Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Prototipe Penekan Tombol Otomatis Simulator Meter kWh Untuk Pengisian Token Berbasis Mikroprosesor dan API Telegram Firmansyah, Vera; Oktaviyana, Karlina; Fathan, H. Syauqi; Muslim, Azis; Firmansyah, Firmansyah; Gunawan TW, Nandang; Sutanto , Willi; Gianto, Gianto
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2024.16.2.7

Abstract

The change of payment method for electrical energy to prepaid by the Perusahaan Listrik Negara (PLN) is based on the increase in the use of electrical power, and there are areas for improvement in the postpaid system. The prepaid method uses the Standard Transfer Specification (STS) system, users enter a 20-digit token number on the kWh by pressing the kWh meter keyboard, but there are some things that could be improved if they look at the placement of the kWh meter. The user's mobility is very high. The Internet of Things (IoT) system of the kWh meter automatic button press aims to make it easier for users. The prototype uses critical components such as Raspberry PI 3B as a microprocessor, telegram as user input and output, and 12 solenoids as a keypress medium. System feasibility testing is carried out by testing the accuracy of suppression, filling time, and the receipt of messages on bot telegrams. Accuracy for each button with a test of 20 presented at a delay of 2.00 seconds to 0.04 seconds got 100% accurate results. Tested the charging time with a 100% curated delay results in the fastest time with the highest accuracy rate on a delay of 0.10 seconds to 0.04 seconds faster when compared to manual charging. On the receipt of telegram messages, get 100% test results with the consideration of 13 letters received by users. Further development can be done considering the bot display, user inputs and outputs, and customized containers on the kWh meter.
Perancangan Purwarupa Pengukur Kadar Air dan Kualitas Pangan Komoditas Beras dan Jagung Menggunakan Sensor Kapasitif Firmansyah, Dudi; Rahmawati, Riski Amalia; Firmansyah, Vera; Gianto, Gianto; Sutanto, Willi; Waras, Nandang Gunawan Tunggal; Yasri, Budi; Muslim, Azis; Irwanto, Decky Ari; Karsono, Eko; Alam, Hilman Syaeful; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2024.16.2.6

Abstract

Water content is an indicator that can affect food quality and safety as well as commodity prices. Therefore, measuring the moisture content of commodities is important to ensure the food system viability. The development of increasingly sophisticated technology has led many companies to introduce water content measuring instruments called Moisture Content Meters (MCM). However, this tool is marketed at an expensive price. In this research, a prototype for measuring the moisture content and food quality of rice and corn commodities using a cheap capacitive sensor has been successfully made according to the design. Based on the testing results, this prototype has an accuracy value of 98,9%, precision of 97,4%, and error of 1,1%. The test results show that this prototype is accurate enough to measure the moisture contents of rice and corn samples, accompanied by consistent food quality indications according to applicable quality standards.  
Kombinasi Mikrob Antagonis dan Air Rendaman Kompos untuk Menekan Penyakit Bercak Cokelat pada Daun Tomat Istifadah, Noor; Muslim, Azis; Widiantini, Fitri; Hartati, Sri
Agrikultura Vol 36, No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i3.68219

Abstract

Penyakit bercak cokelat yang disebabkan jamur Alternaria solani merupakan salah satu kendala dalam budidaya tanaman tomat. Pengendalian penyakit secara ramah lingkungan dapat dilakukan melalui aplikasi mikrob pengendali penyakit dan penggunaan bahan organik. Artikel ini membahas hasil penelitian yang mengevaluasi efek pencampuran mikrob antagonis (isolat bakteri dan khamir) serta kombinasi mikrob dengan air rendaman kompos terhadap kemampuannya dalam menekan penyakit bercak cokelat pada daun tomat. Selain pengujian pada tanaman tomat, dilakukan juga percobaan secara in vitro untuk mengevaluasi kompatibilitas dan pengaruh campuran mikrob terhadap kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan jamur A. solani. Percobaan secara in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima ulangan, sedangkan percobaan pada tanaman tomat menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa bakteri isolat KSB4 (Bacilus subtilis) dan khamir isolat KDK11 asal air rendaman kompos bersifat kompatibel dan dapat menghambat pertumbuhan jamur A. solani secara in vitro sebesar 57,50%-65,23%. Kemampuan isolat mikrob secara tunggal atau campurannya tidak berbeda secara nyata. Aplikasi isolat mikrob antagonis secara tunggal, campuran, air rendaman kompos maupun kombinasinya dapat menekan penyakit bercak cokelat pada tanaman tomat sebesar 78,77%-97,12%.  Pencampuran isolat mikrob antagonis atau kombinasi mikrob antagonis dengan air rendaman kompos tidak menghasilkan penekanan penyakit bercak coklat yang lebih baik daripada perlakuan secara tunggalnya.
Pengembangan Bahan Ajar Geometri Ruang Bercirikan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dengan Konsep Etnometematika Masjid Bersejarah di Banjarmasin Ferita, Rolina Amriyanti; Muslim, Azis; Riadi, Arifin
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3245

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar etnomatematika pada materi geometri ruang yang bercirikan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dengan memanfaatkan konteks masjid-masjid bersejarah di Banjarmasin. Pengembangan dilakukan melalui model ADDIE yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan bahan ajar, implementasi terbatas, dan evaluasi. Tahap analisis menunjukkan perlunya bahan ajar kontekstual yang mampu mengintegrasikan budaya lokal sekaligus mendorong kemampuan HOTS. Tahap perancangan dan pengembangan menghasilkan bahan ajar yang memadukan elemen arsitektur masjid, aktivitas etnomodeling, dan latihan soal HOTS. Produk yang dihasilkan divalidasi oleh ahli matematika, ahli budaya, guru, serta pengelola masjid. Implementasi dilakukan pada 22 siswa kelas IX MTs Babussalam Evaluasi dilakukan melalui tes HOTS dan angket kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berada pada kategori valid berdasarkan penilaian ahli. Kepraktisan dinilai baik dengan skor rata-rata 4,3 (skala 1–5). Dari sisi efektivitas, 86,4% siswa mampu menjawab soal berbasis HOTS, menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Dengan demikian, bahan ajar etnomatematika berbasis arsitektur masjid bersejarah ini layak digunakan sebagai sumber belajar berbasis HOTS untuk memperkuat pemahaman geometri ruang sekaligus mengintegrasikan nilai budaya.
Pengembangan Modul Matematika Berbasis Budaya Rumah Baanjung pada Materi Transformasi Geometri Menggunakan Model ADDIE Ferita, Rolina Amriyanti; Yanti, Williza; Muslim, Azis; Riadi, Arifin
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3248

Abstract

Pembelajaran matematika yang terlepas dari konteks budaya lokal sering kali dipersepsikan abstrak dan kurang bermakna bagi siswa. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pengembangan bahan ajar berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika berbasis budaya Rumah Baanjung pada materi transformasi geometri serta mengevaluasi kualitas modul berdasarkan respons siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Modul dikembangkan dalam bentuk cetak dan disempurnakan melalui focus group discussion. Implementasi dilakukan secara terbatas dengan melibatkan 27 siswa, yang selanjutnya diminta memberikan respons terhadap modul menggunakan angket skala Likert. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul diterima secara positif oleh siswa. Modul dipersepsikan relevan dengan kebutuhan belajar, mudah digunakan, menarik dari segi penyajian, serta membantu siswa memaknai keterkaitan antara konsep matematika dan budaya lokal. Selain itu, penggunaan konteks Rumah Baanjung juga berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap nilai kearifan lokal dan keberlanjutan budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki potensi untuk mendukung pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.
Efektivitas Program Kampus Mengajar dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar Inklusi Indriani, Rusda; Safitri, Deta; Rahmayani, Nora; Fitri, Maulida; Muslim, Azis; Maulida, Dina; Fitria, Mia; Hidayat, Farid
Nusantara Journal of Education and Social Science Vol 3 No 1 (2026): Terbitan Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/nujess.v3i1.242

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Kampus Mengajar Program in improving the literacy and numeracy skills of students in an inclusive elementary school. The research subjects were fifth-grade students at SD Negeri Inklusi Banjang 2 (n = 11) who participated in learning assistance activities conducted by Kampus Mengajar student volunteers. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest design. Data were collected through literacy and numeracy tests administered before and after the intervention. The normality test indicated that the data were normally distributed; therefore, comparative analysis was conducted using a paired sample t-test. The results revealed significant differences between pretest and posttest scores in both literacy (p < 0.001) and numeracy (p = 0.008). These findings indicate that the Kampus Mengajar Program is effective in enhancing students’ literacy and numeracy skills in the inclusive classroom setting.