Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

ASUHAN KEPERAWATAN GESTATIONAL DIABETES MELLITUS DENGAN APLIKASI TEORI SELF CARE OREM. Eka Riyanti; Setyowati Setyowati; Yati Afiyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.241 KB)

Abstract

Angka kematian ibu merupakan cerminan mortalitas ibu pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Fokus penanganan ibu hamil dengan GDM adalah untuk menurunkan angka kesakitan maternal, kesakitan dan kematian perinatal. Asuhan keperawatan yang optimal diberikan pada ibu gestational diabetes militus untuk memandirikan klien dalam merawat diri dan meminimalkan terjadinya komplikasi pada ibu dan janinnya. Komplikasi dapat dicegah dengan mempertahankan keadaan normoglikemia selama kehamilan. Ners spesialis keperawatan maternitas diharapkan mampu memandirikan ibu hamil dengan GDM untuk melakukan perawatan terhadap diri sendiri agar tidak terjadi masalah kesehatan pada ibu dan janinnya. Tujuan umum dari penulisan ini adalah memberikan gambaran pada kasus ibu hamil dengan GDM dengan penerapan teori self care Orem. Metode penelitian Studi kasus. Aplikasi self care Orem (tahap Supportive educative) membuat Ibu GDM mampu melakukan perawatan diri untuk menjaga kesehatan ibu dan janinnya selama kehamilannya. Perawatan diri tersebut meliputi penatalaksanaan nutrisi, pemberian insulin, pemantauan glukosa darah, dan olah raga.
Stunting Prevention Through Stunting Education and MP-ASI in Pekuncen Village: Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Stunting Dan MP-ASI Di Desa Pekuncen Riyanti, Eka; Herniyatun, H; Astutiningrum, Diah; Reynata, Yoshiko; Ulum, Ummi Faridatul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi lima program nasional di bidang kesehatan di Indonesia. Angka stunting di Kabupaten Kebumen adalah 10,9%. 40% diantaranya disebabkan oleh ketidakpahaman masyarakat tentang stunting dan upaya pencegahannya. Desa Pekuncen memiliki 13 kasus stunting. Stunting bisa dicegah dengan konsumsi tablet tambah darah dan asupan gizi pada ibu hamil, berikan ASI Eksklusif dan lanjutkan dengan MP-ASI setelah 6 bulan, pantau pertumbuhan dan perkembangan anak di posyandu dan Akses air bersih dan sanitasi baik. Upaya yang bisa dilakukan diantaranya adalah memalui edukasi edukasi tentang stunting dan MP-ASI. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan MP-ASI sehingga Stunting di Desa Pekuncen dapat dicegah. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi sedangkan media yang digunakan adalah Modul stunting dan MP-ASI. Hasil yang diperoleh adalah peningkatan rerata nilai pengetahuan dari 65,94 menjadi 82,97. Kesimpulan edukasi stunting dan MP-ASI dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting dan MP-ASI.
Parapam Meningkatkan Pemberian Asi Eksklusif dan MP-ASI pada Bayi 0-12 Bulan Nurlaila, N; Riyanti, Eka; Setianingsih, Evi; Frastyo, F; Astriani, Indri; Juliana, J
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi dipengaruhioleh asupan gizi yang didapat ibu saat hamil maupun sesudah bayilahir. Asupan gizi pada bayi diberikan memalui praktik pemberian ASIEksklusif dan MP-ASI dengan benar. Di Indonesia masih banyak ibuyang tidak memiliki kesempatan untuk memberikan ASI Eksklusifkarena berbagai faktor. Beberapa penelitian menyebutkan bahwamasalah gizi pada bayi dan anak disebabkan kebiasaan ASI dan MPASIyang tidak tepat baik secara kuantitas maupun kualitas. Perilakupemberian MP-ASI yang tidak tepat meliputi pemberian makanan yangterlalu awal atau terlambat, porsi dan frekuensi makanan yangdiberikan tidak sesuai kebutuhan. Tujuan. Tujuan Program kegiatanini adalah pembentukan kader PARAPAM (Para Pendamping ASI danMP-ASI) untuk meningkatkan pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASIpada bayi di Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar KabupatenKebumen. Metode. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah,diskusi, dan demostrasi. Materi yang diberikan meliputi kaderkesehatan, Pendidikan Kesehatan, ASI eksklusif dan MP-ASI. Jumlahkader yang dilatih 9 orang, Kader PARAPAM dilatih melakukanpendidikan kesehatan kepada masyarakat dan melakukanpendampingan saat menyusui dan memberikan MP-ASI pada bulanMei 2017. Media yang digunakan kader PARAPAM berupa lembarbalik, Leaflet serta booklet Pemberian ASI dan MP-ASI. Hasil. KaderPARAPAM membantu ibu dalam pemberian ASI Ekslusif dan MP-ASI.Ibu yang memiliki bayi usia kurang dari 6 bulan dapat memberikanASI ekslusif dan ibu yang memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan dapatmenyiapkan MP-ASI dengan baik. Kesimpulan. Terbentuknya kaderPARAPAM meningkatkan pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI yangbenar Rekomendasi. Kader PARAPAM dapat diaplikasikan untukmendampingi pasien yang memiliki masalah kesehatan yang lainnya.
ASUHAN KEPERAWATAN GESTATIONAL DIABETES MELLITUS DENGAN APLIKASI TEORI SELF CARE OREM. Riyanti, Eka; Setyowati, Setyowati; Afiyanti, Yati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu merupakan cerminan mortalitas ibu pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Fokus penanganan ibu hamil dengan GDM adalah untuk menurunkan angka kesakitan maternal, kesakitan dan kematian perinatal. Asuhan keperawatan yang optimal diberikan pada ibu gestational diabetes militus untuk memandirikan klien dalam merawat diri dan meminimalkan terjadinya komplikasi pada ibu dan janinnya. Komplikasi dapat dicegah dengan mempertahankan keadaan normoglikemia selama kehamilan. Ners spesialis keperawatan maternitas diharapkan mampu memandirikan ibu hamil dengan GDM untuk melakukan perawatan terhadap diri sendiri agar tidak terjadi masalah kesehatan pada ibu dan janinnya. Tujuan umum dari penulisan ini adalah memberikan gambaran pada kasus ibu hamil dengan GDM dengan penerapan teori self care Orem. Metode penelitian Studi kasus. Aplikasi self care Orem (tahap Supportive educative) membuat Ibu GDM mampu melakukan perawatan diri untuk menjaga kesehatan ibu dan janinnya selama kehamilannya. Perawatan diri tersebut meliputi penatalaksanaan nutrisi, pemberian insulin, pemantauan glukosa darah, dan olah raga.
Asuhan Keperawatan pada Pasien Hyperemesis Gravidarum dengan Penerapan Pemberian Air Rebusan Jahe untuk Mengurangi Mual Muntah Yuliyanti, Arie; Riyanti, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hyperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan sehingga mengganggu pekerjaan sehari – hari dan keadaan umum menjadi buruk, selain itu merupakan gangguan yang paling sering ditemui pada kehamilan trimester pertama. Lebih dari 80 % ibu hamil mengalami rasa mual dan muntah, sedangkan untuk yang mengalami hyperemesis gravidarum sekitar 5 dari 1.000 ibu hamil. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pemberian air rebusan jahe untuk mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum di ruang Annisa Rumah Sakit Islam Wonosobo. Studi kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil asuhan keperawatan yang dilakukan pada 3 Klien sebagai subjek pemberian tindakan dengan usia kehamilan 1 sampai 12 minggu muncul masalah keperawatan utama nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, intervensi dan implementasi yang dilakukan adalah dengan manajemen nutrisi serta memberikan air rebusan jahe, dosis pembuatan 250 mg jahe dalam 500 cc air sehari dibagi 3 – 4 kali pemberian, sehingga didapatkan hasil evaluasi masalah nutrisi teratasi ditandai dengan Klien dapat makan dan minum secara bertahap tanpa muntah. Tindakan non farmakologis untuk mengatasi / meringankan gejala mual dan muntah pada ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum dengan mengaplikasikan penggunaan air rebusan jahe memberi hasil yang signifikan. Namun demikian tetap perlu diperhatikan dosis pemberiannya, yaitu tidak boleh terlalu berlebihan atau terlalu banyak. Dari hasil studi kasus dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian air rebusan jahe merupakan salah satu cara efektif sebagai pertolongan pertama untuk mengurangi rasa mual dan muntah pada kehamilan trimester pertama maupun pada ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum.
Efektifitas Air Rebusan Daun Sirih Hijau dalam Mengatasi Keputihan Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Gombong Baety, Dwi Nur; Riyanti, Eka; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keputihan adalah keluarnya cairan berlebih dari vagina yang terkadang disertai rasa gatal, nyeri, rasa panas dibibir kemaluan, kerap disertai bau busuk. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya keputihan patologis dengan menggunakan daun sirih hijau (peper betle L) kandungan di dalam daun sirih hijau (peper betle L) ini dapat menghilangkan bakteri dan anti jamur di dalam tubuh. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui efektifitas rebusan air daun sirih hijau dalam mengatasi keputihansiswi kelas XI di SMA Muhammadiyah 1 Gombong Metode: Metode penelitian ini menggunakan quasy eksperiment dengan rancangan Pretest - posttest with control group design, terhadap 24 responden kelompok intervensi dan 24 responden kelompok kontrol yang mengalami keputihan. Setelah 6 hari diobservasi gejala keputihanya berkurang atau tidak untuk kelompok intervensi. Uji stastik yang digunakan non parametik (uji wilcoxon). Hasil: Hasil uji statistik Wilcoxon kelompok intervensi terdapat perbedaan antara pre dan postest diperoleh 0,000 (p<0,05) yang berarti Ha diterima artinya ada pengaruh cebok dengan air rebusan daun sirih hijau untuk mengatasi keputihan, dibandingkan kelompok kontrol yang tidak diberikan air rebusan daun sirih hijau. Kesimpulan: Ada perbedaan sighnifikan antara pre dan post-test sesuda diberikan intervensi air rebusan daun sirih hijau. Peneliti Selanjutnya: Dapat membandingkan daun sirih jenis yang lainya, Perlu adanya penyeragaman ukuran daun yang sama.
Efektivitas Pijat Oksitosin terhadap Pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum SC Primipara di RS PKU Muhammadiyah Gombong Riyanti, Eka; Mulyani, Retno Dwi; Astutiningrum, Diah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan dengan SC selain memberikan manfaat, dapat menimbulkan efek samping yaitu menghambat produksi ASI. Oleh karena itu diperlukan intervensi pijat oksitosin agar dapat meningkatkan hormon oksitosin sehingga pengeluaran ASI meningkat. Tujuan penelitian Mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada Ibu post partum SC primipara di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Metode Penelitian kuantitatif dengan desain quasy experiment dan menggunakan pendekatan pretest and posttest design with control group. Sampel sejumlah 96 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian Pijat Oksitosin terbukti efektif terhadap pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum SC Primipara dengan nilai signifikan p=0.00 (p<0.05). Rekomendasi Pihak Rumah Sakit hendaknya mempertimbangkan SOP Pijat Oksitosin sebagai draf untuk selanjutnya disahkan dan diterapkan sebagai metode untuk mempercepat pengeluaran ASI pada ibu post partum.
Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Post SC dengan Masalah keperawatan Menyusui Efektif di RS Margono Soekarjo Purwokerto Riyanti, Eka; Purwanti, Yuli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan cairan terbaik yang dihasilkan oleh kelenjar payudara untuk bayi baru lahir sampai usia 6 bulan, karena komponen ASI mudah dicerna, mudah diabsorbsi oleh bayi baru lahir, dan memiliki kandungan nutrisi yang baik. Tujuan Umum: Menjelaskan asuhan keperawatan dengan teknik pijat woolwich menggunakan minyak zaitun pada pasien dengan masalah keperawatan Menyusui Efektif pada pasien post secio caesarae di ruang Flamboyan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: Studi Kasus, Analisis data deskriptif. Hasil Asuhan Keperawatan: Masalah keperawatan yang muncul pada ketiga pasien tersebut adalah menyusui efektif. Intervensi yang dilakukan yaitu promosi laktasi dan melakukan teknik pijat woolwich menggunakan minyak zaitun. Teknik pijat woolwich menggunakan minyak zaitun pada ibu post sc efektif dalam melancarkan pengeluaran ASI. Rekomendasi: Tindakan Teknik pijat woolwich menggunakan minyak zaitun dengan masalah menyusui efektif dapat diterapkan ruang flamboyan (ruang post partum) RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto.
Nursing Care With Birth Ball Exercises Application For Maternity Pain Lower Chasanah, Siti Nur; Riyanti, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Persalinan merupakan proses alamiah yang dialami dalam siklus reproduksi wanita. Persalinan Kala I adalah kala pembukaan yang berlangsung antara pembukaan 3 sampai pembukaan lengkap. Persalinan disertai rasa nyeri. Rasa nyeri pada persalinan adalah manifestasi fisiologis dari adanya kontraksi (pemendekan) otot rahim. Penggunaan birth ball selama persalinan mampu menurunkan tingkat nyeri karena merangsang refleks postural dan menjaga otot-otot serta menjaga postur tulang belakang dalam keadaan baik. Tujuan: Melakukan Asuhan keperawatan persalinan normal kala 1 fase aktif dengan nyeri melahirkan di RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Metode: Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek studi kasus yang akan dikaji adalah 5 ibu bersalin normal dengan masalah utama nyeri melahirkan. Alat dalam penelitian ini adalah format asuhan keperawatan, Nursing Kit, SOP birth ball serta lembar observasi tanda gejala nyeri bersalin. Penyajian data yang penulis lakukan dengan menarik kesimpulan berdasarkan data subjektif dan objektif, yang disajikan dalam metode pendokumentasian dan resume asuhan keperawatan Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan kelima pasien memiliki keluhan utama yang sama nyeri akut kenceng kenceng menjelang persalinan. Diagnosa keperawatan prioritas pada Pasien I-V adalah nyeri melahirkan berhubungan dengan dilatasi serviks yang dibuktikan pada ketiga pasien yang mengeluh nyeri pada rentang skala 5-7. Intervensi keperawatan yang dilakukan yaitu manajemen nyeri dan latihan birth ball. Implementasi keperawatan yang dilakukan yaitu Manajemen Nyeri (I.08238) yang meliputi Observasi (Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi. Kualitas, intensitas nyeri. Identifikasi skala nyeri. Identifikasi respons nyeri non verbal. Identifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri). Selain manajemen nyeri, penulis juga menerapkan latihan birth ball. Hasil evaluasi keperawatan pada Pasien I-V menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dan kontrol nyeri yang meningkat. Hasil inovasi tindakan latihan Birth Ball pada klien persalinan normal kala I fase aktif menunjukkan penurunan skala nyeri setelah dilakukan latihan birth ball. Klien 1-5 mengalami penurunan 2-3 skala setelah di dilakukan latihan birth ball. Rekomendasi: Hasil asuhan keperawatan ini dapat dijadikan acuan penyusunan SOP penatalaksanaan nyeri persalinan.
Increasing Knowledge And Attitude Of Menstrual Hygiene With Health Education Using The Peer Group Method In Adolescents Astutiningrum, Diah; Utami, Lukfi Desi Ana; Riyanti, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Menstrual hygiene adalah semua kondisi atau praktik terhadap menstruasi yang mempengaruhi kesehatan individu. Remaja putri membutuhkan informasi atau pendidikan mengenai cara menstrual hygiene yang baik. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah pendekatan yang melibatkan pendidik sebaya menggunakan media online. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode peer group online terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan jenis pendekatan yang digunakan adalah pre-test dan post-test with control group design. Sample penelitian sebanyak 72 responden dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan 15 item dan sikap 14 item. Analisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol ada pengaruh pendidikan kesehatan menstrual hygiene menggunakan metode peer group online terhadap pengetahuan dan sikap pada remaja (p=0.000) dan ada perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0.000). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menstrual hygiene menggunakan metode peer group online efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja. Rekomendasi : peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan menambahkan variabel perilaku.