Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pembuatan Modul Dampak Opini Publik Yang Dihasilkan Media Massa Terkait Pemilu 2024 Pada Anggota Koperasi Bingkai Perubahan Nusantara Yuliandri, Putrawan; Indrawan, Jerry; Hartano; Suprayitno, Dede; Hirzia, Atrasina; Salsabila, Anindya Rasya; Rosalia Rumfabe, Berlian
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21006

Abstract

Background: Opini publik berperan penting dalam demokrasi karena membentuk persepsi masyarakat terhadap isu politik dan kebijakan. Media massa memengaruhi opini publik melalui framing dan agenda setting, sehingga masyarakat sering kesulitan membedakan fakta dan opini. Kegiatan ini bertujuan menyusun serta mensosialisasikan modul literasi media-politik bagi anggota Koperasi Bingkai Perubahan Nusantara pada Pemilu 2024. Metode: Program dilakukan melalui tiga tahap yakni, penyuluhan konsep dasar opini publik, pelatihan analisis berita untuk memisahkan fakta dan opini, serta diskusi reflektif guna menumbuhkan sikap kritis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pre-test, dan ­dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil: Pemahaman peserta meningkat signifikan; jawaban benar tentang opini publik naik dari 33,3% menjadi 86,7%, sedangkan kesadaran bahaya hoaks meningkat dari 46,7% menjadi 90%. Kesimpulan: Modul terbukti efektif memperkuat literasi politik komunitas secara berkelanjutan.
Efek Domino dari Perang Dagang AS-China Terhadap Perekonomian Indonesia deaa, Dear Filzah Nurhaeni; Livtanta, Nabunga Khansa; Rushufah, Rana Rau’atur; Indrawan, Jerry
Journal Social Politica Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Jurnal Sosial-Politika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54144/dn715w32

Abstract

This research aims to analyze the domino effect caused by the US-China Trade War on the Indonesian economy. This research uses the concept of domino effect and the approach of international political economy theory and hegemony theory, as well as literature study method with descriptive-qualitative analysis. The findings show that the trade war that occurred between the United States and China in 2018-2024 had a significant influence on the international scope of the economy, including influencing the economy in Indonesia as well. The domino effect that occurs in Indonesia, consists of changes in exchange rates, decreased exports, diversion of investment, and creating new opportunities for Indonesia. In addition, global economic uncertainty has caused the value of the rupiah currency to be depressed since 2018. Although Bank Indonesia intervened and implemented monetary measures to maintain stability. However, the movement of the rupiah exchange rate in 2021-202 is still in the weak category due to the development of trade wars, changes in the direction of interest rate policy at the global level, and uncertainty in world economic conditions.
Demokrasi di Bawah Militerisme: Kritik Sosial terhadap Implementasi Uu TNI dan Implikasinya Bagi Keamanan Nasional Khaliq Pohan, Khalifa Nur; Putri Rosano, Kayla Azalia; Ayu, Nia Rafa; Chairul, Natasya; Indrawan, Jerry
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijlj.v3i2.5225

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perluasan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta penempatan prajurit aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam jabatan administratif sipil terhadap relasi sipil-militer dan kualitas demokrasi Indonesia pasca-Reformasi 1998, khususnya dalam konteks revisi Undang-Undang TNI tahun 2025. Fokus utama penelitian ini adalah kekhawatiran atas potensi kembalinya peran dominan militer di ranah sipil yang sebelumnya dibatasi melalui agenda reformasi sektor keamanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis-deskriptif melalui kajian literatur, analisis dokumen hukum dan kebijakan termasuk UU TNI No. 34 Tahun 2004 dan revisinya serta telaah literatur akademik mengenai hubungan sipil-militer dan demokratisasi. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat sipil, serta analisis kasus terkait pelanggaran batas kewenangan TNI di sektor non-pertahanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan UU TNI 2025 mengandung kekosongan norma dan ambiguitas interpretasi yang membuka ruang perluasan peran militer di sektor sipil, diperparah oleh lemahnya mekanisme pengawasan sipil dan tingginya legitimasi sosial terhadap TNI. Kondisi ini berpotensi mengaburkan batas kekuasaan sipil-militer, meningkatkan risiko pelanggaran HAM, serta melemahkan prinsip supremasi hukum dan akuntabilitas demokratis. Dengan merujuk pada teori kontrol sipil objektif Huntington dan konsep constabulary force Janowitz, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan supremasi sipil, pembatasan peran militer, dan reformulasi mekanisme pengawasan guna mendukung konsolidasi demokrasi di Indonesia.
Kepailitan Pada Perseroan Terbatas (PT) Abimanyu; Indriani, Ina; Rumahorbo, Liberti; Indrawan, Jerry
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Januari 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18691032

Abstract

Kepailitan terhadap Perseroan Terbatas (PT) merupakan instrumen hukum yang memiliki implikasi luas tidak hanya bagi debitur, tetapi juga bagi kreditor, organ perseroan, serta iklim kepastian hukum dalam kegiatan usaha. Sebagai badan hukum yang memiliki pemisahan kekayaan dengan para pengurus dan pemegang sahamnya, PT pada prinsipnya tunduk pada asas tanggung jawab terbatas. Namun, dalam kondisi insolvensi, prinsip tersebut berpotensi berbenturan dengan kepentingan perlindungan kreditor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum kepailitan terhadap Perseroan Terbatas di Indonesia, akibat hukum putusan pailit terhadap organ perseroan, serta bentuk perlindungan hukum bagi kreditor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 telah menyediakan kerangka hukum kepailitan yang relatif komprehensif, namun dalam praktik masih terdapat kelemahan, khususnya terkait penyalahgunaan PKPU, efektivitas pengawasan terhadap kurator, dan perlindungan kreditor konkuren. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan hukum kepailitan serta rekomendasi praktis bagi penegak hukum dan pelaku usaha.
BUDAYA POLITIK GENERASI MILENIAL: IDEOLOGIS ATAU APATIS? Indrawan, Jerry
CONVERGENCE: JOURNAL OF GLOBAL DYNAMICS Vol 1 No 3 (2025): Convergence: Journal of Global Dynamics
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The millennial generation, also known as generations Y and Z, is a group that is highly taken into account in modern political contestation. This generation is believed to be able to determine the outcome of a general election because they are in the majority. However, the potential for the millennial generation not to want to be involved in politics, let alone vote in elections, is also large. This is because they have high exposure to information technology, but do not have adequate political literacy. As a result, they do not have an ideological political culture, which is based on Pancasila, for the benefit of the nation and state. Thus, this generation's tendency to become apathetic is high. Through qualitative research methods, the author will discuss whether the millennial generation really has no interest in politics or can be said to be apathetic or whether they actually still have an ideological political culture. Data collection was carried out secondaryly through literature studies using books, scientific journals and online news sites.