Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal Environmental Science

STUDI KELAYAKAN AIR TANAH UNTUK KEBUTUHAN AIR MINUM DI KELURAHAN ROMANG POLONG KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Destiquama, Destiquama; Hasriyanti, Hasriyanti; Amal, Amal
Jurnal Environmental Science Vol 2, No 1 (2019): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.562 KB) | DOI: 10.35580/jes.v2i1.12025

Abstract

The quality of ground water for drinking water needs is based on physical, chemical and biological parameters of Romang Polong. The researcher took 5 kinds of water as samples based on land use by applying the Storet method. The water sample was tested in the field and analyzed in the laboratory. The results obtained are compared with the specified based on criteria of water quality which indicated that groundwater in the Romang Polong is suitable to be used as drinking water quality standards at the point 2, 3, and 4. However, at the point 1 and 5 are not feasible to be used as drinking water quality standards. But, it is still feasible to use for household needs such as bathing and washing. It might be happened because the physical, chemical, and biological parameters exceeded the maximum permissible threshold based on the drinking water quality standard according to Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 492 / MENKES / PER / IV / 2010.
ANALISIS PERUBAHAN LUAS HUTAN MANGROVE DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI PULAU TANAKEKE KAB. TAKALAR Hidayat, Rahmat; Amal, Amal; Suprapta, Suprapta
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 1 (2020): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.347 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i1.14717

Abstract

Knowing how the changes in the area of mangrove forest on Tanakeke Island, Takalar Regency in 1998 - 2018, Knowing the factors that influence changes in the area of mangrove forests on Tanakeke Island, Takalar Regency.Analysis of changes used is remote sensing image analysis. The imagery used is LANDSAT 5 TM satellite imagery acquisition in 1998, LANDSAT 7 + ETM satellite imagery acquisition in 2008 and LANDSAT 8 imagery OLI acquisition in 2018. Guided classification method with maximum like-lihood method is used to determine changes in mangrove forest area, while for activity factors humans that affect changes in mangrove area are analyzed in terms of percentage descriptions. The area of Tanakeke Island's mangrove forests in 1998 was 3,309.93 hectares, in 2008 it was 2,699.2 hectares, which was reduced by 621.91 hectares. And in 2018 the area will be 2,421.38 hectares and the total change in the area of mangove forests will be reduced by 908.55 hectares. The factors of human activity that affect changes in the area of mangrove forests most importantly is the conversion of mangrove forest land into ponds and uncontrolled collection of firewood for firewood.
STRATEGI PENGELOLAAN KAWASAN HUTAN MANGROVE SEBAGAI KAWASAN HUTAN PRODUKSI DI KABUPATEN MAROS SULAWESI SELATAN, INDONESIA Amal Arfan; Rosmini Maru; Syafruddin Side; Alief Saputro
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.632 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i2.20156

Abstract

Sustainable production forest is a forest that can produce products of economic value that can be used for the needs of life today and in the future. The benefits of various products and services from mangrove forests have been felt by humans, both in the form of wood and non-wood products. The population of this research is people age 20 - 60 years who live around the mangrove forest area of the coast of Maros Regency. The sampling technique is carried out using proportional stratified random sampling, which is based on the stratification of the types of activities around the mangrove forest area. Data collection techniques used are adjusted to the required data including, Direct Observation, Documentation, In-depth Interview with the Participatory Rural Appraisal approach, Focus Group Discussion, to determine the distribution and extent mangrove forest area in South Sulawesi. After that, the internal and external factors that are supporting and inhibiting use the SWOT analysis.  The results showed that the strategy of managing mangrove forest areas as production forest areas in Maros Regency is develop the potential of sustainable and economically valuable mangrove forest resources through eco-friendly cultivation and capture businesses, increasing the role of ngos to increase community knowledge and awareness in mangrove management, providing counseling and training on crab processing., community empowerment through fishermen / farmer groups to create a household scale industry based on mangrove resources, training and mentoring of farmer/fisherman/women's groups in utilizing mangrove forest resources
ANALISIS KUALITAS AIR TANAH DANGKAL UNTUK KEPERLUAN AIR MINUM DI KELURAHAN BONTONOMPO KECAMATAN BONTONOMPO KABUPATEN GOWA Hamzar Hamzar; Suprapta Suprapta; Amal Amal
Jurnal Environmental Science Vol 3, No 2 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.694 KB) | DOI: 10.35580/jes.v3i2.20048

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk: 1) yaitu untuk mengetahui kualitas fisika, kimia, dan biologi air tanah dangkal di Kelurahan Bontonompo Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. 2) Untuk mengetahui kelayakan air tanah dangkal di Kelurahan Bontonompo Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa untuk digunakan sebagai sumber air minum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif yaitu digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis suatu hasil penelitian secara sistematis tentang kualitas air tanah untuk kebutuhan air minum di Kelurahan Bontonompo Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan metode Scoring Struges. Hasil penelitian menunjukkan bahwakualitas air kelurahan bontonompo yaitu ada yang tidak melebihi dan melebihi kada rmaksimum yang diperbolehkan untuk air minum sehingga air tersebut tidak dapat digunkan untuk air minum. Adapun parameter yang melebihi kadar maksimum yaitu parameter suhu dan bau pada titik II, IV dan V, parameter kekeruhan pada titik I, II, IV dan V yaitu 68.0, 17.4, 169, 243 dengan batas maksimal 5, parameter warna pada titik II dan IV yaitu 20.0 dengan batas maksimal 15, parameter iron (Fe) pada titik I, II, IV dan V yaitu 0.465, 3.527, 2.326, dan 0.775 dengan batas maksimal 0.3, parameter e-coli semua titik yaitu 130, 130, 130, 5400 dan 2200 dengan batas maksimal 0. Berdasarkan hasil analisis menggunakan Metode Stuges menunjukkan bahwa titik I dan III berada pada kelas layak digunakan sebagai sumber air minum, dan pada titik II, IV dan V berada pada kelas tidak layak digunakan sebagai sumber air minum.
Analisis Kerapatan Mangrove Menggunakan Metode NDVI di Kawasan Mangrove Untia Kota Makassar Amal Arfan; Wahidah Sanusi; Muhammad Rakib
Jurnal Environmental Science Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v5i2.45308

Abstract

ABSTRAKHutan mangrove adalah salah satu ekosistem yang penting. Hutan mangrove yang masih eksis di Kota Makassar adalah kawasan mangrove Untia. Penelitian ini bertujuan  mengetahui tingkat kerapatan vegetasi kawasan mangrove Untia. Teknik pengambilan sampel dengan purposif sampling pada beberapa titik hutan mangrove dan wawancara pada informan. Data utama yang digunakan adalah citra Landsat 8 OLI/TIRS dan data sekunder berupa berkas atau penelitian terdahulu terkait studi kajian dan lokasi penelitian. Teknik analisis yang dilakukan adalah Normalized Difference Vegetation Index. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat 6 penggunaan lahan pada lokasi penelitian yaitu mangrove, kawasan terbangun, tambak, belukar, tubuh air dan lahan kosong, luas kawasan mangrove Untia 48,19 ha. Adapun luas mangrove berdasarkan kerapatan diantaranya mangrove dengan kerapatan jarang seluas 10,40 ha, mangrove dengan kerapatan sedang seluas 3,08 ha dan mangrove dengan kerapatan rapat seluas 34,71 ha.
AGIHAN TINGKAT KERAWANAN BANJIR KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER KALIMANTAN TIMUR Zhiddiq, Sulaiman; Nurfadilla, Nurfadilla; Arfan, Amal; Yusuf, Muhammad; Mannan, Abdul
Jurnal Environmental Science Vol 6, No 2 (2024): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v6i2.61855

Abstract

Bencana banjir terjadi setiap tahun di Kecamatan Tanah Grogot, besarnya kerugian dan kerusakan yang dapat ditimbulkan maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan banjir dan agihan daerah rawan banjir. Menggunakan metode analisis  spasial dengan overlay (peta topografi, peta penggunaan lahan, peta buffer sungai, peta lereng, peta  tanah, dan peta curah hujan), dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelas tingkat kerawanan banjir yaitu: tidak rawan banjir dengan luas 8811,59 Ha (24,42%), rawan banjir dengan luas 17378,98 Ha (48,16%), dan sangat rawan banjir dengan luas 9898,98 Ha (27,43%). Agihan daerah rawan banjir terletak di seluruh desa dan kelurahan dengan luas yang berbeda-beda, hampir keseluruhan wilayah dari Kelurahan Tanah Grogot, Desa Sungai Tuak dan Desa Senaken masuk dalam kelas  sangat rawan banjir, dan lebih dari setengah wilayah Desa Muara Pasir masuk dalam kelas sangat rawan banjir. Sedangkan untuk desa lainnya kelas sangat rawan banjir tersebar di beberapa titik dengan luasan yang kecil. Daerah yang tidak rawan banjir yaitu Desa Pulau Rantau dan Desa Rantau Panjang.
EKSPLORASI KEANEKARAGAMAN MAKROBENTHOS DI DESA LAIKANG KABUPATEN TAKALAR, SULAWESI SELATAN Arfan, Amal; Sanusi, Wahidah; Rakib, Muhammad
Jurnal Environmental Science Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v7i1.66702

Abstract

This study aims to evaluate the distribution of macrobenthos in Laikang Village, Takalar Regency, South Sulawesi, and understand the environmental factors influencing it. The research was conducted through field surveys at three different observation stations, namely Station 1, Station 2, and Station 3, by counting the number of macrobenthos individuals at each station. Data analysis techniques included descriptive analysis for the composition and abundance of macrobenthos, as well as environmental analysis for factors affecting macrobenthos distribution, such as substrate type, water depth and temperature, water quality, nutrient availability, and species interactions. The results showed that Station 1 had the highest number of macrobenthos (123 individuals), followed by Station 2 (102 individuals) and Station 3 (77 individuals). Significant environmental factors influencing macrobenthos distribution included substrate type, water depth and temperature, water quality, nutrient availability, and interactions such as competition, predation, and symbiosis with other species. These findings indicate that macrobenthos play an important role as indicators of aquatic ecosystem health and provide insights into the composition and distribution of macrobenthos in the study area. This research has significant implications for understanding ecosystem balance. Active community participation in the conservation of macrobenthos and environmental management is expected to maintain ecosystem sustainability and improve the welfare of coastal communities.
Analisis Kesesuaian Perairan Untuk Keramba Jaring Apung di Sekitar Pulau Saugi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Sukri, Irwansyah; Arfan, Amal; Juanda, Muhammad Faisal
Jurnal Environmental Science Vol 7, No 2 (2025): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v7i2.71322

Abstract

Keramba jaring apung (KJA) telah muncul sebagai solusi berkelanjutan untuk akuakultur, mengoptimalkan sumber daya perairan terbuka dengan dampak lingkungan yang minimal. Studi ini menilai kesesuaian perairan di sekitar Pulau Saugi, Sulawesi Selatan, untuk budidaya ikan berbasis KJA. Menggunakan pengukuran kedalaman, kecepatan arus, salinitas, suhu, pH, jenis substrat, dan kejernihan air secara in situ. Metode scoring dan pembobotan diterapkan untuk mengklasifikasikan kesesuaian lokasi ke dalam empat kategori: sangat sesuai (S1), sesuai (S2), sesuai bersyarat (S3), dan tidak sesuai (N). Skor total dikonversi ke dalam persentase untuk menentukan klasifikasi lokasi. Hasilnya menunjukkan bahwa bagian timur Pulau Saugi merupakan daerah yang paling sesuai untuk KJA, dengan skor 79% (S1), sementara bagian utara, selatan, dan barat diklasifikasikan sebagai daerah yang sesuai (S2) dengan skor berkisar antara 60% hingga 69%. Faktor-faktor penentu utama termasuk kedalaman yang optimal, arus yang moderat, kualitas air yang stabil, dan kejernihan air yang tinggi, yang mendukung pertumbuhan fitoplankton dan produktivitas ikan. Variasi suhu, salinitas, dan pH diamati, dengan wilayah timur menunjukkan kondisi yang paling stabil. Studi ini menyoroti pentingnya penilaian lingkungan yang sistematis untuk pemilihan lokasi akuakultur yang berkelanjutan.
Dinamika Spasial Parameter Kimia-Oseanografi Terkait Angin Permukaan di Kawasan Perairan Sekitar Pulau Saugi, Pangkajene dan Kepulauan Arfan, Amal; Amalul, Muhammad Arib Musba; Juanda, Muhammad Faisal; Vera, Melda; Najibullah, Najibullah; Muhsi, M. Hanif; Fahira, Lulu
Jurnal Environmental Science Vol 7, No 2 (2025): April
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v7i2.71824

Abstract

Pulau Saugi adalah pulau yang berada di, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Liukang, Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Pulau Saugi terletak pada titik koordinat 4o 46,0’ 00” LS dan 119o 27,46’ 00” BT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika spasial parameter kimia-oseanografi terkait dengan kecepatan angin permukaan di perairan Pulau Saugi, Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Parameter kimia-oseanografi yang diamati meliputi suhu, pH, dan salinitas, sedangkan kecepatan angin permukaan diukur untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap distribusi spasial kondisi perairan. Data diperoleh melalui metode observasi lapangan dengan dukungan teknik interpolasi spasial Inverse Distance Weighted (IDW) untuk memetakan variasi parameter. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan spasial antara fluktuasi parameter kimia-oseanografi dengan intensitas kecepatan angin, di mana area dengan kecepatan angin tinggi menunjukkan karakteristik fisika-kimia yang berbeda dibandingkan area dengan angin lebih lemah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan kawasan pesisir Pulau Saugi secara berkelanjutan.
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAN KONVERSI SAWAH DI KAWASAN PERI-URBAN: STUDI KASUS KECAMATAN SOMBA OPU Sukri, Irwansyah; Arfan, Amal; Muhammad, Fadil; Uzrah, Jaiysul; Suciana, Annisa; Aulia, Wulan
Jurnal Environmental Science Vol 8, No 1 (2025): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v8i1.72134

Abstract

Land conversion in peri-urban areas has become an increasingly critical issue as rapid population growth and urban expansion intensify pressure on agricultural land. This study aims to analyze land use change in Somba Opu District from 2014 to 2024 and identify the driving factors and implications of this transformation. A spatial analysis approach using GIS was employed to map and quantify land cover change, supported by field observations and secondary data to interpret the socio-economic and environmental dimensions. Results show a substantial shift from agricultural land to built-up areas: built-up land increased by 291.03 ha, whereas rice fields declined by 612.12 ha over the ten-year period. These patterns reflect strong urbanization pressures driven by population growth, strategic location near Makassar City, limited farmer regeneration, and climate-related crop failures. The decline of agricultural land has reduced local food production capacity, contributed to land degradation, and created unequal economic outcomes among farming communities. The study highlights the urgency of evidence-based spatial planning and adaptive agricultural strategies to mitigate further loss of productive land. The findings contribute to broader knowledge on peri-urban land transformation and emphasize the need for long-term monitoring and policy interventions that prioritize environmental balance and community welfare.
Co-Authors Abdul Malik Abidin, Muh Rais Abidin, Muhammad Rais Al-Jabbar, Ahmad Khairi Alam, Muhammad Nur Alief Saputro Amalul, Muhammad Arib Musba Andi Fatimah Anshari . Anwar Anwar Aulia, Wulan Basofi, Nurqamri Putri Chukure, Yosep Immanuel Destiquama, Destiquama Dirawan, Gufran Darma Dulvita, Criana Ekaprativi, Alifaturrizqi Swari Erman Syarif Erwin Asjayasari Arsyad Fahira, Lulu Fahrul Fakhrurrazy, Andi Fauzi, Kemal Fhaturrahman, Muh Fitri Handayani Fitri, Alfita Hamzar Hamzar Hasriyanti Ibrahim Abbas Ibrahim Abbas Ibrahim Abbas, Ibrahim Ichsan Invanni Baharuddin Indra Syamsuddin Irwansyah Sukri Jeddah Yanti Juanda, Muhammad Faisal Jusran Jusran Khairul, Muh Khairunnisa, Fatima Lisye Marselina Bure Maddatuang . Maddatuang M Mannan, Abdul Mudinillah, Adam Muhamad Ihsan Azhim, Muhamad Ihsan Muhammad Azrul Muin Muhammad Faisal Juanda Muhammad Rakib Muhammad Rakib Muhammad Rakib Muhammad Rizal Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muhammad, Fadil Muhsi, M. Hanif Najibullah, Najibullah Nasiah Badwi Nasiah Nasiah, Nasiah Nining Miranti Nur Asia Novianti, Nur Asia Nur Hikmah Nur Hikmah Nurfadilla, Nurfadilla Nurfahraini, Zarah Nurfhauzia Muhammad NURUL HIDAYAH Rabi'ah, Rabi'ah Rahmat Hidayat Ramli Umar Ramli Umar Rosmini Maru Sarkia Sarkia Siti Raihanah Rinduputri Faisal Sri Wahyuni Handayani Idang Suciana, Annisa Suhartono Nurdin Sukri Nyompa Sulaiman Zhiddiq Sulaiman Zhiddiq, Sulaiman Suprapta Suprapta Suprapta Suprapta Suprapta Suprapta, Suprapta Syafruddin Side Syamsunardi, S Syawal, Wahyu Dzunaid Uca Sideng Uca, Uca Uzrah, Jaiysul Vera, Melda Wahidah Sanusi Waskito, Bandang Ali