Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

GEDUNG KESENIAN DI MINAHASA UTARA. Arsitektur Simbolisme Zainal H. Pandjab; Cindy P. Lengkong; Pierre H. Gosal; Vicky H. Makarau
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i1.30874

Abstract

Gedung Kesenian merupakan sarana untuk mengembangkan kegiatan kesenian dan sebagai sarana edukasi pengetahuan tentang kesenian, akan tetapi pada Kabupaten Minahasa Utara belum terdapat tempat atau wadah maka di buat Gedung Kesenian di Minahasa Utara dengan tema simbolisme. Adapun tujuan perancangan Gedung kesenian ini untuk memfasilitasi kegiatan kesenian secara baik dan memperlihatkan desain khusus yang mencirikan kebudayaan yaitu dengan pendekatan kebudayaan Minahasa Utara. Perancangan Gedung Kesenian ini diharapkan bermanfaat untuk melestarikan kesenian dan meningkatkan minat masyarakat terhadap kesenian. Serta sebagai sarana edukasi , rekreasi dan sebagai tempat penyampaian karya seni untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dari segi kesenian.Kata kunci : Gedung Kesenian,Simbolisme,Kebudayaan Minahasa Utara 
PASAR MODERN LIRUNG Di KABUPATEN TALAUD. Arsitektur Kontemporer Andika E. Bawontea; Vicky H. Makarau; Hendriek H. Karongkong
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i1.31012

Abstract

Perkembangan pembangunan kabupaten Talaud semakin meningkat tiap tahunnya. Khususnya sektor industri perdagangan dan jasa, pembangunannya juga semakin maju, hal ini juga didukung oleh faktor letak geografis. Melihat peluang dan potensi yang dimiliki Kabupaten Talaud sangat besar maka hadirlah konsep perencanaan “Pasar Moderen Lirung di Kabupaten Talaud, yang mengacu dari  kebutuhan akan barang dan jasa sebagai penunjang kebutuhan masyarakat sehari-hari. Berangkat dari tujuan perancangan objek ini maka tema yang digunakan adalah Arsitektur Kontemporer yang diharapkan dapat menciptakan sesuatu objek yang baru dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam melakukan aktifitas di pasar modern. Dengan hadirnya perancangan pasar modern di talaud ini, dapat menunjang keperluan masyarakat akan barang dan jasa, serta menambah pendapatan daerah. Pasar modern ini mampu menampung masyarakat kabupaten talaud dalam mencari kebutuhan sehari-hari, karna pasar ini dirancang sesuai dengan standard kebutuhan di dalam pasar modern.Kata Kunci : Arsitektur, Kontemporer, Pasar  modern Lirung di Kabupaten Talaud
REDESAIN TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DI LIKUPANG, Futurism : Suggesting Speed & Motion Joshua S. Longdong; Vicky H. Makarau; Alvin J. Tinangon
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 2 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 2, November 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v9i2.34648

Abstract

Keberadaan Pelabuhan di Indonesia sangat di butuhkan mengingat Indonesia sebagai Negara kepulauan dalam menghubungkan antar pulau untuk keperluan pengembangan ekonomi daerah, kebutuhan pariwisata dan menghubungkan orang dari pulau satu ke pulau yang lain. Redesain kembali Terminal Penumpang Pelabuhan di Likupang adalah upaya untuk menunjang sarana perhubungan dalam hal meningkatkan pelayanan pariwisata dan perkembangan ekonomi. Perancangan ini juga sebagai suatu daya tarik bagi wisatawan baik dalam hal arsitekturnya sehingga memberikan wajah baru bagi kabupaten Minahasa Utara tepatnya di Likupang. Selain untuk memberikan fasilitas utama dan pendukung yang mampu menunjang aktifitas yang ada perancangan Terminal Penumpang ini akan mengangkat tema futuristik yang fokus ke suggesting speed & motion. Dalam perancangan Redesain Terminal Penumpang Pelabuhan di Likupang ini dilakukan pendekatan rancangan terhadap 3 poin utama yaitu terhadap tipologi objek, tema perancangan dan kajian tapak dan lingkungan yang ada. Hasil rancangan Redesain Terminal Penumpang Pelabuhan di Likupang ini akan menghadirkan suatu bentukan dan suasana Bangunan Terminal yang baru serta memberikan kontribusi yang besar dalam hal mengangkat kepariwisataan Kabupaten Minahasa Utara tepatnya di Likupang dan pengembangan ekonomi daerah.Kata Kunci : Likupang, Redesain Terminal Penumpang Pelabuhan, Futurism, Suggesting Speed & Motion
GEDUNG KESENIAN DI MINAHASA UTARA: Arsitektur Simbolisme Cindy P. Lengkong; Pierre H. Gosal; Vicky H. Makarau; Zainal H. Pandjab
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 9 No. 1 (2020): DASENG Volume 9, Nomor 1, Mei 2020
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Kesenian merupakan sarana untuk mengembangkan kegiatan kesenian dan sebagai sarana edukasi pengetahuan tentang kesenian, akan tetapi pada Kabupaten Minahasa Utara belum terdapat tempat atau wadah maka di buat Gedung Kesenian di Minahasa Utara dengan tema simbolisme. Adapun tujuan perancangan Gedung kesenian ini untuk memfasilitasi kegiatan kesenian secara baik dan memperlihatkan desain khusus yang mencirikan kebudayaan yaitu dengan pendekatan kebudayaan Minahasa Utara. Perancangan Gedung Kesenian ini diharapkan bermanfaat untuk melestarikan kesenian dan meningkatkan minat masyarakat terhadap kesenian. Serta sebagai sarana edukasi, rekreasi dan sebagai tempat penyampaian karya seni untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dari segi kesenian. Kata kunci : Gedung Kesenian,Simbolisme,Kebudayaan Minahasa Utara
ARSITEKTUR HIGH TECH PADA BANGUNAN OTOMOTIF Georgy S.V. Watung; Vicky H. Makarau
MEDIA MATRASAIN Vol. 10 No. 3 (2013)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v10i3.4119

Abstract

Bidang otomotif dewasa ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, dengan bertambahnya jumlah kendaraan di kota manado ini bangunan-bangunan yang menampung aktifitas otomotif juga semakin dibutuhkan. Saat ini desain arsitektur tidak bisa terlepas dari pengaruh teknologi dan perilaku manusia yang cenderung mengikuti perkembangan jaman juga ikut mempengaruhi keiinginan mereka untuk mendapatkan fasilitas-fasilitas yang berteknologi tinggi dan mempermudah aktifitas diberbagai tempat yang mereka kunjungi. Disinilah peran dari para arsitek dan desainer dibutuhkan, yaitu dengan merancang suatu tempat yang dapat memenuhi kebutuhan konsumerisme manusia akan teknologi terkini dan kemudahan fasilitas. Arsitektur high tech memiliki karakter yang transparan dengan penggunaan material baja dan kaca, menunjukan struktur dari bangunan, serta menggunakan kecanggihan teknologi untuk menunjang pengoprasian dari bangunan high tech itu sendiri. Penggunaan warna mencolok untuk elemen bangunan agar perbedaan fungsi menjadi hal yang jelas.
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DALAM PENGEMBANGAN PERMUKIMAN DI KOTA TOMOHON Dandy F. Tulung; Roosje J. Poluan; Vicky H. Makarau
MEDIA MATRASAIN Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v17i2.37036

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk kawasan perkotaan di Kota Tomohon mengakibatkan peningkatan kebutuhan masyarakat seperti Kawasan permukiman. Seiring dengan adanya pertumbuhan jumlah penduduk, menyebabkan penambahan jumlah kawasan terbangun, untuk itu perlu diidentifikasi daya dukung lahan di Kota Tomohon. Tujuan penelitian untuk menganalisis daya dukung lahan dan menganalisis arahan pengembangan permukiman berdasarkan daya dukung lahan di Kota Tomohon. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara survey langsung untuk melihat kondisi eksisting dan pengambilan data sekunder di instansi yang berkaitan. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis spasial dan analisis proyeksi geometri guna mendapat hasil proyeksi 20 tahun kedepan. Dari hasil analisis didapatkan hasil daya dukung lahan kelas 1 (kawasan pengembangan) memiliki luas ratio tutupan lahan eksisitng 99.42% atau 535.97 Ha, kelas 2 (kawasan kendala I) 8.48% atau 291.76 Ha, kelas 3 (kawasan kendala II) 7.63% atau 551.52 Ha, kelas 4 untuk ratio tutupan lahannya 0%, ditetapkan sebagai kawasan lindung dan limitasi. Diketahui kebutuhan luas lahan permukiman pada tahun 2039 di Kota Tomohon adalah 48.04 Ha dan luas daya dukung lahan yang masih dapat dikembangkan sebagai kawasan permukiman ada pada kelas 2 dan kelas 3 dengan total luasanya adalah 2320.12 Ha sehingga Kota Tomohon masih dapat memenuhi kebutuhan lahan untuk pengembangan permukiman.
ANALISIS SISTEM PERSAMPAHAN DI KECAMATAN AMURANG TIMUR DAN KECAMATAN TUMPAAN Reynaldo Tampinongkol; Windy Mononimbar; Vicky H. Makarau
MEDIA MATRASAIN Vol. 17 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/matrasain.v17i2.37038

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi salah satu masalah utama di Kabupaten Minahasa Selatan, khususnya pada kawasan perkotaan Amurang dan Tumpaan. Kecamatan Tumpaan dan Amurang Timur merupakan pintu masuk ke kawasan perkotaan Turangga terlihat banyak sampah-sampah berserakan di pinggir jalan, pinggir pantai, di badan sungai bahkan di kawasan pertokoan. Hal ini diduga selain disebabkan oleh masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan, juga karena sistem pengelolaan persampahan oleh pemerintah yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Sistem persampahan di Kecamatan Amurang Timur dan Kecamatan Tumpaan. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode analisis deskriptif untuk mendapatkan gambaran dan fakta-fakta akurat terkait penelitian dan analisis distribusi frekuensi dilakukan dengan tujuan mengolah data dengan perhitungan statistik sederhana. Dari hasil analisis yang dilakukan didapati, pertama teknik operasional persampahan Kecamatan Amurang Timur dan Kecamatan Tumpaan secara keseluruhan belum maksimal karena terdapat beberapa desa/kelurahan yang belum tersedia tempat pewadahan sampah komunal, pengumpulan dan pengangkutan sampah, untuk di kawasan permukiman dan sebagaian masyarakat di pesisir pantai di semua kelurahan/desa belum tersedia pewadahan tong/TPS dan pelayanan pengangkutan sampah sehingga masyarakat masih membakar sampah, membuang sampah di selokan/sungai  membuang sampah di pantai yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Kemudian yang Kedua faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pengelolaan sampah yang masih terdapat masalah seperti budaya dan perilaku masyarakat, timbulan dan karakteristik sampah, sarana pengumpulan, pengangkutan, pengelolaan, pembuangan akhir sampah, biaya yang tersedia, dan peraturan daerah.
CHRISTIAN CENTER DI KOTA TOMOHON: Optimalisasi Material Kayu dalam Gubahan Bentuk dan Ruang Arsitektural Andrew Posumah; Sonny Tilaar; Vicky H. Makarau
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 12 No. 3 (2023): DASENG Volume 12, Nomor 3, Juli 2023
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Tomohon merupakan salah satu kota yang memiliki potensi sumber daya dan pariwisata yang walaupun telah terkelola dengan baik, namun masih memiliki potensi untuk lebih dikembangkan. Selain itu, kota Tomohon juga menjadi salah satu pusat perkembangan Kristianitas di Sulawesi Utara dimana kehadiran Kantor Sinode GMIM menjadi bukti nyata eksistensi sosial-budaya yang telah berpadu dengan Kristianitas. Namun sejauh ini, di Sulawesi Utara dan Tomohon sendiri, belum didapati fasilitas yang mengakomodasi kebutuhan interdenominasi gereja (interdenominasi). Christian Center terpilih sebagai objek yang memfasilitasi aspek sosial-spiritual, guna mewadahi kegiatan yang berbentuk rohani-edukatif, rekreatif, maupun sosial secara terpusat. Dalam konteks proyek Christian Center Di Kota Tomohon, penggunaan material kayu pada elemen-elemen struktural dan dekoratif telah berhasil menciptakan tampilan arsitektural yang modern dan minimalis, dengan nuansa alami yang hangat. Material kayu juga telah digunakan secara optimal untuk memaksimalkan penggunaan ruang dalam gereja, menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi jemaat. Kayu adalah bahan yang bisa didaur ulang sehingga bersifat ramah lingkungan dan bersifat berkelanjutan dan selain memperindah dan memberi nilai jual lebih terhadap suatu objek, material kayu lebih efisien dalam fungsinya sebagai kontruksi tahan gempa. Kata Kunci: Kristianitas, Pusat, Kayu