Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Revolutions in Military Affairs (RMA) Policy in Countering the Threat of Terrorism and Cyber Crime in Singapore Indrawan, Jerry; Zahira, Azila
Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional Vol 7 No 1 (2024): Mandala: Jurnal Hubungan Internasional
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/mjihi.v7i1.7543

Abstract

As a country located in the Southeast Asia Region with a very small area flanked by several major regional powers, Singapore is vulnerable to symmetrical and asymmetrical threats. If Singapore does not develop its military capabilities, there will be more threats to its people. Many asymmetrical threats experienced by Singapore are cyber attacks, both terrorism and cyber crime. This is because Singapore is a developed country with a growing economy, and has advanced information and technology infrastructure, which makes it digitally vulnerable. In addition, Singapore has good relations with Western countries that make it an easy target for acts of terrorism, especially in Southeast Asia, which is known for its massive affiliation with global terror groups. The author uses a descriptive qualitative method by searching for data through books, journals, online literature, and other supporting data. The purpose of writing this research is to find out how Singapore's RMA policy deals with the threat of terrorism and cybercrime
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL BUPATI NOORMIILIANI – RAHMADIANOOR TERHADAP TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT BARITO KUALA Tayibnapis, Radita Gora; Abdurrohim, Muhammad; Yuliandri, Putrawan; Indrawan, Jerry
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36850

Abstract

Pemerintahan Daerah seperti halnya di wilayah Kabupaten Barito Kuala sebagai wilayah kecil kerap tertutup dan kurangnya transparansi data riset terkait kinerja pemerintah. Sehingga Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala (BATOLA) Noormiliani – Rahmadianoor perlu dibangun sebuah program evaluasi pemerintah yang selama ini kurang terukur dan kurang transparansi dihadapan publik pada data survei atauun elektabiulitasnya di mata masrakat terutama wagra setempat. Sehingga melalui Teori Kepemimpinan Transformasional untuk mengukur kepuasan masyarakat Batola dengan menggunakan pendekatan kuantitatif-Deskriptif dan eksplanatif melalui studi pengaruh untuk menemukan kesinambungan penilaian masyarakat terhadap Kepala DAerahnya. . Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kepuasan masyarakat Batola terhadap kepemipinan dari Bupati dan Waklil Bupati, Noormiiliani dan Rahmadianoor baik itu dari segi kinerja dan pemberian sarana akses kepada publiks serta dinilai lebih menyejahterakan.
Kondisi Konflik di Indo-Pasifik: Memahami Akar Masalah dari Aukus hingga Manuver China Indrawan, Jerry
Jurnal Review Politik Vol. 12 No. 1 (2022): June
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jrp.2022.12.1.124-145

Abstract

Aliansi kerjasama pertahanan bernama AUKUS muncul di Indo-Pasifik di tengah kebangkitan China sebagai calon negara hegemoni dunia. AUKUS seakan menentang hegemoni China di kawasan karena kepentingan negara-negara yang tergabung di dalamnya pasti akan terganggu dengan bangkitnya kekuatan negeri Tirai Bambu tersebut. Sebagai salah satu negara di Indo-Pasifik, Indonesia tentu merasakan dampak dari rivalitas negara-negara hegemonistik yang berkelakuan mirip pendahulunya pada era Perang Dingin dahulu. Sebuah era yang kental dengan nuansa ancaman perang, sesuai teori Regional Security Complex. Teori ini akan menjadi landasan analisis penulis untuk membahas tentang AUKUS, khususnya dari sudut pandang potensi ancaman antara negara-negara di kawasan Indo-Pasifik sebagai aki­bat kehadiran AUKUS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa AUKUS dibentuk oleh Australia, Inggris, dan Amerika Serikat sebagai anti-tesis manuver China di Indo-Pasifik. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan beberapa usulan kebijakan strategis yang bisa dila­ku­kan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif-analisis, di mana proses pengumpulan data dilaku­kan melalui studi pustaka.
Analizing UPNVJ Political Science Students Perception Of "Oke Gas" Political Branding On TikTok In The Context Of Prabowo Subianto's Presidential Campaign Imperanur, Aura Hallyka; Indrawan, Jerry
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol. 9 No. 1 (2025): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i1.59

Abstract

This study explores the perceptions of Political Science students at UPNVJ regarding the “Oke Gas” campaign content on TikTok as part of Prabowo Subianto’s political branding strategy during the 2024 presidential election. Employing a descriptive qualitative method, the research investigates how students interpret the use of populist, symbolic, and visual communication in digital political campaigns. Findings indicate that students view the strategy as an adaptive response to the youth-dominated voter demographic, yet remain divided in their assessments some consider it effective, while others perceive it as superficial rebranding that prioritizes personal image over policy substance. The research also highlights students’ concerns about the potential decline in deliberative democratic quality due to emotionally driven content.TikTok’s role as a fast-paced, interactive platform is acknowledged as effective in disseminating political messages, but it also raises critical questions about the balance between virality and substantive political discourse. Political Science students, equipped with analytical frameworks and democratic awareness, are positioned not merely as campaign targets but as active evaluators of political strategy. Their perceptions are shaped by media ecology, youth political orientation, and the tension between electoral marketing and participatory democratic ideals. This study contributes to understanding how political branding in the digital age is received by an increasingly critical and digitally literate electorate.
Pembuatan Modul Dampak Opini Publik Yang Dihasilkan Media Massa Terkait Pemilu 2024 Pada Anggota Koperasi Bingkai Perubahan Nusantara Yuliandri, Putrawan; Indrawan, Jerry; Hartano; Suprayitno, Dede; Hirzia, Atrasina; Salsabila, Anindya Rasya; Rosalia Rumfabe, Berlian
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21006

Abstract

Background: Opini publik berperan penting dalam demokrasi karena membentuk persepsi masyarakat terhadap isu politik dan kebijakan. Media massa memengaruhi opini publik melalui framing dan agenda setting, sehingga masyarakat sering kesulitan membedakan fakta dan opini. Kegiatan ini bertujuan menyusun serta mensosialisasikan modul literasi media-politik bagi anggota Koperasi Bingkai Perubahan Nusantara pada Pemilu 2024. Metode: Program dilakukan melalui tiga tahap yakni, penyuluhan konsep dasar opini publik, pelatihan analisis berita untuk memisahkan fakta dan opini, serta diskusi reflektif guna menumbuhkan sikap kritis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pre-test, dan ­dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil: Pemahaman peserta meningkat signifikan; jawaban benar tentang opini publik naik dari 33,3% menjadi 86,7%, sedangkan kesadaran bahaya hoaks meningkat dari 46,7% menjadi 90%. Kesimpulan: Modul terbukti efektif memperkuat literasi politik komunitas secara berkelanjutan.
Efek Domino dari Perang Dagang AS-China Terhadap Perekonomian Indonesia deaa, Dear Filzah Nurhaeni; Livtanta, Nabunga Khansa; Rushufah, Rana Rau’atur; Indrawan, Jerry
Journal Social Politica Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Jurnal Sosial-Politika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54144/dn715w32

Abstract

This research aims to analyze the domino effect caused by the US-China Trade War on the Indonesian economy. This research uses the concept of domino effect and the approach of international political economy theory and hegemony theory, as well as literature study method with descriptive-qualitative analysis. The findings show that the trade war that occurred between the United States and China in 2018-2024 had a significant influence on the international scope of the economy, including influencing the economy in Indonesia as well. The domino effect that occurs in Indonesia, consists of changes in exchange rates, decreased exports, diversion of investment, and creating new opportunities for Indonesia. In addition, global economic uncertainty has caused the value of the rupiah currency to be depressed since 2018. Although Bank Indonesia intervened and implemented monetary measures to maintain stability. However, the movement of the rupiah exchange rate in 2021-202 is still in the weak category due to the development of trade wars, changes in the direction of interest rate policy at the global level, and uncertainty in world economic conditions.
Demokrasi di Bawah Militerisme: Kritik Sosial terhadap Implementasi Uu TNI dan Implikasinya Bagi Keamanan Nasional Khaliq Pohan, Khalifa Nur; Putri Rosano, Kayla Azalia; Ayu, Nia Rafa; Chairul, Natasya; Indrawan, Jerry
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijlj.v3i2.5225

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak perluasan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta penempatan prajurit aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam jabatan administratif sipil terhadap relasi sipil-militer dan kualitas demokrasi Indonesia pasca-Reformasi 1998, khususnya dalam konteks revisi Undang-Undang TNI tahun 2025. Fokus utama penelitian ini adalah kekhawatiran atas potensi kembalinya peran dominan militer di ranah sipil yang sebelumnya dibatasi melalui agenda reformasi sektor keamanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis-deskriptif melalui kajian literatur, analisis dokumen hukum dan kebijakan termasuk UU TNI No. 34 Tahun 2004 dan revisinya serta telaah literatur akademik mengenai hubungan sipil-militer dan demokratisasi. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat sipil, serta analisis kasus terkait pelanggaran batas kewenangan TNI di sektor non-pertahanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan UU TNI 2025 mengandung kekosongan norma dan ambiguitas interpretasi yang membuka ruang perluasan peran militer di sektor sipil, diperparah oleh lemahnya mekanisme pengawasan sipil dan tingginya legitimasi sosial terhadap TNI. Kondisi ini berpotensi mengaburkan batas kekuasaan sipil-militer, meningkatkan risiko pelanggaran HAM, serta melemahkan prinsip supremasi hukum dan akuntabilitas demokratis. Dengan merujuk pada teori kontrol sipil objektif Huntington dan konsep constabulary force Janowitz, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan supremasi sipil, pembatasan peran militer, dan reformulasi mekanisme pengawasan guna mendukung konsolidasi demokrasi di Indonesia.
Kepailitan Pada Perseroan Terbatas (PT) Abimanyu; Indriani, Ina; Rumahorbo, Liberti; Indrawan, Jerry
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Januari 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18691032

Abstract

Kepailitan terhadap Perseroan Terbatas (PT) merupakan instrumen hukum yang memiliki implikasi luas tidak hanya bagi debitur, tetapi juga bagi kreditor, organ perseroan, serta iklim kepastian hukum dalam kegiatan usaha. Sebagai badan hukum yang memiliki pemisahan kekayaan dengan para pengurus dan pemegang sahamnya, PT pada prinsipnya tunduk pada asas tanggung jawab terbatas. Namun, dalam kondisi insolvensi, prinsip tersebut berpotensi berbenturan dengan kepentingan perlindungan kreditor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum kepailitan terhadap Perseroan Terbatas di Indonesia, akibat hukum putusan pailit terhadap organ perseroan, serta bentuk perlindungan hukum bagi kreditor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 telah menyediakan kerangka hukum kepailitan yang relatif komprehensif, namun dalam praktik masih terdapat kelemahan, khususnya terkait penyalahgunaan PKPU, efektivitas pengawasan terhadap kurator, dan perlindungan kreditor konkuren. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan hukum kepailitan serta rekomendasi praktis bagi penegak hukum dan pelaku usaha.