p-Index From 2021 - 2026
2.757
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Legal Protection and Tax Treaty Position for Taxpayer Against Double Taxation Based on Legislation Regulations Sahrawati Sahrawati; Ardiansyah Ardiansyah
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6219

Abstract

This study aims to obtain information and legal analysis regarding legal protection and the position of the tax treaty against double taxpayers (Double Taxation), double taxation is the imposition of taxes on the same type of tax by different countries on the same subject and object, and in identical periods. The birth of double taxation is due to the principle of global taxation for domestic taxpayers, where income from within the country and abroad is taxed by the resident country (the country of residence of the taxpayer), besides that there is also territorial taxation for foreign taxpayers by the source country. where income originating from that country is taxed by the source country. To avoid state losses, a tax treaty was born which is part of international law, which minimizes double taxation and attempts to avoid tax.
Performance of PT. Bank BTPN Syariah, Tbk in a Covid-19 Pandemic Situation Koesmawan Koesmawan; Ardiansyah Ardiansyah
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 3 (2022): Budapest International Research and Critics Institute August
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i3.6197

Abstract

Covid-19 has counted thousands of Indonesians and millions of people around the world who died because the Covid-19 virus spread so quickly and had an impact on the economy in Indonesia, especially in the banking industry and non-banking industry. The purpose of this study is to test performance differences such as Assets, Third Party Funds (DPK), Financing, Profit and Non-Performing Financing (NPF) with the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) analysis method for the period 2019 and 2020 in the Covid-19 pandemic situation. 19 and tested management targets for 2020 using the Analytical Network Process – Benefits, Opportunities, Costs, Risks (ANP-BOCR) method in the COVID-19 pandemic situation. The results of this study indicate the performance of PT. Bank BTPN Syariah, Tbk in the Covid-19 pandemic situation in 2020 still looks good.
THE GOVERNMENT'S LEGAL RESPONSIBILITY IN FULFILLING PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT FOR DOCTORS DURING THE COVID-19 PANDEMIC Putri Bahari Derma; Ardiansyah Ardiansyah; Sudi Fahmi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.1000

Abstract

Abstract: The high rate of Covid-19 infection that occurs today requires the fulfillment of health facilities for doctors and health workers, especially Personal Protective Equipment (PPE) in handling patients during the Covid-19 pandemic. PPE shortages were widely reported in some health care facilities in various regions. Not only in privately owned health service facilities, government hospitals and puskesmas are also not spared from experiencing limited PPE. This Study discusses how the Government's Legal Responsibility Arrangements in Fulfilling PPE (APD) for Doctors amidst the Covid-19 Pandemic. This study used normative legal as its research method. The results of this study indicated that there are no specific arrangements that regulate the government's responsibility in providing PPE (APD) for doctors during the Covid-19 period. The government's responsibility for providing PPE for doctors amidst the covid-19 period was a form of main responsibility. But it was still not done well. Ideally, the governments responsibility in fulfilling physicians rights to health has emerged in accordance with the standards set by WHO in the form of providing appropriate personal protective equipment. It was important to Special monitoring is needed regarding the availability of existing PPE (APD) in the form of quantity and quality so that the safety and health rights of doctors can be fulfilled.Keywords: Job Characteristics, Individual Characteristics, Job Satisfaction, CivilServant Performance.Abstrak: Tingginya angka infeksi Covid-19 yang terjadi saat ini menuntut pemenuhan fasilitas kesehatan bagi dokter dan tenaga kesehatan khususnya Alat Pelindung Diri (APD) dalam menangani pasien di masa pandemi Covid-19. Kekurangan APD dilaporkan secara luas di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan di berbagai daerah. Tidak hanya di fasilitas pelayanan kesehatan milik swasta, rumah sakit pemerintah dan puskesmas juga tidak luput mengalami keterbatasan APD. Kajian ini membahas bagaimana Pengaturan Tanggung Jawab Hukum Pemerintah dalam Pemenuhan APD (APD) bagi Dokter di tengah Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan hukum normatif sebagai metode penelitiannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaturan khusus yang mengatur tentang tanggung jawab pemerintah dalam penyediaan APD (APD) bagi dokter selama masa Covid-19. Tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan APD bagi para dokter di tengah masa Covid-19 merupakan bentuk tanggung jawab utama. Tapi itu masih belum dilakukan dengan baik. Idealnya, tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak dokter atas kesehatan telah muncul sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh WHO dalam bentuk penyediaan alat pelindung diri yang sesuai. Penting Perlu pemantauan khusus mengenai ketersediaan APD (APD) yang ada dalam bentuk kuantitas dan kualitas agar hak keselamatan dan kesehatan dokter dapat terpenuhi.Kata kunci: Karakteristik Pekerjaan, Karakteristik Individu, Kepuasan Kerja, Sipil Kinerja Pelayan.
PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM DOKTER TERHADAP TINDAKAN MEDIS BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP) Alexander Budisectio Asmara; Ardiansyah Ardiansyah; Yetti Yetti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.999

Abstract

Abstract: The rapid development of science and technology leads to social change in society with information. increasing public understanding, especially in the health sector, improving health services, including medical actions in the practice of the medical profession. Every action in the medical profession has a responsibility and activity has legal consequences. This study uses a normative legal method where the data taken comes from library references and other secondary information. The results of the study indicate that legal liability in medical actions is based on self-competence and the presence or absence of negligence in carrying out medical activities. The incompetence of doctors and their negligence in causing disputes to be resolved are regulated in Law Number 36 Year 2009 through mediation. It is recommended to conduct cross-sectoral evaluations between professional associations and the police, especially in the possibility of criminal violations.Keywords: law responsibility; medical treatment; medical law; criminal lawAbstrak: Semakin pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi menggiring perubahan sosial masyarakat dengan keterbukaan informasi. Peningkatan pemahaman masyarakat terutama dalam bidang kesehatan meningkatkan tuntutan akan pelayanan kesehatan termasuk tindakan medis dalam praktik profesi kedokteran. Setiap tindakan dalam aktivitas profesi kedokteran memiliki tanggung jawab dan memiliki konsekuensi di mata hukum. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dimana data yang diambil berasal dari referensi kepustakaan serta informasi sekunder lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban hukum dokter dalam tindakan medis berdasarkan komptenesi diri dan ada tidaknya kelalaian dalam melakukan aktivitas profesi kedokteran. Tidak kompetennya dokter dan adanya kelalaian dalam bertugas menyebabkan sengketa yang yang penyelesaiannya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 yakni melalui mediasi. Disarankan melakukan evaluasi lintas sektoral antara perhimpunan profesi dan Kepolisian terutama dalam sengketa yang berpotensi terjadi pelanggaran pidana.Kata kunci: pertanggungjawaban hukum; tindakan medis; undang-undang kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengolah Potensi Perikanan Melalui Pelatihan Pembuatan Bakso Ikan Tuna di Desa Girisa Hapsawati Taan; Ardiansyah Ardiansyah; Herlina Rasjid; Rahmatia Rahmatia; Dondick w Wiroto
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i3.4294

Abstract

Dibutuhkan Inovasi dalam pengolahan ikan tuna menjadi produk yang berbeda sehingga pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam mengolah potensi perikanan ini melalui pelatihan pembuatan bakso ikan tuna. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan mengolah ikan terutama ikan tuna yang diolah menjadi bakso bagi masyarakat di Desa Girisa, Kecamatan Paguyaman yang berorientasi bukan hanya konsumsi dalam keluarga tetapi juga meningkatkan nilai ekonomisnya sehingga bisa dipasarkan sebagai mata pencaharian.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini  adalah pelatihan secara tatap muka dan praktik langsung. Target luaran yang diharapkan yakni tumbuhnya kesadaran dan minat  peserta pelatihan dalam mengolah potensi perikanan melalui pelatihan pembuatan bakso ikan tuna, diharapkan peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan keterampilan serta mengubah  pola pikir dan  perilaku dalam mengelola ikan menjadi produk yang bernilai jual. Kegiatan pengabdian diharapkan bisa meningkatkan inovasi dan kreativitas peserta dalam pengolahan ikan tuna sehingga dapat dibuat berbagai produk lain yang memiliki cita rasa yang enak, higienis, halal, dan sehat untuk dikonsumsi dan dipasarkan serta terbentuknya kelompok usaha dan mengembangkan jiwa wirausaha sebagai salah satu peluang usaha.
PENGARUH BRAND PERCEPTION DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN CAFE D'ORANGE Ardiansyah Ardiansyah; Jusuf Kuleh; Asnawati Asnawati
Jurnal Ilmu Manajemen Mulawarman (JIMM) Vol 2, No 1 (2017): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jimm.v2i1.174

Abstract

The purpose of this study to determine the effect of variables between Brand Perception and  quality service to Customer Loyalty of  D'Orange cafe The theoretical basis used by management marketing analysis tools Multiple Regression Liner with 60 samples.The conclusion of this study:The function of multiple linear regression calculation result is Y = 0.062 + 0.444 X1 + 0.535 X2. Brand regression coefficient pereptioan (X1) and quality of service (X2) is positive, meaning that if there is an increase of variable quality Brand perception (X1) and quality of service (X2) will lead to an increase in loyalty to the D 'Orange Cafe.Brand perception positive and significant effect on loyalty to the D 'Orange Cafe, so the hypothesis is acceptedService quality and significant positive effect on customer loyalty at D 'Orange Cafe, so the hypothesis is acceptedKeywords: Brand Perception, Quality of Service, - Consumer Loyalty
ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN STRUKTUR RANGKA ATAP BAJA RINGAN (Menggunakan Studi Kasus Rangka Atap Type Pelana dan Limasan Dengan Masing-masing 5 Lokasi Proyek Berbeda) Hamid Roziko; Ardiansyah Ardiansyah; Edi Barnas; Silviati Silviati
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri. Vol. 4 No. 2 (2021): KaLIBRASI September 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.287 KB) | DOI: 10.37721/kalibrasi.v4i2.889

Abstract

Dalam Dunia jasa konrtruksi, produktivitas tenaga kerja adalah salah satu faktorpenentu keberhasilan sebuah proyek pembangunan. Dalam mengukur tingkat produktivitastenaga kerja ada berbagai macam cara, salah satunya yaitu dengan meneliti besarnyatingkat LUR (Labour Utilitation Rate) masing-masing pekerja., yaitu meneliti sampaiseberapa tingkat efektivitas pekerja dalam bekerja. Besarnya tingkat produktivitas tenagakerja dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah kondisi lapangan dansarana bantu, keahlian pekerja, faktor umur atau usia pekerja, kesesuaian upah,pengalaman dalam bekerja, kesehatan pekerja, koordinasi dan perencanaan serta jeniskontrak kerja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas tenaga kerjadan mengetahui pengaruh kondisi lapangan dan sarana bantu, keahlian pekerja,faktor umur atau usia pekerja, kesesuaian upah, pengalaman dalam bekerja, kesehatanpekerja, koordinasi dan perencanaan, jenis kontrak kerja terhadap tingkat produktivitastenaga kerja. Penelitian ini dilakukan di proyek yang dikerjakan oleh CV. Kunang MakmurKonstruksi Penelitian dilakukan dengan cara mengamati tingkat produktivitas 30 tenagakerja dan disertai pengisian kuesioner. Pengamatan tingkat produktivitas (LUR) dilakukanselama 3 hari pada masing-masing pekerja. Dari hasil pengumpulan data, baik dataproduktivitas dan kuesioner dilakukan proses pengolahan data dengan bantuan komputerprogram SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 15.Dari analisis data yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa tingkat produktivitas(LUR) pekerja rata-rata pada pekerjaan struktur atap di proyek pembangunan Rumah SakitDr. Moewardi sebesar 66,8 % , berarti cukup produktif karena lebih dari 50 %. Variabelyang telah ditentukan ternyata signifikasinya 0,092 > 0,005 (sig yang disyaratkan) makasecara simulatan tidak berpengaruh terhadap besarnya tingkat produktivitas. Secaraparsial variabel yamg mempunyai pengaruh signifikan adalah pengalaman kerja dengansig = 0,001 < 0,005 dan keahlian pekerja sig = 0,002 <0,005. Pengalaman kerjamempunyai pengaruh yang dominan dengan nilai beta0,579.Kata kunci : LUR, Variabel, Simultan, Parsial, Dominan
Co-Authors Abdul Haris Abdul Hariss Abdulrahim Maruwae Abdurrachman Arief Aji Eka Putra Akor Sitepu Alexander Budisectio Asmara Aminuyati Andi Idhan Anisa Sutra Dewangga Ardenolis Ardenolis Aref Vai Asnawati Asnawati Badrul Ainy Dalimunthe Baiti Hidayati Bakhtiar Bakhtiar Besse Mattayang Buchori Asyik Chaerunnimah . Chairul Nas Defri Yoza Dewi Triyanti Diana Lisa Dini Hariyati Adam Dondick w Wiroto Edi Barnas Edy Haryono Endang Budi Sri Rahayu Erdiansyah Erdiansyah Erina Erina Erman I. Rahim Evi Deliana HZ Ferasiska Y Hasim Ferdricka Nggeboe Fitri Diana Wulansari Fuad Yudhi Yahya Gata, Windu Hamid Roziko Hapsawati Taan Herlina Rasjid Hilwa Walida Imam Prawiranegara Gani Indah Setiawati Indrayani Indrayani Irawati, Anie Rose Irfan Marwanza Irina Popoi Irwan Dinata Isgi Arriza Iskandar Iskandar Jusuf Kuleh Khaerani Kiramang Khalikussabir, Khalikussabir Koesmawan Koesmawan M N Hidayat Machudor Yusman Marice Pangaribuan Mawarni, Rima Maya Novrita Dama Mela, Ervina Meyko Panigoro MUHAMMAD AGUS SALIM Muhammad Arsyad Suyuti Muhammad Syukri Muthiara Basri Nadimin Nadimin Nanang Agung Nugroho Nila Hardi Nurhuda Nurhuda Nuzir, Fritz Akhmad Pernando PERNANDO Putri Bahari Derma Radia Hafid Rahmatia Rahmatia Rasman Razak Ria Dwi Putri ridwan, hardiyanti Sahrawati Sahrawati Saidang Saidang Silviati Silviati Slamet Slamet Sudi Fahmi Sudirman Husin sudirman sudirman Syaharuddin Rasyid Tofa Riyadi Usman Moonti Viriya Wicaksono Wahri Sunanda Yan Suryo Sumirat Yetti Yetti Yossi Oktorini Yuli Asmi Rahman Yulianti Toralawe