Articles
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BUDAYA DAN EKOWISATA MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA DENGAN GOOGLE MAPS API DAN JAVA SERVER PAGE (DISPORABUDPAR MAJALENGKA)
Oo Satia;
Harun Sujadi
PROCEEDING STIMA PROCEEDING STIMA 2.0
Publisher : PROCEEDING STIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.633 KB)
One of the important infrastructure considered by the government to realize the ideals of developed countries, namely Indonesia adequate road infrastructure as traffic (Traffic) supporting the economy. Where the government did it all so that tourists who come both from outside and within the country can enjoy a smooth journey they planned to do to the destination. In Majalengka many sites of cultural or legal or who already has received permission from the local government. With this method Djikstra algorithm, road users or tourists who will visit tourist attraction will be faster. Djikstra algorithm is a greedy algorithm where the algorithm in use to look for problems shortest route between a source node and the destination node for a directed graph based on weight on the side that is not worth the negative. This algorithm works by visiting the nodes there, starting from the source node.Keywords: GIS, Google Maps API, Algorithm Djikstra, JSP
Implementasi Alat Pendeteksi Kadar Air pada Bahan Pangan Berbasis Internet Of Things
Tri Ferga Prasetyo;
Abghi Firas Isdiana;
Harun Sujadi
SMARTICS Journal Vol 5 No 2: SMARTICS Journal (Oktober 2019)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21067/smartics.v5i2.3700
Kadar air adalah sejumlah air yang terkandung di dalam suatu benda, seperti tanah, bahan pertanian, dan sebagainya. Penentuan kadar air dari suatu bahan pangan sangat penting agar dalam proses pengolahan maupun pendistribusian mendapat penanganan yang tepat. Karena jika terjadi penanganan yang tidak tepat dalam pengolahan dan penentuan kadar air yang salah maka akan terjadi kerusakan pada pangan yang dapat membahayakan dalam kesehatan. Oleh karena itu pengukuran jumlah kadar air dalam bahan pangan itu penting. Alat pengukur jumlah kadar air berbasis android ini merupakan suatu alat yang memberikan informasi kadar air dalam pangan yang berbasis Internet of Things. Alat ini di kontrol oleh microcontroller Wemos D1 Mini dengan menggunakan sensor soil moisture yang outputnya ditampilkan di LCD dan aplikasi android “Blynk” Menggunakan koneksi. Jumlah kadar air akan ditampilkan dalam LCD dan aplikasi android “Blynk” dengan menghasilkan temperature dalam bentuk celcius dan kelembaban dalam bentuk angka dengan persen dari 0% sampai 100% , sehingga kita dapat melihat seberapa besar tingkat kadar airnya dengan baik.
Pemanfaatan Internet Of Things Dalam Sistem Peringatan Dini Pada Smart Village
Harun Sujadi;
Dony Susandi;
Wildan Rohmanudin
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (800.732 KB)
|
DOI: 10.32672/jnkti.v3i1.1989
Smart village merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan pemerintahan, industri, akademisi ataupun masyarakat untuk mejadikan desa lebih baik. Konsep smart village diharapkan mampu membuat masyarakat desa dapat mengetahui permasalahan disekitar daerahnya. Dalam 10 tahun terakhir ini permasalahan yang timbul dan mengalami peningkatan yaitu pada sektor bencana, selain itu permasalahan yang timbul adalah kriminalitas, bahwa pada tahun 2018 indexs kejahatan diindonesia mencapai peringkat 68 dari 147 negara. Dalam hal ini Indonesia khususnya didaerah pedesaan perlu adanya sebuah sistem yang dapat memberitahukan peringatan dini bencana dan kriminalitas dengan real time berbasis Internet of Things, dimana sistem ini akan saling terhubung antara website pemerintah desa dengan warga. Early warning system ini dibangun menggunakan metode prototyping, dimana metode ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah yang terjadi dilapangan, lalu desain sistem, pengujian dan implementasi. Early warning System ini pula dibangun dengan sebuah tiang yang dilengkapi dengan sensor kebakaran, gempa, kualitas udara, panic button, lampu otomatis dan kamera monitoring system untuk memonitor keadaan sekitar layaknya CCTV. Hasil dari input-an pada sensor akan diproses oleh mikrokontroller dan dikirim pada webservice untuk diteruskan pada smartphone.
Measure Device of Water Content On Food Materials Based On Internet of Things
Tri Ferga Prasetyo;
Abghi Firas Isdiana;
Harun Sujadi
IJISTECH (International Journal of Information System and Technology) Vol 3, No 2 (2020): May
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Tunas Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1081.002 KB)
|
DOI: 10.30645/ijistech.v3i2.55
Water content is the amount of water contained in an object, such as soil, agricultural materials, and others. Determination of the water content of a food is very important so that the processing and distribution process gets the right handling. Because if there is improper handling in the processing and determination of the wrong water content there will be damage to food that can be harmful to health. Therefore measuring the amount of water content in food is important. Android-based water level measurement is a tool that provides information on water content in food based on the Internet of Things. This tool is controlled by the Wemos D1 Mini microcontroller by using a Soil Moisture sensor whose output is displayed on the LCD and the android application "Blynk". Using an internet connection. The amount of water content will be displayed in the LCD and android application "Blynk" by producing temperature in the form of celsius and humidity in the form of numbers with percent from 0% to 100%, so we can see how much the level of water content is good.
PERANCANGAN APLIKASI PELAYANAN ADMINISTRASI PADA DESA BALIDA YANG TERINTEGRASI E-KTP BERBASIS WEB
Harun Sujadi;
Nunu Nurdiana;
Ardi Mardiana;
Intan Kusumadewi
INFOTECH journal Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/infotech.v8i2.2384
Currently the development of technology is very rapid and has a role to help every human activity. One of the results of technological developments is radio frequency-based technology, RFID (Radio Frequency Identification). Utilization of RFID used on electronic identity cards (e-KTP) is a resident identity card equipped with a chip which is the official identity of the population as proof of self issued by the implementing agency. The administrative service process in most villages still uses conventional methods, one of which is Balida village. The process of administrative services such as making letters, within a week many people apply. so that public dissatisfaction with services arises, causing crowds, considering the covid-19 pandemic has entered Indonesia, people are required to comply with health protocols and avoid crowds. Therefore, the author initiated a system design to serve administrative services in the village of Balida to comply with the health protocol. The programming used for this application is PHP and uses the Laravel framework and MySQL as the database. The purpose of this study is to design an application for administrative services in Balinese villages that is integrated with e-KTP. The development method used is RUP. The result of the application of this administrative service application is that people who have an e-KTP can use it for letter administration.
PELATIHAN CAKAP BERMEDIA DIGITAL DI KAWASAN ARGAPURA BUMI MANDIRI JABAR DIGITAL SERVICE DISKOMINFO JABAR
Ade Bastian;
Dony Susandi;
Harun Sujadi;
Dadan Zaliluddin;
Tri Ferga Prasetyo;
Ii Sopiandi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.245 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i3.2681
The community as one of the elements of the nation utilizes digital connectivity in order to connect Indonesia with a mindset, global business opportunities, and a new future. Indonesia's digital transformation is realized by preparing digital talent as the main driver of productive use of digital connectivity. Modern society is currently faced with the challenges of using the internet and digital media that are useful as well as opportunities for various problems. Cakap with Digital Media is one of the programs from the Ministry of Communication and Information to improve the community's ability to deal with disruption. Through the Office of Communication and Information Technology of West Java Province, these activities are outlined in several activities, one of which is Digital Village through Jabar Digital Service (JDS) activities. Based on a survey on the implementation of internet infrastructure assistance (Tower Desa), there are several areas that have been built, one of which is the Argapura Bumi Mandiri area which consists of 14 (fourteen) villages. The Ministry of Communication and Information Technology's Digital Literacy activities will continue to be pursued through Digital Media Cakap training activities in the Argapura Bumi Mandiri area.
Rancang Bangun Alat Perangkap Hama pada Tanaman Cabai (Capsicum Annuum L) menggunakan Mikrokontroller Arduino Uno dan Sensor PIR berbasis Android
Irfan Maulana Putra;
Harun Sujadi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2022: SNESTIK II
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (691.747 KB)
|
DOI: 10.31284/p.snestik.2022.2699
Kendala yang sering dihadapi dalam meningkatkan produksi tanaman cabai adalah gangguan hama dan penyakit. Beberapa hama penting yang sering menyerang tanaman cabai adalah ulat grayak (Spodoptera litura Fabricius), kutu daun (Myzus persicae Sulzer), Aphis gossypii (Glover), lalat buah (Bactrocera dorsalis (Hendel), trips (Thrips parvispinus Karny) dan tungau (Tetranychus). ).telarius Linn.). Penanganan hama lalat buah sebenarnya telah dilakukan upaya pengendalian serangan lalat buah tersebut, seperti pengasapan, pengasapan yang dilakukan dengan cara membakar serasah/jerami. Pengasapan dapat mengusir lalat buah dan efektif selama 3 hari, jika asap hilang lalat akan kembali. untuk menjawab permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian tentang alat pengendalian hama serangga pada tanaman cabai untuk meminimalisir serangan hama serangga dengan menggunakan metode Prototype pada penelitian ini,
Prototipe Alat Pengukur Kecepatan dan Ketepatan Bola pada Tendangan Penalti Menggunakan Arduino
Reyna Indra Maulana;
M Syarif Abdurrohman;
Adie Iman Nurzaman;
Harun Sujadi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 10 No 1 (2019): Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (833.867 KB)
|
DOI: 10.35313/irwns.v10i1.1393
Penelitian ini bertujuan untuk membuat model alat pengukur kecepatan dan ketepatan bola pada tendangan penalti berbasis mikrokontroller Arduino. Dalam penelitian ini menggunakan metode Prototyping sebagai metode pengembangan sistem, yaitu dengan menganalisis kebutuhan hardware dan software yang digunakan, seperti mikrokontroller Arduino sebagai alat yang memproses data, sensor LDR (light dependent resistor) sebagai penerima cahaya dan Laser Pointer sebagai pemancar cahaya, yang letaknya di titik penalti dan dibelakang tiang gawang yang saling berpasangan dan sejajar. LCD (liquid crystal display) berfungsi menampilkan informasi yang telah di proses oleh mikrokontroller sebelumnya berapa kecepatan bola dan kemana arah bola (ketepatan). Serta perangkat lunak Arduino IDE sebagai platform untuk meletakkan perintah (program) yang nantinya akan di upload ke mikrokontroller Arduino. Lalu langkah selanjutkan dalam metode pengembangan sistem ini yaitu mendesain sistem yang ingin dibangun, lalu menguji sistem yang telah dibangun, dan meng-implementasikan sistem yang telah dibangun. Penghitungan kecepatan menggunakan konsep stopwatch, yaitu apabila sensor pada titik penalti mendeteksi laju bola maka waktu mulai menghitung, dan akan berhenti apabila bola masuk gawang yang akan di deteksi oleh rangkaian sensor yang terdapat pada gawang, serta menentukan kemana arah bola (ketepatan). Dari hasil percobaan model dari alat ini berhasil mendeteksi 57 tendangan bola dari 75 tendangan bola atau 76%.
SEMINAR WORKSHOP LITERASI DIGITAL DAN DIGITAL MARKETING DI DESA SINDANGPANJI KECAMATAN CIKIJING MAJALENGKA
Tri Ferga Prasetyo;
Harun Sujadi;
Yoga Herawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1116.112 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v3i4.3511
Kegiatan KKN literasi digital di desa ini merupakan salah satu alternatif pilihan yang ditawarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika kepada perguruan tinggi dalam rangka mendorong percepatan pembangunan di desa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa melalui penggunaan digital. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan diskusi materi (paparan dan Tanya jawab), dan diakhiri oleh pengisian Post Test untuk peserta dengan dipandu oleh pemateri. Dalam pemaparan yang sudah dilakukan terlihat bahwa para masyarakat sangat antusias dan aktif dalam penyuluhan tersebut terlihat dari gambar kegiatan. Dosen Universitas Majalengka Memaparkan materi secara teratur mulai dari awal hingga sampai mengisi Post Test serta melakukan tanyajawab secara langsung dengan masyarakat. Untuk mengantisipasi penyebaran berita yang tidak benar atau hoaks, masyarakat perlu cermat dalam mencermati berita di media sosial. Di samping itu, masyarakat harus bijaksana dalam menggunakan media sosial dan saring sebelum sharing.
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PENGGUNAAN TI PADA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS SEBELUM DAN SESUDAH MASA PANDEMI MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS
Ii Sopiandi;
Harun Sujadi;
Mulyana
INFOTECH journal Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/infotech.v9i1.4243
Virus corona (2019-nCoV) atau biasa disebut dengan Covid-19 belum berakhir dan masih menjadi ancaman global (WHO, 2021). Oleh karena itu, pelaksanaan kegiatan akademik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Majalengka harus mengikuti aturan sesuai surat edaran Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan Covid-19 dengan menghilangkan face- kegiatan belajar tatap muka dan menggantikannya dengan bekerja di rumah melalui pembelajaran. on line. Pada penelitian ini dilakukan klaster data menggunakan algoritma K-Means dan menggunakan data sebanyak 80 mahasiswa dan 10 dosen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan responden dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Majalengka dengan metode algoritma yang digunakan yaitu K-Means. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah memiliki cluster yang optimal sebanyak 2 cluster, menggunakan algoritma K-Means dimana kegiatan pembelajaran cluster 1 sebelum pandemi terdiri dari 47 siswa dan cluster 2 terdiri dari 33 siswa sedangkan kegiatan pembelajaran cluster 1 setelah pandemi terdiri dari dari 25 mahasiswa dan cluster 2 terdiri dari 55 mahasiswa dan pada produktivitas kerja dimana cluster 1 produktivitas kerja sebelum pandemi terdiri dari 5 dosen dan cluster 2 terdiri dari 5 dosen sedangkan cluster 1 produktivitas kerja sebelum pandemi terdiri dari 3 dosen dan cluster 2 terdiri dari 7 orang dosen.