Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Manajemen Konsinyasi Dan Pengiriman Produk Pada Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Umkm Kerupuk Kulit Sapi Pakde Waginu Kyandra Kusuma; Ilham Perdana; Faishal Mufied Al Anshary
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, termasuk UMKM Kerupuk Kulit Sapi Pakde Waginu. Namun, proses manajemen konsinyasi dan pengiriman produk pada UMKM ini masih dilakukan secara konvensional, sehingga menimbulkan berbagai kendala seperti catatan yang rentan hilang, kesalahan dalam pencatatan, dan kesulitan pelacakan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang modul manajemen konsinyasi dan pengiriman produk berbasis web guna meningkatkan ketepatan dalam pengelolaan bisnis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Extreme Programming, yang menerapkan pendekatan iteratif dan kolaboratif guna memastikan sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengatasi permasalahan pengelolaan konvensional dengan menyediakan solusi digital yang terdokumentasi dan terstruktur. Dengan adanya sistem ini, operasional UMKM dapat berjalan lebih tertata dan sistem yang dikembangkan berpotensi menjadi acuan pengembangan sistem serupa pada UMKM lainnya. Kata kunci— Extreme Programming, konsinyasi, pengiriman produk, sistem informasi, UMKM
Pengembangan Modul Pembayaran dan Pengembalian Produk pada Sistem Informasi Berbasis Website untuk Mitra Konsinyasi UMKM Kerupuk Kulit Pakde Waginu (Studi Kasus: Angelica Cafe) David Christian Toreh; Ilham Perdana; Faishal Mufied Al Anshary
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Kerupuk Kulit Pakde Waginu merupakan usaha mikro yang menjalankan sistem penjualan berbasis konsinyasi dengan sejumlah mitra, salah satunya Angelica Cafe. Proses pencatatan penjualan, retur produk, dan pembayaran pada sistem konsinyasi tersebut masih dilakukan secara konvensional, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem manajemen konsinyasi berbasis web yang mendukung proses pencatatan penjualan, pengelolaan retur produk, dan transaksi pembayaran oleh mitra. Metode pengembangan yang digunakan adalah Extreme Programming (XP), yang terdiri atas tahapan planning, design, coding, testing, dan release. Pengujian dilakukan dengan unit testing, blackbox testing, dan user acceptance testing (UAT) yang menunjukkan bahwa seluruh fitur sistem berfungsi sesuai kebutuhan dan dinyatakan diterima oleh pengguna pada dua iterasi. Selain itu, hasil evaluasi System Usability Scale (SUS) menunjukkan nilai rata-rata sebesar 81,87, yang berarti sistem memiliki tingkat kegunaan yang tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, sistem dinilai layak untuk diterapkan dalam kegiatan operasional mitra UMKM secara berkelanjutan. Kata kunci— sistem informasi, konsinyasi, umkm, extreme programming, user acceptance testing, system usability scale
Pengembangan Sistem Informasi Untuk Pusat Layanan Usaha Terpadu Kumkm Kabupaten Bandung Berbasis Website Syifa Auvia Baehaqi; Ilham Perdana; Nia Ambarsari
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Bandung memiliki peran penting dalam mendukung UMKM, namun masih menghadapi kendala seperti distribusi informasi yang belum merata, pengelolaan data manual, dan kesulitan identifikasi pelaku UMKM yang memiliki laporan keuangan. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan sistem informasi berbasis website dengan metode Waterfall. Sistem ini dirancang untuk mendukung pengelolaan informasi program, digitalisasi data UMKM, serta pelacakan laporan keuangan. Hasil pengujian menunjukkan sistem berjalan sesuai harapan dan diterima dengan baik oleh pengguna. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi layanan PLUT, mempermudah proses monitoring dan evaluasi, serta memperluas akses informasi bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bandung. Kata kunci—Sistem Informasi, PLUT, UMKM, Laravel, UAT, Waterfall
Pengembangan Sistem Pencatatan Keuangan Umkm Di Bawah Naungan Pusat Layanan Usaha Terpadu Kumkm Kabupaten Bandung Berbasis Website Hutari Syafriani; Ilham Perdana; Nia Ambarsari
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Akan tetapi, masih banyak pelaku UMKM menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, terutama UMKM sektor kuliner di bawah naungan PLUT KUMKM Kabupaten Bandung. Proses pencatatan keuangan yang masih di lakukan secara manual menimbulkan berbagai permasalahan seperti rawan kesalahan, kehilangan data, serta sulitnya membuat laporan keuangan sebagai dasar dalam pengajuan pendanaan. Selain itu, juga masih belum meratanya distribusi informasi dari PLUT kepada pelaku UMKM. Sistem ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM, khususnya UMKM di sektor kuliner Kabupaten Bandung dalam mencatat transaksi pemasukan & pengeluaran secara digital, menghasilkan laporan keuangan yang sederhana dan mudah di akses, serta dapat membantu UMKM dalam memperoleh informasi dari PLUT. Penelitian ini menerapkan waterfall sebagai Metode pengembangan sistem dengan tahapan yang jelas mulai dari requirements, design, implementation, verification, dan maintenance. Sistem di implementasikan menggunakan teknologi PHP serta framework Laravel. Evaluasi sistem dilakukan dengan pendekatan pengujian Black Box maupun User Acceptance Testing (UAT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem telah berjalan sesuai fungsinya dan memperoleh nilai kepuasan pengguna sebesar 93,28% yang menunjukkan penerimaan yang sangat baik berdasarkan UAT dengan skala likert. Kata kunci— Pencatatan Keuangan, UMKM, Waterfall
Pengembangan User Interface Dan User Experience Website Pengaduan Pada Layanan Dp3a Kota Bandung Menggunakan Metodologi Design Thinking Priya Mita Hartati Qhusna; Ilham Perdana; Faishal Mufied Al Anshary
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia, termasuk di Kota Bandung, menjadi masalah serius yang membutuhkan penanganan sistematis. Pada tahun 2022, tercatat 38.822 kasus kekerasan fisik dan pelecehan, meningkat dari 28.091 kasus pada tahun sebelumnya, namun hanya 22,98% korban yang melaporkan kejadian tersebut, dan hanya 24,04% yang mendapatkan pendampingan hukum. Hal ini menunjukkan masih rendahnya partisipasi korban dalam melapor akibat stigma sosial, rasa takut, dan akses pelaporan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang User Interface dan User Experience untuk website layanan pengaduan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggunakan pendekatan Design Thinking melalui lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi agar dapat menghasilkan analisa seperti user persona, customer journey map, dan prototipe low fidelity serta high fidelity. Pengujian dilakukan menggunakan metode Usability Testing dan kuesioner System Usability Scale (SUS). Pada finding and recomendation bagian iterasi desain memiliki beberapa masukan, meskipun begitu hasil pengujian System Usability Scale menunjukkan bahwa rata-rata skor dari pengguna klien adalah 83 (kategori B – Excellent), sedangkan dari staf adalah 77 (kategori C – Good); keduanya termasuk dalam tingkat penerimaan “acceptable”. Rancangan sistem ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik, meningkatkan kenyamanan pelaporan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam melaporkan kasus kekerasan secara digital. Kata Kunci — User Interface, User Experience, Design Thinking, Website Pengaduan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Perancangan Front End Website Tanjidor Untuk Mengelola Program Ambassador Telkom University Menggunakan Metode Design Thinking Grace Amanda Rosadi; Faishal Mufied Al Anshary; Ilham Perdana
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program brand ambassador di era globalisasi memegang peran krusial dalam strategi promosi institusi pendidikan tinggi. Program Tanjidor (TelUtizen Menjadi Ambassador) merupakan inisiatif Telkom University untuk meningkatkan citra merek melalui kegiatan mahasiswa yang bekerja sama dengan unit Public relations & analytics (PRA). Namun, pengelolaan program ini masih menghadapi tantangan efisiensi dan pengalaman pengguna, terutama dalam sistem manajemen konten yang bersifat manual dan terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah situs web front-end untuk Tanjidor guna mendukung pengelolaan program yang lebih efektif, mulai dari rekrutmen hingga manajemen konten, dengan memprioritaskan kebutuhan pengguna. Pendekatan yang digunakan adalah metode Design thinking, yang mencakup tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test yang diterapkan secara iteratif. Prototipe dikembangkan menggunakan HTML, Tailwind CSS, dan JavaScript untuk memastikan antarmuka yang ramah pengguna. Hasil perancangan berupa prototipe situs web yang divalidasi melalui uji kelayakan pengguna (usability testing) menggunakan platform Maze. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kepuasan dan efisiensi pengelolaan program, yang menandakan bahwa solusi digital yang diusulkan berhasil menjawab permasalahan yang ada secara efektif. Kata kunci—Tanjidor, Sistem Rekruiment, Manage Konten, Design thinking, User interface, User Experience