Articles
Implementasi Teori Pers Tanggung Jawab Sosial dalam Pemberitaan TVRI Pusat
Madrid De Fretes;
Retor A.W. Kaligis
CoverAge: Journal of Strategic Communication Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.926 KB)
|
DOI: 10.35814/coverage.v9i1.1115
The purpose of writing this research is to find out how the implementation of social responsibility press theory in the coverage of Central TVRI. In this study, the author only focuses on the forms of implementation of the theory of social responsibility press which are carried out in the news. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. The theory used in this study is the Social Responsibility Theory of the Press, and the concepts used are mass media, television, and TVRI as public service partners. From the findings, it can be concluded that there are a number of indicators that are the main principles of social responsibility that TVRI has implemented, namely accepting and fulfilling obligations to the community, providing space for the community to convey a viewpoint as a form of community control to build a better TVRI, avoid reporting which can divide unity and unity, but TVRI has so far not been able to manage its institutions independently without any political intervention because the existing regulations limit the space for TVRI. In the news that hit the public and the government TVRI could not present information that was neutral because of government factors as a form of interpretation of the country so that TVRI took a position as a media that presented news that did not become a control of power.
Penguatan Komunitas Melalui Pemanfaatan Modal Sosial untuk Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba di Masyarakat
MM Sri Dwiyantari;
Retor AW Kaligis
INSANI Vol 2 No 2 (2015): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (69.521 KB)
Penyalahgunaan narkoba di masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan. Saat ini secara nasional prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 4 juta orang atau 2% dari jumlah penduduk Indonesia. Kondisi ini dapat mengancam keselamatan generasi muda yang pada gilirannya dapat mengganggu pembangunan sumber daya manusia bangsa. Salah satu kasus terjadi di RT 026/ RW 006 Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, dimana seorang pengguna narkoba menderita sakit TBC, hilang kekebalan tubuhnya, dan akhirnya meninggal dunia. Pada dasarnya pemerintah telah berupaya keras menanggulangi meluasnya penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Namun upaya tersebut tidak akan efektif tanpa partisipasi masyarakat. Komunitas dengan modal sosialnya dapat dioptimalkan partisipasinya. Hasil asesmen di komunitas RT 026/RW 006 mengidentifikasi modal sosial komunitas berupa: (1) Warga yang partisipatif; (2) Saling peduli dan empati; (3) Saling percaya; (4) Saling menghormati; (5) Sikap adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kebersamaan warga; dan (6) Menjunjung tinggi kegotongroyongan warga. Dengan menekankan prinsip partisipatif, beberapa program aksi dapat dilakukan: (1) Program pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi remaja; (2) Program aksi bagi orang tua; (3) Penyuluhan dan pendidikan afektif bagi anak dan remaja; (4) Pembentukan dan pengembangan kelompok anti narkoba. Penguatan modal sosial ini diharapkan akan efektif menangkal penyalahgunaan narkoba di komunitas tersebut dan dapat dikembangkan menjadi model bagi programprogram aksi di berbagai komunitas lain. Pimpinan komunitas dan tokoh-tokoh setempat memiliki peran yang besar dalam mengorganisir gerakan dari bawah tersebut, dengan melibatkan para profesional dikomunitas setempat seperti community worker, paramedis, bidan, pendidik dan lain-lain.
Analisis Wacana Tajuk Rencana Harian Kompas Mengenai Kebijakan Normal Baru Pemerintah Indonesia
Elisa Fransiska Hutajulu;
Retor A. W Kaligis
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (69.354 KB)
Penelitian ini mengkaji konstruksi teks tajuk rencana Harian Kompas mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi teks tajuk rencana Harian Kompas mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis wacana Teun A Van Dijk, serta menggunakan studi dokumentasi dan wawancara mendalam untuk pengumpulan data. Melalui analisis ditemukan bahwa, pada dimensi teks, secara umum ketujuh tajuk rencana Harian Kompas mengambil tema mengenai hal-hal yang sebaiknya perlu diperhatikan dan dilaksanakan Indonesia untuk menjalankan kebijakan normal baru. Pada dimensi kognisi sosial, tajuk rencana Harian Kompas dibuat dengan meleburkan ideologi, pemahaman, pengetahuan, dan sudut pandang milik Kompas serta milik seorang penulis tajuk rencana sebagai individu, yang nantinya akan menghasilkan tajuk yang diharapkan bijaksana. Pada dimensi konteks ditemukan wacana yang beredar dalam masyarakat sama dengan wacana yang diangkat dalam ketujuh tajuk rencana mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia dengan beragam sudut pandang, termasuk sisi pro dan kontra akan kebijakan ini.
Pengaruh Iklim Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z
Meissy Caroline;
Retor A. W. Kaligis
INSANI Vol 8 No 1 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (69.463 KB)
Peranan karyawan sangat penting di dalam sebuah perusahaan, sehingga perusahaan harus dengan baik memperhatikan keadaan setiap karyawannya melalui iklim komunikasi organisasi yang ada. Iklim komunikasi organisasi dapat terlihat dari hubungan komunikasi yang terjalin setiap hari pada saat bekerja. Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan interior desain ternama di kawasan Jakarta Barat yaitu PT Idefab Cipta. Seluruh karyawan Generasi Z (Gen Z) menjadi fokus utama pada penelitian ini, karyawan Gen Z adalah mereka yang lahir pada rentang tahun kelahiran 1995-2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan Gen Z pada PT Idefab Cipta. Untuk mengukur tujuan tersebut, peneliti menggunakan konsep iklim komunikasi organisasi, kinerja karyawan, dan Gen Z. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel sensus dan memperoleh 49 responden yang merupakan seluruh karyawan Gen Z PT Idefab Cipta. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan Gen Z. Berdasarkan koefisien determinasi, iklim komunikasi organisasi memiliki pengaruh sebesar 55% terhadap kinerja karyawan Gen Z. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan agar lebih mampu memahami apa yang dibutuhkan Gen Z untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik.
Pengaruh Electronic Word of Mouth Terhadap Proses Keputusan Pembelian Followers Instagram @agakenyang
Yosita Kurniawati;
Retor A. W. Kaligis
INSANI Vol 7 No 1 (2020): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (69.333 KB)
Pertumbuhan industri kuliner di Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat. Selain kemajuan dibidang kuliner, kemajuan teknologi informasi pun mengalami pertumbuhan yang pesat. Media sosial menjadi salah satu jenis konten yang banyak diakses oleh pengguna internet di Indonesia, dan Instagram pun digolongkan menjadi platform media sosial yang memiliki pengguna terbanyak ke tujuh di dunia. Untuk itu pemanfaatan media sosial untuk penyampaian sebuah pesan elektronik sangat dibutuhkan pada era digital saat ini. Sebagian orang membutuhkan seseorang yang mampu dipercaya dan meyakinkan dirinya dalam proses pengambilan keputusan pembelian terkait produk atau merek yang dikonsumsi. Adanya electronic word of mouth yang disampaikan melalui media internet menjadikan pilihan yang paling efektif, mudah dan tepat karena dapat menambah referensi dalam membeli produk dalam proses pengambilan keputusan pembelian. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah electronic word of mouth dan proses keputusan pembelian. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatif kuantitatif. Populasi yang diambil oleh peneliti adalah seluruh followers pada akun Instagram @agakenyang sebanyak 117.400 pengikut per tanggal 16 Juni 2019dengan teknik probability samplingdan response rate sebagai teknik pengambilan sampel. Dengan jumlah sampel 151 responden ditemukan bahwa terdapat pengaruh electronic word of mouth oleh foodie melalui media sosial Instagram terhadap proses pengambilan keputusan pembelian. Dengan nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai koefisien korelasi 0,756 berada diantara 0,601- 0,800, jadi dapat disimpulkan bahwa kekuatan hubungannya kuat.
Peningkatan Partisipasi dan Pemberdayaan Bidan Puskesmas Pengguna TeleCTG Melalui Focus Group Discussion
Retor Aquinaldo Wirabuanaputera Kaligis;
Shinta Devi;
Nasyifah Hidayati;
Maudi Putri Utami
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 3 (2022): September 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33633/ja.v5i3.734
TeleCTG merupakan alat medis buatan dalam negeri dengan teknologi medium berbasis telemedicine untuk membantu pemerataan kualitas pelayanan kesehatan karena mayoritas puskesmas di Indonesia tidak memiliki dokter jaga 24 jam, terlebih dokter spesialis. Kehadiran TeleCTG membutuhkan peran sentral bidan puskesmas dalam menangani pasien ibu hamil berisiko di masyarakat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan masukan dalam meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan bidan puskemas pengguna TeleCTG Metode yang digunakan adalah FGD (Focus Group Discussion) yang melibatkan stakeholders, baik penyedia TeleCTG, Komunitas Bidan Sehati, serta dinas kesehatan dan bidan di Kabupaten Kupang dan Indramayu. Kedua kabupaten itu dipilih karena sejak 2019 TeleCTG digunakan di puskesmas setempat. Temuan FGD menunjukkan bahwa pemberdayaan bidan tak terlepas dari partisipasi bidan dalam penggunaan TeleCTG secara berkelanjutan. Hasil kegiatan ini memberikan rekomendasi kepada penyedia TeleCTG, Komunitas Bidan Sehati, dan dinas kesehatan dalam upaya meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan bidan.
Analisis Pengaruh Kampanye Public Relations #SaveGBK dan Identitas Sosial Pada Sikap Jakmania Depok
Retor Aquinaldo Wirabuanaputera Kaligis;
Aprilianti Pratiwi;
Faridhian Anshari
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i2.3539
Persija Jakarta berulangkali mendapat sanksi dari PSSI berupa larangan bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) karena ulah suporternya, The Jakmania. The Jakmania melancarkan kampanye public relations #SaveGBK untuk menertibkan anggota dan memperbaiki citra. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kampanye #SaveGBK dan identitas sosial pada sikap anggota Jakmania. Teori yang digunakan adalah Image Restoration Theory. Penelitian ini menggunakan metode campuran paralel konvergen, teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada anggota Jakmania dan melakukan wawancara dengan pimpinan suporter yang terlibat dalam kampanye. Populasi survei adalah anggota The Jakmania Depok, yang walaupun tidak tinggal di Jakarta, mendukung Persija sebagai klub sepak bola Jakarta dan berpartisipasi dalam kampanye. Penelitian ini menyimpulkan adanya keterkaitan kampanye public relations #Save GBK dengan sikap The Jakmania. Hal tersebut membuktikan bahwa program perbaikan dari dalam organisasi dan kepemimpinan yang mampu mengelola jaringan komunikasi dapat menertibkan para anggotanya. Meski mayoritas responden memiliki orang tua berasal dari suku Betawi, identitas sosial kesukuan tidak berpengaruh terhadap sikap responden. Substansi penelitian ini berupa usulan kebijakan pada The Jakmania agar membangun strategi pendekatan dengan media melalui tim khusus media relations guna memperbaiki citra dan promosi organisasi.
Relationship Between Social Identity of Football Supporters and Conflicts (Study of The Jakmania Depok City)
Kaligis, Retor AW
Komunitas Vol 12, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/komunitas.v12i2.18695
This study examined the relationship of The Jakmania's social identity with the conflict of supporters. The Jakmania members who come from various ethnic and regions sought identity as "Jakarta youth" which means "Metropolitan youth". This study used a convergent parallel mixed method. The survey population was members of The Jakmania Depok City who, although not living in Jakarta, supported Persija as a Jakarta football club. Semi-structured interviews were carried out to key informants involved in forming The Jakmania's social identity since the organization was founded and organizational decision makers. After being analyzed separately, the results are compared to see how far quantitative and qualitative findings confirm each other. The results of this study indicated that the members of The Jakmania, whose background is in the socio-economic status of the lower middle class, have a mixture of group pride and cathartic pressure on life. The effort to build the social identity of The Jakmania supporters gave birth to positive energy in the form of solidarity and member participation without being based on ethnicity. Likewise, the respondents from The Jakmania Depok who have Betawi parents, their identification with The Jakmania as an in-group is cross-ethnicity and regional. On the other hand, negative energy creates a supporter conflict from some members and at the same time raises corrections from within the organization to improve it.
Social Strategy of Ciliwung River Bank Community
Maring, Prudensius;
Hasugian, Fordolin;
Kaligis, Retor AW
Komunitas Vol 7, No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/komunitas.v7i1.3600
This article explains relation of social economic strategy applied by the community on the setting of watershed area with dinamics and complexity of urban life. To explain the problem, this article use the perspective of ecological anthropology and urban anthropology. This research uses indepth-interview, participatory observation, and focus group discussion. This research was conducted on the community of Ciliwung watershed on Kampung Melayu and Cawang village in East Jakarta. This research shows that the community on Ciliwung watershed area have social organization based on primordial and religion. The social organization have inclusive orientation and have goal to overcome everyday social problem. The community have model of ecological adaptation and social-economic strategy that have characteristics of resistance (control, protect, defend, and resist) as respon to uncertainty of policy and involution of Ciliwung watershed development.Tulisan ini menjelaskan hubungan antara strategi sosial ekonomi yang dijalankan masyarakat dalam latar ekologi bantaran sungai dengan kondisi kehidupan perkotaan yang dinamis dan kompleks. Untuk menjelaskan masalah tersebut, penelitian ini menginspirasi kepada perspektif antropologi ekologi dan antropologi perkotaan. Penelitian ini mengacu kepada pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode wawancara mendalam, pengamatan terlibat, dan diskusi kelompok terfokus. Penelitian lapangan dilakukan pada masyarakat bantaran sungai Ciliwung di Kelurahan Cawang dan Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa masyarakat bantaran sungai Ciliwung memiliki organisai sosial berbasis asal-usul daerah dan agama berorientasi inklusif dan bertujuan mengatasi masalah sosial yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat memiliki pola adaptasi ekologi dan strategi sosial ekonomi berciri bertahan (menguasai, melindungi, bertahan, dan melawan) sebagai respon terhadap ketidakpastian kebijakan dan involusi pembangunan bantaran sungai Ciliwung.
Peran Brand Ambassador Kim Seon Ho Dalam Meningkatkan Minat Beli Skincare Everwhite
Sartika Asri Maharani;
Retor A.W. Kaligis
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13267
Brand Ambassador hari ini merupakan cara modern untuk mengkomunikasikan pemasaran kepada khalayak tentang merek produk dalam meningkatkan minat beli karena saat ini trend budaya hallyu korea sedang menjadi kegemaran yang banyak di minati masyarakat sehingga menjadi momentum yang tepat bagi merek produk Indonesia menggandeng aktor asal korea selatan untuk menjadi brand ambassador mereknya seperti yang dilakukan oleh merek skincare lokal pertama Everwhite yang berkolaborasi dengan aktor kim seon ho untuk menjadi duta merek Everwhite selama 1 tahun. Strategi komunikasi pemasaran ini menggunakan model VisCap karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran brand ambassador Kim Seon Ho dalam meningkatkan minata beli skincare Everwhite. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivisme dengan metode kualitatif deskriptif dengan unit analisis komunitas @ksh_ina3 kemudian Teknik pengumpulan data primernya wawancara langsung dengan founder Everwhite Jessica Lin lalu data sekundernya didapatkan dari penelitian terdahulu, kemudian observasi lapangan dan Teknik penarikan sampling nya menggunakan “Purposive sampling†dengan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data , penarikan kesimpulan serta verfikasi.