Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Perbandingan Produksi Ulat Sagu pada Pucuk, Batang, dan Ampas Sagu di Kelurahan Suramadu Kecamatan Wara Barat Rezki Muliani; Hammado Tantu; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 5 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi ulat sagu pada pucuk, empulur batang, dan ampas sagu. Sepasang kumbang Rhynchophorus ferrugineus dimasukkan ke dalam wadah yang masing-masing telah berisi empulur pucuk, empulur batang, dan ampas sagu. Masing-masing perakuan diulangi sebanyak 4 kali pengulangan. Wadah tersebut ditutup dengan paranet dan dipelihara selama 43 hari. Kelembaban media dijaga dengan pemberian 100 mL air. Data produksi ulat sagu diperleh dengan menghitung jumlah ulat sagu yang dihasilkan pada hari ke 43. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji anova dan uji BNT untuk menentukan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empulur batang sagu merupakan media terbaik untuk produksi ulat sagu.
DETEKSI CEMARAN BAKTERI Escherichia coli PADA KERANG KIJING TAIWAN (Anadonta woodiana) DI DESA BOSSO TIMUR KECAMATAN WALENRANG UTARA KABUPATEN LUWU Alda Alda; Eka Pratiwi Tenriawaru; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi adalah suatu proses pemeriksaan untuk mengetahui atau menemukan sesuatu dengan cara tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi apakah terdapat bakteri Escherichia coli pada Anadonta woodiana yang diambil dari Desa Bosso Timur Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Belopa, Sulawesi Selatan dan Laboratorium Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai April 2023. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode most probable number (MPN). Lokasi penelitian ini dibagi menjadi 3 titik pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anodonta woodiana yang diambil dari Desa Bosso Timur Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu telah tercemar bakteri Escherichia coli yaitu pada sampel T1 dengan nilai >1.100 MPN/g, T2 dengan nilai >1.100 MPN/g dan pada T3 dengan nilai 29,0 MPN/g. Hasil tersebut telah melampaui syarat pada SNI 7388:2009 [4] tentang batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan yaitu sebanyak < 3/g. Sehingga Anadonta woodiana bisa dikonsumsi jika telah melalui proses pengolahan secara benar terlebih dahulu untuk meminimalisir kontaminasi bakteri Escherichia coli.
Analisis Konsentrasi Daun Durian (Durio zibethinus) sebagai Media Tanam Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Rosiana Devi Monica Lihu; Asri; Suhaeni; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi serasah daun durian (Durio zibethinus) sebagai media tanam yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan produktivitas jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Penelitian ini dilaksanakan di rumah jamur Kelompok Tani Lestari, Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Penelitian ini terdiri atas 4 perlakuan, yaitu konsentrasi 0%, 50%, 60%, 70%, dan 80%. Media kontrol menggunakan serbuk gergaji. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan miselium, berat segar, panjang tangkai, diameter tudung dan jumlah badan buah jamur tiram putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi serasah daun durian 80 % merupakan konsentrasi paling baik bagi pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih.
Analisis Cemaran Mikroba, Jamur dan Bakteri pada Kapurung berdasarkan Angka Lempeng Total Fitri Nurul Islam; Eka Pratiwi Tenriawaru; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis cemaran mikrobapada kapurung berdasarkan angka lempeng total mikroba, bakteri, dan jamur. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sel dan Jaringan Kampus II Universitas Cokroaminoto Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melalui tahap pengujian yaitu angka lempeng total. Penelitian ini menggunakan sampel kapurung yang dibuat dari tepung sagu basah dari dua pasar di Kota Palopo. Prosedur pengujian merujuk pada prosedur pengujian berdasarkan SNI. Pengujian ini dibandingkan dengan standar baku berdasarkan SNI 01- 3729-1995 tentang batas maksimum cemaran mikroba pada pangan. Adapun hasil diperoleh dari tepung sagu basah tidak terdapat mikroba, pada jamur sebanyak 1,1 x 102, dan bakteri sebanyak 1,25 x 102. Sedangkan pada kapurung sebanyak <1 x 101 dan tidak terdapat jamur maupun bakteri di sampel kapurung. Hal ini terlihat dari hasil analisis tepung sagu basah dan kapurung telah memenuhi syarat pada SNI 01-3729-1995 yaitu bakteri 106 dan jamur atau kapang 104 sehingga masih dapat dikonsumsi oleh masyarakat karena masih diambang batas.
Analisis Lama Masa Simpan Lumpi Comel di Suhu Ruang Berdasakan Metode Extended Storage Study dan Angka Lempeng Total Bakteri Andini Cahar; Eka Pratiwi Tenriawaru; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumpia pisang cokelat meleleh (Lumpi Comel) merupakan jajanan pisang yang sedang diminati oleh masyarakat di Kota Palopo. Akan tetapi, lamam masa simpan jajanan lumpi comel pada suhu ruang yang aman untuk dikonsumsi belum pernah diteliti sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama masa simpan lumpi comel berdasarkan Extended Storage Study dan angka lempeng total mikroba. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel lumpi comel yang akan diuji disimpan pada suhu ruang dengan variasi waktu 0, 1, 2, dan 3 hari. Metode Extended Storage Study dilaksanakan dengan pemberian kuesioner tingkat kesukaan terhadap 30 orang pelanggan. Parameter tingkat kesukaan yang diuji adalah tampilan, rasa, aroma, dan tekstur lumpi comel. Angka lempeng total bakteri dilaksanakan dengan menginokulasi sampel pada medium nutrient agar dan diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan pelanggan pada parameter tampilan dan rasa menurun seiring bertambahnya lama masa simpan, parameter rasa mengalami peningkatan hingga hari kedua, dan tekstur menurun pada hari ketiga. Angka lempeng total bakteri juga mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya lama masa simpan, yaitu dari 101 menjadi 106 pada hari ketiga. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada lama penyimpanan lumpi comel pada suhu ruang adalah maksimal 2 hari.
Deteksi Cemaran Bakteri Escherichia coli Pada Deppa Tori yang Dijual di Jembatan Miring Kota Palopo Niar Wahyuti; Eva Sohriati; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 5 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai indikator pencemaran makanan, karena bakteri ini hidup di dalam sistem pencernaan manusia dan hewan. Apabila bakteri Escherichia coliberada di dalam suatu makanan, hal ini menandakan makanan tersebut telahterkontaminasi dengan tinja manusia. Tujuan dari penelitian untuk mendeteksicemaran bakteri Escherichia coli pada deppa tori yang dijual di Jembatan miringKota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan April2023 di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Belopa,Sulawesi Selatan dan di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains UniversitasCokroaminoto Palopo. Tempat pengambilan sampel pada penelitian ini diambilsecara random dengan 3 toko yang berbeda. Jenis penenitian yang digunakandalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan metode MPN (mostprobable number) yang dibagi menjadi beberapa tahap yaitu uji penduga, ujikonfirmasi, dan uji pelengkap yang kemudian dilanjutkan dengan pewarnaanGram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deppa tori yang dijual diJembatan Miring Kota Palopo terdapat bakteri Escherichia coli pada sampel toko1 sebanyak 0,0037 MPN/g, sampel toko 2 sebanyak 0,00092 MPN/g, dan sampeltoko 3 sebanyak 0,0003 MPN/g. Melalui data tersebut semua sampel deppa torimasih berada di bawah ambang batas cemaran bakteri dalam pangan sesuai syaratbaku mutu tentang batas maksimum cemaran bakteri Escherichia coli dalampangan pada kategori kue beras berdasarkan peraturan Standar Nasional Indonesia(SNI) 7388:2009, yaitu < 3/g. Oleh karena itu, deppa tori aman untuk dikonsumsisecara langsung.
Uji Bakteri Salmonella sp. Pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Asap di Pasar Tradisional Cilallang Kabupaten Luwu Anisa; Eka Pratiwi Tenriawaru; Ridha Yulyani Wardi
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Salmonellasp. pada ikan tongkol asap (Euthynnus affinis) di pasar tradisional CilallangKabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 diLaboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, dimana pengambilan sampel ikan tongkol asap (Euthynnus affinis) diambil secara acak pada 3 pedagang yang berbeda di pasar tradisional Cilallang Kabupaten Luwu yang masing-masing diberi kode P1, P2 dan P3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan melalui beberapa tahap pengujian yaitu tahap pra-pengkayaan, pengkayaan dan tahap isolasi yang menggunakan media selektif XLD sesuai SNI 2897:2008 dengan 2 kali pengulangan, kemudian data hasil pengujian sampel ikan tongkol asap dibandingkan dengan standar baku berdasarkan SNI 7893:2009 tentang batas maksimum cemaran mikroba pada pangan. Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa keseluruhan sampel ikan tongkol asap pada P1, P2 dan P3 tidak terdapat atau negatif bakteri Salmonella sp. Hal ini terlihat dari hasil pengujian pada tahap isolasi yang menggunakan media selektif XLD tidak ditumbuhi oleh koloni berwarna hitam ataupun koloni berwarna pink. Sehingga sampel tersebutmemenuhi SNI 7893:2009 yaitu negatif/ 25g Salmonella sp.
Potensi Ubi Jalar (Ipomoea batatas) dan Sagu (Metroxylon sago) sebagai Media Pertumbuhan Jamur Candida sp. dan Bakteri Escherichia coli Sari Trianingsih; Eka Pratiwi Tenriawaru; Suhaeni; Sunarti Cambaba; Ridha Yulyani Wardi
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Ubi jalar dan sagu merupakan komoditas perkebunan yang melimpah di Kota Palopo. Keduanyamengandung karbohidrat yang dibutuhkan oleh mikroorganisme, sehingga dapat dimanfaatkansebagai media alternatif untuk pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui potensi ubi jalar dan tepung sagu sebagai media pertumbuhan jamur Candida sp. danbakteri Escherichia coli. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas SainsUniversitas Cokroaminoto Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menguji cobakemampuan media ubi jalar, sagu, dan kombinasi ubi jalar-sagu bagi pertumbuhan Candida sp.dan Escherichia coli. Jamur Candida sp. dan bakteri Escherichia coli ditumbuhkan pada medium ubijalar, sagu, dan kombinasi ubi jalar-sagu dan diamati apakah mikroorganisme tersebut dapattumbuh atau tidak. Pengujian dilaksanakan dalam dua kali pengulangan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa koloni Candida sp. dapat diamati pada inkubasi 96 dan 120 jam. Diameterkoloni Candida sp. pada medium ubi jalar adalah 4,902 cm dan pada media kombinasi ubi jalar-sagu sebesar 3,551 cm. Sementara itu, Escherichia coli hanya tumbuh pada media kombinasi ubijalar-sagu dengan rata-rata jumlah koloni sebesar 1,7 x 106 CFU/ mL. Hasil tersebut menunjukkanbahwa kombinasi ubi jalar-sagu berpotensi menjadi media alternative bagi pertumbuhan Candidasp. dan Escherichia coli.
Biocompatibility of metals with osteointegration in bone and dental implants Gita Gita; Ahyar Ahmad; nurul afdalia adam; Nurmasyita Nurmasyita; Eka Pratiwi Tenriawaru; Harningsih Karim Karim
Jurnal Teknosains Vol 15, No 2 (2026): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/teknosains.102549

Abstract

Permanent metal implants are widely used in dental, cranio-maxillofacial, and orthopedic rehabilitation due to their ability to restore structural integrity and tissue function through osseointegration, which refers to the direct bond between living bone and the implant surface. This review discusses the interaction between implant metal ions and body tissue structures, with emphasis on their effects on bone regeneration, antibacterial activity, and material biocompatibility. The study was conducted through a literature review of major scientific databases, including ScienceDirect, SpringerLink, MDPI, and PubMed. The findings show that implant success is strongly influenced by material biocompatibility, surface topography, and mechanical stability. Metals such as titanium, magnesium, zinc, calcium, silver, and strontium play important roles in supporting osseointegration and biological tissue responses. Magnesium contributes to bone formation by increasing osteoblast activity and inhibiting osteoclasts, while silver and zinc act as antibacterial and anti-inflammatory agents. Calcium and strontium contribute to enhanced osteogenesis and bone mineral density. These developments are expected to improve implant durability, biocompatibility, and patient safety, while opening opportunities for the development of a new generation of biomedical implants that are more intelligent and adaptive.
Sosialisasi, Transplantasi, dan Monitoring Karang di Desa Munte Aldrian Tri Putra; I Kadek Aditya; Nur Hidayana; Nurfadillah Rahmadani; Puspita Sari; Winayanti; Ina; Nurfadila; Nirmala Sari Tandiea; Anisa Putri Febrianti S.; Yulpiana; Triwulan; Ahera Ashari Ahera Ashari; Chusnul Maqfira Andi Padang; Rianti; Theresia Liviana; Yusya; Atikha Fakhraini Faisal; Surianti; Eka Pratiwi Tenriawaru
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i2.7636

Abstract

Desa Munte merupakan desa pesisir dengan potensi terumbu karang. Akan tetapi, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang cara merawat terumbu karang menyebabkan menurunnya jumlah terumbu karang di desa tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya terumbu karang bagi perekonomian masyarakat dan meningkatkan patisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian terumbu karang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Mei-Agustus 2025 dan pelaksanaan sosialisasi dan transplantasi karang pada tanggal 2-3 Agustus 2025. Kegiatan terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan rencana tindak lanjut. Hasil kegiatan survei menunjukkan bahwa masalah prioritas di Desa Munte adalah masyarakat yang belum memahami pentingnya upaya konservasi terumbu karang dan kurangnya keterlibatan masyarakat dalam kegiatan transplantasi karang. Materi sosialisasi disampaikan oleh Sersan Marinir Bahri, Kepala Desa Munte, dan tim LKPR. Transplantasi karang dilakukan dengan melepaskan 12 media spider ke dasar laut kemudian mengikat bibit ke media tersebut. Bibit berasal dari karang sehat di sekitar lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi dan transplantasi karang di Desa Munte berhasil yang ditandai oleh partisipasi masyarakat selama kegiatan sosialisasi hingga pelepasan media dan antusiasme masyarakat untuk menjaga kelestarian terumbu karang.