Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Ketersediaan dan Keterjangkauan Sekolah Menengah Bagi Masyarakat Lokal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Masyhuri, Masyhuri; Suud, Suud; Ilyas, Muhammad; Utomo, Jepri; Noviana, Mila; Masyhuri, Zilly Arsyika
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2457

Abstract

Penelitian ini mengkaji aksesibilitas fisik sekolah menengah (SMP, SMA/MA, SMK) bagi masyarakat lokal di kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika fokus studi: Desa Kute, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Tujuan penelitian adalah (1) memetakan ketersediaan fasilitas pendidikan menengah di wilayah studi, (2) mengukur aksesibilitas fisik (jarak tempuh, waktu tempuh, sarana transportasi, kondisi jalan, dan hambatan infrastruktur), dan (3) mengidentifikasi kelompok penduduk yang mengalami kesulitan akses. Metode yang dipakai adalah survei lapangan, wawancara semi terstruktur dengan pemangku kepentingan, observasi fasilitas, dan analisis spasial sederhana (buffer radius 5–10 km). Hasil menunjukkan bahwa meskipun jumlah gedung sekolah menengah relatif memadai secara kuantitatif, terdapat kesenjangan aksesibilitas untuk masyarakat lokal yang tinggal di wilayah pesisir dan juga perbukitan yang disebabkan keterbatasan transportasi, kondisi jalan, dan kapasitas ruang kelas. Rekomendasi meliputi pengembangan layanan transportasi sekolah berbasis komunitas, penambahan unit ruang kelas di titik bottleneck, serta penguatan program SMK vokasi yang responsif kebutuhan KEK.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS INTEGRASI KEARIFAN LOKAL SASAK POLA LESSON STUDY Wadi, Hairil; Suud, Suud; Masyhuri, Masyhuri; Utomo, Jepri; Akbar, Ahmad Naufal
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8129

Abstract

This Lecturer Community Service Program aims to improve the skills of social studies teachers in designing social studies learning materials integrating Sasak local wisdom using the Lesson Study method in Pujut District, Central Lombok. The first year of activities used expository methods, question-and-answer sessions, and discussions, and directly involved social studies teachers from junior high schools in the area. The results of the activities included: 1) The community service team delivered material on the concept of designing learning materials based on local wisdom using the Lesson Study method; 2) Social studies teachers were able to identify existing Sasak local wisdom that is still practiced by the community and integrated into learning materials; and 3) participants provided reflections on the activities. The output of this activity was a lecturer community service article, which was utilized by the community for the first year.
Symbolic Meaning of the Perak Api Tradition in the Mertak Tombok Village Community, Praya District, Central Lombok Regency Winarta, Lalu Riyan; suud, suud; Nursaptini, Nursaptini
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9482

Abstract

The purpose of this study is to determine the symbolic meaning of the perak api tradition in the community of Mertak Tombok Village, Praya District, Central Lombok Regency. This study uses a qualitative approach with a case study method. The types of data used in this study are primary and secondary data with the research subjects being the community of Mertak Tombok Village, Praya District, Central Lombok Regency. The informants in this study were traditional leaders and anthropologists in Mertak Tombok Village, Praya District, Central Lombok Regency. The data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. Data analysis in this study was carried out in several stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study show that the symbolic meaning in the perak api tradition includes verbal symbols such as prayers of gratitude to Allah SWT and non-verbal symbols such as tools and materials, as well as the stages of implementation, namely rocking the baby over the smoke, the mother standing over the smoke or being covered, tying threads, massaging, holding the name, and presence.
KEBIJAKAN SOSIAL PERLINDUNGAN PEKERJA ANAK DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK TENGAH Nursaptini, Nursaptini; Syafruddin, Syafruddin; Suud, Suud; Suryanti, Ni Made Novi; Wadi, Hairil; Hafiza, Nuril; Shoffah, Siti Nur Arifia; Saputri, Olivia Riski; Arofah, Zainul
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wkesjd04

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kebijakan sosial perlindungan pekerja anak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Unit analisis meliputi pekerja anak, orangtua pekerja anak, dan pemerintah terkait. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, sedangkan informan penelitian ditentukan dengan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model spiral analysis yang dikembangkan oleh Creswell, meliputi pengelolaan data, pengkodean, pengembangan tema, serta penafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif kebijakan perlindungan pekerja anak telah tersedia melalui regulasi nasional dan daerah, sebagaimana di atur dalam peraturan daerah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.   Namun pada implementasi belum optimal, adanya kesenjangan tajam antara bangunan regulasi dan realitas di lapangan yang mana masih banyak ditemukan anak-anak usia sekolah yang bekerja tanpa pengawasan sehingga hak anak terabaikan. Kata Kunci: Pekerja Anak, Kebijakan sosial, Perlindungan Social Policy For The Protection of Child Workers In The Mandalika Special Economic Zone of Central Lombok Abstract  The purpose of this study was to determine the social policy for protecting child labor in the Mandalika Special Economic Zone, Central Lombok. The study used a qualitative approach with a case study method. The units of analysis included child workers, their parents, and relevant government agencies. The research subjects were determined using purposive sampling, while the informants were determined using snowball sampling. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the spiral analysis model developed by Creswell, encompassing data management, coding, theme development, and data interpretation. The results showed that normatively, child labor protection policies are available through national and regional regulations, as stipulated in the Regional Regulation of Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, Number 5 of 2021 concerning the Implementation of Child-Friendly Districts. However, implementation has not been optimal, with a sharp gap between the regulatory framework and the reality on the ground, where many school-age children are still found working without supervision, thus neglecting children's rights.
Peran Organisasi Karang Taruna Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja (Mabuk-Mabukan) Di Kelurahan Monjok Kecamatan Selaparang Kota Mataram Sofian, Irwan; Masyhuri, Masyhuri; Suud, Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 4 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i4.9149

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peran Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (2) mengetahui hambatan yang di hadapi oleh Organisasi Karang Taruna dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. (3) mengetahui solusi Karang Taruna dan Pemerintah dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun jenis data dalam penelitian ini yakni data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa subjek dan informan penelitian yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat peran aktif Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja, khususnya perilaku mabuk-mabukan. Melalui Pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial melalui rehabilitas sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial. Peran tersebut diwujudkan dengan cara mengadakan program melalui beberapa divisi, yakni pendidikan, keagamaan, sosial serta UMKM. Program tersebut dilaksanakan secara terstruktur di lokasi yang strategis, seperti masjid, balai kelurahan, atau aula terbuka, (2) Terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi oleh Karang Taruna MONDIAL dalam menanggulangi kenakalan remaja khususnya perilaku mabuk-mabukan. Hambatan tersebut dikategorikan ke dalam dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ini mencakup kurangnya sumber daya manusia yang terampil, keterbatasan dana dan fasilitas, serta kurangnya partisipasi remaja dalam mengikuti program yang di lakukan karang taruna. Selain itu ada faktor eksternal meliputi pengaruh negatif teman sebaya, akses mudah terhadap alkohol, kebiasaan nongkrong hingga larut malam, dan kurangnya dukungan dari orang tua dan (3) Terdapat solusi Karang Taruna dan pemerintah kelurahan dalam menanggulangi kenakalan remaja (Mabuk-mabukan) di Kelurahan Monjok. Solusi yang dilakukan melalui kerja sama antara Karang Taruna dan Pemerintah Kelurahan. dengan mengadakan kegiatan positif seperti pelatihan dan pembinaan, serta melibatkan sekolah, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam mendukung program-program karang taruna. Pemerintah turut berperan aktif dengan memberikan anggaran, fasilitas, dan mendorong penguatan aturan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan remaja ke arah yang positif. Kata Kunci: Peran, Karang Taruna, Kenakalan Remaja