Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERBAIKAN FASILITAS SARANA BELAJAR PADA SUASANA BELAJAR DAN PRESTASI MADRASAH DARUL MUTTAQIN AL-INSANI BOJONGSARI BANDUNG Sugesti, Erna Sri; Astuti, Rina Pudji; Pamukti, Brian; Sutari, Wiyono; Herlina, Lisye; Adriansyah, Nachwan Mufti
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2002

Abstract

Lokasi masyarakat sasar terletak di desa Bojongsari ini hanya berjarak 2,5 km dari kampus Universitas Telkom. Dengan sinergi antara perguruan tinggi dengan perusahaan pemberi dana CSR, banyak solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema kolaborasi multi-years di Madrasah Darul Muttaqin Al-Insani, telah berhasil mengubah paradigma dari lembaga pendidikan non-formal biasa menjadi luar biasa, yang ditandai dengan banyaknya prestasi yang diraih baik oleh individu siswa maupun oleh lembaganya. Untuk mencapainya, perlu diskusi panjang untuk melahirkan perencanaan yang matang, tahapan solusi yang logis dalam rentang 4 tahun (2019-2022), serta memadukan kemampuan finansial donatur dan kompetensi personil yang dilibatkan sesuai dengan masalah yang disolusikan.
Konfigurasi Optimum pada Susunan Linear Antena MIMO Mikrostrip Polarisasi Sirkular ASTUTI, RINA PUDJI; YUNITA, TRASMA; MEYLANI, LINDA
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 10, No 1: Published January 2022
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v10i1.118

Abstract

ABSTRAKUntuk memastikan sistem antena MIMO memiliki kapasitas kanal yang diharapkan, maka rancangan antenanya harus memenuhi indikator kinerja optimum, yang ditentukan oleh karakteristik dari elemen penyusun dan konfigurasi susunan antena MIMO. Polarisasi antena merupakan aspek yang mempengaruhi mutual coupling antar elemen antena pada MIMO. Sebagai salah satu parameter penting, maka konfigurasi polarisasi elemen antena pada proses desain harus dikaji dengan baik. Pada paper ini sebagai kontribusi penelitian, dilakukan kajian secara mendalam mengenai susunan linear elemen mikrostrip dengan polarisasi sirkular untuk antena MIMO pada frekuensi sub-6 GHz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi B dan C yang merupakan konfigurasi polarisasi silang yang memiliki rentang frekuensi 2,04 x dan 2,08 x lebih lebar dibandingkan konfigurasi A, yang memiliki rentang frekuensi terendah berdasarkan Envelope Cross Correlation (ECC), dan memiliki rentang frekuensi 3,9 x dan 3,87 x lebih lebar dibandingkan konfigurasi E yang memiliki rentang frekuensi terendah berdasarkan Diversity Gain (DG).Kata kunci: MIMO, antena, polarisasi sirkular, konfigurasi. ABSTRACTTo ensure MIMO antenna system has the expected channel capacity, antenna design needs to meet the requirement of MIMO antenna optimal performance indicators, that are determined by the characteristics of the constituent elements and the configuration of the MIMO antenna array. Antenna polarization is a feature that affects the mutual coupling between antenna elements in MIMO. Therefore, the configuration of antenna element polarization in the design process needs to be well studied. Our research contribution in this paper is an in-depth study of the linear arrangement of circularly polarized microstrip elements for MIMO antennas at sub-6 GHz frequencies. The simulation results show that B and C configuration as cross-polarizing configuration have 2,04 x and 2,08 x wider bandwidth than A configuration, that has narrowest bandwidth based on Envelope Cross Correlation (ECC), and have 3,9 x and 3,87 x wider bandwidth than E configuration, that having narrowest bandwidth based on Diversity Gain (DG).Keywords: MIMO, antenna, circular polarization, configuration.
Analysis and Simulation of Wavelet Carrier Modulation with Clipping Techniques in Mobile WiMAX Kusuma, Muhamad Mardanu; Astuti, Rina Pudji; Arseno, Dharu
JMECS (Journal of Measurements, Electronics, Communications, and Systems) Vol. 1 No. 1 (2015): JMECS
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jmecs.v1i1.1475

Abstract

The implementation of OFDM results in relatively high peak-to-average power ratio (PAPR) due to IFFT process to generate orthogonal subcarriers. A number of studies have attempted to apply various techniques to minimize PAPR by apllying the Wavelet transform as a substitution for Fourier transform. Another technique used to reduce the PAPR is clipping. In this thesis, the clipping technique was applied on the Wavelet based OFDM in mobile WiMAX standard to obtain better performance. The results indicate that Wavelet based OFDM has better immunity to noise and more resistant to Doppler shift than Fourier based OFDM. Sym 7 with Classical clipping and CR 1.2 can be selected and applied on wavelet-based OFDM in mobile WiMAX.
Scrambling and De-Scrambling Implementation Using Linear Feedback Shift Register Method on FPGA Lurina, Manda; Hadiyoso, Sugondo; Pudji Astuti, Rina
IJAIT (International Journal of Applied Information Technology) Vol 01 No 01 (May 2017)
Publisher : School of Applied Science, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijait.v1i02.876

Abstract

Digital broadband communications require a fast, functional and efficient system. In a digital communication system, a long sequence of bits '0' or '1' will inherits the loss of bit synchronization, and hence it can cause the false detection on the receiver. To avoid this, long sequence of bits will be randomized first so that long sequence of bits '0' or '1' can be removed. This randomization process is called scrambling and the circuit that works for the process is a scrambler. In the receiver there is a descrambler that serves to return the bits to their original information. This paper presents a design of scrambler and descrambler using a combination of Linear Feedback Shift Register (LFSR) with 15 registers, XOR logic gates, and Pseudo Random Binary Sequence (PRBS) generator structure with polynomial 1 + x14 + x15. One of the two main parts of LFSR is the shift register while the other is the feedback. In LFSR, the bits contained within the selected position in the shift register will be combined in a function and the result will be put back into this register's input bit. Feedback also makes the system more stable and no error occurrence. Then special tap is taken from a certain point in XOR and returned as a feedback register. The system is implemented on FPGA board Altera De0-Nano EP4CE22F17C6 Cyclone IV E. Resource memory required <1% of available memory. Bit rate that can be achieved with clock speed 50MHz is 335570.47 bps.
Pemancar Antena MIMO untuk Kereta Api Masa Depan Sistem Komunikasi Seluler Masna, Haris Azmil; Astuti, Rina Pudji; Nur , Levy Olivia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara mendalam mengeksplorasi penerapan teknologi Multiple Input Multiple Output (MIMO) dalam Future Railway Mobile Communication Systems (FRMCS), bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kehandalan komunikasi di lingkungan yang padat seperti jalur kereta api. Fokus utama adalah mengoptimalkan antenna MIMO pada frekuensi 1900 MHz, yang krusial dalam aplikasi FRMCS. Menggunakan software simulink, penelitian merancang dan menguji antenna mikrostrip dengan array 2- patch dalam substrat FR-4. Proses eksperimental mencakup pembuatan sinyal dasar, modulasi QPSK, dan penggunaan blok High Power Amplifier (HPA) untuk memastikan daya transmisi yang memadai sebelum sinyal dikirim ke Software Defined Radio (SDR) melalui antarmuka USB. Hasilnya menunjukkan bahwa antenna MIMO ini mencapai pola radiasi unidirectional dengan polarisasi elips dan gain 5,256 dBi, memenuhi persyaratan frekuensi kerja dan menawarkan kinerja yang stabil dalam lingkungan dinamis operasional kereta api. Penemuan ini diharapkan memberikan kontribusi penting dalam pengembangan sistem komunikasi FRMCS, menyediakan solusi yang lebih efisien dan handal untuk mendukung keselamatan serta efisiensi operasional kereta api di masa depan. Kata kunci— Future Railway Mobile Communication Systems (FRMCS), MIMO, antenna mikrostrip, Simulink, Software Defined Radio
MIMO Antenna Receiver for Future Railway Mobile Communication Systems Jamal, Muh. Arham; Astuti, Rina Pudji; Nur, Levy Olivia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan membahas mengenai penerapan teknologi Future Railway Mobile Communications System (FRMCS) menggunakan teknologi antena Multiple Input Multiple Output (MIMO). Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan efesiensi komunikasi pada sektor kereta api yang dalam kurun waktu akan mengalami transisi teknologi dari Global System for Mobile Communications-Railway (GSM-R) ke FRMCS. Antena akan di rancang pada frekuensi kerja 1900 MHz dan spesifikasi yang disesesuaikan dengan regulasi European Telecommunications Standards Institute (ETSI) dan Electronic Communications Committee (ECC)[1]. Sistem Radio Frequency (RF) akan dirancang menggunakan Low Noise Amplifier (LNA) dan demodulator yang nantinya akan diintegrasikan dengan software simulink menggunakan device USRP yang akan di hubungkan melalui laptop. Hasilnya menunjukan bahwa sistem komunikasi ini dapat menerima sinyal dengan nilai Bit Error Rate yang masih kurang optimal, namun hasil pengujian antena menunjukan antena mencapai pola radiasi unidirectional dan gain sebesar diatas 4 dBi, yang mana sudah memenuhi persyaratan spesifikasi. Diharapkan dari penemuan ini dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan sistem FRMCS kereta api masa depan. Kata kunci— Future Railway Mobile Communication Systems (FRMCS), MIMO, Simulink
Antena MIMO 4X4 dengan Metode Artificial Ground Structure Rifky, Muhammad; Astuti, Rina Pudji; Prasetya, Budi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan mengacu pada penelitian sebelumnya, desain antena MIMO 4x4 ini akan memanfaatkan teknik pencatuan EMC dan struktur tanah buatan (AGS) untuk mencapai peningkatan bandwidth dan gain. Penggunaan patch antena berbentuk persegi panjang diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja antena untuk aplikasi Wi-Fi. Penelitian ini berfokus pada perancangan antena yang beroperasi pada frekuensi 6 GHz dengan target bandwidth 107 MHz, VSWR maksimal 2, dan gain minimal 6 dBi. Kata kunci— AGS, MIMO, Wi-Fi.
Implementasi Sistem Auto-Tracking Berbasis Visi Komputer untuk Stabilitas Komunikasi Free-Space Optics Syahfwan A , Andi Muh; Astuti, Rina Pudji; Hambali, Ahmad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan utama teknologi Free-Space Optics (FSO) adalah kerentanannya terhadap gangguan fisik yang dapat memutus komunikasi akibat terjadinya pergeseran sehingga FSO tidak berada pada kondisi Line of Sight (LoS). Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan sebuah purwarupa sistem auto-tracking untuk menjaga stabilitas Free-Space Optics (FSO) agar tetap Line of Sight (LoS) secara otomatis. Metode yang digunakan adalah pengembangan purwarupa berbasis visi komputer yang mengintegrasikan kamera sebagai sensor visual, mikrokontroler Arduino UNO sebagai pengolah data, dan motor servo sebagai aktuator penggerak arah. Algoritma pelacakan dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka OpenCV untuk mendeteksi serta mengikuti pergerakan target. Sistem ini mampu menjaga presisi arah dalam rentang gerak 0°–180°, serta menunjukkan performa yang responsif dan akurat dalam mempertahankan Line of Sight (LoS). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem pelacakan otomatis merupakan solusi yang layak untuk meningkatkan keandalan dan menjaga kualitas transmisi jaringan Free-Space Optics (FSO) di lingkungan yang dinamis. Kata kunci— auto-tracking, free-space optics, visi komputer, stabilitas tautan, OpenCV, Arduino
Pengaruh Penggunaan Isolation Wall pada Sistem Antena MIMO dengan Polarisasi Circular Terhadap Penurunan Mutual Coupling Kurniadi, Akhdan; Yunita, Trasma; Astuti, Rina Pudji
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Saat ini banyak dilakukan penelitian tentang antena MIMO untuk mendukung teknologi nirkabel, karena dapat meningkatkan kapasitas kanal dengan menggunakan multi antena pada sisi Tx maupun Rx. Tetapi karena antena MIMO menggunakan elemen antena yang banyak, maka perlu dilakukan pengaturan pada setiap elemennya untuk mengurangi efek mutual coupling. Tugas Akhir ini mengusulkan teknik perbaikan nilai mutual coupling yang dapat meminimalisir efek mutual coupling. Teknik yang digunakan yaitu penambahan isolation wall yang diletakkan antara elemen antena 2x4 dengan frekuensi 3,5 GHz. Susunan antena yang digunakan adalah 2x4 dengan polarisasi circular co-polarization dan cross-polarization. Kemudian dilakukan penambahan isolation wall di antara elemen antena, dan dianalisis nilai mutual coupling yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan polarisasi antena MIMO secara cross-polarization dengan menggunakan isolation wall menghasilkan nilai mutual coupling terendah dengan nilai -52,399 dB antara elemen 3 dan 8 pada frekuensi 3,5 GHz. Sebelum ditambahkan isolation wall nilai mutual coupling yang dihasilkan adalah -44,378 dB. Hal tersebut membuktikan bahwa penambahan isolation wall dapat membuat nilai mutual coupling semakin rendah.Kata Kunci-polarisasi sirkular, isolation wall, mutual coupling
Perancangan Dan Simulasi Antena Massive Mimo Patch Ellipse 3,5 Ghz Untuk Komunikasi 5g Kevin, Raymondus; Astuti, Rina Pudji; Nur, Levy Olivia
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi 5G adalah generasi seluler terbaru yangmenawarkan efisiensi dan kapasitas data yang lebih besar,bandwidth yang lebih tinggi dan transfer data yang lebih cepat,serta konsumsi daya yang lebih rendah daripada sebelumnya.Salah satu fitur utamanya adalah sistem antena Massive MIMO,yang menggunakan banyak antena untuk mempercepattransfer data dan memperluas kapasitas. Proyek ini berfokuspada perancangan antena Massive MIMO 64 elemen yangberoperasi pada frekuensi 3,5 GHz, dengan spesifikasi yangdidasarkan pada persyaratan untuk komunikasi 5G (bandwidthminimum 10 MHz, gain minimum 5 dBi, nilai return loss -10 dB,dan nilai VSWR kurang dari 2). Hasil simulasi desain antenaMassive MIMO menunjukkan penguatan 13,60 dBi, polaradiasidirectional, dan bandwidth 102.859 MHz, dengan nilai MutualCoupling tertinggi dan terendah masing-masing -20,035 dB dan-68,175 dB. Antena ini dapat digunakan sebagai referensi untuklayanan 5G enhanced Mobile Broadband (eMBB).Kata kunci— Antena Microstrip Patch Ellipse, 64 elemenMassive MIMO, 5G
Co-Authors A. Ali Muayyadi A. Ali Muayyadi Adit Kurniawan Adnan Adzhani Afief Dias Pambudi Agus Cahya Ananda Yoga Putra Agus Pratondo Ahmad Ardianto Ahmad Hambali, Ahmad Aldo Alessandro Tukat Alfrina Dyah Purnamasari Ali Muayyadi Aloysius Adya Pramudita Anastasia Clara Andriyan B. Suksmono Annisa , Nurul Arfianto Fahmi Argymnasthiar Ramadhana Balthazar Isra Bambang Setia Nugroh Bambang Setia Nugroho Bayu Aziz Jayawardana Bhaskara Narottama Brian Pamukti Budi Prasetya Budi Prasetya Budi Syihabuddin Citra Dewi Anggraeni Dadang Gunawan Denny Darlis Desti Madya Saputri Dharu Arseno DHONI PUTRA SETIAWAN Dwiyanto Dwiyanto, Dwiyanto Dziqru Akbar Edwar EDWAR EDWAR Ema Rachmawati Emerson Gabariel Ambarita Endah Setyowati Erna Sri Sugesti Ersyach Irham Sunny Eva Lucky Wijaya Evander Christy Faishal Daffa Fitri Imansyah Furry Rachmawati Gasi Dhias Hafizha, Syahna Harfan Hian Ryanu Herlina, Lisye Hurianti Vidyaningtyas Indra Lukmana Sardi Jamal, Muh. Arham Joses Steven Tarigan Kevin, Raymondus Khoirul Anwar Kurniadi, Akhdan Kurniawan Nur Ramdhani Kusuma, Muhamad Mardanu Kusumawardhani, Eka Levy Olivia Nur Linda Meylani Luh Putu Ayu Sri Aryaningrum Lurina, Manda Manda Lurina Masna, Haris Azmil Maulani, Azka Muhamad Asvial Muhamad Mardanu Kusuma Muhammad Yaser Nabila Amalia Azzahra Nachwan Mufti Adriansyah Nanda Aldira Fakhri Ni&#039;Matul &#039;Abdah Adhiya Fakhriy Nia Soniyanti Nina Karlina Nur Andini Obed Rhesa Ludwiniananda Pakpahan, Yolanda Jessica Patricius Evander Christy Predarico, Boby Putra, Leonardus Sandy Ade Raihan Santoso Rayhan Nauvaldi Rheza Rivaldi Hi Hukum Rifky, Muhammad Rizal, Mochammad Fahru Rizky Lazardy Sina Rizwan Jufri Nst Saddam Nusantara Sukoco Salwa Salsabila Sandria Abhiseka Simon Siregar Siren Seven Sugihartono Sugihartono Sugondo Hadiyoso Sutari, Wiyono Syahfwan A , Andi Muh Tomy Irawan Uke Kurniawan Usman Yaumil Chairiani Yayan Agustian Yoga Julian Yoga Sukma Mahendra Yudi Tri Jayadi YUNITA, TRASMA Yusuf Sugiyarto YUYUN SITI ROHMAH