Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Potensi Limbah Kulit Pisang Kepok (Musa Acuminata Colla.) Sebagai Bahan Aktif Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan kusuma, ria; Hutahaen, Titi Agni; Februyani, Nawafila; Nirmala, Atika
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 3 No. 1 (2025): Bulan Juli 2025, FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v3i1.5115

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Melestarikan lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi sabun dan mengetahui cara pembuatannya; (2) Masyarakat beralih dari bahan kimia ke bahan alami seperti limbah kulit pisang; (3) Mmengetahui strategi pemasaran sabun dari limbah. Metode pelaksanaan menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan sabun kulit pisang dengan menggunakan limbah kulit pisang sebanyak 100 g yang dicampur dengan bahan tambahan menghasilkan 15 produk sabun, limbah kulit pisang mengandung zat zerotin yang berfungsi untuk menaikkan mood, mengurangi rasa nyeri pada wajah karena mengandung sejumlah miyak nabati, kulit pisang mengandung zat anti jamur yang dapat mencegah bakteri berkembang biak serta sifat asam dan juga sepah yang berfungsi untuk mengurangi minyak berlebih di wajah, mempercepat pemudaran bekas luka, karena pada dasarnya kulit pisang mengandung sejumlah vitamin C
FORMULASI TABLET KUNYAH EKSTRAK KETUMBAR (Coriandrum sativum L.) SEBAGAI ANTIDEPRESAN DENGAN VARIASI BAHAN PENGISI MANITOL DAN SORBITOL Almufida, Aulia; Februyani, Nawafila; Hutahaen, Titi Agni
FORTE JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v5i1.1134

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam serta disebut sebagai negara yang memiliki tanah subur dan banyak memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah. Berbagai jenis tanaman ada di indonesia salah satunya adalah tanaman obat atau herbal, mulai dari jenis rimpang, batang, daun maupun jenis herbal lainnya. terdapat potensi Ketumbar (Coriandrum sativum L.) yang dapat digunakan sebagai pengobatan, dan dengan adanya penelitian ini mengenai manfaat ketumbar (Coriandrum sativum L.) yang dapat digunakan sebagai obat antidepresan karena terdapat kandungan Linalool sebagai zat aditif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan ketumbar dengan pelarut etanol dan bahan variasi pengisi manitol-sorbitol dalam sediaan tablet kunyah sebagai antidepresan. Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental, dengan proses ekstraksi menggunakan metode maserasi, pelarut yang digunakan adalah etanol 96% untuk proses pembuatan menggunakan metode granulasi basah, uji evaluasi tablet, dan uji evaluasi antidepresan menggunakan hewan uji mencit jantan (Mus musculus). Dari percobaan tersebut dihasilkan evaluasi yang menunjukkan, data terbesar yang memenuhi standart uji ialah pada percobaan Formulasi 3 dan Formulasi 2 yang memiliki komposisi variasi bahan tambahan yang cukup besar. Terdapat pula percobaan antidepresan menggunakan hewan uji mencit jantan (Mus musculus) yang menunjukkan tingkat depresan yang tinggi pada saat proses induksi menggunakan método Tail Suspending test yaitu pada hari ke 5 hingga 7 dengan waktu tercatat 3,61 menit. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Tablet kunyah ekstrak ketumbar (Coriandrum sativum L.) dengan pelarut etanol 96% memenuhi syarat dengan hasil uji.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN DAUN TAPAK DARA (Catharanthus roseus L. ) SEBAGAI FACE MIST TABIR SURYA DI PONDOK PESANTREN ADNAN AL-CHARISH Al-bari, Akhmad; Qoriati, Yani; Februyani, Nawafila
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.2837

Abstract

Community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of the female students at Pondok Pesantren Adnan Al-Charish in utilizing Madagascar periwinkle (Catharanthus roseus L.) as a raw material for producing a natural, locally sourced sunscreen in the form of a face mist. Catharanthus roseus contains various secondary metabolites such as alkaloids, terpenoids, phenols, tannins, saponins, quinines, and sterols, with vincristine and vinblastine as the main compounds known for their antioxidant, antimitotic, and potential ultraviolet (UV) protection activities. The method employed was Participatory Action Research (PAR), consisting of observation, survey, preparation, training, and evaluation stages. The training involved 30 female students who directly practiced making face mist from C. roseus leaf extract using the infusion method, combined with PVP and glycerin, followed by pH testing and product packaging. Evaluation results showed a significant improvement in participants’ knowledge, with post-test results indicating 89.1% in the high category compared to the pre-test, which was dominated by the low category. This program not only improved participants’ understanding and practical skills but also raised awareness about utilizing local natural resources to develop functional products with beneficial and economic potential.
Peningkatan Inovasi Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Bahan Dasar Olahan Makanan dan Minuman oleh Masyarakat Desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro Februyani, Nawafila; Azmi, Ahmad Rifqi; Huda, Nurul
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i2.1397

Abstract

Tumbuhan liar sangat sering dijumpai pada lingkungan sekitar hidup masyarakat, salah satunya yang saat ini sedang banyak digemari adalah bunga telang dengan nama latin Citorila ternatea. Tumbuhan ini sering sekali kita jumpai disekitar pekarangan rumah warga didesa krangkong. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa krangkong kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tentang potensi pemanfaatan tumbuhan liar salah satunya bunga telang. Metode yang digunakan adalah metode demonstrasi, metode ceramah, dan metode diskusi . Hasil dari kegiatan ini adalah tersampaikannya edukasi pengenalan pemanfaatan potensi tumbuhan liar, selain itu peserta mampu memahami metode edukasi dalam memanfaatkan bunga telang sebagai bahan dasar olahan makanan dan minuman pada masyarakat desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru melalui ibu PKK.
Pelatihan dan Pendampingan Kewirausahaan Mahasiswa untuk Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Wirausaha Saputri, Romadhiyana Kisno; Februyani, Nawafila; Pitaloka, Ria Indah Kusuma; Wulandari, Vilisa Ayu Dwi; Nafisah, Roihanatun
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v2i3.1920

Abstract

Wirausaha merupakan orang dengan kemampuan untuk melakukan koordinasi, organisasi dan pengawasan. Untuk memulai menjadi wirausaha, seseorang harus memahami terkait passion. Passion dan jiwa wirausaha dapat dihasilkan dari proses belajar dan motivasi yang terus-menerus. Bagi mahasiswa, kegiatan kewirausahaan berbasis produk efektif meningkatkan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Salah satu produk yang dapat dikembangkan adalah kosmetik natural yang dapat dibuat dengan dalam skala rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan mahasiswa untuk meningkatkan jumlah mahasiswa wirausaha. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, simulasi serta pendampingan secara luring daring.  Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah mahasiswa Farmasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri yang berjumlah 45 mahasiswa yang tergabung dalam 15 tim wirausaha. Tingkat pengetahuan mitra terkait pembuatan produk kosmetik natural sebesar 93,3% dan terkait perencanaan kewirausahaan sebesar 73,3%, serta meningkatkan keterampilan mitra terkait pembuatan produk kosmetik natural sebesar 86,7% dan terkait perencanaan kewirausahaan sebesar 80%. Pada akhir kegiatan, jumlah mahasiswa wirausaha meningkat sebanyak 12 mahasiswa yang tergabung dalam empat tim wirausaha. Hasil ini dapat dijadikan dasar untuk rencana keberlanjutan program, salah satunya adalah pendampingan mitra hingga menjadi wirausaha dengan usaha yang stabil dan semakin besar.
Model Interkoneksi Nilai Islam, Regulasi Sosial, Dan Tradisi Kesehatan Melalui Kuliah Tamu Internasional: Penguatan Kesadaran Kritis Mahasiswa Uis Malaysia Lisa Aminatul Mukaromah; Nawafila Februyani; Agus Sholahudin Shidiq; Mohd Izzudin
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v4i4.5637

Abstract

Global developments demand cross-border learning models that are not only academic in nature but also capable of integrating religious values, social regulations, and modern scientific knowledge in understanding contemporary issues. However, studies examining how international guest lectures can serve as a medium to interconnect these three aspects remain limited, thereby highlighting the need for research that illustrates the pedagogical and social contributions of cross-national community engagement. This study aims to analyze how students at Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia comprehend current issues through the perspectives of Islamic values, social regulations, and culturally rooted health traditions in an international guest lecture setting. This research employed a qualitative descriptive method using participant observation, document analysis, and reflective interactive discussions. The activity took place at DK Ishak Baharom, UIS Malaysia, involving 70 students and featuring three lecturers from Indonesia who presented topics on: (1) legal regulations for combating online gambling, (2) zakat as an Islamic financial instrument and social policy, and (3) traditional jamu and herbal medicine as components of culturally based modern healthcare. The findings indicate that students developed a comprehensive understanding of: (a) the prohibition of online gambling, which is grounded not only in economic considerations but also in moral and spiritual dimensions; (b) zakat as an empowerment instrument requiring effective regulation to generate meaningful social impact; and (c) herbal traditions as cultural heritage aligned with the halal–thayyib principles and supported by scientific legitimacy. Measurable outcomes include enhanced critical awareness, strengthened Islamic literacy related to contemporary issues, and positive participant responses reflected in high enthusiasm and analytical questioning during discussions. This study affirms that international guest lectures can serve as a transformative model of cross-border community engagement, strengthening academic collaboration while providing an integrative learning space that connects Islamic values, social regulations, and modern scientific knowledge.
Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Lotion Antinyamuk Kombinasi Minyak Atsiri Bunga Kenanga dan Sereh Wangi Pitaloka, Ria Indah Kusuma; Februyani, Nawafila; Sugito, Mar’atus Sholikhah; Maysatun, Siti Nur; Prawestri, Inggria Eka; Putri, Rahma
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.1051

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan utama di Indonesia. Berbagai metode telah dikembangkan untuk mencegah gigitan nyamuk, salah satunya melalui penggunaan produk perlindungan berupa lotion antinyamuk. Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan tumbuhan yang mengandung insektisida alami, seperti sereh wangi dan bunga kenanga. Penelitian ini bertujuan merumuskan dan menguji stabilitas fisik sediaan lotion antinyamuk kombinasi minyak atsiri bunga kenanga dan sereh wangi. Lotion diformulasikan sebagai emulsi tipe minyak dalam air (o/w) dengan variasi konsentrasi emulgator asam stearat (10%, 15%, 20%) dan trietanolamin/TEA (2%, 3%, 4%). Stabilitas fisik diuji melalui parameter organoleptik, pH, daya sebar, daya lekat, dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula memenuhi standar organoleptik dengan tekstur halus, warna putih cerah, serta aroma khas citronella yang dipadukan kenanga. Nilai pH berkisar antara 6,00–6,96, dengan F1 dan F2 berada dalam rentang fisiologis kulit (4,5–6,5). Daya sebar berkisar 6–9 cm, daya lekat 6–13 detik, dan uji homogenitas menunjukkan F2 dan F3 homogen. Kesimpulan: Kombinasi minyak atsiri sereh wangi dan bunga kenanga berpotensi diformulasikan menjadi lotion antinyamuk yang stabil secara fisik dan memenuhi standar mutu sediaan topikal.
Ornamental Plants of Home Garden along the Coridor of Kopendukuh Village, Banyuwangi, East Java-Indonesia as a Basis for Ecotourism Planning Sihombing, Maic A.L.; Rohie, Ade M.C.; Februyani, Nawafila; Swandayani, Rosalina E.
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2015.003.01.03

Abstract

Home garden is a habitat for many plants species which are important in planning and management of tourism in rural area. Ornamental plants have crucial function to increase the appearance of homes and buildings through landscaping. The purpose of this study is to analyze ornamental plants species which grow in the home garden along the corridor of Kopendukuh Village as one of the potential attractions of tourism development. The observation of ornamental plants diversity was carried out at home gardens along the rural coridor of Kopendukuh Village. Totally, there are about 10 home gardens were assessed. In each home gardens, plans species were recorded and identified systematically. Qualitative analysis was performed using analysis of sociability, vitality, and periodicity. Result of the survey confirm that home garden is home of about 40 ornamental plants species. These species came from 24 family. About 59% of the ornamental species was classified as individual plant species live in small groups, 28% of ornamental plant was classified as shrubs. About 65% of are ornamental plant without flowers and seeds.  The diversity of plants in home garden needs special attention, especially in order to increase settlement visual quality. Keywords: Kopendukuh, ornamental plant, sociability, vitality, periodicity.
Effect of Cell Density and Benzyl Amino Purine on the Growth of Somatic Embryo of Citrus Mandarin Batu 55 (Citrus reticulata Blanco.) in Liquid Culture Februyani, Nawafila; Widoretno, Wahyu; Indriyani, Serafinah
The Journal of Experimental Life Science Vol. 6 No. 1 (2016)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.628 KB) | DOI: 10.21776/ub.jels.2016.006.01.01

Abstract

Citrus mandarin Batu 55 (Citrus reticulata Blanco.) is one of Indonesian fruits commodities that have high economic value and consumers demand. The propagation of citrus mandarin by plant tissue culture generally was carried out on solid medium. The liquid culture system could increase cell multiplication therefore it became alternative method of plant propagation through somatic embryogenesis. The effect of initial cell density and Benzyl Amino Purin (BAP) concentration in liquid media were investigated. The initial cells density and right concentration of BAP given in media can increase cell proliferation of somatic embryo in liquid culture. Globular somatic embryo were cultured on Murashige and Tucker media with initial cell density 4, 6, 8 and 10 mgL-1 and BAP 0, 0.25, 0.5, and 0.75 mgL-1. Growth evaluation of somatic embryo were obtained by weighing fresh and dry weight every 2 weeks for 8 weeks for initial cell density treatment and 6 weeks of BAP treatment. The result of the research showed that cell density affect the growth of somatic embryo of citrus mandarin. Somatic embryo with low cell density showed slower growth compared than high cell density. Peak growth occured in 6th cultured with cell density 10 mgL-1. In addition to cell density, the growth of somatic embryo in liquid culture was affected by BAP. The growth of somatic embryo on the media containing BAP showed better results than without BAP. The highest BAP concentration on media showed fresh and dry weight of somatic embryo increased. In this research, growth of somatic embryo is not optimal yet because fresh and dry weights of somatic embryo still increase with high concentration 0.75 mgL-1 of BAP.Keywords: Benzyl Amino Purine, cell density, citrus mandarin, liquid medium, somatic embryo.
Zn–Catharanthus roseus and Cu–Catharanthus roseus Complexes as Green Organometallic Photosensitizers for DSSC Applications Yani' Qoriati; Akhmad Al-Bari; Nawafila Februyani; Nely Alfiana Faricha Alfiana Faricha; Ahmad Abil Kamal
Jurnal Kimia Fullerene Vol 10 No 2 (2025): Fullerene Journal Of Chemistry
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37033/fjc.v10i2.752

Abstract

The global energy crisis and climate change issues have driven the development of environmentally friendly renewable energy sources, one of which is the dye-sensitized solar cell (DSSC) utilizing natural pigment-based photosensitizers. Catharanthus roseus (tapak dara) was selected due to its abundance of secondary metabolites and its potential to be modified into Zn and Cu nanoparticles to enhance stability and efficiency. In this study, tapak dara leaf extract was obtained using ethanol through ultrasonic extraction, then synthesized into Zn and Cu nanoparticles with Zn:Cu ratios of 0:4, 1:3, 2:2, 3:1, and 4:0 via green synthesis. The resulting nanoparticles were deposited onto TiO₂ electrodes, with Pt used as the counter electrode in the DSSC. The cells were tested under 9 mW halogen light. The results revealed that the Zn:Cu ratio influenced crystallite size, morphology, and solar cell efficiency. XRD characterization confirmed the formation of ZnO and Cu phases with crystallite sizes ranging from 9 to 40 nm, while SEM analysis showed nanometer-sized particles with a tendency to agglomerate. The highest efficiency was achieved at a 3:1 ratio, reaching 120 × 10⁻⁴ %, indicating that Zn/Cu–tapak dara nanoparticles hold strong potential as effective photosensitizers.