Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Kompos dari Limbah Pasca Panen Kakao pada Kelompok Tani Larompong di Kelurahan Larompong Hamdani, Ulfah Zakiyah; Yanti, Rosmalah; Tenriawaru, Eka Pratiwi; Syarif, Irwan
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.496

Abstract

Pelatihan pembuatan kompos dari limbah pasca panen biji kakao dilaksanakan pada kelompok petani kakao di Kelurahan Larompong. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih anggota kelompok tani di kelurahan tersebut untuk meminimalkan limbah pasca panen buah kakao serta mengolahnya menjadi kompos. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani dengan meningkatkan nilai manfaat limbah pasca panen biji kakao sekaligus mengurangi potensi timbulnya hama dan penyakit tanaman kakao dari perantara limbah pasca panen biji kakao. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tahapan observasi awal, Focus Group Discussion, pembuatan kompos, dan evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Bulan Februari-Agustus 2025 dan diikuti oleh 13 anggota kelompok tani di kelurahan Larompong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan kompos dari limbah pasca panen biji kakao berhasil untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membuat kompos. Selain itu, pelatihan ini juga mampu berdasarkan kegiatan yang dilakukan, terdapat 11 orang (84.61%) peserta yang memahami materi singkat dan tahapan pembuatan kompos. Dari 11 orang ini, 6 orang (54.54%) diantaranya masih perlu diberikan penguatan lebih intensif terkait formulasi bahan kompos. menumbuhkan minat kelompok tani untuk terus memroduksi kompos dari limbah pasca panen biji kakao.
Analisis Sifat Fisik Bioselulosa Berbahan Dasar Limbah Pulp Kakao Eka Pratiwi Tenriawaru; Pauline Destinugrainy Kasi; Idawati Supu
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 2 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik bioselulosa yang diproduksi dengan menggunakan bahan dasar limbah pulp kakao. Sifat fisik yang diamati meliputi berat basah, ketebalan nata, rendemen selulosa, dan struktur selulosa yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan dan masing-masing tiga kali pengulangan. Perlakuan terdiri atas lama penyimpanan pulp kakao (limbah pulp kakao segar, limbah pulp kakao yang disimpan 3 hari, dan limbah pulp kakao yang sudah disimpan 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah pulp kakao yang terbentuk berwarna kuning keruh. Bioselulosa yang paling tebal dan berat basah tertinggi dijumpai pada perlakuan limbah pulp yang disimpan selama 3 hari (1,11 cm dan 446,33 g). Rendemen selulosa tertinggi (31,87%) diperoleh pada limbah pulp segar. Bioselulosa dari limbah pulp kakao terdapat senyawa SiO2, SO3, K2O, dan Na2O
Analisis Morfologi Ulat Sagu (Rynchophorus ferrugineus) Masna Masna; Hammado Tantu; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 5 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulat sagu (larva Rhynchophorus ferrugineus) merupakan salah satu bahan makanan bagi masyarakat Luwu. Ulat sagu tersebut mengandung 9,34 – 13,80 % protein dan 18,09-18,25 % lemak. Pemanenan ulat sagu umumnya dilakukan pada saat ulat sagu berada pada fase instar 5 dan 6. Oleh karena itu, morfologi ulat sagu pada setiap fase instar perlu diketahui. Penelitian ini menggunakan ulat sagu berukuran 0,3 cm dan dibudidayakan pada medium limbah pohon dan sisa ampas sagu sebanyak 2 kg. Pengamatan dilaksanakan selama 53 hari dengan rentang waktu pengamatan 3 hari sekali. Morfologi yang diamati adalah morfologi kepala, warna badan, jumlah segmen, ukuran, dan berat masing-masing ulat sagu. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa instar 1 ditandai dengan segmen tubuh yang belum terlihat jelas, instar 2 memiliki 9 segmen tubuh, tubuh instar 3 sebanyak 10 segmen, dan instar 4-6 memiliki 11 segmen tubuh. Perbedaan instar 4-6 adalah pada instar 5 bagian ekornya melengkung dengan 3 garis cokelat sedangkan pada instar 6 terdapat antena.
Perbandingan Produksi Ulat Sagu pada Pucuk, Batang, dan Ampas Sagu di Kelurahan Suramadu Kecamatan Wara Barat Rezki Muliani; Hammado Tantu; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 5 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi ulat sagu pada pucuk, empulur batang, dan ampas sagu. Sepasang kumbang Rhynchophorus ferrugineus dimasukkan ke dalam wadah yang masing-masing telah berisi empulur pucuk, empulur batang, dan ampas sagu. Masing-masing perakuan diulangi sebanyak 4 kali pengulangan. Wadah tersebut ditutup dengan paranet dan dipelihara selama 43 hari. Kelembaban media dijaga dengan pemberian 100 mL air. Data produksi ulat sagu diperleh dengan menghitung jumlah ulat sagu yang dihasilkan pada hari ke 43. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji anova dan uji BNT untuk menentukan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empulur batang sagu merupakan media terbaik untuk produksi ulat sagu.
DETEKSI CEMARAN BAKTERI Escherichia coli PADA KERANG KIJING TAIWAN (Anadonta woodiana) DI DESA BOSSO TIMUR KECAMATAN WALENRANG UTARA KABUPATEN LUWU Alda Alda; Eka Pratiwi Tenriawaru; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi adalah suatu proses pemeriksaan untuk mengetahui atau menemukan sesuatu dengan cara tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi apakah terdapat bakteri Escherichia coli pada Anadonta woodiana yang diambil dari Desa Bosso Timur Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Belopa, Sulawesi Selatan dan Laboratorium Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai April 2023. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode most probable number (MPN). Lokasi penelitian ini dibagi menjadi 3 titik pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anodonta woodiana yang diambil dari Desa Bosso Timur Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu telah tercemar bakteri Escherichia coli yaitu pada sampel T1 dengan nilai >1.100 MPN/g, T2 dengan nilai >1.100 MPN/g dan pada T3 dengan nilai 29,0 MPN/g. Hasil tersebut telah melampaui syarat pada SNI 7388:2009 [4] tentang batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan yaitu sebanyak < 3/g. Sehingga Anadonta woodiana bisa dikonsumsi jika telah melalui proses pengolahan secara benar terlebih dahulu untuk meminimalisir kontaminasi bakteri Escherichia coli.
Analisis Konsentrasi Daun Durian (Durio zibethinus) sebagai Media Tanam Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Rosiana Devi Monica Lihu; Asri; Suhaeni; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi serasah daun durian (Durio zibethinus) sebagai media tanam yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan produktivitas jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Penelitian ini dilaksanakan di rumah jamur Kelompok Tani Lestari, Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Penelitian ini terdiri atas 4 perlakuan, yaitu konsentrasi 0%, 50%, 60%, 70%, dan 80%. Media kontrol menggunakan serbuk gergaji. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan miselium, berat segar, panjang tangkai, diameter tudung dan jumlah badan buah jamur tiram putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi serasah daun durian 80 % merupakan konsentrasi paling baik bagi pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih.
Analisis Cemaran Mikroba, Jamur dan Bakteri pada Kapurung berdasarkan Angka Lempeng Total Fitri Nurul Islam; Eka Pratiwi Tenriawaru; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis cemaran mikrobapada kapurung berdasarkan angka lempeng total mikroba, bakteri, dan jamur. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sel dan Jaringan Kampus II Universitas Cokroaminoto Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melalui tahap pengujian yaitu angka lempeng total. Penelitian ini menggunakan sampel kapurung yang dibuat dari tepung sagu basah dari dua pasar di Kota Palopo. Prosedur pengujian merujuk pada prosedur pengujian berdasarkan SNI. Pengujian ini dibandingkan dengan standar baku berdasarkan SNI 01- 3729-1995 tentang batas maksimum cemaran mikroba pada pangan. Adapun hasil diperoleh dari tepung sagu basah tidak terdapat mikroba, pada jamur sebanyak 1,1 x 102, dan bakteri sebanyak 1,25 x 102. Sedangkan pada kapurung sebanyak <1 x 101 dan tidak terdapat jamur maupun bakteri di sampel kapurung. Hal ini terlihat dari hasil analisis tepung sagu basah dan kapurung telah memenuhi syarat pada SNI 01-3729-1995 yaitu bakteri 106 dan jamur atau kapang 104 sehingga masih dapat dikonsumsi oleh masyarakat karena masih diambang batas.
Analisis Lama Masa Simpan Lumpi Comel di Suhu Ruang Berdasakan Metode Extended Storage Study dan Angka Lempeng Total Bakteri Andini Cahar; Eka Pratiwi Tenriawaru; Eva Sohriati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumpia pisang cokelat meleleh (Lumpi Comel) merupakan jajanan pisang yang sedang diminati oleh masyarakat di Kota Palopo. Akan tetapi, lamam masa simpan jajanan lumpi comel pada suhu ruang yang aman untuk dikonsumsi belum pernah diteliti sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama masa simpan lumpi comel berdasarkan Extended Storage Study dan angka lempeng total mikroba. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel lumpi comel yang akan diuji disimpan pada suhu ruang dengan variasi waktu 0, 1, 2, dan 3 hari. Metode Extended Storage Study dilaksanakan dengan pemberian kuesioner tingkat kesukaan terhadap 30 orang pelanggan. Parameter tingkat kesukaan yang diuji adalah tampilan, rasa, aroma, dan tekstur lumpi comel. Angka lempeng total bakteri dilaksanakan dengan menginokulasi sampel pada medium nutrient agar dan diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan pelanggan pada parameter tampilan dan rasa menurun seiring bertambahnya lama masa simpan, parameter rasa mengalami peningkatan hingga hari kedua, dan tekstur menurun pada hari ketiga. Angka lempeng total bakteri juga mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya lama masa simpan, yaitu dari 101 menjadi 106 pada hari ketiga. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada lama penyimpanan lumpi comel pada suhu ruang adalah maksimal 2 hari.
Deteksi Cemaran Bakteri Escherichia coli Pada Deppa Tori yang Dijual di Jembatan Miring Kota Palopo Niar Wahyuti; Eva Sohriati; Eka Pratiwi Tenriawaru
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 5 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat digunakan sebagai indikator pencemaran makanan, karena bakteri ini hidup di dalam sistem pencernaan manusia dan hewan. Apabila bakteri Escherichia coliberada di dalam suatu makanan, hal ini menandakan makanan tersebut telahterkontaminasi dengan tinja manusia. Tujuan dari penelitian untuk mendeteksicemaran bakteri Escherichia coli pada deppa tori yang dijual di Jembatan miringKota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan April2023 di Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Belopa,Sulawesi Selatan dan di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains UniversitasCokroaminoto Palopo. Tempat pengambilan sampel pada penelitian ini diambilsecara random dengan 3 toko yang berbeda. Jenis penenitian yang digunakandalam penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan metode MPN (mostprobable number) yang dibagi menjadi beberapa tahap yaitu uji penduga, ujikonfirmasi, dan uji pelengkap yang kemudian dilanjutkan dengan pewarnaanGram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deppa tori yang dijual diJembatan Miring Kota Palopo terdapat bakteri Escherichia coli pada sampel toko1 sebanyak 0,0037 MPN/g, sampel toko 2 sebanyak 0,00092 MPN/g, dan sampeltoko 3 sebanyak 0,0003 MPN/g. Melalui data tersebut semua sampel deppa torimasih berada di bawah ambang batas cemaran bakteri dalam pangan sesuai syaratbaku mutu tentang batas maksimum cemaran bakteri Escherichia coli dalampangan pada kategori kue beras berdasarkan peraturan Standar Nasional Indonesia(SNI) 7388:2009, yaitu < 3/g. Oleh karena itu, deppa tori aman untuk dikonsumsisecara langsung.
Uji Bakteri Salmonella sp. Pada Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Asap di Pasar Tradisional Cilallang Kabupaten Luwu Anisa; Eka Pratiwi Tenriawaru; Ridha Yulyani Wardi
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Salmonellasp. pada ikan tongkol asap (Euthynnus affinis) di pasar tradisional CilallangKabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023 diLaboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, dimana pengambilan sampel ikan tongkol asap (Euthynnus affinis) diambil secara acak pada 3 pedagang yang berbeda di pasar tradisional Cilallang Kabupaten Luwu yang masing-masing diberi kode P1, P2 dan P3. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan melalui beberapa tahap pengujian yaitu tahap pra-pengkayaan, pengkayaan dan tahap isolasi yang menggunakan media selektif XLD sesuai SNI 2897:2008 dengan 2 kali pengulangan, kemudian data hasil pengujian sampel ikan tongkol asap dibandingkan dengan standar baku berdasarkan SNI 7893:2009 tentang batas maksimum cemaran mikroba pada pangan. Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa keseluruhan sampel ikan tongkol asap pada P1, P2 dan P3 tidak terdapat atau negatif bakteri Salmonella sp. Hal ini terlihat dari hasil pengujian pada tahap isolasi yang menggunakan media selektif XLD tidak ditumbuhi oleh koloni berwarna hitam ataupun koloni berwarna pink. Sehingga sampel tersebutmemenuhi SNI 7893:2009 yaitu negatif/ 25g Salmonella sp.