Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengobatan Gratis Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali Karuniawati, Hidayah; Haryoto, H; Sujono, Tanti Azizah; Fortuna, Tista Ayu; Khotimah, Khusnul; Suhendi, Andi; Ichsan, Burhanudin; Sarbini, Dwi; Muhtadi, M; Harlianti, Mariska Sri; Dewi, Listiana Masyita; Herawati, Erna; Studiviani, Raafika; Utama, Haya Nabilah; HI, Marsilia Rosa Sinensis; Dzafira, Laila; Nurseptiria, Haliza Arzeti; Oktaviani, Ardalia Rinanda; Fitriani, Rizki Ainun; Kusumastuti, Lina Ayu; Muslihah, Sayyidah Nurul; Anifatussaa'dah, A; Nisa', Faridita khoirun; Trihatmoko, Fahriza Mei; Basusena, Rahardian Surya; Rifaini, Fidhia Nur; Citra, Tia Mella; Maesaroh, Ida; Marsya, Vitania
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan penting setiap orang karena dengan tercapaianya kesehatan akan memungkinakan terlaksananya kegiatan atau aktifitas yang lain. Kesehatan merupakan hak setiap orang dengan tidak mengenal tingkat ekonomi seseorang. Ekonomi yang minim diprediksi menjadi salah satu hambatan dalam mendapatkan kesehatan yang maksimal. Peran tenaga kesehatan sangat diperlukan dalam mambantu pasien mendapatkan kesehatan yang optimal. Salah satu kegiatan yang dapat membantu masyarakat terutama dengan ekonomi yang minim adalah pengobatan gratis. Pengobatan gratis yang merupakan salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di balai desa Potronayan kecamatan Nogosari, kabupaten Boyolali pada ahad 31 Juli 2022. Selain pengobatan gratis, kegiatan yang lain adalah pemeriksaan tanda-tanda vital, pelayanan obat dan konseling obat serta pelayanan gizi. Kegiatan ini diikuti oleh 105 pasien. Pasien kebanyakan adalah wanita (73,3%) dengan usia terbanyak adalah antara 51 tahun sampai 60 tahun sebanyak 32,38%.
Direct benefits of Covid-19 Vaccination at Juata Primary Health Center, North Tarakan District Harlianti, Mariska Sri; Fortuna, Tista Ayu; Ramadhini, Affida; Aisya, Fitria Shofwa
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v20i2.23306

Abstract

North Kalimantan Province is the only province with a pandemic situation level in the medium level community transmission (CT2) category with an accumulated incidence of 24.1 per 100,000 population in 2021. The increasing incidence is accompanied by opinions of rejection in the community regarding confusion over Covid-19 vaccination at the start of the incident. , underlying the increasing morbidity and mortality rates as well as the decline in the country's social and economic activities. The Covid-19 vaccination program is an effort to reduce morbidity and mortality rates as well as restore social and economic conditions due to the pandemic. The aim of this research is to calculate the direct economic value of the Covid-19 vaccination program. Observational research with descriptive quantitative data analysis was carried out to illustrate this aim. Data collection was carried out retrospectively based on monthly reports from the Juata Community Health Center specifically for Covid-19. The sample inclusion criteria in this study were data on patients who were confirmed positive for Covid-19 in the North Tarakan District area in 2020 – 2022 and received therapy based on the guidelines or Guidelines for the management of Covid-19, 4th edition of 2022. The sample was divided into 3 vaccination periods with the number of samples for each were 77, 92, and 89 patients respectively. The direct benefit of the Covid-19 vaccination program is the difference in total costs between periods. The research results show that the difference in costs for periods I and II and II and III is negative, namely (-) IDR 12,697,280 and (-) IDR 494,660, respectively. Thus, from an economic aspect it does not yet illustrate the direct benefits of the 1 – 3 dose vaccination program. One of the reasons may be the inappropriate use of Covid-19 treatment drugs, namely oseltamivir. However, the incidence of Covid-19 decreased by 34.8% in period III (vaccination doses 2 to 3), namely 417. This shows that from a clinical aspect, the Covid-19 vaccination program is able to increase immunity.
SURVEI PENGGUNAAN INTERNET UNTUK PENCARIAN INFORMASI OBAT DAN PENGOBATAN DI KALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2018 Arisanti, Elok Fajar; Harlianti, Mariska Sri
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v1i2.126

Abstract

Sebanyak 73,7% dari populasi di Indonesia merupakan pengguna internet, hal tersebut berpengaruh besar terhadap penggunaan internet di masyarakat. Di zaman modern ini, internet adalah media yang memudahkan pencarian informasi. Lebih dari 50% perilaku penggunaan internet dimanfaatkan untuk mencari informasi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan penggunaan internet dalam pencarian informasi obat dan pengobatan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2018. Penelitian ini adalah penelitian survei deskriptif. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner berupa 12 pertanyaan terbuka dengan bentuk check list dan isian singkat terkait penggunaan internet untuk pencarian informasi obat dan pengobatan yang diisi secara online melalui google form oleh responden. Responden yang terlibat dalam penelitian ini yaitu sebanyak 261 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2018 yang bersedia berpartisipasi dengan mengisi kuesioner online dan pernah mengakses internet untuk pencarian informasi obat dan pengobatan. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah dengan menggunakan non probability sampling dengan quota sampling. Data diperoleh dari hasil kuesioner yang telah diisi oleh responden dan dianalisis secara univariat dengan bantuan MS excel dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat-obatan yang paling banyak dicari adalah analgesik (13,7%) dengan informasi terbanyak yang dicari adalah mengenai nama atau kandungan obat (21%), sedangkan informasi pengobatan yang paling banyak dicari adalah pengobatan untuk nyeri (20,2%). Berbagai informasi tersebut paling banyak dicari melalui search engine google (97,1%), menggunakan platform website (71,5%) dengan situs website www.halodoc.com (44%). Manfaat yang paling banyak dirasakan oleh mahasiswa dalam pencarian informasi obat dan pengobatan di internet adalah dapat mendapatkan informasi obat dan pengobatan sebelum datang ke apotek maupun dokter atau bahkan tanpa perlu datang ke dokter.