Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JEJAK

DETERMINAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH Yuliani, Tutik; Saragih, Novita
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 7, No 1 (2014): March 2014
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v7i1.3843

Abstract

Keberhasilan pembangunan diukur dengan beberapa parameter, salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia. Manusia memiliki peran sebagai faktor produksi yang sangat penting dalam perekonomian. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor apa yang menentukan pembangunan manusia di kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan metode GLS (Generalized Least Square). Hasil penelitian menunjukkan pengangguran, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.The success of development is measured by several factors. One of them is Human Development Index. Human plays important role in production factor in economy. This research aims to analyze factors determining human development in regency/city in Central Java province. Multiple Linear regression analysis is used to analyze the data by using GLS (Generalized Least Square). The research found that unemployment, economic growth and expenditure affect significantly Human Index Development in regency/city in Central Java province. 
PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN DI KALIMANTAN TIMUR YULIANI, TUTIK
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 8, No 1 (2015): March 2015
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v8i1.3854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pembangunan dan  pendapatan  antar Kabupaten di Kalimantan Timur serta membuktikan apakah Hipotesis U terbalik berlaku di Propinsi Kalimantan Timur. Untuk mengetahui seberapa besar ketimpangan pendapatan digunakan Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil,.Berdasarkan indeks Wiliamson menunjukkan bahwa selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pembanguan antar kabupaten di Kalimantan Timur sebesar 0.69 di tahun 2010 menjadi 0.72 di tahun 2012. Sedangkan dari hitungan Entropi Theil menunjukkan bahwa rata-rata selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pendapatan sebesar 17.45. Setelah dilakukan analisis Kuznets menunjukkan bahwa di Kalimantan Timur selama tahun 2010 sampai dengan 2012 berlaku hukum Kuznets.This study aims to find out the development and income inequality inter regency in East Kalimantan and prove whether the inverted U hypothesis applied in the East Kalimantan. To find out how much income inequality, the writer used Williamson and Theils Entropy Index. Based on Williamson index, it indicates that there is income inequality inter regency in East Kalimantan during 2010 to 2012, at 0.69 in 2010 to 0.72 in 2012. Whereas Entropy Theil calculation shows that on average during 2010 to 2012, there was income inequality by 17.45. Meanwhile, Kuznets analysis shows that Kuznets law applied in East Kalimantan during 2010 to 2012.
DETERMINAN PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TENGAH Yuliani, Tutik; Saragih, Novita
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 7, No 1 (2014): March 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v7i1.3843

Abstract

Keberhasilan pembangunan diukur dengan beberapa parameter, salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia. Manusia memiliki peran sebagai faktor produksi yang sangat penting dalam perekonomian. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor – faktor apa yang menentukan pembangunan manusia di kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan metode GLS (Generalized Least Square). Hasil penelitian menunjukkan pengangguran, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.The success of development is measured by several factors. One of them is Human Development Index. Human plays important role in production factor in economy. This research aims to analyze factors determining human development in regency/city in Central Java province. Multiple Linear regression analysis is used to analyze the data by using GLS (Generalized Least Square). The research found that unemployment, economic growth and expenditure affect significantly Human Index Development in regency/city in Central Java province. 
PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN DI KALIMANTAN TIMUR YULIANI, TUTIK
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 8, No 1 (2015): March 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v8i1.3854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketimpangan pembangunan dan  pendapatan  antar Kabupaten di Kalimantan Timur serta membuktikan apakah Hipotesis U terbalik berlaku di Propinsi Kalimantan Timur. Untuk mengetahui seberapa besar ketimpangan pendapatan digunakan Indeks Williamson dan Indeks Entropi Theil,.Berdasarkan indeks Wiliamson menunjukkan bahwa selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pembanguan antar kabupaten di Kalimantan Timur sebesar 0.69 di tahun 2010 menjadi 0.72 di tahun 2012. Sedangkan dari hitungan Entropi Theil menunjukkan bahwa rata-rata selama tahun 2010 sampai dengan 2012 terdapat ketimpangan pendapatan sebesar 17.45. Setelah dilakukan analisis Kuznets menunjukkan bahwa di Kalimantan Timur selama tahun 2010 sampai dengan 2012 berlaku hukum Kuznets.This study aims to find out the development and income inequality inter regency in East Kalimantan and prove whether the inverted U hypothesis applied in the East Kalimantan. To find out how much income inequality, the writer used Williamson and Theil's Entropy Index. Based on Williamson index, it indicates that there is income inequality inter regency in East Kalimantan during 2010 to 2012, at 0.69 in 2010 to 0.72 in 2012. Whereas Entropy Theil calculation shows that on average during 2010 to 2012, there was income inequality by 17.45. Meanwhile, Kuznets analysis shows that Kuznets law applied in East Kalimantan during 2010 to 2012.