Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

BIMBINGAN TEKNIS BAGI ANGGOTA LEMBAGA PERLINDUNGAN KONSUMEN GERAKAN PERUBAHAN INDONESIA (GPI) DEWAN PIMPINAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG BARAT Purwanti, Yuli; Rachman, Fathur; Lutfi, M.; Aryani, Gustina; Surya Pratama, Satrya; Renaldy, Rendy; Gunawan, Tedi
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmpkm.v2i2.1201

Abstract

Technical guidence for all over member consumer protection agency Gerakan Perubahan Indonesia (LP-GPI) need to be emplemented to provide supplies sciencein the legal field consumer protection, before the members LPK-GPI wider plunge into society. Verious aspects consumer protection given on activitythis technicsl guidance. Problem approach use approach normative and empirical approach that is by doing outreach activities and technical guidance. Data types cansist of primary blood and secondary data. Data collection done whit literature study and field study. Data alalysis whit qualitative analiysis. Society in general do not understand about consumer protection law about their rights and obligation as a consumer dan many caseshappen regerding so that three is a need accompaniment for society relatedto consumer
Penguatan Kesadaran Hukum terhadap Penggunaan Sosial Media di Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran Purwanti, Yuli; Aryani, Gustina; Rachman, Fathur; Renaldy, Rendy; Pratama, Satrya Surya; Gunawan, Tedi
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 5, No 01 (2024): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v5i01.3126

Abstract

Media sosial menjadi sarana komunikasi utama yang tidak hanya mempengaruhi interaksi sosial, tetapi juga melibatkan aspek hukum yang penting untuk dipahami dan diatur dengan baik. Meningkatnya prevalensi dan dampak negatif penyalahgunaan media sosial di lingkungan masyarakat pedesaan menjadikan perlunya kesadaran dan pemahaman yang lebih dalam tentang penggunaannya. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi hukum kepada masyarakat Desa Bernung mengenai aspek hukum media sosial, termasuk mengenali dampak positif dan negatif penggunaannya, serta memberikan strategi cerdas dalam bersosial media. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui penyuluhan dengan mengundang narasumber ahli dari Fakultas Hukum Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dan mengadakan sesi tanya jawab kepada peserta. Kegiatan dilaksanakan pada hari minggu, 15 april 2023 di Bala Desa Bernung, kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh kepala desa bernung, aparat desa, dan warga masyarakat Desa Bernung. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bernung menyambut baik kegiatan ini dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Mereka memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang regulasi hukum terkait media sosial, mengidentifikasi potensi risiko seperti penyebaran informasi palsu dan perundungan online, serta memperoleh strategi untuk menghindari dampak negatif tersebut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital masyarakat dan memberikan bekal dalam mengelola interaksi online secara aman dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran hukum dan kesejahteraan sosial di Desa Bernung.
PENINGKATAN KECERDASAN KINESTIK ANAK MELALUI PEMBELAJARAN TARI TOPI MALANGAN PADA KELOMPOK B DI RA KALIMOSODO GEDANGAN-MALANG Purwanti, Yuli; Sholichah, Norma Ita
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansipiaud.v1i2.362

Abstract

The activities of malang hat dance that require basic movement techniques as learning for early childhood. It seems that poor hat dance has difficulty level that requires agility, accuracy, and speed precisely. The purpose of the study was to describe the increase in children's kinesthetic intelligence through malangan hat dance in group B in RA Kalimosodo Gedangan-Malang. Classroom Action Research (Action Research) by applying two cycles through the process of planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques are done by interview, observation, and documentation. The results of the assessment and discussion carried out through Cycle I and Cycle II focused on movement techniques based on agility, accuracy, and speed with the final result of the success indicator process 64% to 84%. This study experienced an increase between cycles with a percentage of 20% with a moderate category that manifested the success in the application of the malangan hat dance activity that could improve kinesthetic intelligence in group B children.
PEMANFAATAN MEDIA INTERAKTIF QUIZIZZ UNTUK PENGUATAN DIMENSI BERNALAR KRITIS PENDIDIKAN PANCASILA DI SMA NEGERI 10 SEMARANG Purwanti, Yuli; Suneki, Sri; Mulyadi, Mulyadi; Maryanto, Maryanto
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4834

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecenderungan bahwa pendidikan pancasila membosankan dan kurang dapat dipahami, adanya aktivitas siswa yang mengganggu proses pembelajaran, kurang minat belajar, kehilangan fokus, dan kurang telibat aktif dalam pembelajaran sehingga kelas bersifat pasif dan kurang interaktif. Hal itu memcicu kurangnya kemampuan bernalar kritis siswa dengan kondisi siswa yang masih malu untuk bertanya maupun menjawab, kesulitan berargumen, masih kurang tepat dalam menjawab soal – soal analisis, dan kesulitan membuat kesimpulan di akhir pembelajaran. Maka dalam penelitian ini penulis menggunakan media interaktif Quizizz sebagai upaya penguatan dimensi bernalar kritis siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa berjumlah 36 di kelas X-9 SMA Negeri 10 Semarang tahun ajaran 2023/2024 untuk menjelaskan bagaimana implementasi media interaktif Quizizz, faktor pendorong dan penghambat, serta hasil pemanfaatan media quizizz terhadap penguatan bernalar kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendeketan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Teknik analisis data menggunakan observasi, angket, dokumentasi secara deskriptif, serta menampilkan hasil perbandingan kedua siklus sesuai dengan hasil tes pada uji data. Dalam penelitian ini menunjukan hasil yang positif dan mengalami kemajuan dari siklus I ke siklus II dalam kegiatan belajar mengajar.
Kekuatan Hukum Legalisasi Notaris Terhadap Perjanjian Hutang Piutang Jika Terjadi Wanprestasi Kholik, Syahpri; Mirwansyah, Mirwansyah; Purwanti, Yuli
VIVA THEMIS Vol 6, No 2 (2023): VIVA THEMIS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/vt.v6i2.2419

Abstract

Dalam kehidupan di masyarakat, hutang piutang telah menjadi salah satu pristiwa yang umum terjadi. Dalam perkembangannya, hutang piutang kini di lakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan juga untuk menunjang kegiatan  ekonomi salah satunya dalam dunia usaha atau bisnis. Namun sering kali kita menemukan kondisi dimana debitur gagal dalam  memenuhi kewajibannya dalam membayar hutangnya. Keadaan tersebut dapat dianggap wanprestasi atau keadaan dimana debitur tidak melaksanakan kewajibannya dengan tepat waktu dan tidak sesuai dengan yang diperjanjikan. Wanprestasi diatur dalam Pasal 1238 KUHPerdata. Berdasarkan latar belakang tersebut diatas maka permasalahan yang akan dibahas adalah:1. Bagaimana kekuatan hukum legalisasi Notaris terhadap perjanjian hutang piutang jika terjadi wanprestasi?.2. Bagaimana akibat hukum terhadap perjanjian hutang piutang jika terjadi wanprestasi oleh para pihak?.Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan tipe penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan yuridis empiris. Data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dan juga data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, tersier. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara yang kemudian dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa legalisasi Notaris terhadap perjanjian hutang piutang tidak mempunyai kekuatan pembuktian yang sempurna karena kebenarannya terletak pada tanda tangan para pihak yang jika diakui, merupakan bukti sempurna seperti akta otentik hal ini dikarenakan fungsi legalisasi atas akta yang dibuat dibawah tangan adalah hanya untuk menjamin kepastian tanggal dan tanda tangan para pihak. Akibat hukum terhadap perjanjian hutang piutang jika terjadi wanprestasi oleh para pihak adalah debitur dituntut untuk membayar ganti rugi atas tidak terpenuhinya prestasi debitur tersebutBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka peneliti memberikan saran hendaknya pihak Kreditur harus bisa menilai apakah orang yang meminjam uang (debitur) nantinya dapat mengembaliakn seluruh hutangnya secara lunas dan tepat waktu.
ANALISIS YURIDIS PENYIDIKAN TINDAK PIDANA TERHADAP ANAK YANG SEDANG DALAM PROSES DIVERSI Pratama, Satrya Surya; Syarif, Nurbaiti; Purwanti, Yuli; Aryani, Gustina
Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum Vol 3, No 02 (2024): Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jaeap.v3i02.3270

Abstract

Jika anak melakukan tindak pidana, aparat penegak hukum berkewajiban untuk melaksanakan diversi, seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dalam pelaksanaan diversi, tentu saja terdapat kendala yang terjadi. Salah satu contohnya adalah seorang anak yang sedang menjalani proses diversi pada tingkat penyidikan. Namun, anak tersebut kembali melakukan tindak pidana. Lalu bagaimana aparat penegak hukum, dalam hal ini penyidik, menyikapi permasalahan seperti ini dan langkah hukum apa yang akan dilakukan oleh penyidik. Maka berdasarkan situasi itu, tujuan penelitian adalah untuk melihat 1) bagaimana penyidikan tindak pidana anak yang sedang dalam proses diversi dilakukan; dan 2) Apa saja kendala yang dihadapi penyidik dalam pelaksanaan penyidikan tindak pidana anak yang sedang dalam proses diversi. Pendekatan masalah dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kasus ini, diversi dinyatakan gagal karena pada tahap penyidikan, pelaku kembali melakukan tindak pidana. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, syarat diversi tidak terpenuhi. Kesimpulannya, selain karena diversi yang gagal, pelaksanaan penyidikan pada kasus ini dilakukan karena diperoleh bukti permulaan yang cukup untuk melanjutkan penyidikan.
ANALISIS TERHADAP PENJATUHAN PIDANA TERHADAP PEJABAT PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI Januri, Januri; Purwanti, Yuli; Rachman, Fathur; Haryati, Dina
Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum Vol 3, No 02 (2024): Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jaeap.v3i02.3268

Abstract

Korupsi oleh pejabat daerah di Indonesia bukanlah hal yang mengherankan dan memang marak terjadi di Indoesia, di berbagai daerah dan wilayah selalu saja ada pejabat pemerintah yang melakukan korupsi. Penjatuhan pidana yang rendah terhadap pelaku tindak pidana korupsi acap kali dipertanyakan oleh mayarakat apakah sesuai penjatuhan pidana yang demikian, dan banyak juga anggota masyarakat yang tidak percaya dengan kredibilitas badan peradilan akibat penjatuhan pidana yang demikian. Pendekatan masalah dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan empiris. Prosedur pengumpulan data melalui studi lapangan yang menitikberatkan pada data primer, maka pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara. Pengolahan data dengan menggunakan langkah-langkah antara lain Pemeriksaan data, klasifikasi data dan sistematika data. Berdasarkan hasil penelitian bahwa mengenai hukuman yang dijatuhkan merupakan kebijakan hakim sesuai dengan fakta-fakta yang diperoleh dipersidangan seperti bukti, saksi dan lain-lain. Mengenai putusan hakim yang ringan jika Jaksa Penuntut umum berkeberatan maka Jaksa akan menolak dan mengajukan Banding.
IMPLEMENTASI PSAK 16 TENTANG ASET TETAP PADA PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK Sary, Clara Devy Yulvia Ratna; Rohma, Miptaqul; Purwanti, Yuli
JUMBA (Jurnal Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi) Vol 3 No 2 (2024): JUMBA (Jurnal Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi)
Publisher : Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan penelitian ini dapat diturunkan metode perlakuan akuntansi aktiva tetap PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk belum sepenuhnya memenuhi persyaratan PSAK No.1. 16, item yang memenuhi PSAK adalah sebagai berikut: a)Metode penyusutan aset tetap yang dilakukan perusahaan menganut metode garis lurus. Hal ini tidak tepat karena mesin beroperasi sepanjang tahun. Oleh karena itu, beban penyusutan yang diakui tidak mencerminkan upaya yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan. Laba yang dihasilkan setiap tahunnya tidak mencerminkan tingkat pengembalian aktual selama masa manfaat aset tetap tersebut (dalam prinsip penandingan, biaya penyusutan harus sebanding dengan pendapatan yang dihasilkan). b)Perusahaan tidak menerapkan peraturan terkait akuntansi penurunan nilai aset tetap. Berdasarkan Undang-undang Penurunan Nilai Aset No. 48 (revisi tahun 2009), jika kerugian penurunan nilai aset melebihi jumlah terpulihkannya, maka kerugian penurunan nilai aset harus diakui. c)Perusahaan tidak mengakui keuntungan atau kerugian disposal aset tetap. Hal tersebut bertentangandengan PSAK No. 16 paragraf 68 yang menyatakan bahwa keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap dimasukkan dalam laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, pihak manajemen PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. agar mempertimbangkan hasil evaluasi implementasi PSAK No. 16 yang telah dijabarkan oleh peneliti dan memperhatikan hal-hal yang kurang sesuai dengan standar tersebut. Kata Kunci: Aset tetap (penyusutan, penurunan, dan keuntungan atau kerugian)
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Produksi Roti “Banana” di Kediri Hanggondosari, Sri Utami; Riyanah, Riyanah; Kusuma, Hendra; Purwanti, Yuli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari pengungkapan Corporate Social Responsibilty dan kualitas audit terhadap biaya utang. Ukuran perusahaan, return on assets, dan leverage dijadikan sebagai variabel kontrol dalam penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan data laporan keuangan perusahaan yang telah dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia sebagai sampel yang akan diuji menggunakan regresi panel. Perangkat lunak yang digunakan adalah SPSS dan Eviews10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan Corporate Social Responsibility tidak memiliki pengaruh terhadap biaya utang. Sedangkan kualitas audit berpengaruh secara signifikan negatif terhadap biaya utang. Hasil variabel kontrol menunjukkan bahwa return on assets berpengaruh secara signifikan negatif terhadap biaya utang, dan ukuran perusahaan serta leverage tidak berpengaruh secara signifikan terhadap biaya utang
PENINGKATAN KECERDASAN KINESTIK ANAK MELALUI PEMBELAJARAN TARI TOPI MALANGAN PADA KELOMPOK B DI RA KALIMOSODO GEDANGAN-MALANG Purwanti, Yuli; Sholichah, Norma Ita
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2020): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v2i1.362

Abstract

The activities of malang hat dance that require basic movement techniques as learning for early childhood. It seems that poor hat dance has difficulty level that requires agility, accuracy, and speed precisely. The purpose of the study was to describe the increase in children's kinesthetic intelligence through malangan hat dance in group B in RA Kalimosodo Gedangan-Malang. Classroom Action Research (Action Research) by applying two cycles through the process of planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques are done by interview, observation, and documentation. The results of the assessment and discussion carried out through Cycle I and Cycle II focused on movement techniques based on agility, accuracy, and speed with the final result of the success indicator process 64% to 84%. This study experienced an increase between cycles with a percentage of 20% with a moderate category that manifested the success in the application of the malangan hat dance activity that could improve kinesthetic intelligence in group B children.