Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Proceeding Seminar Nasional IPA

Analisis Kebisingan Lalu Lintas (Studi Kasus Pengukuran Jalan Raya Semarang-Surakarta dan Jalan Raya Ungaran-Bandungan Amalia, Andin Vita; Amidi, Amidi; Prasetyo, Budi; Pambudi, Mariyoto Danang; Tasya, Dessy Fitriana
Proceeding Seminar Nasional IPA 2022
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendaraan adalah salah satu sarana utama pengangkutan, perpindahan atau pergerakan namun dalam pengoperasiannya menimbulkan seperti suara mesin yang keluar melalui knalpot maupun klakson menjadi sumber kebisingan. Kebisingan lalu lintas menjadi salah satu dampak negatif yang ditimbulkan dari pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Tujuan dilakukanpenelitian untuk mengetahui tingkatan kebisingan lalu lintas di Desa Bergas Kidul. Metode pengukuran dilakukan secara langsung dilapangan menggunakan alat sound level meter dengan mengikuti lampiran II KEP No.48/MENLH/11/1996 tentang baku mutu tingkat kebisingan hingga didapat nilai kebisingan siang hari. Penelitian dilakukan di dua titik pengukuran yaituJl. Raya Semarang-Surakarta dan Jl. Raya Ungaran-Bandungan pada hari kerja dan weekend. Hasil pengukuran menunjukkan titik pengamatan 1 yang bertempat di Jl. Semarang-Surakarta memiliki tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada sore hari pada pukul 16:00 WIB 79.8 dB sedangkan titik 2 di Jl. Ungaran-Bandungan menunjukkan hasil pengukuran tertinggi pada sore hari yaitu pukul 16:00 WIB sebesar 78.5 dB. Pada weekend titik 1 tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada pukul 09:00 WIB sebesar 83.9 dB sedangkan titik 2 menunjukkan tingkat kebisingan tertinggi justru terjadi saat malam hari pada pukul 20:00 WIB sebesar 78.1 dB.Kebisingan lalu lintas berasal dari suara yang dihasilkan dari kendaraan bermotor, terutama dari mesin kendaraan, knalpot, serta akibat interaksi antara roda dengan jalan. Kebisingan lalu lintas dapat menyebabkan dampak kesehatan dan psikologis. Dampak kesehatan cenderung muncul akibat pajanan senyawa-senyawa kimia dalam jumlah besar ke tubuh manusia.