Claim Missing Document
Check
Articles

Prototipe Sistem Informasi Marketing Kit Berdasarkan Tipe Kepribadian Dominance Muhamad Bilaal Kunaefi; Faishal Mufied Al Anshary; Ilham Perdana
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v2i2.8711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang danmengembangkan prototipe marketing kit berdasarkan tipekepribadian DiSC, dengan fokus pada aspek Dominance, untukPT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Tipe kepribadianseseorang dapat memengaruhi cara mereka menerimainformasi dan mengambil keputusan. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dansistem informasi dalam aktivitas penjualan. Marketing kitdigunakan sebagai media promosi yang membantumeningkatkan penjualan produk dan jasa, dan tipe kepribadiandapat memengaruhi keterampilan seorang sales dalam menjualproduk atau jasa. Dalam penelitian ini, metode Design Thinkingdigunakan sebagai pendekatan utama, dengan metode evaluasiyang meliputi Usability Testing untuk desain prototipe dan UserAcceptance Testing untuk implementasi front-end. Hasil daripenelitian ini adalah rancangan prototipe website marketing kityang disesuaikan dengan tipe kepribadian Dominance untukMitratel, serta kode akhir website yang dikembangkanmenggunakan bahasa pemrograman ReactJS. Denganmemanfaatkan temuan ini, Mitratel dapat meningkatkan upayapemasarannya dan secara efektif memperhatikan karakteristikkepribadian individu untuk mencapai keberhasilan dalampenjualan.
Pertimbangan Penyidik Menolak Dilakukannya Penangguhan Penahanan Perkara Tindak Pidana Narkotika Yang Dilakukan Anak Perdana, Ilham; Madjid, Neni Vesna
Ekasakti Legal Science Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60034/pg00qs84

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian hukum dengan spesifikasi yang bersifat deskriptif analitis. Pertimbangan Penyidik pada Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Pariaman menolak dilakukannya penangguhan penahanan perkara tindak pidana narkotika yang dilakukan anak diantaranya beratnya tindak pidana yang dilakukan, risiko pengulangan tindak pidana, serta kepentingan dalam mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas. Dengan ancaman hukuman yang tinggi ini, penyidik memiliki alasan kuat untuk tetap melakukan penahanan terhadap tersangka, termasuk anak-anak, guna memastikan bahwa tersangka tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Secara sosial dan psikologis, alasan yang menjadi pertimbangan penyidik adalah risiko pengulangan tindak pidana walaupun hal ini bertolak belakang dengan undang undang perlindungan anak. Kendala bagi penyidik pada Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Pariaman dalam pertimbangan menolak dilakukannya penangguhan penahanan perkara tindak pidana narkotika yang dilakukan anak adalah anak-anak yang terlibat dalam peredaran narkotika bukan merupakan pelaku tunggal, melainkan bagian dari jaringan yang lebih luas. Tekanan dari pihak keluarga dan masyarakat yang sering kali mempersulit penyidik dalam mengambil keputusan yang tegas terkait penangguhan penahanan. Kendala administratif dalam memproses permohonan penangguhan penahanan. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, permohonan penangguhan penahanan harus memenuhi beberapa syarat, seperti adanya jaminan dari orang tua atau pihak yang bertanggung jawab atas anak serta pernyataan tertulis bahwa anak tidak akan melarikan diri atau mengulangi tindak pidana. Namun, dalam praktiknya, banyak permohonan yang diajukan tanpa memenuhi persyaratan yang lengkap, sehingga menyulitkan penyidik dalam melakukan verifikasi terhadap kelayakan penangguhan
Evaluasi Usability Antarmuka Aplikasi Pengerjaan Soal untuk SMA Bina Negara 1 Baleendah Menggunakan A/B Testing dan System Usability Scale R. Rama Ahmad Waliyya; Oktariani Nurul Pratiwi; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam sistem pendidikan, termasuk dalam proses evaluasi pembelajaran. SMA Bina Negara 1 Baleendah sebelumnya menggunakan Google Form dan Microsoft Excel untuk distribusi soal dan rekap nilai, namun metode tersebut dinilai kurang efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi desain antarmuka aplikasi pengerjaan soal berbasis web menggunakan metode A/B Testing dan System Usability Scale (SUS). A/B Testing digunakan untuk mengetahui preferensi visual pengguna terhadap dua versi desain, sedangkan SUS digunakan untuk mengukur usability aplikasi berdasarkan persepsi pengguna. Sebanyak 7 guru dan 38 siswa dilibatkan sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil A/B Testing menunjukkan bahwa guru lebih menyukai desain B pada halaman bank soal, pembuatan kuis, dan pembuatan soal, sedangkan siswa memilih desain B untuk halaman pengerjaan kuis. Rekomendasi perbaikan desain diberikan berdasarkan masukan dari pengguna. Hasil evaluasi SUS menunjukkan skor rata-rata 85 untuk guru dan 88 untuk siswa, yang termasuk kategori “Best Imaginable”, menandakan tingkat usability yang sangat tinggi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dinilai telah memenuhi standar kemudahan penggunaan, meskipun masih diperlukan penyempurnaan minor guna meningkatkan pengalaman mengerjakan soal secara daring. Kata kunci— A/B Testing, Evaluasi UI/UX, Pendidikan Digital, System Usability Scale, Usability
Pengembangan Backend Website Pengaduan Pada Layanan Dp3a Kota Bandung Menggunakan Metodologi Rapid Application Development Fadli Kurniawan; Ilham Perdana; Faishal Mufied Al Anshary
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia menjadi tantangan serius yang memerlukan sistem penanganan yang efektif. Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan peningkatan kasus, namun tingkat pelaporan resmi masih sangat rendah akibat proses yang rumit, serta adanya fenomena victim blaming dan ketidakpercayaan korban terhadap proses hukum. Kondisi ini menghambat upaya perlindungan dan penanganan kasus oleh lembaga seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem backend untuk website pengaduan pada layanan DP3A Kota Bandung, guna menyediakan platform pelaporan yang mudah diakses, aman, dan nyaman bagi korban. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) karena fleksibilitas dan kemampuannya dalam mengakomodasi umpan balik secara cepat. Sistem ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Laravel dan basis data MySQL. Metode penelitian mencakup wawancara dengan pihak DP3A, perancangan arsitektur menggunakan Unified Modeling Language (UML), implementasi backend, serta evaluasi melalui Load Testing, User Acceptance Testing (UAT), dan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem backend yang dikembangkan telah berhasil memenuhi seluruh kebutuhan fungsional, mampu berjalan stabil di bawah beban pengguna yang signifikan, serta diterima dengan baik oleh pengguna. Kata kunci— Backend, Kekerasan Terhadap Perempuan, Rapid Application Development, Website Layanan Pengaduan
Pengembangan Back-End Aplikasi Latihan TOEFL ITP LaC Telkom University Modul Pembelajaran Menggunakan Metode Iterative Incremental Irsyadulbasyar Syam; Faishal Mufied Al Anshary; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TOEFL ITP merupakan salah satu tes standar kemampuan bahasa Inggris yang banyak digunakan sebagai syarat akademik dan profesional di Indonesia. Language Center (LaC) Telkom University telah berperan penting dalam memfasilitasi persiapan TOEFL ITP bagi sivitas akademika dan publik. Namun, sistem pembelajaran TOEFL yang ada saat ini masih didominasi oleh metode konvensional berbasis tatap muka dan keterbatasan akses LMS internal, sehingga belum mendukung kebutuhan pembelajaran mandiri yang fleksibel dan terbuka bagi peserta eksternal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem backend aplikasi pembelajaran TOEFL ITP berbasis web dengan pendekatan RESTful API menggunakan framework Laravel. Pengembangan backend dilakukan melalui metode iterative incremental, mulai dari analisis kebutuhan pengguna, perancangan model UML, hingga implementasi dan pengujian API. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur utama backend, meliputi manajemen materi, latihan soal, simulasi TOEFL ITP, konsultasi daring, dashboard monitoring, dan notifikasi, telah berjalan optimal sesuai spesifikasi. Sistem backend yang dihasilkan memberikan solusi inovatif dalam memperluas akses dan efektivitas layanan pembelajaran TOEFL ITP di LaC Telkom University, serta menjadi fondasi bagi pengembangan layanan digital lanjutan. Kata kunci— TOEFL ITP, backend, Language Center, RESTful API, Laravel, iterative incremental, pembelajaran mandiri
Pengembangan Back-End Aplikasi Tanjidor untuk Mengelola Program Ambassador Telkom University Menggunakan Metode Iterative Incremental Ryo Rifaldhi; Faishal Mufied Al Anshary; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital telah mendorong institusi pendidikan untuk mengadopsi sistem berbasis teknologi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan program. Telkom University memiliki Program Ambassador Tanjidor yang berperan sebagai brand ambassador universitas, namun menghadapi tantangan dalam pengelolaan konten yang masih manual menggunakan Excel dan kurangnya sistem terintegrasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan back-end aplikasi web untuk mengelola Program Ambassador Tanjidor menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) Iterative Incremental. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan melalui survei dan wawancara, perancangan sistem menggunakan UML, implementasi menggunakan framework Laravel dengan database MySQL, dan pengujian menggunakan unit testing serta load testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil dikembangkan dengan 25 endpoint API yang mencakup fitur authentication, user profile management, content management, leaderboard, user list, dan dashboard. Pengujian load testing dengan 100 pengguna simultan menghasilkan 16.729 request dalam 10 menit dengan rata-rata response time 0,856 detik dan error rate 0,15%. Sistem terbukti dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan program ambassador dan siap diintegrasikan dengan front-end. Kata kunci— back-end development, brand ambassador, iterative incremental, API development, content management, university branding
Pengembangan Back-End Modul Manajemen Kursus pada Website Latihan TOEFL ITP di Telkom University Language Center (LaC) dengan Metode Iterative Incremental Menggunakan Laravel Sufiana Arumdita; Faishal Mufied Al Anshary; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris merupakan keterampilan krusial di era global saat ini, dengan TOEFL ITP sebagai salah satu indikator kompetensi yang diakui luas. Telkom University Language Center (LaC) menyelenggarakan kursus TOEFL ITP, namun menghadapi tantangan signifikan. Ini mencakup keterbatasan akses pendaftaran, proses pendaftaran hingga pembayaran yang masih manual dan rentan kesalahan terlebih ketika jumlah peserta meningkat drastis karena proses yang masih belum terintegrasi serta tidak terintegrasi dengan pembelajaran mandiri. Kondisi ini menghambat efisiensi operasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang, mengembangkan modul manajemen kursus pada website Latihan TOEFL ITP, dan melakukan pengujian untuk mengatasi permasalahan pada LaC tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai stakeholder di LaC. Metode pengembangan yang digunakan adalah iterative incremental dengan dua iterasi, yang mencakup tahapan planning, design yang menghasilkan artefak berupa diagram UML, development menggunakan framework Laravel berbasis MVC dan basis data MySQL yang berfokus pada pengembangan backend, testing fungsionalitas backend yang dilakukan dengan metode unit testing dan blackbox testing dengan menguji respons API menggunakan tool Postman, serta evaluasi. Hasil pengujian API pada iterasi kedua menunjukkan bahwa seluruh endpoint telah berfungsi sesuai kebutuhan sistem termasuk perbaikan dari iterasi sebelumnya diharapkan sistem backend memberikan dukungan teknis yang esensial terhadap frontend modul manajemen kursus. Kata kunci— Laravel, API, iterative incremental, manajemen kursus
Pengembangan Frontend Modul Manajemen Kursus Pada Website Latihan TOEFL ITP Di Telkom University Language Center (Lac) dengan Metode Design Thinking Menggunakan React JS Tharra Zebadiah Alanna Budi; Faishal Mufied Al Anshary; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran merupakan proses dinamis yang bertujuan untuk mengubah perilaku seseorang melalui perolehan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang positif. Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan semakin berkembang pesat guna mendukung efektivitas serta efisiensi proses belajar mengajar. Salah satu solsui yang relevan adalah penggunaan sistem manajemen belajar berbasis website. Telkom University Language Center sebagai penyelenggara kursus TOEFL ITP masih mengandalkan proses manual dalam pengelolaan data peserta, instruktur, serta admisntrasi. Hal ini menimbulkan berbagai kendala, seperti keterlambatan admisntrasi, potensi kesalahan manusia, dan keterbatasan akses informasi bagi peserta. Studi ini bertujuan untuk merancang sistem manajemen kursus berbasis website menggunakan pendekatan Design Thinking. Proses dimulai dari tahap empati melalui wawancara pengguna, dilanjutkan dengan perancangan prototipe menggunakan Figma, serta pengembangan sistem menggunakan React JS. Pengujian dilakukan melalui platform Maze.co dengan hasil direct success 100% dan mission unfinished 0%. Evaluasi usability menggunakan System Usability Scale menunjukkan skor rata-rata staf admin 75 (B), peserta 78,5 (A-), dan instruktur 75.83 (B+). Hasil ini menunjukkan sistem termasuk kategori “Acceptable” dan “Good”. Kata kunci—TOEFL ITP, Design Thinking, React JS,Antarmuka, Sistem Manajemen Pembelajaran
Pengembangan Front-End Modul Pembelajaran Toefl Itp Di Telkom University Language Center Dengan Metode Design Thinking Menggunakan React Js Adib Aulliya Urrohman; Faishal Mufied Al Anshary; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris merupakan keterampilan fundamental bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan persaingan internasional. Telkom University Language Center (LaC) menghadapi kendala signifikan dalam pelaksanaan pembelajaran TOEFL ITP, meliputi keterbatasan waktu belajar mahasiswa akibat jadwal perkuliahan yang padat, distribusi materi pembelajaran yang belum efisien dengan sistem konvensional, dan kesulitan dalam pemantauan perkembangan belajar secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan front-end modul pembelajaran TOEFL ITP yang responsif dan user-centered menggunakan metode Design Thinking yang terintegrasi dengan teknologi React JS. Implementasi metode Design Thinking dilakukan melalui lima tahap sistematis: Empathize untuk memahami kebutuhan pengguna, Define untuk merumuskan permasalahan, Ideate untuk menghasilkan solusi inovatif, Prototype untuk mengembangkan antarmuka, dan Test untuk validasi usability. Tahap Empathize melibatkan wawancara mendalam dengan 5 peserta kursus dan 5 instruktur untuk mengidentifikasi pain points dan kebutuhan spesifik. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi berhasil dikembangkan dengan fitur komprehensif meliputi dashboard interaktif, modul materi terstruktur, sistem latihan soal adaptif, simulasi TOEFL autentik, platform konsultasi real-time, sistem notifikasi terintegrasi, dan modul laporan pembelajaran berbasis data. Pengujian usability menggunakan metodologi standar menunjukkan success rate 83,3% untuk peserta dan 100% untuk instruktur, mengindikasikan tingkat kemudahan penggunaan yang tinggi. Evaluasi System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 89 untuk peserta dan 85 untuk instruktur dengan kategori "Excellent" dan "Acceptable", membuktikan tingkat penerimaan pengguna yang positif. Sistem terbukti efektif meningkatkan fleksibilitas pembelajaran mandiri, optimalisasi distribusi materi digital, dan kemudahan pemantauan progres belajar mahasiswa secara real-time oleh instruktur.. Kata kunci: TOEFL ITP, Design Thinking, React JS, User Interface, User Experience, Learning Management System
Pengembangan Mobile App Untuk Tunanetra Memanfaatkan Bluetooth Beacon Di Slbn A Bandung Dalam Bernavigasi Dengan Metode Prototyping Aksanardian Alberami; Ahmad Musnansyah; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas netra masih menghadapi hambatan signifikan dalam bernavigasi di ruang publik, khususnya ketika tidak tersedia sistem penunjuk arah yang mudah diakses dan memberikan informasi yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi navigasi berbasis perangkat mobile yang memanfaatkan teknologi Bluetooth Low Energy (BLE) beacon. Aplikasi ini ditujukan untuk mendukung kemandirian tunanetra saat berpindah tempat di lingkungan sekitar. Proses pengembangan menggunakan metode prototyping dalam dua siklus iteratif. Siklus pertama difokuskan pada perancangan fitur utama seperti pemindaian beacon, navigasi berbasis suara, dan pemilihan tujuan. Siklus kedua dilakukan untuk menyempurnakan sistem dengan menambahkan fitur pengelolaan rute dan beacon oleh admin serta meningkatkan aspek aksesibilitas antarmuka berdasarkan umpan balik awal. Evaluasi sistem dilakukan melalui pengujian langsung bersama pengguna menggunakan dua instrumen, yaitu System Usability Scale (SUS) dan Single Ease Question (SEQ). Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor SUS dari 65 menjadi 78 pada pengguna, sedangkan skor admin tetap berada pada kisaran tinggi, yakni di atas 85. Berdasarkan temuan tersebut, sistem dinilai bermanfaat, praktis digunakan, dan memiliki potensi besar untuk diterapkan secara lebih luas dalam mendukung mobilitas mandiri bagi tunanetra. Dengan pendekatan yang berorientasi pada inklusivitas, pengembangan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam penerapan teknologi bantu berbasis BLE. Kata kunci— bluetooth beacon; tunanetra; navigasi dalam ruangan; prototyping; aksesibilitas; usability testing