Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS MICROSOFT OFFICE POWER POINT BERBANTUAN APLIKASI POWER DIRECTOR PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 PONTIANAK margaretha kurniati pati; adi pramuda; nurussaniah nurussaniah
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 5, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v5i1.3192

Abstract

The development of learning videos based on microsoft office power point assisted by the power director application on vibration and wave material helps teachers deliver material to be more practical which can trigger students' understanding to more easily understand the concept of vibration and wave material. This study aims to: determine the level of feasibility of learning video materials and media based on microsoft office power point assisted by the power director application on vibration and wave material, and determine student responses to learning videos based on microsoft office power point assisted by the power director application on vibration and wave material. This research is a research and development (RD) that uses the ADDIE model. The ADDIE model consists of 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation, but this study only reached the development stage because this study was only limited to testing the feasibility level of learning video products developed based on the validation of material experts, media experts, and responses. student. The instrument used in this research is a questionnaire. Product validation was carried out by material experts and media experts, and tested on 22 students.The results showed that the development of learning videos based on microsoft office power point assisted by the power director application on vibration and wave materials for class VIII SMP was said to be suitable for use in the learning process. The feasibility of learning videos based on material experts got an average score of 85% with very decent criteria, based on media experts got an average score of 81% with very decent criteria, based on the test response, junior high school students got an average score of 76% with interesting criteria.
Implementasi LSLC untuk Meningkatkan Kecakapan Guru IPA dalam Mendesain Pembelajaran Berbasis 4C di Kecamatan Selakau Ira Nofita Sari; Nurussaniah Nurussaniah; Dedi Irwan; Muhammad Iqbal Ripo Putra; Afina Afina; Siti Umaya Sari; Fahrul Jatannur; Nabila Alhilma; Sarah Ashari
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i3.4444

Abstract

PKM yang dilaksanakan bertujuan menerapkan LSLC untuk meningkatkan kemampuan guru IPA dalam mendesain pembelajaran berbasis 4C. PKM ini melibatkan 9 orang sebagai tim pelaksana kegiatan. Metode yang digunakan yaitu tutorial dan pendekatan secara kolaboratif-partisipatif. Tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas Kalimantan Barat. Peserta yang terlibat yaitu guru-guru IPA yang berasal dari SMA Negeri 1 Selakau, SMA Negeri 2 Selakau, SMA Negeri 1 Salatiga, dan SMA Negeri 1 Pemangkat dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang guru. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada 15-16 Juli 2022 dan pendampingan pada 25-26 Agustus 2022. Hasil yang telah dicapai menunjukkan hasil yang positif. Guru telah memiliki kemampuan dalam menerapkan LSLC dalam mendesain pembelajaran berbasis 4C. Selain itu kemampuan siswa juga menunjukkan hasil positif pada aspek 4C dengan rata-rata 76,79.
Respon Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Pendidikan Alternatif Berbasis Teknologi Digital Oleh Komunitas Ruang Abstrak Literasi Sofyan Sofyan; Handy Ferdiansyah; Yohanes Kurniawan; Nurussaniah Nurussaniah
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon masyarakat terhadap implementasi pendidikan alternatif berbasis teknologi digital oleh komunitas ruang abstrak literasi di Desa Tallo Kota Makassar. Program digital dilaksanakan oleh komunitas Ruang Abstrak Literasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua pihak yang terkait dengan pengembangan pendidikan alternatif berbasis masyarakat yang menjadi tempat penelitian, termasuk para pendiri dan staf serta relawan komunitas Literasi Ruang Abstrak dan penerima dampak pelaksanaan pendidikan alternatif berbasis masyarakat baik langsung dan tidak langsung dan objek dalam penelitian ini adalah masyarakat. Ruang Abstrak Literasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan pendidikan alternatif berbasis teknologi digital mendapat respon yang sangat baik oleh masyarakat dan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan (2) kendala dalam pelaksanaan pendidikan alternatif berbasis teknologi digital. teknologi digital adalah biaya dan sumber daya manusia.
Development of Electronic Modules based on Science, Technology, Engineering and Mathematical (STEM) Approaches in Vibration and Wave Courses Dwi Fajar Saputri; Wahyudi Wahyudi; Nurhayati Nurhayati; Nurussaniah Nurussaniah; Misbah Misbah
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v9i1.13261

Abstract

This study aims to produce vibration and wave teaching materials in electronic modules based on the STEM approach. This study uses research and development methods with a 4D development model. The research subjects were all Physics Education study program students who took vibration and wave courses. Data collection tools include validation sheets (materials and media), response questionnaires to measure the practicality of the module, and tests to measure the module's effectiveness. The data analysis technique uses proportions with predetermined criteria and practicality. The effect size equation is used to measure the module's effectiveness. The results showed that (1) the e-module was feasible to use according to the expert with an average value of 3.77 material and media validation results and 3.86 very valid categories; (2) the practicality of the e-module with a very practical category is 76.75% and (3) the effectiveness of the e-module in increasing the HOTS of students with the criteria is very effective.
Pendampingan Submit Artikel Ilmiah Melalui Open Journal System (OJS) Bagi Guru SMA Negeri 1 Selakau Nurussaniah Nurussaniah; Ira Nofita Sari; Lia Angraeni; Eti Sukadi; Anita Anita; Adi Pramuda; Soka Hadiati; Dwi Fajar Saputri; Matsun Matsun; Boisandi Boisandi; Syarif Lukman Hakim Assegaf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 6 (2023): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i6.189

Abstract

Dewasa ini, sebagian besar media publikasi, terutama jurnal-jurnal ilmiah, telah beralih ke bentuk daring atau online. Namun, SMA Negeri 1 Selakau menghadapi tantangan di mana pemahaman dan keterampilan guru dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara online melalui open journal system (OJS) belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan solusi yang terdiri dari dua langkah. Pertama, memberikan pemaparan materi tentang OJS kepada para guru untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang platform ini. Kedua, menyelenggarakan pelatihan khusus mengenai penggunaan OJS agar para guru dapat lebih mahir dalam mempublikasikan artikel ilmiah secara efektif melalui sistem tersebut. Sasaran kegiatan PKM ini adalah guru-guru SMAN 1 Negeri Selakau, SMAN 2 Selakau, SMAN 1 Salatiga dan SMAN 1 Pemangkat yang berjumlah 38 orang. Narasumber dan pendamping guru saat pelatihan adalah seluruh dosen Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Pelaksanaan PKM pendampingan submit artikel ilmiah melalui open journal system (OJS) bagi guru SMA Negeri 1 Selakau dilaksanakan selama 1 hari (8 JP) di SMA Negeri 1 Selakau. Metode penyampaian adalah dalam bentuk seminar dan diskusi. Indikator keberhasilan program ditentukan dengan adanya peningkatan pemahaman guru-guru terhadap OJS setelah dilaksanakannya PKM. Kesimpulannya, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru mengenai Open Journal System pada keempat indikator yang diuji. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi atau pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman guru mengenai OJS, sehingga guru lebih siap untuk mengakses, mendaftar, dan mengajukan artikel pada jurnal online melalui sistem ini.
Rural School Organizational Learning Patterns and Variation Dedi Irwan; Muhammad Iqbal Ripo Putra; Nurussaniah Nurussaniah; Nindy Debbytha Adystifanny; Magdalena Simanjuntak
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 8, No 2 (2023): Volume 8 Number 2 September 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v8i2.3814

Abstract

This paper derives from a depth study of the patterns and variations of school organizational learning (OL) application in rural schools in supporting their teachers’ professional continuous learning (PL). By using total sampling, 172 out of 211 teachers from all primary and junior secondary schools were assigned to spend two days in the survey. Our research findings indicate that teachers and school leaders put high scores on values and practices of school organizational learning. The high values given by the teachers can be translated that they believe that practicing organizational learning is important in order to support and sustain their own professional learning. an optimistic effort on improving school organizational learning. We suggest that the teachers’ needs on improving their professional learning tend to be homogeneous. It could ease the process of improving school organizational learning which could accommodate and address typical challenges and need of teachers.
Integrasi Kearifan Lokal Kalimantan Barat dan ICT Berbasis Anroid dalam Media Pembelajaran Fisika Lesmana, Chandra; Nurussaniah, Nurussaniah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2347

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis kelayakan media pembelajaran fisika berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika pada aspek materi dan aspek desain dan menganalisis respon siswa terhadap media pembelajaran fisika berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan fokus mendesain media pembelajaran berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika. Langkah-langkah pengembangan mengacu pada desain pengembangan Gall & Borg, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan produk, uji coba produk awal, revisi produk awal, uji coba lapangan, dan revisi produk akhir. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dianalisis secara deskriptif. Terdapat dua pengujian yang akan dilakukan yaitu uji ahli dan uji respon siswa terhadap media. Respon siswa diperoleh dari sebaran angket berdasarkan aspek kemenarikan dan kemudahan pengguna. Uji ahli dan respon siswa terhadap dinilai menggunakan skala likert dengan 4 pilihan jawaban. Data yang diperoleh dari penilaian uji ahli baik pada aspek materi dan aspek media dihitung skor rata-ratanya kemudian diinterpretasikan kelayakannya. Begitu pula dengan respon siswa setelah menggunakan produk, dihitung skor rata-ratanya kemudian dikategorikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan a) media pembelajaran berbasis android bermuatan kearifan lokal pada aspek materi memperoleh hasil persentase 82% dengan kriteria sangat layak dan aspek media pada pelajaran fisika memperoleh hasil persentase 87% dengan kriteria sangat layak, b) Hasil respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika memperoleh skor rata-rata sebesar 75% dengan kriteria baik, hal ini berarti jika media menarik digunakan, maka akan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar serta membantu siswa dalam belajar.
Integrasi Kearifan Lokal Kalimantan Barat dan ICT Berbasis Anroid dalam Media Pembelajaran Fisika Lesmana, Chandra; Nurussaniah, Nurussaniah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2347

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis kelayakan media pembelajaran fisika berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika pada aspek materi dan aspek desain dan menganalisis respon siswa terhadap media pembelajaran fisika berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan fokus mendesain media pembelajaran berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika. Langkah-langkah pengembangan mengacu pada desain pengembangan Gall & Borg, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan produk, uji coba produk awal, revisi produk awal, uji coba lapangan, dan revisi produk akhir. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dianalisis secara deskriptif. Terdapat dua pengujian yang akan dilakukan yaitu uji ahli dan uji respon siswa terhadap media. Respon siswa diperoleh dari sebaran angket berdasarkan aspek kemenarikan dan kemudahan pengguna. Uji ahli dan respon siswa terhadap dinilai menggunakan skala likert dengan 4 pilihan jawaban. Data yang diperoleh dari penilaian uji ahli baik pada aspek materi dan aspek media dihitung skor rata-ratanya kemudian diinterpretasikan kelayakannya. Begitu pula dengan respon siswa setelah menggunakan produk, dihitung skor rata-ratanya kemudian dikategorikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan a) media pembelajaran berbasis android bermuatan kearifan lokal pada aspek materi memperoleh hasil persentase 82% dengan kriteria sangat layak dan aspek media pada pelajaran fisika memperoleh hasil persentase 87% dengan kriteria sangat layak, b) Hasil respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis android bermuatan kearifan lokal pada pelajaran fisika memperoleh skor rata-rata sebesar 75% dengan kriteria baik, hal ini berarti jika media menarik digunakan, maka akan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar serta membantu siswa dalam belajar.
Design Thinking Sebagai Metode Inovatif dalam Perancangan Aplikasi M-Physics Nurussaniah Nurussaniah; Maurish Sofie Rahmi Batita; Saida Ulfa; Henry Praherdhiono; Ira Nofita Sari
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.610

Abstract

In the ever-evolving digital era, learning applications have become indispensable tools in the educational process. This research delves into the utilization of Design Thinking as an innovative methodology for crafting M-Physics applications. The study delineates the steps involved in Design Thinking, which encompass empathy, definition, ideation, and prototyping. The findings demonstrate that Design Thinking aids researchers in gaining a deeper understanding of user needs, articulating problems more precisely, generating creative ideas, and ultimately, devising more innovative solutions. The foundation of the M-Physics prototype design lies in presenting material in a manner that is both succinct and detailed, aligning with the principles of generative learning. M-Physics aims to assist learners, particularly students, in comprehending physics material. Future research should endeavor to complete the Design Thinking process through to the testing stage, ensuring the production of a comprehensive product that truly meets user needs. The insights gleaned from this research are anticipated to be of value to other educational application developers seeking to incorporate a Design Thinking approach into their design processes.
Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Calon Guru Fisika Nurussaniah, Nurussaniah; Trisianawati, Eka; Sari, Ira Nofita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v6i2.1891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan keterampilan proses sains calon guru fisika setelah diterapkan pembelajaran inkuiri dan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk quasi eksperimen dan rancangan non-equivalent control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan proses sains pada kelas yang diterapkan pembelajaran inkuiri adalah 38,09 sedangkan pada kelas yang diterapkan pembelajaran konvensional adalah 17,86. Hasil uji t independent sampel menunjukkan angka signifikansi yaitu 0,004 lebih kecil dari 0,05. Hal ini menandakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan peningkatan keterampilan proses sains calon guru fisika di kelas yang diterapkan pembelajaran inkuiri dan konvensional. N-Gain (g) pada kelas eksperimen adalah 0,65 dengan interpretasi sedang dan pada kelas kontrol adalah 0,27 dengan interpretasi rendah. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan keterampilan proses sains guru fisika.Inquiry Learning to Improve The Science Process Skills of The Pre-Service Physics TeachersThis study aims to determine the difference in the improvement of science process skills of physics teacher candidates after applied inquiry and conventional learning. This research uses the experimental method with quasi-experimental design and non-equivalent control group design. The results showed science process skills’ gain in the classroom applied inquiry learning is 38.09 while in the classroom applied conventional learning is 17.86. The result of the independent sample t-test shows that the significance is 0.004 less than 0.05. This indicates that H0 rejected and Ha accepted, so there is a difference in the improvement of science process skills of physics teachers in the classroom which is applied inquiry and conventional learning. N-Gain (g) in the experimental class is 0.65 with moderate interpretation and in the control class is 0.27 with low interpretation. The existence of such differences indicates that inquiry learning can improve the science physics teacher process skills.