Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pola Pembinaan Karakter Siswa Broken Home di SMAN 2 Narmada Azizah, Fitri; Hamidsyurie, Hamidsyukrie; Suryanti, Ni Made Novi; Suud, Suud
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v16i2.3621

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola pembinaan karakter serta hambatan yang ditemukan sekolah dalam menerapkan pola pembinaan karakter kepada siswa yang broken home di SMAN 2 Narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pola pembinaan karakter yang diterapkan guru kepada siswa broken home dilakukan melalui beberapa tahap seperti pola pemberian pemahaman, pola pembinaan keteladanan, pola pembinaan kebiasaan, pola pemberian nasehat, pola pengawasan dan pola pemberian hukuman. Ada beberapa nilai karakter yang terbentuk dalam melakukan pola pembinaan yaitu nilai religius, disiplin dan peduli lingkungan. Sedangkan kendala yang dihadapi dalam menerapkan pembinaan karakter adalah 1) secara internal yaitu siswa broken home yang susah diatur serta belum semuanya guru bisa menerapkan pembinaan 2) secara eksternal yaitu orang tua/wali siswa yang cuek dan bodoh amat, guru yang kurang kompak dalam menerapkan pembinaan karakter serta lingkungan teman siswa yang kurang bagus. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola pembinaan karakter yang diberikan kepada siswa broken home melalui enam tahapan yaitu pola pemberian pemahaman, pola pembinaan kebiasaan, keteladanan, nasehat, pengawasan dan hukuman. Dalam melakukan pembinaan ini ditemukan dampak yang dihasilkan yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Educational Patterns of Children Aged 7-15 Years in Fish Merchant Families (Case Study In Apitaik Village, Pringgabaya District, East Lombok) Muasilaturahmi, Muasilaturahmi; Salman, Muhammad Ilyas; Suud, Suud
Journal of Social Science and Education Research Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Social Science and Education Research
Publisher : Raudhah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/gnp4ts16

Abstract

This study aims to describe the educational patterns of children aged 7-15 years and the development of children's education based on the educational patterns applied by their parents. This research uses a qualitative approach of case study method. The subjects in this study were seven parents (mothers) and seven children aged 7-15 years. This research was conducted in Apitaik Village, Pringgabaya Sub-district, East Lombok Regency. Data collection techniques in this study used observation, interview and documentation techniques. Then the data was analyzed through the stages of data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study show that: (1) Subjects use three educational patterns, namely (a) permissive pattern, (b) authoritarian pattern, and (c) democratic pattern. Based on the results of the study, there were three subjects who used permissive parenting patterns, one subject used a combination of authoritarian and democratic patterns and three other subjects used democratic patterns.  The choice of parenting patterns is caused by factors of parental education, family economy, and parents' occupations. Children who receive permissive parenting are unable to socialize well and have a dominating nature that does not want to lose. While authoritarian patterns tend to be quiet just follow along, both are proven to have an unfavorable impact on children's social-emotional development.  In contrast to democratic parenting, which has a good impact on social emotional development, children become friends because they are good at placing themselves in the social environment. (2) The educational development of each child based on the educational patterns received from parents is different. Children who get permissive education patterns have mediocre educational development in contrast to children who get authoritarian and democratic education patterns who are far more accomplished.
Kearifan Lokal Suku Sasak dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sosiologi SMA Masyhuri, Masyhuri; Suud, Suud; Ilyas, Muhammad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3184

Abstract

Sosiologi pada hakikatnya merupakan ilmu yang mempelajaritentang masyarakat dengan segala kompleksitasnya. Salah satu tujuannya adalah agar peserta didik memiliki kesadaran akan identitas diri dalam hubungan dengan kelompok sosial dalam konteks lingkungan masyarakat sekitar. Berkenaan dengan hakikat dan tujuan tersebut maka pemamnfaatan lingkungan sosial budaya, khususnya kearifan lokal sebagai sumber belajar sosiologi menjadi keniscayaan. Oleh karena itu, telah dilakukan penelitian dengan tujuan mengidentifikasi kearifan lokal suku sasak yang potensal menjadi sumber belajar sosiologi di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Analisa data dilakukan dengan prosedur yaitu mulai dari penyajian data, intrepretasi data, pembahasan dan terakhir pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis kearifan lokal suku sasak yang potensal menjadi sumber belajar sosiologi di SMA, meliputi: (1) awiq-awiq pengelolaan hutan dan mata air di Desa Bayan, awiq-awiq pengelolaam pariwisata di Gili Trawangan, awiq-awiq bidang perkawinan, arsitektur rumah adat sasak, pakaian adat sasak, dan makanan tradisional sasak. Kearifan lokal tersebut potensial menjadi sumber belajar sosiologi SMA kelas X materi nilai dan norma, (2) tradisi sorong serah aji krame, tradisi perang topat, dan tradisi ngejot, potensial menjadi sumber belajar sosiologi SMA kelas XI materi harmoni sosial, (3) banjar, potensial menjadi sumber belajar Sosiologi SMA Kelas XII materi lembaga sosial.
STRATEGI PEMBERDAYAAN KOMUNITAS LOMBOK INFLUENCER DALAM MENINGKATKAN DIGITAL MARKETING DI KOTA MATARAM Putri, Rohin Novia Maydi; Syafruddin, Syafruddin; Malik, Imam; Suud, Suud
SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2025): SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sosedu.v8i2.29290

Abstract

This research aims to: (1) identify and analyze the community empowerment programs of Lombok Influencer, (2) understand and analyze the community empowerment strategies of Lombok Influencer in enhancing digital marketing in the city of Mataram. This research uses a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques in this research use data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results of this study found that the Lombok Influencer community empowerment program includes: Skill training programs such as public speaking, voice over, start-up design, and digital creative skills training, as well as recognition and appreciation programs in the form of an influencer awarding night event. Then the community empowerment strategy of Lombok Influencer is building strong and authentic relationships through active interactions between management and community members in WhatsApp groups, organizing meetings with influencers; (2) providing resources and support in the form of skill training, community website provision, collaboration with business actors, community reward programs, (3) facilitating creative content in the form of freedom to create content concepts, and providing group digital marketing projects, (4) providing incentives in the form of community rate cards for commission distribution; (5) providing public recognition by promoting community members digital marketing content on social media, organizing influencer appreciation events. (6) performance monitoring in the form of controlling the progress of members performance.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN BERTANYA SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 DI MAN 1 MATARAM Safitri, Sulistia; Wadi, Hairil; Suud, Suud; Wahidah, Ananda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v8i3.10906

Abstract

This research aims to determine the application of the Think pair share learning model in class XI IPS 3 at MAN 1 Mataram. This research uses classroom action research with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The stages of this research were carried out through initial observation, planning, action, observation and reflection. The subjects of this classroom action research were students of class XI IPS 3 MAN 1 Mataram, while the informants in the research were sociology subject teachers. The results of the first cycle of research showed that the level of students' problem solving abilities was (69%), asking questions (71%), and the teacher's application of the Think Pair Share model (75%). Furthermore, cycle II showed the level of problem solving ability (79%), asking ability (80%), and the teacher's application of the think pair share model (90%).
Dampak Pola Asuh Pendidikan Keluarga Terhadap Perilaku Kekerasan Verbal Anak di Desa Sakra Artila Putri, Imelda; Suud, Suud; Wadi, Hairil; ZM, Hamidsyukrie
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4087

Abstract

Pola asuh merupakan cara orang tua mendidik, membimbing dan merawat anak yang memiliki dampak pada perkembangan anak. Oleh karena itu pola asuh memiliki peran yang sangat penting dalam keluarga. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pola asuh pendidikan keluarga terhadap perilaku kekerasan verbal anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak yang berusia 7-21 tahun dari berbagai jenjang pendidikan. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua, kepala dusun, tetangga, teman yang mengenal baik anak, dan guru sosiologi.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman, antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh keluarga memiliki dampak pada psikologis dan sosial anak. Adapun pola asuh yang terdapat dalam penelitian ini yaitu pola asuh otoriter permisif, pola asuh otoriter dan pola asuh permisif.  Dampak dari ketiga pola asuh tersebut seperti rasa kesal, marah, kebingungan, rendah diri dan rasa bebas sebagai dampak psikologis dan perilaku tidak konsisten, munculnya perilaku kekerasan verbal dan kesulitan menyesuaikan diri dengan aturan sebagai dampak sosial.
PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN SOSIAL (Pendampingan Pada Guru Sosiologi di SMAN 1 Gangga Kabupaten Lombok Utara) Masyhuri, Masyhuri; Suud, Suud; Ilyas, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.3611

Abstract

Guru Sosiologi di SMAN 1 Gangga Lombok Utara belum memiliki banyak pengalaman dalam menyusun proposal penelitian sosial. Sementara itu, KD matapelajaran Soiologi menunjukkan esensi dan orientasi pada kemampuan siswa untuk dapat menyusun proposal penelitian sosial. Hal ini dapat dicermati dari KD 4.4. kelas X, yaitu “menyusun rancangan, melaksanakan dan menyusun laporan penelitian sederhana serta mengkomunikasikannya dalam bentuk tulisan, lisan, dan audio visual”. Untuk dapat membantu siswa mencapai KD tersebut maka guru sosiologi idelanya memiliki pengetahuan dan pengelaman dalam menyusun proposal penelitian sosial. Oleh karena itulah kegiatan pengabdian yang diusulkan ini sangat penting dilakukan dengan tujuan agar guru Sosiologi di SMAN 1 Gangga dapat menyusun proposal penelitian soial sehingga dapat membantu siswa mencapai KD tersebut. Luaran kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Publikasi pada artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal nasional ber-ISSN, dan (2) Pernyataan pemanfaatan hasil pengabdian oleh mitra. Metode yang diguanakan adalah pendampingan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, (3) evaluasi. Hasil pengabdian menujukkan bahwa guru sosiologi dapat menyusun proposal penelitian sosial sebagaimana diharapkan, dibuktikan dengan adanya produk proposal penelitian sosial yang disusun oleh guru SMAN 1 Gangga. Pengalaman dalam penyususnan proposal tersebut akan sangat membantu guru sosiologi dalam mengarahkan dan membimbing siswa dalam menyusun rencana penelitian sosial sebagaimana tuntutan KD 4.4. kelas X.
Work Readiness of Transitional Society in Islamic View: A Study of Hawkers in the Mandalika Special Economic Zone Suud, Suud; Malik, Imam; Masyhuri, Masyhuri; Sumitro, Sumitro
International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Vol 3 No 3 (2025): International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijhess.v3i3.7163

Abstract

The development of the Mandalika Special Economic Zone (SEZ) has brought significant social and economic changes, influencing the rational choices of the surrounding transition communities, particularly hawkers. This study examines the level of rationality and skill readiness of hawkers affected by the tourism-driven transformation in the Mandalika circuit area and its buffer villages. Employing a qualitative approach through interviews and observations, the analysis reveals that hawkers’ rationality in adapting to economic shifts is shaped by factors such as knowledge, experience, work networks, and access to social and financial capital. The study also integrates Islamic perspectives, highlighting the principles of honesty (sidq), diligence (ijtihad), and responsibility (amanah) as critical values that enable traders to compete more effectively in a dynamic business environment. Findings provide insights into the adaptive strategies of the transitional community in the Mandalika SEZ and serve as a reference for policymakers to design support programs grounded in Islamic values, aimed at enhancing rational decision-making and skill preparedness in response to economic change.
Industri Pariwisata dan Mobilitas Pekerjaan Perempuan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta Lombok Syafruddin, Syafruddin; Wadi, Hairil; Suud, Suud
Society Vol 8 No 1 (2020): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v8i1.175

Abstract

This study aims to understand and map the tourism industry and women’s employment mobility in the Special Economic Zone (SEZ) of Mandalika Kuta Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. This study was a qualitative study using a case study approach with a group analysis unit. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. The informants are an optional or criterion-based selection. Informants in this study were 120 informants. Informants were selected using a purposive sampling technique. The informants in this study are not to represent the population but represent information. Data analysis was processed through three stages. The results of the study found that the tourism industry in the Special Economic Zone of Mandalika Kuta Lombok has encouraged the new job creation and job types that were previously unknown by the community. In the category of self-employment and wage employment, there is an increase in the number due to a decrease in the status of casual work. This is a sign that there are significant job changes and job mobility. This is caused by low wages, inconvenience at work, and family factors. With the creation of various types of new jobs and the pattern of employment mobility, the efforts of self-improvement are needed, especially in terms of education and skills. Provincial and District Governments need to conduct a study of the potential and employment opportunities needed for women in the tourism industry to create links and matches between various employment sectors in the tourism industry.
Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Bagi Guru Sosiologi SMA di Kabupaten Lombok Utara Masyhuri, Masyhuri; Suud, Suud; Ilyas, Muhammad
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5810

Abstract

Dengan diberlakukannya Kurikulum Merdeka (Kumer) sebagai perubahan dari Kurikum 2013 (K-13) di berbagai jenjang Pendidikan di Sekolah, berimplikasi terhadap berbagai aspek pembelajaran, termasuk aspek perangkat pembelajaran, khususnya terkait Renvana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pada Kurikulum Merdeka, RPP berubah menjadi modul ajar. Perubahan tersebut tentunya tidak sekedar perubahan nama, melainkan juga perubahan struktur dan substansi di dalamnya. Melakukan perubahan dimaksud tentunya bukalah suatu hal yang mudah bagi guru, khususnya bagi guru soisologi SMA di Kabupaten Lombok Utara. Mereka masih kebingungan dalam menyusun modul ajar yang menjadi salah satu tuntutan kurikulum merdeka. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian sangat penting dilakukan dengan tujuan agar guru Sosiologi SMA di Lombok Utara dapat menyusun modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan pencapaian tujuan pembelajaran. Luaran kegiatan pengabdian ini adalah: (1) publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional ber-ISSN, dan (2) pernyataan pemanfaatan hasil pengabdian oleh mitra. Metode yang diguanakan adalah pelatihan dengan tahapan kegiatan: (1) penyampaian materi dan diskusi (2) pendampingan, dan (3) evaluasi. Hasil pengabdian menujukkan bahwa guru sosiologi dapat menyusun modul ajar Sosiologi SMA Kelas X sesuai struktur dan substansi yang ditentukan, dibuktikan dengan adanya produk modul ajar yang disusun oleh guru SMA di Lombok Utara yang siap diimplementasikan guna meningkatkan kualitas pembelajaran Sosiologi SMA di Lombok Utara