Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik menjadi Produk yang Tepat Guna terhadap Siswa/i SMA N 1 Kampar Timur dalam Menciptakan Sekolah Berwawasan Lingkungan Shinta Elystia; Aryo Sasmita; Gunadi Priyambada; David Andrio; M. Reza; Ivnaini Andesgur; Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JAMSI - Maret 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1127

Abstract

Sampah merupakan sisa kegiatan berbentuk padat yang dihasilkan dari kegiatan keseharian manusia dan berisiko menimbulkan masalah lingkungan. Berbagai metode telah dikembangkan dengan harapan dapat menurunkan penggunaan barang sekali pakai hingga teknologi yang dapat mereduksi volume serta berat dari sampah yang dihasilkan. Proses pengolahan sampah organik dan anorganik secara tepat guna menjadi salah satu inovasi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Pengenalan sistem pengolahan sampah di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi dan mendukung program pemerintah sekolah adiwiyata di SMA Negeri 1 Kampar Timur yang berwawasan lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dan siswa/i kelas XI Jurusan IPA dan IPS dengan jumlah 34 orang. Prosedur yang dilakukan adalah dengan pelatihan pengolahan sampah organik menggunakan keranjang takakura yang dilengkapi system sirkulasi udara untuk mempermudah pelepasan panas dan mampu mempercepat pertumbuhan bakteri dekomposter sehingga menghasilkan pupuk kompos lebih cepat. Selain itu, pengenalan sistem 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam pengelolaan sampah anorganik menjadi produk kerajinan juga diterapkan sehingga mampu merangsang keinginan siswa/i untuk melihat celah potensi ekonomi. Hasil pengabdian ini 1) meningkatnya pemahaman siswa mengenai tata cara pembuatan kompos metode Keranjang Takakura, 2) Meningkatnya kepedulian siswa dalam pengelolaan sampah, dan 3) Tersedia Komposter Keranjang Takakura di lingkungan sekolah.
OPTIMALISASI PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU MENGGUNAKAN ROTARY ALGAE BIOFILM REACTOR (RABR) DENGAN PENAMBAHAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DARI LIMBAH DAPUR Shinta Elystia
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 27, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.27.2.173-184.2023

Abstract

Limbah cair tahu yang dibuang secara langsung tanpa adanya pengolahan akan menyebabkan pencemaran, sehingga perlu adanya pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan. Salah satu proses yang dilakukan pada pengolahan limbah cair tahu adalah pengolahan secara biologis dengan memanfaatkan simbiosis mikroalga dan bakteri untuk menurunkan parameter pencemar menggunakan teknologi Rotary Algae Biofilm Reactor (RABR) dengan sistem biakan melekat (biofilm) dan tersuspensi. Mikroalga yang digunakan yaitu Chlorella sp. dan bakteri berasal dari mikroorganisme lokal (MOL) hasil fermentasi limbah dapur yang tidak dimanfaatkan dan mengandung mikroorganisme aerob dengan VSS (Volatile Suspended Solids) >3000 mg/l. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan penambahan MOL limbah dapur dengan kepadatan bakteri sebanyak 20 ml (VSS 3950 mg/L), 40 ml (VSS 4480 mg/L) dan 60 ml (VSS 5170 mg/L) serta waktu kontak 1, 3, dan 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penambahan MOL limbah dapur sebanyak 60 ml dengan VSS 5170 mg/L pada hari ke-5 didapatkan efisiensi penyisihan COD sebesar 88,89% dan NH3 sebesar 91% dengan total jumlah kepadatan sel tersuspensi dan melekat (biofilm) Chlorella sp. masing masing sebesar 2,39 x 106 sel/ml dan 2,47x 106 sel/ml.
Pengembangan Rotary Algae Biofilm Reactor (RABR) Sistem Semikontinu untuk Produksi Biomassa dan Kadar Lipid, serta Penyisihan Polutan Organik Konsentrasi Tinggi Shinta Elystia; David Andrio; Dewi Fitria; Aryo Sasmita; Rahmadini Setianingsih
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 3 (2024): May 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.3.693-703

Abstract

Penggunaan energi sebagian besar masih berasal dari sumber energi tidak terbarukan yang jumlahnya semakin berkurang. Produksi biofuel dari mikroalga dapat menjadi salah satu energi alternatif dalam menghasilkan energi terbarukan. Kadar lipid dalam biomassa mikroalga dapat dikonversi menjadi bahan baku biodiesel. Teknologi Rotary Alga Biofilm Reaktor (RABR) salah satu teknologi kultivasi mikroalga dan pengolahan limbah. RABR adalah pengembangan dari Rotating Biological Contactor, RABR adalah sistem pengolahan biologi dengan sistem attached growth dan suspended growth. Limbah cair tahu mengandung senyawa organic konsentrasi tinggi yang dapat dimanfaatkan oleh mikroalga sebagai nutrisi pertumbuhan untuk memproduksi biomassa dan menghasilkan lipid. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan limbah cair tahu oleh mikroalga Chlorella sp. menggunakan teknologi Rotary Algae Biofilm Reactor (RABR) dengan metode penambahan nutrien secara semikontinu melalui variasi periode pergantian air limbah setiap 3 hari, setiap 4 hari dan setiap 6 hari selama total 12 hari pengolahan, hal ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produksi biomassa dan kadar lipid dalam sel mikroalga Chlorella sp. tersuspensi dan biofilm serta penyisihan COD limbah cair tahu. Hasil terbaik didapatkan pada variasi periode pergantian air limbah setiap 4 hari karena nutrisi yang dibutuhkan oleh mikroalga terpenuhi dengan baik, selain itu juga diperoleh jumlah maksimum kepadatan sel tersuspensi dan biofilm di hari ke-12 yaitu 5,2x106 sel/ml dan 4,1x106 sel/ml, kadar lipid selama pengolahan sebesar 25-52% dan efisiensi penyisihan COD limbah cair tahu mencapai 90,24% dengan konsentrasi akhir COD adalah 64 mg/L.
Aplikasi Beads Komposit Chitosan – Clay Sebagai Adsorben dalam Penyerapan Ion Klorida (Cl-) Pada Air Payau: Application of Chitosan – Clay Composite Beads as Adsorbent to Removal of Cl- Ions in Brackish Syavina Ananda; Shinta Elystia; Dewi Fitria
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 9 No. 3 (2023): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v9i3.362

Abstract

Water resources found in coastal areas and islands in terms of water quality are still relatively low, so treatment is necessary. Chitosan and clay are adsorbents that can be applied in various techniques to overcome environmental pollution. Chitosan is a natural adsorbent that has a high adsorption capacity but has low mechanical stability and is easily dissolved in an acidic medium. Clay is an adsorbent with a large specific surface area and has high mechanical stability. This research uses chitosan – clay beads, which aim to increase mechanical stability environmental resistance, and efficiency in brackish water treatment. It is located in Bandar Sungai Village, Sabak Auh District, Siak Regency. The research was conducted by varying the concentration of chitosan–clay beads (1:0), (1:0,25), (1:0,5), and (1:0,75) (w/w) to decrease the chloride ion (Cl-) in brackish water. The characterization of chitosan-clay beads with the water absorption test obtained the best results at the concentration variation (1:0), which was equal to 694,079%. The mechanical strength test obtained the best results at the concentration variation (1:0,75), which was 6,23 kgf. The characterization of chitosan-clay beads using SEM showed that the beads had larger pores. The results obtained show the best chloride ion removal efficiency (Cl-) of 90,828% with a final concentration of 113 mg/L at a concentration of chitosan – clay beads of (1:0.5) with a sampling time of 30 minutes. The research results have met the quality standards set by the Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 22 of 2021 concerning the Implementation of Environmental Protection and Management.
Analisis Column Settling Air Permukaan yang Dikoagulasi dengan Biokoagulan Biji Pepaya: Analysis of Column Settling Surface of Water Coagulated with Biocoagulant Papaya Seed Lita Darmayanti; Hamdani Hamdani; Shinta Elystia
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v9i4.468

Abstract

Water of river has high turbidity so it needs to be treated before being used as clean water. Common processing is coagulation, flocculation, sedimentation, and filtration. Type II sedimentation is the settling of flokulen particles, where there is an interparticle interaction so that the size increases and the rate of settling increases. This study aims to analyze the settling column in order to get isoremoval graphs of river water that have been coagulated using papaya seed biocoagulants. Isoremoval graph is useful for determining the value of surface loading rate (Vo) and time of detention (td) making it easier to design sedimentation tank. The study was conducted using a settling column with a diameter of 12.5 cm with a height of 150 cm. The operating conditions varied are sampling point depth of 25 cm, 50 cm, 75 cm, 100 cm and 125 cm with sampling time per port 10 minutes, 20 minutes, 30 minutes, 45 minutes and 60 minutes. The results showed the best turbidity of the settling column was 88.81% at a column settling depth of 25 cm with settling time of 60 minutes. The surface loading rate obtained to produce 85% deposition is 55 m3day-1m-2 with a detention time of 40 minutes.
SISTEM KULTUR SEMIKONTINU DALAM PRODUKSI LIPID DAN PENYISIHAN COD MENGGUNAKAN KONSORSIUM MIKROALGA DARI PALM OIL MILL EFFLUENT (POME) Elystia, Shinta; Novira, Tria Bela; Muria, Sri Rezeki
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.179 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v10i1.24099

Abstract

Penggunaan energi sebagian besar masih berasal dari sumber energi tidak terbarukan yang jumlahnya semakin berkurang. Produksi biofuel dari kadar lipid dalam biomassa konsorsium mikroalga dapat menjadi salah satu energi alternatif dalam menghasilkan energi terbarukan. Palm Oil Mill Effluent (POME) mengandung bahan organik yang dapat menjadi sumber nutrisi untuk pertumbuhan konsorsium mikroalga seiring terjadinya penyisihan COD pada air limbah. Produktivitas biomassa dan kadar lipid akan meningkat setelah dilakukan pergantian limbah sebagai penambahan nutrisi pada medium kultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan konsorsium mikroalga, kadar lipid yang dihasilkan, serta efisiensi penyisihan COD pada POME. Kultivasi dilakukan dengan mengganti setengah volume kultur dengan fresh POME pada periode pergantian limbah setiap 3, 4, dan 6 hari selama 12 hari kultivasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi kultivasi terbaik terdapat pada pergantian limbah setiap 6 hari dengan kerapatan sel mikroalga 1,01 x 107 sel/ml, kadar lipid 19,33%, serta efisiensi penyisihan COD 81,25%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sistem semikontinu dengan adanya pergantian limbah dapat meningkatkan kerapatan sel mikroalga karena nutrisi dalam medium kultur terpenuhi, sehingga kadar lipid dan efisiensi penyisihan COD yang dihasilkan akan semakin meningkat. Kata Kunci :     Konsorsium Mikroalga, Palm Oil Mill Effluent (POME), Periode  Pergantian Limbah, Kadar Lipid, COD
PENYISIHAN NITROGEN TOTAL DALAM LIMBAH CAIR HOTEL DENGAN SISTEM MOVING BED BIOFILM REACTOR MENGGUNAKAN Chlorella sp. Chairani, Mustika; Elystia, Shinta; Muria, Sri Rezeki
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.117 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v10i1.24131

Abstract

Limbah cair hotel dapat dimanfaatkan oleh mikroalga Chlorella sp. sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhannya sehingga dapat menurunkan kadar nitrogen total. Salah satu proses pengolahan limbah yang dapat meningkatkan pertumbuhan mikroalga yaitu Moving Bed Biofilm Reactor. Pada prinsipnya, Moving Bed Biofilm Reactor merupakan pertumbuhan suspensi yang ditingkatkan dengan menambahkan biocarrier di dalam reaktor sebagai tempat perkembangbiakan mikroorganisme, sehingga terjadi dua proses pengolahan yakni pertumbuhan suspensi dan pertumbuhan melekat. Penelitian ini mempelajari pengaruh volume pengisian biocarrier Kaldnes 1 (K1) terhadap penurunan kadar nitrogen total dalam limbah cair hotel. Penelitian ini dilakukan secara batch dengan perlakuan volume pengisian Kaldnes 1 (K1) terhadap penurunan kadar nitrogen total dalam limbah cair hotel dengan 4 level yang berbeda, yaitu 0% (tanpa penambahan Kaldnes 1 (K1)), volume pengisian Kaldnes 1 (K1) sebanyak 10%, 20%, 30% (volume limbah). Proses pengolahan dilakukan selama 5 hari dengan penyinaran cahaya matahari dalam MBBR. Perlakuan dengan volume pengisian Kaldnes 1 (K1) 20% mampu menyisihkan nitrogen total dengan efisiensi penyisihan sebesar 91,96% pada waktu kontak terbaik yaitu hari ke-5.
PENYISIHAN COD DAN NITROGEN TOTAL PADA LIMBAH CAIR SAWIT MENGGUNAKAN Chlorella sp. YANG DIIMOBILISASI DALAM FLAT-FOTOBIOREAKTOR Elystia, Shinta; Hasti, Fucy Adilla; Muria, Sri Rezeki
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.959 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v11i1.43236

Abstract

Limbah cair minyak sawit masih menjadi persoalan di Indonesia. Tingginya kandungan organik jika tidak dilakukan pengolahan mengakibatkan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan pengolahan lanjutan salah satunya menggunakan mikroalga Chlorella sp yang diimobilisasi. Mikroalga Chlorella sp. dapat dimanfaatkan untuk pengolahan limbah POME karena berpotensi sebagai nutrien untuk pertumbuhan alga. Tujuan penelitian ini menghitung efisiensi penyisihan COD, nitrogen total limbah cair sawit didalam flat-fotobioreaktot dengan variasi konsentrasi limbah dan sumber cahaya yang berbeda. Imobilisasi sel Chlorella sp. menggunakan kalsium alginat untuk membentuk bead alga diameter 3-4 mm. Pada Ppnelitian ini konsetrasi limbah POME divariasikan 50%, 75%, dan 100% (v/v) dan variasi sumber cahaya yang berasal dari cahaya matahari dan cahaya lampu dengan intensitas cahaya 5000±300 lux dan fotoperiode 12:12 jam. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan limbah cair sawit tertinggi pada konsentrasi limbah 50% (v/v) menggunakan sumber cahaya buatan dengan densitas maksimum mencapai 1,93 x 107 sel mL-1 dan mampu menyisihkan COD, dan nitrogen total masing-masing yaitu 80% dan 84,93% pada hari ke 7. Maka, pengolahan limbah cair minyak sawit dengan proses immobilisasi mikroalga dalam chlorella sp flat-fotobioreaktor  cukup efektif untuk menurunkan konsentrasi COD dan nitrogen total.
Potential of Chlorella sp Microalgae to Remove Nutrients from Gray Water in the Sequencing Batch Biofilm Reactor (SBBR) System Anggraini, Melina Dwi; Elystia, Shinta; Andrio, David
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i1.51431

Abstract

Pada umumnya limbah cair domestik dibagi menjadi dua yaitu black water dan grey water. Limbah grey water biasanya dibuang langsung ke drainase maupun badan air tanpa dilakukannya pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke badan air, sehingga dapat berpotensi menyebabkan pencemaran pada air. Limbah grey water yang dibuang langsung ke drainase maupun badan air berpotensi menyebabkan pencemaran badan air karena tingginya kandungan bahan organik di dalam grey water tersebut. Limbah grey water sebelum dibuang ke badan air harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu salah satunya dengan menggunakan mikroalga Chlorella sp., karena mikroalga tersebut dapat memanfaatkan bahan organik sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhannya sehingga dapat menurunkan beban organik di dalam air limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menyisihkan parameter COD dan amonia yang terkandung di dalam grey water. Pengolahan SBBR dilakukan dengan variasi perbandingan waktu pengisian dan reaksi yaitu 30% : 70%, 40% : 60%, 50% : 50% dan 60% : 40% serta jumlah siklus 4 dan 6 siklus. Hasil penelitian diperoleh jumlah sel mikroalga tertinggi pada variasi 30% : 70% selama 4 siklus dengan jumlah sel mikroalga berbasis suspensi sebesar 1,82 x 106 sel/ml dan berbasis biofilm sebesar 1,54 x 106 sel/ml. penyisihan terbaik untuk COD 85% yaitu sebesar 30,4 mg/l dan amonia 77% yaitu sebesar 2,31 mg/l pada reaktor dengan perbandingan waktu pengisian dan reaksi 30% : 70% dan jumlah siklus yaitu 4 siklus.
Pengaruh Shear Force terhadap Percepatan Pembentukan Granular Indigenous Microalgal-Bacterial Consortium dari Palm Oil Mill Effluent Muhammad Faisal Dharma; Elystia, Shinta; David Andrio
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v14i1.92583

Abstract

Produksi Crude Palm Oil (CPO) yang besar akan menyebabkan Palm Oil Mill Effluent (POME) yang dihasilkan semakin besar. POME mengandung zat organik yang tinggi dan kaya akan nutrisi N, P, dan K yang dapat dimanfaatkan oleh mikroalga dan bakteri. Granular Indigenous Microalgal-Bacterial Consortium (G-IMBC) adalah salah satu alternatif pengolahan POME dengan memanfaatkan mikroalga dan bakteri. G-IMBC memiliki kelebihan dibandingkan dengan pengolahan alternatif lainnya karena mampu mendegradasi polutan dengan beban COD dan nitrogen total yang tinggi secara simultan dalam waktu tinggal hidraulik yang singkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh shear force terhadap karakteristik dan kinerja G-IMBC dalam penyisihan nutrisi pada POME. Mikroalga dan bakteri yang digunakan berasal dari POME pada kolam fakultatif yang telah dilakukan pretreatment terlebih dahulu. Mikroalga dan biomassa bakteri indigenous diinokulasikan ke dalam fotobioreaktor dan dioperasilan dengan shear force yang berbeda yaitu PBR 1 (1,7 cm/s), PBR 2 (2,5 cm/s), dan PBR 3 (3,4 cm/s). Karakteristik G-IMBC terbaik dihasilkan pada PBR 3, yaitu pada hari ke-18 dengan diameter granular 0,8-1 mm, VSS sebesar 11,88 g/L, SVI5 sebesar 32,7 mL/g, densitas sebesar 3,1 g/mL, serta efisiensi penyisihan COD dan nitrogen total yang tinggi, yaitu 95,8% dan 96,7%. Hal ini terjadi karena peningkatan shear force dalam proses pembentukan G-IMBC mampu memperkuat struktur G-IMBC, sehingga efisiensi dalam penyisihan substrat menjadi lebih optimal.
Co-Authors Ade Rani Putri Adrianto Ahmad Afrilia Geishy Karamy Aisyah Sri Lestari Aldita Meitri Dewi Aminuyati Andhika Chandra Anggraini, Melina Dwi Aprilya, Sondang Ita Aryo Sasmita Asward, Mayshara Audina, Nurul Aulia Masta Aulia, Syarifah Rizky Ayu Eka Putri Darmayanti, Indah David Andrio Davin Zamora Putra Deassy Amelia Denada Curie Denisa Nurmalia Denny Helard Dewi Fitria Dian Larasati Dian Larasati Diana Aprila Dini Aulia Sari Ermal Dwi Azrul Disyamto, Dwi Azrul Dwi Mina Intan Permadi Edward Edward Edward Hs Edward HS Elvi Yenie, Elvi Elvie Yennie Erlangga, Herta Furaida Fajri, Sandra Monica Fanani, Adita Suri Fauzani, Rhanti Fauzy Isnandar Febrian Maulana Ferizal Nuurfath Floria Christin Hadi Purnama Putra, Hadi Purnama Hafiz Hafiz Hamdani . Hamdani Hamdani Handika Resvandry Harsena Hayas Fika Harsena Hayas Fika Hasti, Fucy Adilla Hasti, Fucy Adilla Helda Sri Rahayu, Helda Sri Ifni Rimijuna Imalatunil Khaira Imalatunil Khaira Indah Darmayanti Darmayanti Indah Kartika Zulfa Indah Kartika Zulfa Iner, Alfa Insani, Suciati Dwi Irwinsyah, Irwinsyah Isabella Amalia Denisa Putri Isra Desmita Putri Ivnaini Andesgur Jaspi, Khalika Jecky Asmura Juarsa, Tri Juniwarnis Juniwarnis Juniwarnis Juniwarnis Karamy, Afrilia Geishy Kardo Kardo Khadijah Lestari Lubis Khairegtah, Said M. Fitra Khodijah Khodijah Kiki Ramadanti Kiki Ramadanti Larasati, Dian Lely Rahmawati Saragih Lidya Anggraini Lilis Anggreani Lita Darmayanti Loisa Rosalia Sitompul M. Hardi Alfarobi M. Iwan Fermi Mardhatillah, Annisa Masriza, Maya Meisy Dhyta Amelia Meisy Dhyta Amelia Mesy Susi Darsy Mesy Susri Darsi MIFTAHUL JANNAH Muhammad Faisal Dharma Muhammad Reza Mustika Chairani Mustika Chairani Mutia Nurrahmadhani Novira, Tria Bela Novita Faradisha Nur Anisyah Handayani Hasibuan Nurul Falah Pretty Nova M H Priyambada, Gunadi PURWANTI PURWANTI Putra, Anggara Putri Fatihah Zuhrah Putri Sarah Nurliana Atmaja Putri, Aulia Dewi Putri, Bella Nadiah Putriani Putriani Queen Destya Rahmadani Mutia Rahmadini Setianingsih Rani Ariyanti Regina Giantika Rehansyah, M Akhbar Resna Rauda Pratiwi Resna Rauda Putri Resty Maiyola Ricky Pribadi Rika Kristin Riri Shania Ritonga, Desrinayanti Robi Mulyadi Romadona, Syahri Roselyn Indah Kurniati Sandra Monica Fajri Sandy Juliana Sari Sanny Amir Arasy Sari, Siti Shindi Unada Shinta Indah Siahaan, Jessica Sri Indira Puspa Pertiwi Sri Indira Puspa Pertiwi Sri Rezeki Mulia Sri Rezeki Muria Syarah Adriana Syarfi Daud Syavina Ananda Tiara Adinda Toto Heri Sungkowo, Toto Heri Utami Khairunnisa Utami Utami Vayolla Syakirah Karil Vina Lestari Riyandini, Vina Lestari Vonny Meidina Rizani Vonny Meidina Rizani Wenny Andini Winda Yani Christian S Yelmida Azis Yesi Arnita Yohanes Yohanes Yudhi Hanafi Syadli, Yudhi Hanafi Yuliyana Rahmawati Yulya Yulya Yunitasari, Yonna Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar Zultiniar