Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

FEASIBILITY TEST OF JACKFRUIT SEED FLOUR Seni, Wildan; Samsuddin, Samsuddin; Kala, Pasyame Rambune
TRANSPUBLIKA INTERNATIONAL RESEARCH IN EXACT SCIENCES Vol. 2 No. 1 (2023): JANUARY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/tires.v2i1.1128

Abstract

Indonesia, being a tropical country, is home to a wide variety of plants, one of which is the jackfruit plant (Artocarpus heterophyllus Lamk). However, the utilization of jackfruit waste, particularly the seeds, still remains limited. With the increasing demand for food and advancements in technology, there is a growing interest in transforming jackfruit seeds into flour. In order to understand the nutritional value of jackfruit seed flour, researchers have conducted a proximate analysis on the flour. This analysis involved testing the levels of protein, carbohydrates, fat, and calories in the jackfruit seed flour using experimental design. The protein content was measured using the Kjeldahl method, carbohydrates were determined using the Deference method with Soklet, and fat and calories were calculated manually. The research findings revealed that the jackfruit seed flour contained 12.19 grams of protein, 56.21 grams of carbohydrates, 1.12 grams of fat, and a moisture content of 12.4 grams. These results highlight the potential of utilizing jackfruit seeds as flour, not only to reduce waste but also due to its high nutrient content.
DETERMINANTS OF CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR (PHBS) ON FAMILY LATRINE OWNERSHIP IN RANTO SABUN VILLAGE, PANTE PURBA SETTLEMENT, SAMPOINIET SUB-DISTRICT, ACEH JAYA DISTRICT IN 2023/2024 Azhar, Firman; Seni, Wildan; Sarnika, Winda
TRANSPUBLIKA INTERNATIONAL RESEARCH IN EXACT SCIENCES Vol. 2 No. 4 (2023): OCTOBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/tires.v2i4.1220

Abstract

As stewards of the Earth, humans have a responsibility to protect and manage the environment, creating clean and healthy conditions that support life. While the environment's influence on humans is largely passive, human impact on the environment is notably active, with the capacity to alter it significantly. This study focuses on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in households, identifying ten key indicators: childbirth assisted by health professionals, exclusive breastfeeding, regular weighing of children under five, use of clean water, proper hand-washing practices, utilization of sanitary latrines, mosquito larvae eradication, daily consumption of fruits and vegetables, regular physical activity, and maintaining a smoke-free home environment. These indicators serve as crucial benchmarks for assessing and promoting environmental health at the household level. This study's findings on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in households have significant implications for public health, environmental management, and community development. The identified indicators can guide policy-making, urban planning, and health education campaigns, potentially reducing healthcare costs and improving overall well-being. These insights contribute to our understanding of sustainable household practices and their impact on community health, opening avenues for future research and global health initiatives.
ANALYSIS OF SALMONELLA SP CONTENT IN RAW AND HALF COOKED EGGS IN ULEE KARENG SUB-DISTRICT KOTA BANDA ACEH IN 2023 Seni, Wildan; Safriyani, Susi; Hidayatullah, Mhd. Hidayatullah
INTERNATIONAL JOURNAL ON ADVANCED TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND INFORMATION SYSTEM Vol. 2 No. 2 (2023): MAY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/ijateis.v2i2.1099

Abstract

Analysis of Salmonella sp content in raw and half-cooked eggs in Solong coffee shops, Ulee Kareng sub-district, Kota Banda Aceh in 2023. Eggs in half-cooked food are processed by boiling an egg for approximately 5 minutes so that high protein is obtained from the egg. Eggs can contain dangerous food bacteria called Salmonella sp. The aim of this research is to find out about the analysis of Salmonella sp. This half-boiled egg food is sold in Solong coffee shops, Ulee Kareng sub-district, Kota Banda Aceh. The results of the research showed that the raw egg samples were negative for containing Salmonella sp bacteria, while the half-cooked egg samples were positive for containing Salmonella sp bacteria. The content of Salmonella sp bacteria in food is expected to meet standards referring to SNI 01-6366-2000, namely negative or zero (0). The conclusion of this study shows that the bacterial content in food through existing health processing does not meet the requirements because eggs contain Salmonella sp bacteria. The previously brewed bacteria still contained bacteria after Salmonella sp. Eggs containing bacteria are thought to be caused by long storage and processing methods that do not meet standards. It is hoped that there will be a need for supervision and education to parent traders by the regional government regarding the importance of processing egg food and increasing efforts to organize food so that the food received by eggs meets consumer health requirements.
DONGENG SEBAGAI MEDIA UNTUK MEMBANGUN KESIAPSIAGAAN BENCANA BAGI ANAK USIA SEKOLAH DASAR Seni, Wildan
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JULI 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v6i2.2699

Abstract

Bencana yang sering menimpa sebagian besar wilayah Indonesia menyadarkan kita akan pentingya kesiapsiagaan bencana. Kesiapsiagaan bencana haruslah dimiliki oleh setiap individu maupun masyarakat, tak terkecuali anak-anak. Khususnya anak usia sekolah dasar, sangatlah penting bagi mereka memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana. Dongeng sebagai bagian dari sastra anak dapat di manfaatkan sebagai media penyampaian pesan-pesan kebencanaan kepada anak-anak, karena dongeng bisa membangun cara berpikir anak-anak, bahkan bisa mengubah prilaku mereka. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana dongeng dapat dijadikan sebagai media untuk membangun kesiapsiagaan anak usia sekolah dasar menghadapi ancaman bencana. Penulisan artikel ini menggunakan metode deskriptif melalui studi kepustakaan. Dari pengkajian ini menunjukkan bahwa dongeng mampu meningkatkan daya serap informasi pembelajaran yang diberikan kepada anak sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak. Dengan demikian maka dongeng sangat layak di dijadikan sebagai media penyampaian pesan-pesan kebencanaan kepada anak usia sekolah dasar untuk membangun pengetahuan dan kesadaran mereka akan kesiapsiagaan bencana.
Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Siswi SMA Swasta Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar Seni, Wildan; Zahara, Hafni; Karma, Taufiq; Kala , Pasyamei Rembune; Idroes, Ghazi Mauer; Yustiana, Yustiana; Bako, Winanda; Wangi, Putri Ayu Sekar; Anggi, Tiara; Fauziah, Niken
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 4 (2024): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i4.958

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, kecelakaan merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga mengakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan_pertolongan secara cepat dan tepat. Tujuan penyelenggaraan kegiatan edukasi dan pelatihan ini adalah sebagai penguat keterampilan sehingga peserta mendapat bekal untuk dapat diaplikasikan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Abulyatama Aceh dan sasaran dari kegiatan ini yaitu siswi SMA Swasta Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar kelas X dan XI terdiri dari 1 70 siswi. Kegiatan pengabdian di awali dengan presentasi dan tanya jawab dilanjutkan dengan simulasi dan praktek oleh peserta. Metode yang di lakukan adalah dengan memberikan pretest dan posttest kepada 31 siswi kemudian menganalisis data dari lembar jawaban tersebut apakah peserta yang mengikuti penyuluhan tersebut mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan atau tidak. Dari hasil penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman dari sebelum dan sesudah pelatihan, diantaranya terjadi peningkatan pemahaman mengenai pengetahuan tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) 25,8%, peningkatan pemahaman mengenai pemanfaatan mitela dan bidai pada korban kecelakaan 80,7%, dan pengetahuan mengenai cidera kepala dan penanganannya mengalami peningkatan sebesar 54,8%. Pengetahuan tentang cidera patah dan penanganannya 61%, transportasi korban kecelakaan 35,5%. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua peserta yang hadir karena ini merupakan bentuk edukasi tentang P3K dan penanganan korban.
Hubungan Pengetahuan Kecelakaan Kerja di Puskesmas Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pegawai Puskesmas Simpang Tiga Pidie WILDAN SENI; Monica, Fitria; Amani, Zharifa Rahma
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 5 No 3 (2024): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 05 NOMOR 03
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan alat yang digunakan oleh pekerja untuk keselamatan dirinya dari potensi bahaya dan kecelakaan kerja yang dapat dilakukan di tempat kerja. Berdasarkan data World Health Organization tahun 2016 yang mencakup 35 juta tenaga kesehatan, 3 juta terpapar patogen darah (2 juta terpapar virus hepatitis B (HBV), 0,9 juta terpapar virus HBC dan 170.000 terpapar virus HIV/AIDS. Sejak tahun 2018 sampai dengan 2023 terdapat 65 kasus kecelakaan di Puskemas Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kecelakaan kerja dengan penggunaan APD di Puskesmas tersebut.. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penelitian perawat di Puskesmas Simpang Tiga Sigli yang melibatkan 151 orang yang dibutuhkan dengan total sampling. terdapat hubungan pengetahuan kecelakaan kerja di Puskesmas dengan penggunaan APD dengan nilai p value 0,004. Diharapkan responden meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan APD saat bekerja terutama pengetahuan kecelakaan kerja di Puskesmas sehingga mendorong menggunakan APD saat bekerja.
Penyuluhan Penanggulangan Kebakaran Menggunakan Karung Goni/Handuk Basah Pada Siswa SMA Swasta Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar Seni, Wildan; Zahara, Hafni; Karma, Taufiq; Raisah, Putri; Idroes, Ghazi Mauer; Shofi, Shofi; Muksin, Muksin; Mirja, Mirja; Purnama, M. Risky; Jainury, Aldi; Diki, Diki; Irwana, Salman; Ifandi, Ilham; Jauna, Jauna; Sabri, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1751

Abstract

Penyebab kebakaran selain karena faktor alam juga karena faktor manusia terutama kelalaian dan juga ketidaksiapan menghadapi kebakaran. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kejadian kebakaran pada Pesantren Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 25 Januari 2024 sehingga kegiatan penyuluhan ini sangat relevan dilaksanakan di SMA Swasta Babul Maghfirah yang merupakan bagian dari Pesantren tersebut. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Abulyatama Aceh dengan jumlah peserta sebanyak 185 orang. Metode yang di lakukan adalah dengan memberikan pretest dan posttest kemudian menganalisis data dari lembar jawaban tersebut apakah peserta yang mengikuti penyuluhan tersebut mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan atau tidak mengenai api, penyebab kebakaran dan cara penggunaan karung goni/handuk basah sebagai alat penanggulangan kebakaran. Sebelum diadakan kegiatan penyuluhan ini, para peserta kurang memahami tentang api dan kebakaran serta cara penanggulangannya. Kegiatan pelatihan ini dimulai dari pemaparan materi, praktek penggunaan karung goni/handuk basah untuk memadamkan kebakaran, dan terakhir adalah tanya jawab. Dari hasil penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah penyuluhan, diantaranya terjadi peningkatan pemahaman mengenai konsep segitiga api sebesar 63,3%, peningkatan pemahaman pengetahuan penyebab atau pemicu kebakaran sebesar 36,7%, dan pemahaman pengetahuan penggunaan karung goni/handuk basah sebagai alat penanggulangan kebakaran mengalami peningkatan sebesar 53,3%. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua peserta yang hadir karena ini merupakan bentuk edukasi tentang kejadian kebakaran yang memang pernah dialami Pesantren tersebut.
VIDEO FAIRY TALES AS A MEDIA FOR DISASTER MITIGATION IN PRIMARY SCHOOL AGE CHILDREN Seni, Wildan
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v7i1.8613

Abstract

Every time a disaster occurs, one of the groups that becomes victims is children, both as victims of death and victims of injuries. Children who have survived a disaster are the group that suffers the most, they suffer the trauma of the disaster and a deep sense of loss. Therefore, disaster mitigation for children, especially primary school age children, is very important so that they are prepared to face the threat of disasters. The vast territory of Indonesia with a variety of disaster threats faced demands creative ideas so that disaster mitigation messages reach Indonesian children, one of which is the use of fairy tale videos. This study aims to find out the extent to which fairy tales can be used as a disaster mitigation media in developing the readiness of primary school children to face the threat of disaster. This research applies library research methods or literature review to the results of studies and relevant scientific publications. From this study, it shows that video media can significantly influence children's knowledge and attitudes. Disaster mitigation messages that are packaged in the form of fairy tale videos are able to attract the interest of children who are ultimately expected to build their preparedness in facing the threat of disaster.
RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE AND ATTITUDE WITH COMPLIANCE IN USING PPE IN WORKERS OF PT. PLN (PERSERO) ULP SUBULUSSALAM Wildan Seni; Bako, Winanda; Anggi, Tiara; Ayu Sekar Wangi, Putri; Razita Amani, Najwa
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya pekerja PLN beresiko saat bekerja terutama pekerja bagian lapangan karena berhadapan dengan instalasi listrik yang bertegangan tinggi dan mempunyai risiko kematian yang tinggi pula, kerena itu peran alat pelindung diri (APD) berperan penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, sumber penyebab terjadi kecelakaan yang dominan adalah kecerobohan pekerja, konstruksi tidak aman, dan tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan 31 sample pekerja yang memenuhi syarat pada penelitian ini. Hasil penelitian dari analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden patuh terhadap penggunaan APD yaitu sebanyak 23 responden (74,2%), pengetahuan responden sebagian besar baik 24 responden (77,4%) dan sikap responden baik sebesar 24 responden (77,4%). Hasil penelitian analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan adanya hubungan pengetahuan (p-value=0,000) dan sikap (p-value=0,02) terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PT. PLN (Pesero) ULP Subulussalam Tahun 2024. Dari hasil penelitian ini diharapkan peran dari semua pihak terkait seperti pihak perusahaan serta pekerja untuk meningkatkkan pengetahuan dan sikap serta menerapkan program-program K3 khususnya penggunaan APD agar tehindar dari kecelakaan akibat kerja atau kerugian yang tidak diharapkan.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Rumah Tangga dalam Rangka Pencegahan Stunting di Desa Alue Tho Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya Seni, Wildan; Wulandari, Novi; Dewi, Rosmala; Monalisa; Sakdiah; Erwanita
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i2.45

Abstract

Masih banyak warga Desa Alue Tho Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya yang belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya pemberian ASI Ekslusif, MP-ASI yang tidak sesuai, pemeriksaan kesehatan tidak maksimal, kurangnya ketersediaan jamban sehat dan rendahnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu dan Masyarakat di Desa Alue Tho Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya tentang perilaki hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga dan diterapkannya PHBS di rumah tangga. Ibu-ibu tersebut diharapkan dapat meneruskan pengetahuannnya kepada anggota rumah tangga untuk tahu, mau dan mampu menjalankan perilaku kehidupan yang bersih dan sehat serta memiliki peran yang aktif pada gerakan di tingkat masyarakat. Tujuan utama dari tatanan PHBS di tingkat rumah tangga adalah tercapainya rumah tangga yang sehat.  Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal (pre-test), evaluasi proses dan evaluasi akhir (posttest). Dari nilai pretest dan posttest yang telah dilakukan didapatkan hasil ratarata nilai pretest sebesar 46 dan nilai posttest 88. Nilai tersebut menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan bagi ibu-ibu peserta edukasi tentang PHBS pada rumah tangga. Dengan demikian diharapkan dapat menularkan pengetahuannya pada keluarga dan masyarakat sekitar sehingga penerapan PHBS dimasyarakat bisa meningkat