkaji efektivitas masing-masing saluran pemasaran kentang pada beberapa saluran pemasaran di Brantas Kec. Desa Sumber Bumi Aji Batu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat lima saluran pemasaran kentang di desa sumber brantas yang terdiri dari saluran pemasaran I yaitu petani, tengulak dan pengecer; Saluran pemasaran II yaitu petani, pedagang besar dan pengecer; saluran pemasaran III adalah petani, tengkulak, pedagang besar dan pengecer; Saluran pemasaran IV yaitu petani, pengepul, dan pengecer; serta saluran pemasaran V adalah petani, pengepul, pedagang besar dan pengecer. Berdasarkan aspek keberhasilan penggunaan, dari lima saluran pemasaran hanya dua saluran yaitu saluran III dan IV yang dinyatakan efektif dalam hal keberhasilan pencapaian tujuan pemasaran berupa pencapaian target penjualan. Berdasarkan aspek ekonomi, dilihat dari nilai saluran pemasaran TGMM II dengan share value yang lebih tinggi diterima petani yaitu 80,56%, diartikan saluran pemasaran II efektiv dalam pemenuhan nilai bagi petani. Dilihat dari keunggulan pemasarannya, saluran pemasaran III memiliki efektivitas paling baik dalam hal keuntungan pemasaran. Dilihat dari indeks efisiensi pemasaran, semua saluran efektif dalam hal efisiensi pemasaran karena nilai MAY semua saluran 1.
STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM MENDONG DI KECAMATAN WAJAK, KABUPATEN MALANG Novitawati, Retno Ayu Dewi; Mutiara, Farah; Kholil, A. Yusuf
BUANA SAINS Vol 23, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v23i3.5651

Abstract

The development of the Mendong Craft Agro-Industry Center in Malang Regency has experienced several obstacles, including inadequate infrastructure conditions, low training capacity, the dominance of middlemen, non-functioning institutions, and low specialization and competitiveness of the center. This research aimed to identify characteristics and factors that influence development using multivariate factor analysis, develop concepts and strategies using SWOT and IFAS-EFAS analysis, and develop development directions (physical-spatial) for the Mendong Crafts agro-industry center, Malang Regency. The Mendong Crafts agro-industry center in Malang Regency has the characteristics of local economic development except for organizational structure, RD, legal entities, and collaboration with capital institutions. The characteristics of clusters are spatial proximity, interaction, combination of competencies, and identity.
PERANAN KELOMPOK TANI TERHADAP KEBERHASILAN PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI DI DESA KLAMPOK KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Endi, Endi; Asnah, Asnah; Mutiara, Farah
BUANA SAINS Vol 24, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v24i3.6722

Abstract

This research aimed to determine the role of farmer groups in the successful distribution of subsidized fertilizers. This study uses a descriptive method approach and data collection techniques using interviews, documentation, and observation. The result shows the role of farmer groups in distributing subsidized fertilizers in Klampok Village, Singosari District with the following percentages: meetings between farmer groups 84%, visits to the Ministry of Industry and Trade 100%, farmer group knowledge about fertilizers subsidized 100%, discussions about subsidized fertilizers 69%, information about subsidized fertilizers 79%, participation of farmer groups by attending meetings with the Ministry of Industry and Trade 85%, implementation of subsidized fertilizer distribution programs 99%, meaning that the role of farmer groups in the distribution of subsidized fertilizers has been carried out successfully, such as extension workers helping and guiding farmers in preparing RDKK (Definitive Needs Group Plans)
Pendampingan Potensi Kewirausahaan dengan Prinsip Pentahelix: Membangun Ekosistem Kewirausahaan yang Berkelanjutan Wahyuningtiyas, Nanik; Fahrudi, Agung Nugroho Luthfi Imam; Mutiara, Farah; Kholil, A. Yusuf
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6577

Abstract

Program pendampingan ini bertujuan mengembangkan potensi kewirausahaan di Wisata Sumber Krajan, Sukoanyar Wajak, Kabupaten Malang, dengan prinsip Pentahelix yang melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Melalui lokakarya, pelatihan, dan pendampingan bisnis, 10 pelaku usaha lokal mengalami peningkatan keterampilan kewirausahaan dan partisipasi dalam ekonomi lokal. Jaringan bisnis baru terbentuk dengan melibatkan 3 mitra industri dan 3 lembaga akademik. Akademisi berkontribusi dalam riset pasar dan pelatihan berbasis data, sementara sektor bisnis memberikan akses permodalan dan peluang kemitraan. Komunitas mendukung pengembangan produk lokal dan pemasaran sosial. Pemerintah menyediakan kebijakan insentif dan fasilitasi perizinan, dan media mempromosikan produk lokal melalui kampanye digital. Pendekatan Pentahelix terbukti efektif menciptakan ekosistem kewirausahaan berkelanjutan dengan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Model kolaborasi ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan kewirausahaan berbasis komunitas di wilayah lain.
Strategi Penyuluhan Pengendalian Hama Tikus yang Efektif untuk Petani di Desa Jombok, Ngantang Kabupaten Malang Farah Mutiara; A. Yusuf Kholil; Fendiyatmi Kusufa; Tirta Yoga; Retno Ayu Dewi Novitawati
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Juli : ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v3i4.1933

Abstract

Rice is a primary commodity in Indonesia's agricultural sector, playing a strategic role in national food security. However, rice productivity in Jombok Village, Ngantang District, Malang Regency, has declined due to an infestation of rats (Rattus argentiventer). The uncontrolled rat population has caused damage to crops from the vegetative to the generative stages, resulting in a decrease in harvest yields. The limited understanding among farmers about effective pest control strategies has worsened the situation. The community service aims to enhance farmers' knowledge and skills in controlling rat pests through an Integrated Pest Management (IPM) approach. The methods used include socialization, counseling, field training, and the evaluation of pest control techniques involving mechanical, biological, and chemical methods. Evaluation results showed that farmers' understanding improved from 40% to 85% after the training. Furthermore, after one month, the rat population decreased by 40%. These findings suggest that education and hands-on practice contribute to the effectiveness of pest control and increased rice productivity. Therefore, a farmer empowerment-based approach should continue to be implemented to support the sustainability of agriculture in agrarian regions.
Analisis Efisiensi Pemasaran Cabai Rawit Di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang Mulyati, Yosefina Efradis; Jatmiko Setiaji; Farah Mutiara
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.02.5

Abstract

Efisiensi pemasaran yaitu salah satu faktor pemasaran yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kelancaran arus barang dari produsen ke konsumen. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) Saluran pemasaran cabai rawit, 2) Efisiensi pemasaran cabai rawit dan, 3) Farmer’s Share yang diperoleh petani cabai rawit. Metode penelitian yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif, dengan Penentuan responden terdiri dari dua kategori yaitu petani cabai rawit dengan besar sampel sebanyak 23 orang menggunakan rumus Slovin, dan lembaga pemasaran dengan penentuan sampel menggunakan purposive atau secara sengaja yang meliputi: pedagang pengumpul, tengkulak,pedagang besar dan pedagang pengecer dengan besaran sampel sebanyak 18 orang sehingga total sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 41 orang. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang menggunakan banyak angka, dimulai dengan pengumpulan data, interpretasi data, serta penyajian hasil dengan menggunakan atau menggambarkan saluran pemasaran yang ada di lokasi penelitian dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Bocek. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang terdapat tiga saluran yang digunakan dalam penjualan cabai rawit, yaitu: Petani, pedagang pengumpul, pengecer, dan konsumen membentuk Saluran 1. Petani, tengkulak, pedagang pengumpul, pengecer, dan konsumen membuat naikkan Saluran 2; petani, pedagang besar, pengecer, dan konsumen membentuk Saluran 3. 2) Saluran pemasaran cabai rawit yang paling  efisien adalah saluran pemasaran I dengan tingkat efisiensi 25,27%, saluran pemasaran III dengan tingkat efisiensi 27,27%, dan terakhir saluran pemasaran II dengan tingkat efisiensi 28,80%, 3) Nilai farmer share tertinggi yang diperoleh petani cabai rawit di Desa Bocek terdapat pada saluran pemasaran I yaitu sebesar 64,28%.