Claim Missing Document
Check
Articles

Produksi Lipid dari Mikroalga Scenedesmus sp. Pada Media Limbah Cair Tahu dengan Variasi Konsentrasi Limbah dan Photoperiod Shinta Elystia; Dian Larasati; Sri Rezeki Muria
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2020): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2943.21 KB) | DOI: 10.29080/alard.v5i2.519

Abstract

Kebutuhan energi di berbagai negara lebih banyak dipenuhi dari bahan bakar fosil dan mengalami peningkatan setiap tahunnya sementara cadangan minyak bumi hanya cukup untuk 18 tahun ke depan. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk memanfaatkan mikroalga sebagai bahan baku biodiesel. Scenedesmus sp. memiliki tingkat pertumbuhan dan produksi lipid yang tinggi dan memiliki asam lemak yang memadai untuk sintesis biodiesel serta dapat memanfaatkan bahan organik sebagai nutrisi berupa limbah cair tahu sehingga sinergi antara pengolahan limbah cair dan produksi biomassa dapat berjalan dengan baik.. Pada penelitian ini akan diteliti potensi mikroalga Scenedesmus sp. dengan variasi pemberian limbah cair tahu dalam medium kultivasi (0%, 20%, 40%, 60%, 80%, 100%) dengan perbandingan fotoperiod terang:gelap (16:8, 14:10, 12:12, dan 24:0) dan waktu pengambilan data pada hari ke-0, 1, 3, 5, 7, 9, 11, dan 13. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kadar lipid tertinggi sebesar 27,12% pada pemberian limbah cair tahu 20% dan fotoperiod 12:12 dengan efisiensi penyisihan COD sebesar 73,91%.
Dispersi Karbon Monoksida (CO) dari Emisi Transportasi Menggunakan Model Gaussian Line Source di Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru Aryo Sasmita; Imalatunil Khaira; Shinta Elystia; Muhammad Reza
Journal of Environmental Engineering and Waste Management Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : President University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33021/jenv.v6i2.1448

Abstract

Transportation is the most influential source in increasing levels of carbon monoxide (CO) in the air. Pekanbaru is the capital of Riau province which is experiencing rapid economic development that is a cause of population growth and increasing the number of motorized vehicles. The purpose of this study is to measure CO concentrations from mobile sources then compare them with PP No. 41 of 1999, calculating CO concentrations with the Gaussian Line Source Model, and mapping the predicted distribution of CO emissions on Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru City. The method used is counting the number of motorized vehicles (traffic counting) and measured the concentration of CO and wind speed in the field.  The results showed that the highest CO concentration on Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru City was on Tuesday with a concentration of 6603.95 µg/m3 (5.767 PPM) at the sampling point in front of Ramayana Store and 1.4620.3 µg/m3 at the sampling point in front of Sudirman Square, both concentrations are still below the air quality standard based on PP No. 41 of 1999. From the calculation of the model, the concentration obtained in Ramayana for the measurement distance of 0 m was 27.198 µg/m3, at a distance of 5 m was 0.133 µg/m3, and at a distance of 10 m was 0.060 µg/m3. At Sudirman Square, obtained CO concentrations for the measurement of 0 m is 26.869 µg/m3, at a distance of 5 m is 0.131 µg/m3, at  a distance of 10 m is 0.059 µg/m3.
PENINGKATAN KANDUNGAN LIPID DAN BIOMASSA Mikroalga Scenedesmus Sp. DARI MEDIA KULTIVASI LIMBAH CAIR TAHU SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL Shinta Elystia; Aisyah Sri Lestari; Sri Rezeki Muria
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 5, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.132 KB) | DOI: 10.20527/jukung.v5i2.7315

Abstract

Sumber energi semakin berkurang diiringi dengan semakin besarnya kebutuhan energi. Hal ini dapat diantisipasi dengan melakukan pencarian sumber energi terbarukan. Upaya untuk mengantisipasi kelangkaan energi adalah dengan memanfaatkan mikroalga sebagai bahan baku bioenergi. Mikroalga Scenedesmus sp. adalah salah satu species yang memiliki kadar lipid tertinggi yang dapat digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Oleh karena itu untuk memperoleh biomassa yang besar, perlu dilakukan kultivasi. Salah satu media kultivasi adalah limbah cair tahu. Kandungan pada limbah cair tahu dapat menjadi nutrisi bagi pertumbuhan mikroalga. Senyawa organik dan anorganik dalam limbah diserap mikroalga dan dihasilkan oksigen yang dapat mengurangi kadar COD dalam limbah. Perlakuan pada penelitian ini perbedaan volume limbah cair tahu sebesar 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% serta intensitas cahaya 1000 lux - 4000 lux pada Fotoperiod Terang: Gelap (T:G) 12:12. Parameter yang diamati adalah jumlah sel, lipid dan efisiensi penyisihan COD. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kondisi optimal pada volume limbah cair tahu 20% dan intensitas cahaya 4000 lux dengan jumlah sel 6.63 x 106 sel/ml, lipid 29.73 % serta penyisihan COD 78,26%.  Kata Kunci: COD, Intensitas Cahaya, Lipid, Volume Limbah Cair Tahu, Scenedesmus sp. The source of energy decreases accompanied by the increasingly large demand for energy. This can be anticipated by searching for renewable energy sources.The effort to anticipate energy scarcity by using microalgae as a raw material of bioenergy. Microalgae Scenedesmus sp. is one of the species that has the highest lipid content that can be used as a raw material of biodiesel. Therefore, to obtain large biomass, needs to be done of cultivation. One of the cultivation media is tofu waste water. The content of tofu waste water can be a nutrient for microalgae growth. Organic and inorganic compounds in waste are absorbed by microalgae and oxygen is produced which can reduce levels of COD in waste. The treatment in this study was the difference in the volume of tofu waste water by 0%, 20%, 40%, 60%, 80% and 100% and the light intensity of 1000 lux - 4000 lux in the Light: Dark (T: G) Photoperiod 12:12. Parameters observed were cell count, lipid and COD removal efficiency. Based on the results of the study obtain optimal conditions in the volume tofu waste water 20% and light intensity 4000 lux with cell numbers 6.63 x 106 cells / ml, 29.73% lipid and COD removal eficiency 78.26%. Keywords: COD, Light Intensity, Lipid, Scenedesmus sp., Tofu Waste Water,
Penyisihan Logam Cr (VI) dari Limbah Cair Elektroplating Menggunakan Mikroalga Chlorella sp. dengan Variasi Penambahan External-Glutathione Shinta Elystia; Edward HS; Afrilia Geishy Karamy
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 1: Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i1.2606

Abstract

Electroplating wastewater containing metal Cr (VI), which has a high toxicity. An  alternative treatment is absorbed using microalgae Chlorella sp. Chlorella sp. has the ability to synthesize glutathione phytochelatin (GSH) to respond to the toxic effects of heavy metals. If the micro algae cannot synthesize phytochelatin properly, the cells will die due to exposure to heavy metals in a long contact time. In this study, GSH was added to the metal biosorption process by micro algae Chlorella sp. This study aimed on  determining the effect of the adding   GSH during the biosorption process. The study was conducted with variations of  GSH (0, 5, 10, and 15 mg/L) and variations of  contact time (1, 2, 3, and 4 days). The results of this study show that  high cell density occurred in the reactor with the addition of GSH 15 mg/L which is 1.72x106 cells/ml. The highest removal of Cr (VI) metal occurred in  4 day contact  with the addition of GSH 15 mg/L and obtained a 72% removal efficiency.
ANALISIS PENGARUH KECEPATAN DAN VOLUME KENDARAAN TERHADAP EMISI DAN KONSENTRASI KARBON MONOKSIDA DI JALAN JENDERAL SUDIRMAN, KOTA PEKANBARU Aryo Sasmita; Muhammad Reza; Shinta Elystia; Syarah Adriana
Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 4 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.932 KB) | DOI: 10.24002/jts.v16i4.5452

Abstract

Jumlah penduduk yang semakin meningkat mempengaruhi mobilitas masyarakat yang berdampak pada meningkatnya volume kendaraan dan kemacetan. Kemacetan akan bisa menyebabkan menurunnya kualitas udara diperkotaan, terutama gas CO yang berasal dari gas buang kendaraan. Penelitian ini dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman yang memiliki kepadatan kendaraan tertinggi di Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis emisi dan konsentrasi CO yang dipengaruhi kecepatan dan volume kendaraan  yang berbeda. Metode yang digunakan yaitu menghitung kecepatan dan volume kendaraan, mengukur konsentrasi CO di lapangan, menghitung emisi CO, dan menganalisis besarnya pengaruh kecepatan dan volume kendaraan terhadap konsentrasi dan emisi CO. Pengambilan data dilakukan pada dua titik di jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru yang dibedakan berdasarkan kecepatan rata-ratanya. Data yang diperoleh diuji menggunakan analisis linier berganda menggunakan software SPSS. Hasil dari penelitian memperlihatkan adanya hubungan yang selaras antara jumlah kendaraan, kecepatan kendaraan, dan emisi CO, dimana semakin banyak jumlah kendaraan pada suatu titik maka kecepatan kendaraan akan semakin rendah sehingga emisi CO yang dihasilkan lebih besar. Sebaliknya untuk konsentrasi CO, jumlah dan kecepatan kendaraan tidak selalu berpengaruh terhadap konsentrasi CO.  Hal ini dikarenakan konsentrasi CO terdispersi di udara yang disebabkan oleh faktor lain seperti kecepatan angin dan suhu.
Penyisihan Logam Fe Pada Air Gambut Menggunakan Membran Chitosan Sebagai Adsorben: Removal of Fe From Peat Water Using Chitosan Membrane As Adsorbent Khadijah Lestari Lubis; Shinta Elystia; Dini Aulia Sari Ermal; Zultiniar Zultiniar
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v8i1.298

Abstract

Peat water in terms of quality cannot be used as a source of clean water or drinking water, so it needs to be processed. One alternative treatment that can be used is the adsorption process with a column system using a chitosan membrane (the content of amine groups contained in the chitosan membrane has a good ability to absorb metals). This study aims to remove Fe metal in peat water. Variations carried out were Fe concentrations of 2, 3 and 4 mg/L and flow rates of 2, 3, 4 and 5 mL/minute. The results obtained are the best Fe metal removal efficiency of 92.20% with a final concentration of 0.312 mg/L at an Fe concentration of 4 mg/L and a flow rate of 2 mL/minute. The results of the study have met the quality standards set by the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 32 of 2017 concerning Sanitary Hygiene
Pemanfaatan Bahan Baku Limbah Pertanian sebagai Bahan Baku Pembuatan Kompos dan Asap Cair di Desa Benai Kecil Provinsi Riau Aryo Sasmita; Shinta Elystia; David Andrio; Yohanes Yohanes; Jecky Asmura; Gunadi Priyambada
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 3 (2022): JAMSI - Mei 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.341

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan di desa Benai Kecil, Kabupaten Kuantan Singingi. Desa ini dipilih karena dikenal sebagai daerah penghasil karet dan sawit di Propinsi Riau. Tujuan kegiatan ini masyarakat dapat melakukan penanganan limbah pertanian tanaman karet dan kelapa sawit yaitu mengolahnya menjadi pupuk kompos dan asap cair. Kegiatan Pengabdian dilakukan dengan cara memberikan pelatiahan kepada masyarakat membuat kompos dan asap cair. Indikator capaian kegiatan adalah perubahan pemahaman masyarakat tentang pembuatan kompos dan asap cair, bahan pembuatan kompos & asap cair, cara pembuatan kompos dan asap cair dan manfaat atau kegunaannya dari limbah pertanian. Dari hasil praktek, kompos yang dihasilkan masyarakat cukup baik, warna dan bau kompos seperti tanah, tidak panas (suhu antara 30-35 derajat Celcius), Namun pada pembuatan asap cair, masyarakat menghadapi kendala, yaitu produk asap cair yang dihasilkan sangat sedikit, walaupun proses pembuatannya sudah cukup lama, sekitar 5 jam dan asap cair yang dihasilkan belum mencapai grade 1, yaitu pengawet yang dapat digunakan untuk produk makanan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta dapat memahami teknik pembuatan kompos dan asap cair dari limbah pertanian dengan baik yang ditunjukkan dengan persentase capaian ≥ 80% dan keinginan masyarakat yang besar untuk melakukan sendiri pembuatan kompos dan asap cair. Hal ini terliat dari antusiasme masyarakat saat kegiatan pelatihan pembuatan kompos dan asap cair.
Sosialisasi dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos dengan Teknologi Komposter terhadap Masyarakat RT 01 RW 03 Desa Rejosari Kecamatan Tenayan Raya M. Reza; Shinta Elystia; Aryo Sasmita; Gunadi Priyambada; David Andrio; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JAMSI - Januari 2022
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.908 KB) | DOI: 10.54082/jamsi.140

Abstract

Desa Rejosari memiliki 17 RW 70 RT dengan 4.888 KK. Potensi sampah yang dihasilkan cukup tinggi. Hal ini terlihat dari tumpukan sampah di beberapa tempat yang ada di lingkungan RT 01 RW 03. Hasil observasi tim pengabdian diketahui tidak adanya sistem pengangkutan sampah dari pemerintah, sehingga masyarakat membakar sampah, membuang sampah di lahan kosong, dan dibuang ke sungai. Munculnya masalah yaitu sampah-sampah yang dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan timbulnya wabah penyakit. Padahal sampah-sampah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjadi produk-produk yang bermanfaat seperti menjadi pupuk kompos serta barang kerajinan yang bernilai ekonomi. Melihat kondisi ini tim pengabdian dengan berkoordinasi dengan pejabat setempat (Ketua RT 01) menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan Sosialisasi & Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Kompos dengan Teknologi komposter. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilakukan dengan metode penyuluhan dan demonstrasi pembuatan pupuk kompos oleh tim dan warga masyarakat sekitar. Kegiatan ini dihadiri narasumber berasal dari dosen Teknik Lingkungan Universitas Riau dan warga masyarakat di wilayah RT 01 RW 03 Desa Rejosari Kecamatan Tenayan Raya. Manfaat yang diperoleh peserta dari kegiatan PKM ini antara lain warga masyarakat dapat mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dengan teknologi komposter serta meningkatnya pengetahuan dalam pengelolaan dan pengolahan sampah sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman serta bisa meningkatkan perekonomian.
Analisis Dispersi Karbonmonoksida (CO) dari Transportasi di Jalan HR. Soebrantas Pekanbaru dengan Model Gaussian Line Source M. Iwan Fermi; Aryo Sasmita; Shinta Elystia; M. Hardi Alfarobi
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v5i3.218-227

Abstract

ABSTRAKJalan HR. Soebrantas diklasifikasikan sebagai jalan arteri yang difungsikan untuk aktifitas pelayanan jasa dan distribusi masyarakat didalam kota. Aktifitas kendaran dijalan ini akan mempengaruhi besarnya emisi gas pencemar udara yang dihasilkan dari kendaraan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengestimasi emisi karbon monoksida (CO) dan memetakan pola dispersinya dari kendaraan yang melintasi Jalan HR. Soebrantas. Metode yang digunakan yaitu mengukur konsentrasi CO, kecepatan dan arah angin, ketinggian knalpot, menghitung jumlah kendaraan (traffic counting) yang melintasi jalan HR. Soebrantas dan dimodelkan dengan Gaussian Line Source. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi CO dari jumlah kendaraan yang diprediksi dengan model Gaussian tertinggi pada hari Senin pukul 16.00-17.00 WIB dengan nilai 5,27x10-8 ppm di titik I dan terendah pada hari Minggu pukul 10.00-11.00 WIB dengan nilai 5,21x10-13 ppm di titik III. Berdasarkan pemetaan model Gaussian, konsentrasi CO tertinggi ditandai dengan area berwarna merah dengan jumlah kendaraan mencapai 10.911 unit/jam.Kata kunci: Kota Pekanbaru, Emisi Transportasi, Dispersi COABSTRACTHR. Soebrantas street is classified as a arterial road that used to service and public distribution activities in the city. Traffic activity at this street will affect the amount of gas pollutant emissions generated from the vehicles. The purpose of this study is to estimate the carbon monoxide (CO) emissions emitted from vehicles and mapping its distribution pattern of from the traffic counting of vehicle at HR. Soebrantas Street. The method used is measuring the concentration of CO, speed and wind directions, exhaust height, traffic counting at HR. Soebrantas Street and modelled by Gaussian Line Source. The results of this study show that the CO concentrations from traffic counting predicted by the Gaussian model is the highest on Monday at 04.00-05.00 P.M with value of 5,27x10-8 ppm at point I and the lowest is on Sunday at 10.00- 11.00 A.M with value of 5,21x10-13 ppm at the point III. Based on mapping from the Gaussian model, the highest CO concentrations is marked with red area with vehicle increasing until 10.911 units/hour.Keywords: Pekanbaru City, Transportation emission, CO dispersion
Pengaruh kombinasi Fe dan Co terhadap pertumbuhan Chlorella sp. dan penyisihan COD limbah cair minyak sawit Shinta Elystia; Indah Kartika Zulfa; Sri Rezeki Muria
Dinamika Lingkungan Indonesia Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.839 KB) | DOI: 10.31258/dli.7.2.p.95-101

Abstract

Palm oil mill effluent contains pollutants and has high content of organic matter. The treatment process of palm oil mill effluent generally with open pond system that requires extensive land and a long contact time. To reduce the number of ponds needed in the process of palm oil mill effluent, microalgae Chlorella sp. by using palm mill effluent which contains organic material as a source of nutrition for microalgae cultivation media Chlorella sp. to improve the efficiency of COD removal in palm oil mill effluent. In this research, variations of the concentration of Fe and Co micronutrients were combined with variations concentrations of Fe (0.3; 0.5 and 0.7) mg/L and Co (1 and 2) mg/L in flat-photobioreactors were carried out for 7 days with lighting by using sunlight. The results showed that at a combination of 0.5 mg/L Fe + 0.2 mg/L Co, the highest microalgae cell growth was 6 x 106 cell/ml and the highest removal efficiency of COD was 83.3%.
Co-Authors Ade Rani Putri Adrianto Ahmad Afrilia Geishy Karamy Aisyah Sri Lestari Aldita Meitri Dewi Aminuyati Andhika Chandra Anggraini, Melina Dwi Aprilya, Sondang Ita Aryo Sasmita Asward, Mayshara Audina, Nurul Aulia Masta Aulia, Syarifah Rizky Ayu Eka Putri Darmayanti, Indah David Andrio Davin Zamora Putra Deassy Amelia Denada Curie Denisa Nurmalia Denny Helard Dewi Fitria Dian Larasati Dian Larasati Diana Aprila Dini Aulia Sari Ermal Dwi Azrul Disyamto, Dwi Azrul Dwi Mina Intan Permadi Edward Edward Edward Hs Edward HS Elvi Yenie, Elvi Elvie Yennie Erlangga, Herta Furaida Fajri, Sandra Monica Fanani, Adita Suri Fauzani, Rhanti Fauzy Isnandar Febrian Maulana Ferizal Nuurfath Floria Christin Hadi Purnama Putra, Hadi Purnama Hafiz Hafiz Hamdani . Hamdani Hamdani Handika Resvandry Harsena Hayas Fika Harsena Hayas Fika Hasti, Fucy Adilla Hasti, Fucy Adilla Helda Sri Rahayu, Helda Sri Ifni Rimijuna Imalatunil Khaira Imalatunil Khaira Indah Darmayanti Darmayanti Indah Kartika Zulfa Indah Kartika Zulfa Iner, Alfa Insani, Suciati Dwi Irwinsyah, Irwinsyah Isabella Amalia Denisa Putri Isra Desmita Putri Ivnaini Andesgur Jaspi, Khalika Jecky Asmura Juarsa, Tri Juniwarnis Juniwarnis Juniwarnis Juniwarnis Karamy, Afrilia Geishy Kardo Kardo Khadijah Lestari Lubis Khairegtah, Said M. Fitra Khodijah Khodijah Kiki Ramadanti Kiki Ramadanti Larasati, Dian Lely Rahmawati Saragih Lidya Anggraini Lilis Anggreani Lita Darmayanti Loisa Rosalia Sitompul M. Hardi Alfarobi M. Iwan Fermi Mardhatillah, Annisa Masriza, Maya Meisy Dhyta Amelia Meisy Dhyta Amelia Mesy Susi Darsy Mesy Susri Darsi MIFTAHUL JANNAH Muhammad Faisal Dharma Muhammad Reza Mustika Chairani Mustika Chairani Mutia Nurrahmadhani Novira, Tria Bela Novita Faradisha Nur Anisyah Handayani Hasibuan Nurul Falah Pretty Nova M H Priyambada, Gunadi PURWANTI PURWANTI Putra, Anggara Putri Fatihah Zuhrah Putri Sarah Nurliana Atmaja Putri, Aulia Dewi Putri, Bella Nadiah Putriani Putriani Queen Destya Rahmadani Mutia Rahmadini Setianingsih Rani Ariyanti Regina Giantika Rehansyah, M Akhbar Resna Rauda Pratiwi Resna Rauda Putri Resty Maiyola Ricky Pribadi Rika Kristin Riri Shania Ritonga, Desrinayanti Robi Mulyadi Romadona, Syahri Roselyn Indah Kurniati Sandra Monica Fajri Sandy Juliana Sari Sanny Amir Arasy Sari, Siti Shindi Unada Shinta Indah Siahaan, Jessica Sri Indira Puspa Pertiwi Sri Indira Puspa Pertiwi Sri Rezeki Mulia Sri Rezeki Muria Syarah Adriana Syarfi Daud Syavina Ananda Tiara Adinda Toto Heri Sungkowo, Toto Heri Utami Khairunnisa Utami Utami Vayolla Syakirah Karil Vina Lestari Riyandini, Vina Lestari Vonny Meidina Rizani Vonny Meidina Rizani Wenny Andini Winda Yani Christian S Yelmida Azis Yesi Arnita Yohanes Yohanes Yudhi Hanafi Syadli, Yudhi Hanafi Yuliyana Rahmawati Yulya Yulya Yunitasari, Yonna Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar