Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS INTEGRASI KEARIFAN LOKAL SASAK POLA LESSON STUDY Wadi, Hairil; Suud, Suud; Masyhuri, Masyhuri; Utomo, Jepri; Akbar, Ahmad Naufal
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8129

Abstract

This Lecturer Community Service Program aims to improve the skills of social studies teachers in designing social studies learning materials integrating Sasak local wisdom using the Lesson Study method in Pujut District, Central Lombok. The first year of activities used expository methods, question-and-answer sessions, and discussions, and directly involved social studies teachers from junior high schools in the area. The results of the activities included: 1) The community service team delivered material on the concept of designing learning materials based on local wisdom using the Lesson Study method; 2) Social studies teachers were able to identify existing Sasak local wisdom that is still practiced by the community and integrated into learning materials; and 3) participants provided reflections on the activities. The output of this activity was a lecturer community service article, which was utilized by the community for the first year.
Symbolic Meaning of the Perak Api Tradition in the Mertak Tombok Village Community, Praya District, Central Lombok Regency Winarta, Lalu Riyan; suud, suud; Nursaptini, Nursaptini
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9482

Abstract

The purpose of this study is to determine the symbolic meaning of the perak api tradition in the community of Mertak Tombok Village, Praya District, Central Lombok Regency. This study uses a qualitative approach with a case study method. The types of data used in this study are primary and secondary data with the research subjects being the community of Mertak Tombok Village, Praya District, Central Lombok Regency. The informants in this study were traditional leaders and anthropologists in Mertak Tombok Village, Praya District, Central Lombok Regency. The data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. Data analysis in this study was carried out in several stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that the symbolic meaning in the perak api tradition includes verbal symbols such as prayers of gratitude to Allah SWT and non-verbal symbols such as tools and materials, as well as the stages of implementation, namely rocking the baby over the smoke, the mother standing over the smoke or being covered, tying threads, massaging, holding the name, and presence.
KEBIJAKAN SOSIAL PERLINDUNGAN PEKERJA ANAK DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK TENGAH Nursaptini, Nursaptini; Syafruddin, Syafruddin; Suud, Suud; Suryanti, Ni Made Novi; Wadi, Hairil; Hafiza, Nuril; Shoffah, Siti Nur Arifia; Saputri, Olivia Riski; Arofah, Zainul
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wkesjd04

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kebijakan sosial perlindungan pekerja anak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Unit analisis meliputi pekerja anak, orangtua pekerja anak, dan pemerintah terkait. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, sedangkan informan penelitian ditentukan dengan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model spiral analysis yang dikembangkan oleh Creswell, meliputi pengelolaan data, pengkodean, pengembangan tema, serta penafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif kebijakan perlindungan pekerja anak telah tersedia melalui regulasi nasional dan daerah, sebagaimana di atur dalam peraturan daerah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.   Namun pada implementasi belum optimal, adanya kesenjangan tajam antara bangunan regulasi dan realitas di lapangan yang mana masih banyak ditemukan anak-anak usia sekolah yang bekerja tanpa pengawasan sehingga hak anak terabaikan. Kata Kunci: Pekerja Anak, Kebijakan sosial, Perlindungan Social Policy For The Protection of Child Workers In The Mandalika Special Economic Zone of Central Lombok Abstract  The purpose of this study was to determine the social policy for protecting child labor in the Mandalika Special Economic Zone, Central Lombok. The study used a qualitative approach with a case study method. The units of analysis included child workers, their parents, and relevant government agencies. The research subjects were determined using purposive sampling, while the informants were determined using snowball sampling. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the spiral analysis model developed by Creswell, encompassing data management, coding, theme development, and data interpretation. The results showed that normatively, child labor protection policies are available through national and regional regulations, as stipulated in the Regional Regulation of Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, Number 5 of 2021 concerning the Implementation of Child-Friendly Districts. However, implementation has not been optimal, with a sharp gap between the regulatory framework and the reality on the ground, where many school-age children are still found working without supervision, thus neglecting children's rights.
Peran Organisasi Karang Taruna Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja (Mabuk-Mabukan) Di Kelurahan Monjok Kecamatan Selaparang Kota Mataram Sofian, Irwan; Masyhuri, Masyhuri; Suud, Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 4 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i4.9149

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peran Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (2) mengetahui hambatan yang di hadapi oleh Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (3) mengetahui solusi Karang Taruna dan Pemerintah dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun jenis data dalam penelitian ini yakni data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa subjek dan informan penelitian yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat peran aktif Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja, khususnya perilaku mabuk-mabukan. Melalui Pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui rehabilitas sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial. Peran tersebut diwujudkan dengan cara mengadakan program melalui beberapa divisi, yakni pendidikan, keagamaan, sosial serta UMKM. Program tersebut dilaksanakan secara terstruktur di lokasi yang strategis, seperti masjid, balai kelurahan, atau aula terbuka, (2) Terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja khususnya perilaku mabuk-mabukan. Hambatan tersebut dikategorikan ke dalam dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ini mencakup kurangnya sumber daya manusia yang terampil, keterbatasan dana dan fasilitas, serta kurangnya partisipasi remaja dalam mengikuti program yang di lakukan karang taruna. Selain itu ada faktor eksternal meliputi pengaruh negatif teman sebaya, akses mudah terhadap alkohol, kebiasaan nongkrong hingga larut malam, dan kurangnya dukungan dari orang tua dan (3) Terdapat solusi Karang Taruna dan pemerintah kelurahan dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok. Solusi yang dilakukan melalui kerja sama antara Karang Taruna dan Pemerintah Kelurahan. dengan mengadakan kegiatan positif seperti pelatihan dan pembinaan, serta melibatkan sekolah, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam mendukung program-program karang taruna. Pemerintah turut berperan aktif dengan memberikan anggaran, fasilitas, dan mendorong penguatan aturan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan remaja ke arah yang positif. Kata Kunci: Peran, Karang Taruna, Kenakalan Remaja
Analisis SWOT Implementasi Program Full Day School Five Day di SMA Katolik Kesuma Mataram Wadi, Hairil; Suud, Suud
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4310

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya program kebijakan pendidikan Full day school yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk dilaksnakan oleh pihak sekolah.. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan dan mendeskripsikan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman Implementasi Program Full Day School (FDS) Five Day  di SMA Katolik Kesuma Mataram. Lokasl Penelitian  di SMA Katolik Kesuma Mataram Kota Mataram Nusa Tenggaran Barat. Adapun yang menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah guru sosiologi, kepala sekolah, kepala sekolah bagian kurikulum, guru, siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket, dokumentasi. Analisis data secara tematik, dengan mengidentifikasi tema-tema utama yang  diinterpretasikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Analisis SWOT Implementasi Full Day School Five Day di SMA Katolik Kesuma Mataram terdiri dari  1) kekuatan  berupa peningkatan interaksi siswa dan guru, dukungan fasilitas dan respon positif; 2) kelemahan berupa peningkatan beban kerja dan tantangan adaptasi estimasi kerja guru dan aktivitas siswa; 3)  peluang berupa dukungan dari  kebijakan yayasan, pemerintah, dan orang tua siswa; 4) ancaman berupa kebijakan zonasi dan persepsi dari masyarakat perlu untuk diantisipasi supaya progam dapat berjalan optimal.
Peran Sosial Orang Tua dalam Pendidikan Anak (Studi Kasus pada Keluarga Nelayan di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat) Dewi, Nurul Aini Pamatia; Suud, Suud; Masyhuri, Masyhuri
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.4880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sosial orang tua dalam pendidikan anak pada keluarga nelayan di Desa Kuranji Dalang, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, yang mencakup pendidikan informal, nonformal, dan formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh dari subjek dan informan melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran sosial orang tua dalam pendidikan informal dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, penanaman nilai karakter dan moral, serta pembentukan sikap tanggung jawab, disiplin, kerja sama, dan kepedulian sosial. Dalam pendidikan nonformal, orang tua berperan dengan mendorong anak mengikuti kegiatan pembelajaran di luar sekolah, mengembangkan keterampilan sosial, membangun kemandirian, serta membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sosial. Sementara itu, dalam pendidikan formal, orang tua berperan melalui pendampingan belajar, pemenuhan kebutuhan sekolah, komunikasi dengan guru, penanaman nilai moral dan religius, serta kerja sama dengan pihak sekolah. Dengan demikian, peran sosial orang tua pada keluarga nelayan berkontribusi penting dalam mendukung perkembangan karakter, keterampilan sosial, dan keberhasilan pendidikan anak secara menyeluruh. The Social Role of Parents in Children's Education (Case Study of Fishermen's Families in Kuranji Dalang Village, Labuapi District, West Lombok) Abstract This study aims to examine the social role of parents in children’s education among fishing families in Kuranji Dalang Village, Labuapi District, West Lombok Regency, covering informal, non-formal, and formal education. This research employed a qualitative approach using a case study method. The data consisted of primary and secondary data obtained from research subjects and informants selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that parents’ social role in informal education is carried out through role modeling, habituation, the internalization of character and moral values, and the development of responsibility, discipline, cooperation, and social awareness. In non-formal education, parents play a role by encouraging children to participate in learning activities outside school, developing their social skills, fostering independence, and helping them adapt to their social environment. Meanwhile, in formal education, parents contribute through learning assistance at home, fulfillment of school needs, communication with teachers, the internalization of moral and religious values, and collaboration with schools. Therefore, the social role of parents in fishing families makes an important contribution to supporting children’s character development, social skills, and overall educational success.