Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Application of Ensemble Empirical Mode Decomposition based Support Vector Regression Model for Wind Power Prediction Karijadi, Irene; Mulyana, Ig. Jaka
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 22 No. 1 (2020): June 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.291 KB) | DOI: 10.9744/jti.22.1.11-16

Abstract

Improving accuracy of wind power prediction is important to maintain power system stability. However, wind power prediction is difficult due to randomness and high volatility characteristics. This study applies a hybrid algorithm that combines ensemble empirical mode decomposition (EEMD) and support vector regression (SVR) to develop a prediction model for wind power prediction. Ensemble empirical mode decomposition is employed to decompose original data into several Intrinsic Mode Functions (IMF). Finally, a prediction model using support vector regression is built for each IMF individually, and the prediction result of all IMFs is combined to obtain an aggregated output of wind power Numerical testing demonstrated that the proposed method can accurately predict the wind power in Belgian.
Pemodelan Pengelolaan Food Waste Di Jaringan Grocery Store Dengan Sistem Dinamis Venisia Tamara; Ig. Jaka Mulyana; Ivan Gunawan
Widya Teknik Vol. 19 No. 1 (2020): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v19i1.1900

Abstract

Food waste tergolong sebagai fenomena baru yang belum banyak dikaji oleh para peneliti. Penelitian ini akan dilakukan di kota Surabaya. Penelitian ini merupakan gabungan antara studi eksploratif dan pengembangan model. Penelitian ini melakukan pendekatan simulasi dinamik untuk menampilkan permasalahan yang ada. Dari coding grounded theory didapatkan bahwa kebijakan yang dilakukan toko ritel di UK terhadap produk waste yaitu dengan cara memberikan ke badan amal dan memberikan kepada karyawan, sedangkan kebijakan yang dilakukan toko ritel di Surabaya terhadap produk waste yaitu dengan cara melakukan proses ulang dan pemberian diskon untuk meningkatkan profit. Dengan pemodelan sistem dinamik bentuk alur food waste ditoko ritel dapat dianalisa dengan melihat model simulasi dan besarnya waste akhir. Daya tahan produk akan mempengaruhi banyaknya waste. Perusahaan mempunyai kebijakan dengan cara melakukan proses ulang dan pemberian diskon pada produk yang memiliki daya tahan kurang dari 4 hari. Dari hasil analisa dan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa kebijakan perusahaan untuk usaha mengurangi waste sudah baik Kata kunci : Kualitatif, Interview, Grounded Theory Method, Sistem Dinamik.
Evaluasi dan perbaikan sistem pelayanan loket BPJS cabang Surabaya dengan simulasi Agatha Nusamaris Keban; Ig. Jaka Mulyana; Luh Juni Asrini
Widya Teknik Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v17i2.2082

Abstract

Antrian sering terjadi apabila bagian fasilitas pelayanan sedang sibuk melayani pelanggan sebelumnya, sehingga ada waktu pelanggan selanjutnya, yang terbuang untuk menunggu. Tujuan pengamatan adalah untuk melihat kinerja 4 loket di BPJS kesehatan Surabaya serta memberikan usulan perbaikan yang dapat dipertimbangkan. Pengamatan menggunakan teori antrian dan dilakukan simulasi dengan bantuan software Arena. Loket A memiliki 3 fasilitas pelayanan, loket B, C dan DE memiliki 1 fasilitas pelayanan. Data diambil perhari (Senin-Jumat), merupakan data primer berupa data waktu kedatangan pelanggan dan data waktu pelayanan. Dari hasil pengamatan dan simulasi, didapat waktu menunggu dan pelanggan mengantri paling banyak di loket C hari Senin, sementara waktu menunggu dan pelanggan mengantri paling sedikit pada loket A hari Jumat. Berdasarkan 3 usulan perbaikan, usulan 1 dan 2 memberikan hasil secara kuantitatif, yakni dapat mengurangi waktu tunggu dalam antrian. Sedangkan usulan 3 tidak dapat memberikan hasil secara kuantitatif. Ketiga usulan ini baik, namun dapat dipilih usulan perbaikan terbaik dengan mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan.
Perancangan Sistem Informasi Ketertelusuran Berbasis Web Untuk Industri Oleofood Kevin Cornelius; Ig. Jaka Mulyana; Ivan Gunawan
Widya Teknik Vol. 18 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v18i1.2085

Abstract

Kebutuhan informasi ketertelusuran (traceability information) dalam industri pangan merupakan salah satu kebutuhan utama untuk melakukan proses perencanaan. Disamping itu, informasi ketertelusuran ini sangat dibutuhkan agar industri mampu melakukan emergency response untuk mengatasi berbagai insiden keamanan pangan. Namun, banyak tantangan yang harus dihadapi dalam membangun sistem ketertelusuran pada industri pangan yang memiliki proses produksi kontinyu. Oleh karena itu, tujuan dari studi ini adalah mengembangkan sebuah sistem informasi yang mampu melakukan penelusuran satu tahap ke depan (one step forward) dan satu tahap ke belakang (one step backward) pada industri pangan dengan produk yang dijual dalam kondisi cair/curah. Fase pertama studi dimulai dengan melakukan analisis SWOT dan analisis kebutuhan. Selanjutnya, setelah sistem informasi ketertelusuran dibangun, maka dilakukan verifikasi dan validasi. Verifikasi dilakukan dengan mengujicobakan sistem informasi ini dengan studi kasus yang telah dirancang. Sedangkan validasi dilakukan dengan uji lapangan, yaitu mengujicobakan sistem informasi pada perusahaan yang bersangkutan. Hasil yang didapat dari studi ini yaitu waktu yang lebih cepat dalam pengumpulan data saat simulasi penarikan produk. Harapannya dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas penerapan manajemen keamanan pangan yang dimiliki oleh perusahaan.
Penentuan Rute Terpendek Dengan Metode Tabu Search (Studi Kasus) Hendra Bucika Glen Kadam; Ig. Jaka Mulyana; Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v17i2.2164

Abstract

Distribusi atau pengiriman merupakan salah satu kegiatan yang penting bagi sebuah perusahaan. Beberapa permasalahan dalam melakukan distribusi atau pengiriman antara lain menentukan banyaknya kendaraan yang dipakai, dan juga menentukan rute kendaraan yang dapat dioptimalkan jarak tempuhnya serta biaya transportasi agar seluruh permintaan pelanggan dapat terpenuhi sehingga keuntungan optimal akan diperoleh perusahaan. Penentuan rute pengiriman dengan menggunakan metode nearest neighbor dan tabu search menghasilkan rute yang optimal dengan mempertimbangkan jarak serta kapasitas angkut kendaraan. Jarak tempuh pada rute aktual perusahaan lebih besar daripada jarak tempuh rute hasil metode. Selisih total jarak yang dihasilkan yaitu 8.3 km. Persentase selisih total jarak yang diperoleh yaitu sebesar 13%, apabila perusahaan menggunakan rute hasil metode maka perusahaan lebih efisien dalam pendistribusian produknya dan juga dapat menekan biaya distribusi yang akan dikeluarkan
Identifikasi dan Analisis Keinginan Pengguna Lulusan Perguruan Tinggi Menggunakan Fuzzy Quality Function Deployment (FQFD) Ig. Jaka Mulyana; Julius Mulyono
Journal of Integrated System Vol. 5 No. 1 (2022): Journal of Integrated System Vol. 5 No. 1 (Juni 2022)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v5i1.4670

Abstract

Seperti halnya industri, Perguruan Tinggi (PT) saling bersaing untuk dapat memenuhi keinginan pelanggannya. Untuk itu setiap PT harus mengadopsi pendekatan customer oriented. Pelanggan PT terdiri dari beberapa pihak antara lain mahasiswa, pengguna lulusan, dosen, orang tua, dan pemerintah. Setiap pelanggan mempunyai keinginan yang mungkin berbeda. Untuk memenuhi keinginan pelanggan, diperlukan suatu rencana proses bisnis yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keinginan pengguna lulusan dan menentukan proses bisnis yang berhubungan serta menentukan urutan prioritas kepentingannya. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan metode Quality Function Deployment (QFD). Identifikasi keinginan pelanggan dilakukan melalui studi literatur, sedangkan tingkat kepentingan diukur dengan menggunakan skala Likert dan Triangular Fuzzy Number (TFN). Dari hasil penelitian didapatkan bahwa 3 keinginan pengguna yang paling penting adalah pengetahuan dan keahlian dosen, mahasiswa mempunyai kemampuan analisis dan mahasiswa mempunyai kemampuan menggunakan teknologi informasi. Sedangkan 3 proses bisnis yang harus diprioritaskan adalah proses pengajuan dana penelitian dan abdimas, alokasi anggaran penelitian dan abdimas dan studi lanjut dosen.
PENERAPAN METODE FUZZY DALAM PENENTUAN PRIORITAS PENGURANGAN PEMBOROSAN (WASTE) DENGAN PENDEKATAN LEAN DI UNIT RAWAT JALAN SUATU RUMAH SAKIT Rumayar, Christania Putri; Mulyana, Ig. Jaka; Trihastuti, Dian; Kosasih, Wilson
Jurnal Mitra Teknik Industri Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Mitra Teknik Industri
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmti.v4i1.34401

Abstract

Hospitals are health facilities that provide medical services and care for patients. Every hospital is always required to maintain and quality of service in order to achieve customer satisfaction and improve efficiency. Lean Management can be used as an approach to improve service quality and efficiency. The first step of improvement is to identify waste in the hospital. This article aims to discuss identification of waste in the outpatient unit of a hospital. Furthermore, determine the priority of waste that must be reduced (eliminated). The methods used are observation, interview and fuzzy. The results showed that the waste that is prioritized to be reduced (eliminated) are patients waiting for the next process (W2), the process of supplying repetitive drugs (OVP2), and patients waiting for registration (W1). The results of this study can be used by hospital management as a reference for making improvements, both in the outpatient unit and other service units.
Penyuluhan Pemilahan dan Pengolahan Limbah Kain Sianto, Martinus Edy; Dian Retno S.D; Mulyana, Jaka; Julius Mulyono; Irene Karijadi; Albert Gunadhi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): Desember (in progress)
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/xyyaq628

Abstract

In the preliminary meeting with SMPK St. Agnes as a partner, it was known that the partner had implemented restrictions on the use of plastic materials, but had never received counseling material on the dangers of textile waste. This activity aims to increase awareness and knowledge of partners regarding the concept of sustainability, the hazards of fabric waste and how to sort and treat it. In this activity, various types of textile materials, their properties and how to utilize and process them after they are no longer used were explained. This activity also involved PT Panjimas as a company that processes textile waste into yarn raw materials, which was involved as one of the speakers. This activity was attended by 43 participants consisting of 20 students and 23 teachers/employees. The evaluation was carried out using a questionnaire. After the activity, the participants stated that there was an increase in awareness of the hazards of textile waste with details, 25 respondents were very aware, 16 were quite aware, and only 2 were slightly aware. No respondents felt that they had not changed. This community service activity succeeded in achieving its objectives, but improvements in methods, duration, and approaches were needed to ensure a greater and more sustainable impact in the future.
Rancang Bangun Alat Sentrigufal Pencuci Daging Buah Kelapa Menggunakan Cairan Air Kelapa (Pre-Processing Metode Sentrifugasi) Santosa, Hadi; ., Yuliati; Mulyana, Ig. Jaka
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 21 No. 01 (2020): Juni
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v21i01.2430

Abstract

The diversification of the coconut processing industry into Virgin Coconut Oil (VCO) as a more prospective coconut derivative is currently still growing rapidly. VCO is a virgin coconut oil product that is beneficial for health, and can be used as a raw material for natural cosmetics which has high economic value. Preliminary research has successfully designed the construction of a coconut husk peeler and a coconut shell breaker machine as an early stage in the VCO production process technology. The discussion of this paper covers the design of a coconut meat washing machine utilizing coconut water which consists of a rotating tube with an adjustable tube rotation speed with an inverter and an electric motor as the driving force equipped with a high pressure nozzle with ± 75 psi pressure. Inside the tube there is a retaining divider that regulates the flow of the washed coconut meat. The washing process uses coconut water to wash coconut meat in a washing tube that rotates at a certain speed as needed with a capacity of 8 kg timer for ± 3-5 minutes. Coconut water is drained and coconut meat is ready for the next process.
ANALISIS PENGARUH ANGKATAN KERJA DAN LEMBAGA PELATIHAN KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR Nathanniel, Clayren; Asrini, Luh Juni; Dewi, Dian Retno Sari; Mulyana, Ig. Jaka; Kosasih, Wilson
Jurnal Mitra Teknik Industri Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Mitra Teknik Industri
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmti.v4i3.35800

Abstract

Gross Regional Domestic Product is one of the good indicators to measure the economy of a region. In this study, GRDP modeling was conducted with the independent variables of the employed workforce (X1) and the number of job training institutions (X2) using spatial regression and Ordinary Least Square (OLS). The purpose of this study was to determine the spatial regression model of GRDP with these two predictors or independent variables, to determine the interaction of the proximity of districts/cities with neighboring districts/cities, and to determine the effect of the employed workforce (X1) and the number of job training institutions (X2) on the GRDP value. The results showed that based on the Robust Lagrange Multiplier test, the appropriate spatial regression was the SAR model. The coefficient of determination and MAPE in the OLS model were 57.8% and 1.888, while in the spatial regression model were 68.72% and 0.4139. These results indicate that spatial regression is better than OLS in modeling GRDP in East Java, because the coefficient of determination of the spatial regression model was larger and the MAPE was smaller than the OLS model. The interaction of the proximity of a district/city with neighboring districts/cities indicates that the district/city economy is influenced by the economy of neighboring districts/cities. The two independent variables, namely the employed workforce (X1) and the number of job training institutions (X2) have a positive influence on the GRDP value.