Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

IMPLEMENTASI GAMES WORDWALL DALAM MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Adriana, Kamilah; Syafitri, Ely; Imamnur, Imamnur
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 2 No 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/teknologimesin.v2i2.5517

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk melihat peningkatan minat belajar peserta didik dengan penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall problem based learning dalam materi eksponen pada kelas X-3 SMA Negri 4 Kisaran pada semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025. Melalui dua siklus penelitian yang melibatkan pengukuran pra dan pasca intervensi, ditemukan peningkatan yang signifikan pada pemahaman konseptual peserta didik kelas X-3 SMA Negeri 4 Kisaran. Selain capaian kognitif yang membaik, Wordwall juga berkontribusi pada peningkatan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran serta mendorong terbentuknya suasana kolaboratif di kelas. Hasil analisis kuantitatif memperkuat temuan ini, dengan peningkatan persentase peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar dari 77,14% menjadi 82,85% secara berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.
EKSPLORASI KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI: MENINGKATKAN KETERAMPILAN SPASIAL DENGAN GEOBOARD Rahmadani, Elfira; Syafitri, Ely; Nisa, Khairun; Andini, Putri; Putri, Gladis Syaharani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.2943

Abstract

This community service research aims to improve the spatial skills of elementary school students through local wisdom-based geometry learning with geoboard media. The main problem faced is the low understanding of students towards geometry concepts due to the abstract and less contextual learning approach. The method used is Participatory Action Research (PAR) which actively involves teachers and students in planning, implementation, and evaluation. The activity was carried out at UPTD SDN 014686 Sidomulyo, with the participation of 90 grade III students. The results showed a significant increase in students' spatial skills: 88% of students found it easier to understand geometric shapes, 91% showed active involvement, and 94% hoped that this method would continue to be used. In addition, 100% of teachers stated that this method was effective and increased their confidence in teaching. The use of geoboards and the integration of local cultural motifs have been proven to create contextual, enjoyable, and meaningful learning experiences. The conclusion of this activity is that local wisdom-based geometry learning with the help of geoboards is effective in improving students' spatial skills and is relevant to be applied widely
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN: MEMBANGUN LITERASI DAN NUMERASI UNGGUL MELALUI KOMPETENSI TPACK GURU DI UPT. SD NEGERI 03 PERKEBUNAN SIPARE-PARE Nisa, Khairun; Syafitri, Ely; Rizki, Ainur; Adisti, Cici; Syafitri, Della
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5031-5040

Abstract

Transformasi pembelajaran di era digital menuntut penerapan teknologi informasi yang efektif dalam proses pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun literasi dan numerasi unggul melalui penerapan kompetensi TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) oleh para guru di UPT. SD Negeri 03 Perkebunan Sipare-Pare. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan kompetensi TPACK dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui 4 kegiatan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi kompetensi TPACK dalam proses pembelajaran memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Guru yang menguasai TPACK dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih optimal dalam mengajar, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan efektif. Kegiatan ini merekomendasikan peningkatan pelatihan TPACK secara berkelanjutan bagi para guru sebagai langkah strategis untuk mencapai pendidikan yang lebih berkualitas di sekolah dasar.
Implementasi Model Problem Based Learning dengan Media Canva dalam Mengembangkan Keterampilan Abad 21 pada Materi Statistika Nasution, Nurafnizar; Adriana, Kamilah; Surbakti, Muhammad Affan; Syafitri, Ely; Imannur, Imannur
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1931

Abstract

Perkembangan pesat teknologi di era digital menuntut perubahan mendasar dalam sistem pendidikan. Kurikulum Merdeka hadir sebagai respons terhadap tuntutan tersebut, dengan fokus pada pengembangan kompetensi holistik peserta didik. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka sebagai fondasi bagi siswa untuk menghadapi kompleksitas tantangan abad 21. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengeksplorasi strategi pengembangan keterampilan abad 21 melalui penggunaan media Canva dalam model pembelajaran Prolem Based Learning (PBL) pada materi statistika di tingkat SMA. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X SMAN 4 Kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang menggunakan berbagai teknik pengumpulan data, antara lain wawancara, observasi, dan kuesioner. Pengolahan data dilakukan secara berurutan dari awal sampai akhir. Pertama, mereduksi data melalui proses abstraksi hasil observasi, catatan lapangan, dan wawancara. Seluruh data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan kuesioner dikumpulkan, diseleksi, dikategorikan, dan dievaluasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perkembangan yang signifikan pada keterampilan abad 21 yang terjadi kepada peserta didik ketika melaksanakan pembelajaran model PBL dengan media canva.
SELF-REGULATED LEARNING SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA anim, Anim; Sirait , Syahriani; Rahmadani, Elfira; Syafitri, Ely
TRANSFORMASI Vol 7 No 2 (2023): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v7i2.3274

Abstract

This research aims to describe students' self-regulated learning in mathematics learning. The research was conducted using a qualitative-descriptive approach. The research subjects were 30 2nd grade students at State Elementary School No. 010246 Banjar. Data collection was carried out by administering questionnaires and interviews. The research results show that the average questionnaire result for nine SRL indicators is 70.33, which is included in good criteria. The lowest results are found in the indicator "diagnosing learning needs" and the indicator "self-concept" with a score of 60. The highest results are found in the indicators "learning initiative" and "utilizing and seeking relevant learning resources" with a score of 75. These results still require further research as well as efforts to increase students' SRL.
PENGGUNAAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMA SWASTA TAMAN SISWA KISARAN Syafitri, Ely; Nisa, Khairun; Adyva, Vieka; Ramadhani, Zahra; Safrina, Liza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.362-369

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis penggunaan Platform Merdeka Mengajar sebagai alat untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di SMA Swasta Taman Siswa Kisaran. Metode Pengabdian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Pengabdian ini mengungkapkan bahwa implementasi Platform Merdeka Mengajar memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pengalaman belajar siswa dan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Platform ini memberikan akses lebih luas terhadap sumber belajar yang beragam dan mendukung inovasi dalam metode pengajaran. Hasil Pengabdian juga menunjukkan bahwa penggunaan Platform Merdeka Mengajar memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa, mendorong kolaborasi antar siswa, serta memperluas ruang diskusi dan pertukaran ide di luar ruang kelas. Selain itu, platform ini juga membantu guru dalam menyusun materi ajar yang lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan siswa. Kesimpulannya, implementasi Platform Merdeka Mengajar di SMA Swasta Taman Siswa Kisaran secara positif mempengaruhi kualitas proses belajar mengajar dengan memberikan akses lebih luas terhadap sumber belajar, memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa, serta mendorong inovasi dalam pembelajaran. Pengabdian ini menyoroti potensi besar platform ini dalam meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah
EDUKASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI BERBASIS IT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF Nisa, Khairun; Syafitri, Ely; Sugesti, Pradita; Wulandari, Suci; Indria, Syifa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.335-341

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang muncul dalam penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran di Universitas Asahan. Teknologi telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, namun pemanfaatannya dalam konteks pendidikan masih menghadapi berbagai hambatan. Edukasi mengenai peran teknologi dalam kegiatan belajar sangat penting untuk memastikan mahasiswa dapat memaksimalkan potensi teknologi demi peningkatan kualitas pembelajaran. Adapun hal-hal yang akan dilakukan yaitu mengedukasi mahasiswa mengenai peran teknologi dalam proses pembelajaran, memperjelas manfaatnya, dan mengurangi hambatan dalam penggunaannya dan memberikan pelatihan praktis untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan alat dan aplikasi teknologi terkini, mendorong mahasiswa untuk berinovasi dalam merancang metode pembelajaran yang lebih efektif dengan memanfaatkan teknologi, menggunakan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran, memfasilitasi diskusi, kolaborasi, dan akses ke sumber belajar, menunjukkan bagaimana teknologi dapat meningkatkan aksesibilitas materi pembelajaran bagi mahasiswa dengan berbagai kebutuhan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa di Universitas Asahan akan lebih siap dan mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran, menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis, interaktif, dan inovatif.
Analisis Kesulitan Pelaksanaan Perkuliahan PPG Dalam Jabatan dalam Lingkup Kemendikbud Syafitri, Ely; Nisa, Khairun; Anim, Anim; Sirait, Syahriani; Rahmadani, Elfira; Rahayu, Sri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.829

Abstract

In-Service Teacher Professional Education is a program designed to improve the quality of teachers who are already in the office or are currently actively teaching. This program is carried out online, so this program also has several difficulties faced by students. This research was conducted at Asahan University to examine the difficulties of implementing lectures. Data was collected from 85 respondents. The main obstacles faced by students include internet network problems, technical obstacles, time constraints, difficulties in understanding the material, and adapting to change. The difficulties faced by PPG Daljab students require holistic attention from educational institutions. The government and educational institutions need to respond to these findings to ensure effective and inclusive learning in the context of PPG Daljab.
Penguatan Budaya Sekolah Positif dan Inklusif melalui Pencegahan Bullying dan Peningkatan Literasi Digital di SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai Syafitri, Ely; Nisa, Khairun; Munthe, Rismawati; Revalina, Ananda
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/gcebm039

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkuat budaya sekolah positif melalui pencegahan bullying dan peningkatan literasi digital di SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, implementasi sistem pelaporan bullying berbasis QR Code, serta pendampingan penggunaan media digital seperti Canva dan Quizizz. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai bullying (25% menjadi 85%) dan peningkatan keterampilan literasi digital guru (21% menjadi 71%). Dampak langsung program terlihat dari perubahan perilaku siswa yang lebih aktif melaporkan kasus bullying melalui QR Code dan meningkatnya keberanian mereka menegur tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Guru juga menunjukkan perubahan kebiasaan dengan semakin rutin mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan membuat materi ajar digital secara mandiri. Selain dampak jangka pendek, program ini menghasilkan perubahan perilaku berkelanjutan. Penurunan kasus bullying sebesar 67% dalam tiga bulan menunjukkan efektivitas implementasi sistem pelaporan digital dan keberhasilan pembentukan Tim Anti-Bullying di sekolah. Tindak lanjut dilakukan melalui pemantauan bulanan, pembaruan materi digital oleh guru, dan peningkatan komunikasi antara orang tua dan anak terkait isu bullying dan etika digital. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk rutinitas baru dalam pencegahan bullying dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang berkelanjutan. Enhancing a Positive and Inclusive School Culture through Bullying Prevention and Digital Literacy Development at SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai Abstract This community engagement program aims to strengthen a positive and inclusive school culture through anti-bullying prevention and digital literacy enhancement at SD Negeri 137958 Kota Tanjungbalai. The activities consisted of awareness campaigns, training sessions for teachers and students, the implementation of a QR Code–based bullying reporting system, and mentoring for the use of digital learning tools such as Canva and Quizizz. Pre-test and post-test results indicate substantial improvements in students’ understanding of bullying (from 25% to 85%) and teachers’ digital literacy skills (from 21% to 71%). Immediate impacts were observed through behavioral changes, with students becoming more proactive in reporting bullying incidents and demonstrating greater confidence in addressing inappropriate peer behavior. Teachers also showed significant changes in practice, regularly integrating digital media into classroom instruction and independently creating interactive learning materials. Beyond the short-term outcomes, the program generated sustainable behavioral changes. A 67% decrease in bullying cases within three months demonstrates the effectiveness of the digital reporting system and the establishment of the School Anti-Bullying Team. Follow-up actions included monthly monitoring, continuous development of digital learning materials by teachers, and strengthened communication between parents and children regarding bullying and digital ethics. Thus, the program not only improved knowledge but also fostered long-term routines in bullying prevention and the sustainable use of educational technology.
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH AMAN DAN RAMAH ANAK MELALUI PENCEGAHAN TIGA DOSA BESAR PENDIDIKAN DI SD NEGERI 014640 SEI KEPAYANG Syafitri, Ely; Harahap, Dian Anggraini; Gulyanto, Bambang; Azhari, Putri; Nurfazrina, Nurfazrina; Rahmadani, Elfi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5194

Abstract

Abstract: The Safe and Child-Friendly School (SRA) program is a systematic effort to create a safe, inclusive, and violence-free educational environment. This community service activity aims to implement the SRA concept through the prevention of the three major educational sins: violence, bullying, and intolerance at SD Negeri 014640 Sei Kepayang. The implementation method used a participatory approach consisting of three main stages: socialization of the SRA concept, dissemination of knowledge about the three major educational sins, and evaluation of school community understanding. The activity involved lecturers from Universitas Asahan as trainers for teachers and KKN (community service) students as facilitators for pupils. Data were collected through observation and pre–post questionnaires involving 20 teachers and 60 students. The results showed a significant improvement in teachers’ and students’ understanding of the SRA concept, with an average increase of 30–35% in knowledge and awareness indicators. The program successfully fostered a more empathetic, tolerant, and positive school culture. This implementation serves as a best practice model of collaboration between higher education institutions and elementary schools in promoting safe, equitable, and child-centered education. Keywords: safe and child-friendly school; three major educational sins; violence; bullying; elementary education Abstrak: Program Sekolah Aman dan Ramah Anak (SRA) merupakan upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep SRA melalui pencegahan tiga dosa besar pendidikan, yaitu kekerasan, perundungan (bullying), dan intoleransi di SD Negeri 014640 Sei Kepayang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap utama: sosialisasi konsep SRA, pemberian pemahaman tentang tiga dosa besar pendidikan, dan evaluasi peningkatan pemahaman warga sekolah. Kegiatan melibatkan dosen Universitas Asahan sebagai pelatih bagi guru dan mahasiswa KKN sebagai fasilitator bagi siswa. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner pra–pasca kegiatan yang diikuti oleh 20 guru dan 60 siswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman guru dan siswa terhadap konsep SRA, dengan rata-rata peningkatan sebesar 30–35% pada aspek pengetahuan dan kesadaran. Program ini berhasil menumbuhkan budaya sekolah yang lebih empatik, toleran, dan berkarakter positif. Implementasi kegiatan ini juga menjadi contoh praktik baik (best practice) kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam mewujudkan pendidikan yang aman dan berkeadilan bagi anak. Kata kunci: sekolah aman dan ramah anak; tiga dosa besar pendidikan; kekerasan; perundungan; pendidikan dasar