Claim Missing Document
Check
Articles

Penyisihan Logam Berat Pb pada Tanah dengan Penambahan Biochar Sekam Padi Aryo Sasmita; Shinta Elystia; Sandra Monica Fajri
Jurnal Riset Teknologi Industri Vol.15 No.2 Desember 2021
Publisher : Balai Riset dan Standardisasi Industri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26578/jrti.v15i2.6942

Abstract

Logam berat yang dihasilkan dari kegiatan perbengkelan, dapat mencemari tanah sehingga membahayakan kehidupan organisme dan lingkungan. Untuk menghindari hal tersebut, perlu adanya usaha pembenahan tanah, salah satunya dengan pemanfaatan biochardarilimbah pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penambahan biochar sekam padi terhadap penyisihan logam berat Pb pada tanah tercemar.Biochardibuat menggunakan mesin pirolisis dengan temperatur pembakaran 500oC selama 1 jam dan diaktivasi dengan ZnCl210%. Variasi dosisbiochar yang ditambahkanke tanah adalah 10%; 12,5%; dan 15% (w/w) dengan lama inkubasi 30 hari. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penambahan biochar dari sekam padi pada tanah memberikan pengaruh signifikan terhadap penyisihan logam Pb. Penyisihanlogam berat Pb tertinggi terjadi pada penambahan dosis biochar 15% dengan efisiensi penyisihan 51,71% yang lebih besar daripada tanpa penambahan biochar yang hanya sebesar 0,88%. Kata kunci:biochar, logamPb, sekampadi, tanahtercemar
Pengaruh Rasio Penambahan Air Terhadap Produksi Biogas dari Sampah Kampus Bina Widya Universitas Riau dengan Metode Wet Anaerobic Digestion Aryo Sasmita; Shinta Elystia; Robi Mulyadi
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v6i2.117-126

Abstract

ABSTRAKSampah yang dihasilkan dari kegiatan kampus setiap harinya di Universitas Riau memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai energi alternatif berupa biogas. Beberapa penelitian sebelumnya belum menganalisis variasi rasio penambahan air untuk melihat pengaruhnya terhadap produksi biogas. Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana potensi produksi biogas dari sampah Kampus Bina Widya Universitas Riau dan pengaruh variasi rasio penambahan air terhadap produksi biogas yang dihasilkan menggunakan metode wet biodigester anaerob. Pada penelitian ini dilakukan variasi rasio penambahan air 50%, 100%, dan 150% terhadap sampah masukan (w/w). Penelitian ini menggunakan Reaktor berukuran 60 L, volume sampah organik sebesar 5 Kg, Penambahan mikroba EM4 sebesar 9% dengan waktu tinggal reaktir selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan produksi volume biogas terbesar terdapat dalam perlakuan A2 yaitu campuran sampah organik kampus dan air (100% : 100%) sebesar 14 ml dan produksi biogas per hari tertinggi terdapat pada perlakuan A2 campuran sampah: air (150% : 100%) dan A3 campuran sampah dan air (100%:150%) yaitu sebesar 1,5 ml/hari. Produksi biogas sangat dipengaruhi oleh konsentrasi substrat yaitu campuran sampah organik dan air. Di mana konsentrasi rasio yang seimbang akan menghasilkan biogas yang lebih banyak.ABSTRACTWaste generated from campus activities every day at Riau University has the potential to be used as alternative energy in the form of biogas. Several previous studies have not analyzed variations in the ratio of addition of water to see its effect on biogas production. The purpose of this study was to analysed the potential for biogas production from the Binawidya Campus waste, Riau University and the effect of the ratio of addicted of water to the production of biogas produced using the anaerobic wet biodigester method. In this study, variations in the ratio of the addition of water to 50%, 100%, and 150% of the input waste (w/w). This study used a reactor measuring 60 liter, the volume of organic waste was 5 Kg, the addition of EM4 microbes was 9% with a reactor residence time of 28 days. This research showed that the largest biogas production volume was found in treatment A2, namely a mixture of campus organic waste and water (100%: 100%) of 14 ml and the highest biogas production per day was found in treatment A2, a mixture of waste: water (150%: 100%) and A3. a mixture of waste and water (100%:150%) which is 1.5 ml/day. Biogas production is strongly influenced by the substrate concentration, namely a mixture of organic waste and water. Where a balanced concentration ratio will produce more biogas.
Penyisihan Logam Cr (VI) dari Limbah Cair Elektroplating Menggunakan Mikroalga Chlorella sp. dengan Variasi Penambahan External-Glutathione Shinta Elystia; Edward HS; Afrilia Geishy Karamy
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 1: Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i1.2606

Abstract

Electroplating wastewater containing metal Cr (VI), which has a high toxicity. An  alternative treatment is absorbed using microalgae Chlorella sp. Chlorella sp. has the ability to synthesize glutathione phytochelatin (GSH) to respond to the toxic effects of heavy metals. If the micro algae cannot synthesize phytochelatin properly, the cells will die due to exposure to heavy metals in a long contact time. In this study, GSH was added to the metal biosorption process by micro algae Chlorella sp. This study aimed on  determining the effect of the adding   GSH during the biosorption process. The study was conducted with variations of  GSH (0, 5, 10, and 15 mg/L) and variations of  contact time (1, 2, 3, and 4 days). The results of this study show that  high cell density occurred in the reactor with the addition of GSH 15 mg/L which is 1.72x106 cells/ml. The highest removal of Cr (VI) metal occurred in  4 day contact  with the addition of GSH 15 mg/L and obtained a 72% removal efficiency.
Pelatihan Pemanfaatan Maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk Pengolahan Sampah Organik sebagai Alternatif Pakan Ternak pada Santri Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu, Kab. Kampar, Prov. Riau David Andrio; Shinta Elystia; Gunadi Priyambada; M. Reza; Aryo Sasmita; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.583

Abstract

Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin berada di Desa Kuntu Kabupaten Kampar. Dengan bertambah jumlah santri setiap tahunnya menyebabkan semakin banyak sampah di lingkungan pesantren. Pengelolaan sampah dipesantren belum baik, sampah hanya dikumpulkan di satu tempat lalu dibakar. Pembakaran dapat menyebabkan pencemaran udara dan akan berdampak pada lingkungan sekitar pesantren. Sesuai Motto yang telah digariskan oleh pendiri Pesantren adalah Tafaqquh Fiddin (mendalami ilmu agama) disamping penguasaan ilmu pengetahuan, juga diperlukan keterampilan. Pondok pesantren mengadakan inovasi/terobosan baru dalam mengembangkan ilmu dan keterampilan yang Tafaqquh Fiddin dengan beberapa program keterampilan life skill. Salah satu keterampilan life skill yang bisa dilakukan yaitu inovasi pengolahan sampah organik sebagai media budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF). Hal tersebut dimulai dari identifikasi masalah bersama dengan para santri, diskusi dan pemberian solusi serta pelatihan budidaya maggot dengan secara interaktif dengan melibatkan teori dan praktek bersamaan agar lebih mudah difahami. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, dilihat dari ketercapaian tujuan pelatihan (85%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (100%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (75%). Tujuan utama dari kegiatan ini sudah tercapai yaitu pengolahan sampah organik untuk mengurangi jumlah sampah di sekitar lingkungan sebagai pakan larva lalat BSF. Selain itu dapat juga memberikan tambahan pendapatan para santri.
PENYISIHAN LOGAM CR (VI) DARI LIMBAH CAIR ELEKTROPLATING MENGGUNAKAN ADSORBEN BEADS KOMPOSIT CHITOSAN-CLAY Putri Fatihah Zuhrah; Shinta Elystia; Zultiniar Zultiniar; Dini Aulia Sari Ermal
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i2.513

Abstract

Water pollution by heavy metals is a serious problem. One of the dangerous parameters that contaminate waters is heavy metals that come from metal industrial waste. Electroplating wastewater contains heavy metals that are harmful and toxic to the environment. Alternative treatment that can be used is the adsorption process with a column system using chitosan-clay beads. Chitosan has amine and hydroxyl groups which have ability to absorb heavy metals. The results of the characterization by FTIR (Fourier Transform Infrared) test on chitosan produced contained a chitosan functional group and obtained a DD value of 80.97%. This study aims to remove Cr (VI) in electroplating wastewater. The variations carried out were variations in the ratio of the composition of chitosan-clay beads (w/w) (1.5:1), (2:1), (2.5:1) and a flow rate 3 mL/minute; 3.5 mL/min; and 4.5 mL/min. The results of the water absorption test (DSA) obtained for each variation of chitosan-clay beads were 609.52%; 628.27%; 658.04%, and the results of the compressive strength test are 22.491; 10,653; 3,015 Kgf. The results obtained are the best Cr (VI) removal efficiency of 95.46% with concentration of Cr (VI) 1.1566 mg/L at the ratio of chitosan-clay beads composition (2,5:1) (w/w) and flow rate 3 mL/min.
Application of Sequencing Batch Biofilm Reactor (SBBR) Using Microalgae Chorella sp. to Removal Nutrient in Grey Water Shinta Elystia; Rika Kristin; David Andrio
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.061 KB) | DOI: 10.33795/jtkl.v7i1.338

Abstract

Grey water contains organic matter that is directly disposed to the environment without any treatment previously, will cause pollution and impacting life in the water. Treatment that can be done is using microorganisms. One of its kind is the microalgae Chlorella sp. which utilizes organic matter as a source of nutrients for its growth. In this study, the Kaldness 1 (K1) bio carrier was added as a medium for attaching microorganisms using the Sequencing Batch Biofilm Reactor (SBBR) process. The research objectives were (1) to know the maximum number of Chlorella sp. both attached and suspended in the Sequencing Batch Biofilm Reactor (SBBR), (2) to obtain the best cycle time and stabilization time in the removal of COD, Ammonia, and MLSS in grey water. The research was conducted by varying the stabilization time (1.5; 2 and 2.5 hours) in each cycle for four cycles with a constant variation of charging time 30 minutes, reaction 120 minutes, 45 minutes, separation 45 minutes, and carried out with four cycles, stirring speed at 60 rpm, the concentration of algae suspension in SBBR was 25% and the volume of Kaldness K1 medium was 20%. The results showed the number of microalgae cells Chlorella sp. was suspended and attached to 1.85 x 106 and 1.46 x 106 cells/ml. The best removal of COD, ammonia, and MLSS was found in the stabilization time variation of 1.5 hours in 4 cycles with a removal efficiency of 84% and 76%, respectively, and an increase in the concentration of suspended and attached MLSS by 4780 mg/l and 4720 mg/l. It can be concluded that the faster stabilization time, the more removal efficient will be.
Teknologi Pengolahan Air Bersih sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Bunga Raya, Kabupaten Siak Shinta Elystia; Gunadi Priyambada; M. Reza; Aryo Sasmita; David Andrio; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JAMSI - Mei 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.792

Abstract

Salah satu sumber air bersih yang digunakan masyarakat Desa Bunga Raya, Kec. Bunga Raya Kab. Siak untuk mandi, mencuci, masak, dan minum adalah air tanah. Air tanah digunakan bersumber dari sumur gali maupun sumur bor. Dari hasil wawancara dan pengamatan langsung di lapangan warna air sumur masyarakat kuning seperti sirup lemon, baunya seperti bau karat dan bau telur busuk jika baru di pompa, rasanya jika untuk kumur-kumur seperti agak asam dan ngilu di gigi, sehingga jika ini dikonsumsi dan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang tanpa tindak lanjut dapat membahayakan masyarakat desa setempat. Melihat kondisi ini tim pengabdian dengan berkoordinasi dengan pejabat setempat (Ketua RT) menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan Sosialisasi & Pelatihan Teknologi Pengolahan Air Bersih sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Desa Bunga Raya, Kec. Bunga Raya Kabupaten Siak. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilakukan dengan metode penyuluhan dan demonstrasi pembuatan teknologi pengolahan air bersih oleh tim PKM, Mahasiswa Kukerta UNRI, dan warga masyarakat sekitar. Manfaat yang diperoleh peserta dari kegiatan PKM ini antara lain warga masyarakat dapat menjernihkan air secara mandiri dengan teknologi pengolahan air, tercukupi kebutuhan akan air bersih yang sehat, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa sebagai bagian dari kebutuhan dasar setiap manusia. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, dilihat dari ketercapaian tujuan pelatihan (95%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (100%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (85%). Teknologi filter pengolahan air yang dirancang menjadi solusi dalam membantu memperbaiki kualitas air sumur gali dan sumur bor sehingga sesuai dengan standar air bersih yang dipersyaratkan.
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU DENGAN TEKNOLOGI ROTARY ALGAE BIOFILM REACTOR (RABR) MENGGUNAKAN SIMBIOSIS ALGA BAKTERI DENGAN VARIASI KECEPATAN PUTARAN DISK Miftahul Jannah; Shinta Elystia; Aryo Sasmita
Jurnal Reka Lingkungan Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v11i1.59-70

Abstract

Limbah cair tahu memiliki kandungan bahan organik yang tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya penurunan kualitas perairan. Simbiosis alga bakteri adalah teknologi alternatif yang menjadi solusi dalam pengolahan air limbah. Rotary Algae Biofilm Reactor (RABR) diidentifikasi sebagai bioreaktor alternatif untuk pengolahan air limbah industri dengan kombinasi sistem suspended growth dan attached growth pada media disk. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh kecepatan putaran disk dan waktu kontak pada proses RABR untuk penurunan kadar organik BOD dan COD. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan kecepatan putaran yaitu 3 rpm, 5 rpm, dan 7 rpm serta waktu kontak 0, 1, 3, dan 5 hari untuk menyisihkan parameter BOD dan COD pada limbah cair tahu. Hasil dari penelitian menunjukkan efisiensi tertinggi selama proses pengolahan dalam menyisihkan parameter yaitu pada variasi kecepatan putaran disk 7 rpm di hari ke-5, dengan efisiensi penyisihan BOD 73,42% dengan konsentrasi awal 737,4 menjadi 196 mg/L dan COD 70,64% dengan  konsentrasi awal 981 mg/L menjadi 288 mg/L.
Pengaruh Penambahan Medium Nutrient Broth (NB) Terhadap Pertumbuhan Bacillus sp. Pada Bioremediasi BOD, COD, Minyak Dan Lemak Di Air Permukaan Winda Yani Christian S; Aryo Sasmita; Shinta Elystia
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 6 (2019): Edisi 2 Juli s/d Desember 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioremediation has the potential to be one method in the removal process of organic compounds with initial BOD and COD content of 165.1 mg/L and 5336 mg/L. Utilization of Bacillus sp. in the bioremediation process has a more effective elimination ability where Bacillus sp. have properties such as having a wide range of growth temperatures, forming spores, resistant to antiseptic compounds, are aerobic or facultative anaerobes and do not require relatively expensive growth factors. This study aims to the effect of variations in the medium of growth of Bacillus sp. in port surface water in setting aside the content of BOD, COD, Oil and fat in aerobic processes with contact times of 0, 1, 3, 5 and 7 days. This research was conducted with the Batch Reactor system with a working volume of 8 liters and variations in the medium of Nutrient Broth (NB) bacteria 2 ml, 4 ml, and 8 ml (v / v). The results showed that the highest rate and efficiency of COD removal occurred in the 8 ml bacterial NB medium with 90% removal efficiency. The highest BOD removal efficiency was found in 2 ml bacterial NB medium reactor with removal efficiency of 80% and the highest oil and fat removal efficiency occurred in 8 ml bacterial NB medium with allowance efficiency reaching 88.27%.Keywords: Bioremediation, Port Surface Water, Bacillus sp.
Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Maggot Black Soldier Fly sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Batu Belah, Kec. Kampar, Kab. Kampar Aryo Sasmita; Shinta Elystia; David Andrio; Gunadi Priyambada; M. Reza; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.951

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk Desa Batu Belah setiap tahunnya, akan mempengaruhi produksi sampah yang dihasilkan. Hingga saat ini, pengelolaan sampah organik dan anorganik di tingkat desa masih menjadi tantangan. Penanganan sampah ditingkat rumah tangga dan desa umumnya dengan cara dibakar. Hasil pembakaran berupa asap tentunya dapat menimbulkan polusi udara yang berdampak negatif terhadap Kesehatan. Minimnya edukasi dalam pengelolaan sampah menyebabkan Sebagian besar jumlah sampah hanya menjadi timbunan di Tempat Pembuangan akhir (TPA). Oleh karena itu diperlukan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk edukasi, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan akan hal tersebut. Salah satunya pengolahan sampah organik dengan memanfaatkan media budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly). Limbah organik dapat dimanfaatkan sebagai pakan maggot. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, sebanyak 35 peserta hadir untuk  mengikuti acara ini. Hasil dari kegiatan ini sudah tercapai yaitu  menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pemanfaatan limbah organik seperti sampah sayuran dan buah menggunakan maggot BSF yang  selanjutnya akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan alternatif pakan ternak. Dilihat dari ketercapaian tujuan pelatihan (100%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (100%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (75%).
Co-Authors Ade Rani Putri Adrianto Ahmad Afrilia Geishy Karamy Aisyah Sri Lestari Aldita Meitri Dewi Aminuyati Andhika Chandra Anggraini, Melina Dwi Aprilya, Sondang Ita Aryo Sasmita Asward, Mayshara Audina, Nurul Aulia Masta Aulia, Syarifah Rizky Ayu Eka Putri Darmayanti, Indah David Andrio Davin Zamora Putra Deassy Amelia Denada Curie Denisa Nurmalia Denny Helard Dewi Fitria Dian Larasati Dian Larasati Diana Aprila Dini Aulia Sari Ermal Dwi Azrul Disyamto, Dwi Azrul Dwi Mina Intan Permadi Edward Edward Edward Hs Edward HS Elvi Yenie, Elvi Elvie Yennie Erlangga, Herta Furaida Fajri, Sandra Monica Fanani, Adita Suri Fauzani, Rhanti Fauzy Isnandar Febrian Maulana Ferizal Nuurfath Floria Christin Hadi Purnama Putra, Hadi Purnama Hafiz Hafiz Hamdani . Hamdani Hamdani Handika Resvandry Harsena Hayas Fika Harsena Hayas Fika Hasti, Fucy Adilla Hasti, Fucy Adilla Helda Sri Rahayu, Helda Sri Ifni Rimijuna Imalatunil Khaira Imalatunil Khaira Indah Darmayanti Darmayanti Indah Kartika Zulfa Indah Kartika Zulfa Iner, Alfa Insani, Suciati Dwi Irwinsyah, Irwinsyah Isabella Amalia Denisa Putri Isra Desmita Putri Ivnaini Andesgur Jaspi, Khalika Jecky Asmura Juarsa, Tri Juniwarnis Juniwarnis Juniwarnis Juniwarnis Karamy, Afrilia Geishy Kardo Kardo Khadijah Lestari Lubis Khairegtah, Said M. Fitra Khodijah Khodijah Kiki Ramadanti Kiki Ramadanti Larasati, Dian Lely Rahmawati Saragih Lidya Anggraini Lilis Anggreani Lita Darmayanti Loisa Rosalia Sitompul M. Hardi Alfarobi M. Iwan Fermi Mardhatillah, Annisa Masriza, Maya Meisy Dhyta Amelia Meisy Dhyta Amelia Mesy Susi Darsy Mesy Susri Darsi MIFTAHUL JANNAH Muhammad Faisal Dharma Muhammad Reza Mustika Chairani Mustika Chairani Mutia Nurrahmadhani Novira, Tria Bela Novita Faradisha Nur Anisyah Handayani Hasibuan Nurul Falah Pretty Nova M H Priyambada, Gunadi PURWANTI PURWANTI Putra, Anggara Putri Fatihah Zuhrah Putri Sarah Nurliana Atmaja Putri, Aulia Dewi Putri, Bella Nadiah Putriani Putriani Queen Destya Rahmadani Mutia Rahmadini Setianingsih Rani Ariyanti Regina Giantika Rehansyah, M Akhbar Resna Rauda Pratiwi Resna Rauda Putri Resty Maiyola Ricky Pribadi Rika Kristin Riri Shania Ritonga, Desrinayanti Robi Mulyadi Romadona, Syahri Roselyn Indah Kurniati Sandra Monica Fajri Sandy Juliana Sari Sanny Amir Arasy Sari, Siti Shindi Unada Shinta Indah Siahaan, Jessica Sri Indira Puspa Pertiwi Sri Indira Puspa Pertiwi Sri Rezeki Mulia Sri Rezeki Muria Syarah Adriana Syarfi Daud Syavina Ananda Tiara Adinda Toto Heri Sungkowo, Toto Heri Utami Khairunnisa Utami Utami Vayolla Syakirah Karil Vina Lestari Riyandini, Vina Lestari Vonny Meidina Rizani Vonny Meidina Rizani Wenny Andini Winda Yani Christian S Yelmida Azis Yesi Arnita Yohanes Yohanes Yudhi Hanafi Syadli, Yudhi Hanafi Yuliyana Rahmawati Yulya Yulya Yunitasari, Yonna Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar