Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Agribusiness Competency Level of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Kubu Raya Regency Sisca Manda Nasution; Novira Kusrini; Shenny Oktoriana
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 8 No 1 (2026): FEBRUARY (CALL FOR PAPERS)
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v8i1.234

Abstract

The potential of agribusiness MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) in Kubu Raya Regency is hindered by the low competency of business actors, which is reflected in minimal product innovation, packaging design, and the underutilization of digital technology in marketing. This condition indicates weaknesses in the aspects of knowledge, skills, and mental attitude, resulting in limited market reach and low turnover. This research aims to identify the level of agribusiness competency and analyze the factors influencing it, using a sample of 83 MSME actors through purposive sampling and ordinal logit regression analysis. The results show that the agribusiness competency of MSME actors is generally in the medium category, where the knowledge aspect is high while skills and mental attitude are medium. Education, business experience, and business capital significantly influence the level of competency. It is recommended that MSME actors be encouraged to increase innovation and have the courage to step out of their comfort zone to strengthen competitiveness.
Analisis Kehilangan Pangan (Food Loss) Beras pada Tahap Penggilingan di Kabupaten Kubu Raya Retnosari Retnosari; Novira Kusrini; Shenny Oktoriana
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 19, No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v19i1.38237

Abstract

Kabupaten Kubu Raya mengalami defisit beras yang meningkat tajam mencapai -43.446 ton pada tahun 2023. Salah satu strategi krusial untuk menekan defisit tersebut adalah melalui reduksi kehilangan pangan (food loss). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehilangan pangan komoditas beras pada tahap penggilingan, pengemasan, dan penyimpanan di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif terhadap 37 responden pelaku usaha penggilingan, dengan analisis hubungan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kehilangan kuantitas tertinggi terjadi pada tahap penggilingan sebesar 37,9 kg/hari, disusul tahap penyimpanan (1,70 kg), dan kehilangan signifikan pada tahap pengemasan. Secara kualitas, penurunan mutu (butir patah dan warna) hanya terjadi pada tahap penggilingan dengan rata-rata penurunan kualitas sebesar 2,99%. Hasil uji Chi-Square mengonfirmasi bahwa kondisi gabah, derajat kematangan, serta tipe/konfigurasi mesin memiliki hubungan signifikan (p < 0,05) terhadap kehilangan kuantitas dan kualitas. Faktor lama penyimpanan juga terbukti secara signifikan memengaruhi kehilangan massa beras. Penelitian ini merekomendasikan perlunya modernisasi teknologi penggilingan dan perbaikan manajemen pascapanen untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kubu Raya.
PENGARUH BRAND IMAGE, KUALITAS LAYANAN, DAN SUASANA TOKO TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI SEGITIGA COFFEE SHOP PONTIANAK Devita Dwi Kinanti; Imelda; Novira Kusrini
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 7 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juli 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i7.2463

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan menguji pengaruh Brand image, Kualitas Layanan, dan Suasana Toko terhadap Keputusan Pembelian pada konsumen Segitiga Coffee shop di Pontianak. Perkembangan bisnis coffee shop yang semakin kompetitif menuntut pelaku usaha untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan membangun citra yang positif di mata konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 110 responden yang merupakan konsumen Segitiga Coffee shop dan telah melakukan pembelian minimal dua kali. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Lemeshow. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen yaitu Brand image, Kualitas Layanan, dan Suasana Toko secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen yaitu Keputusan Pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan coffee shop dalam membangun merek yang kuat, memberikan layanan yang berkualitas, dan menciptakan suasana yang nyaman dapat mendorong peningkatan keputusan pembelian konsumen.