Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Metode Pembelajaran Discovery Learning dengan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Kelas 5 SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi Kusumah, Alvi; Suharto, V. Teguh; Saputro, Agung Nasrulloh
Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i1.19492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan mutu aktivitas pembelajaran serta kemampuan menulis cerita pendek dengan metode discovery learning menggunakan media audio visual pada siswa Kelas 5 SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian tindakan emansipatoris dan jenis penelitian tindakan kelas. Sumber data yang digunakan adalah siswa kelas 5 SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi sebanyak 8 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi dan tes menulis cerita pendek. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif model Miles & Huberman. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) Aktivitas pembelajaran menulis cerita pendek dapat ditingkatkan dengan penerapan metode discovery learning menggunakan media audio visual pada siswa Kelas 5 SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi. (2) Kemampuan menulis cerita pendek dapat ditingkatkan dengan penerapan dengan metode discovery learning menggunakan media audio visual pada siswa Kelas 5 SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi.This research aims to analyze improving the quality of learning activities and the ability to write short stories using the discovery learning method using audio-visual media in Class 5 students at SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi. The research method uses an emancipatory action research approach and a type of classroom action research. The data source used was 8 grade 5 students at SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi. Data collection in this research was carried out using observation techniques and short story writing tests. The data analysis technique in this research is the Miles & Huberman qualitative descriptive model. The research results found that (1) The learning activity of writing short stories can be improved by applying the discovery learning method using audio-visual media for Class 5 students at SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi. (2) The ability to write short stories can be improved by applying the discovery learning method using audio-visual media to Class 5 students at SDN Bangunrejo Lor 3 Ngawi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA MELALUI METODE DRILL DAN MEDIA GAMBAR SERI KELAS II SDN 4 WATES Mulyani, Eka; Soleh, Dwi Rohman; Saputro, Agung Nasrulloh
Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i2.20573

Abstract

This research was conducted based on learning activities in grade II at SDN 4 Wates, Slahung District, Ponorogo Regency, which showed that the achievement in writing stories in Indonesian language subjects was still low. The objective was to improve students' learning achievements using the Drill method and picture series as learning media. This method was applied in three learning cycles. The results showed an increase in the average student scores above the KKM in each cycle, namely pre-cycle, cycle 1, and cycle 2. Additionally, the use of picture series also increased students' learning motivation. Thus, the use of picture series media is effective in improving students' achievements in writing stories. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kegiatan pembelajaran di kelas II SDN 4 Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, yang menunjukkan bahwa prestasi belajar menulis cerita pada mata pelajaran Bahasa Indonesia masih rendah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa melalui metode Drill dan media gambar seri. Metode ini diterapkan dalam tiga siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa di atas KKM pada setiap siklus, yaitu pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Selain itu, penggunaan gambar seri juga meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penggunaan media gambar seri efektif dalam meningkatkan prestasi belajar menulis cerita siswa. 
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Cooperatif Learning Tipe Group Investigation pada Siswa SDN 1 Somoroto Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Deskripsi Tahun Pelajaran 2023 / 2024 Indrayanto, Wida; Soleh, Dwi Rohman; Saputro, Agung Nasrulloh
Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i2.20569

Abstract

By using the Cooperative Learning type Group Investigation model on descriptive text material written in the Indonesian language for fifth-grade students at SDN 1 Somoroto in the academic year 2023– 2024, this study seeks to characterize, clarify, and enhance learning outcomes. Data were gathered through observations, field notes, and final assessments for this qualitative Classroom Action Research (CAR), which was then both qualitatively and quantitatively analyzed. The average student score improved from 71.92 in Cycle I to 81.15 in Cycle II, indicating an improvement in the learning outcomes. Beyond the 75% target, the proportion of students achieving the minimal mastery standards increased from 42.30% in Cycle I to 88.46% in Cycle II. This illustrates how the Group Investigation model can improve learning objectives.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menjelaskan, dan meningkatkan hasil belajar dengan menerapkan model Cooperative Learning tipe Group Investigation pada siswa kelas V SDN 1 Somoroto tahun ajaran 2023/2024 pada materi teks deskriptif Bahasa Indonesia. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kualitatif ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi, catatan lapangan, dan penilaian akhir yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar, dengan rata-rata nilai siswa meningkat dari 71,92 pada Siklus I menjadi 81,15 pada Siklus II. Persentase siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan minimum naik dari 42,30% pada Siklus I menjadi 88,46% pada Siklus II, melampaui target 75%. Hal ini menunjukkan efektivitas model Group Investigation dalam meningkatkan hasil belajar. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS KELAS I SEKOLAH DASAR DENGAN MODEL KELOMPOK PARTISIPATIF Kurniasih, Dwi; Hadi, Panji Kuncoro; Saputro, Agung Nasrulloh
Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i2.20574

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I Sekolah Dasar Babadan 2 Paron Ngawi dengan model kelompok partisipatif. Penelitian tindakan tindakan  kelas ini dilakukan secara  kolaboratif partisipatif dengan  menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc.Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Babadan 2 Paron Ngawi. Objek dalam  penelitian  ini  adalah  kemampuan  membaca  permulaan  menggunakan model pembelajaran kelompok partisipatif. Metode pengumpulan data adalah observasi, sedangkan teknik analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ada  peningkatan  kemampuan  membaca  permulaan siswa kelas I SDN Babadan 2 Paron Ngawi. Dapat dilihat dari hasil observasi yang meningkat pada setiap siklusnya. Siklus I: rata-rata hasil latihan membaca 7,00. Pada siklus I tersebut, jumlah siswa yang mendapatkan nilai hasil latihan membaca 10 dari 25 siswa, atau 40%. Siklus II: rata-rata hasil latihan membaca 7,50. Pada siklus II tersebut, jumlah siswa yang mendapatkan nilai hasil latihan membaca 12 dari 25 siswa, atau 48%.
Peningkatan Ketrampilan Menulis Narasi Melalui Metode Pengamatan Lingkungan Sekitar Sekolah Dianingsih, Nofe Dwi; Hadi, Panji Kuncoro; Saputro, Agung Nasrulloh
Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i1.19490

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model observasi lingkungan sekolah melalui penulisan narasi, menjelaskan hasil pembelajaran menulis narasi di kelas V SDN Mantingan 5, dan menilai kelebihan dan kelemahan model ini dalam meningkatkan kemampuan menulis narasi dan berpikir kreatif. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap seluruh siswa kelas 5 SDN Mantingan 5 Mantingan yang berjumlah 17 orang, dianalisis melalui penyambungan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan model mencapai persentase hasil observasi dan wawancara sebesar 60% pada Siklus I, meningkat menjadi 80% pada Siklus II. Hasil menulis menunjukkan peningkatan yang optimal, dengan 80% siswa mencapai skor kreativitas ≥ 3 (baik), 100% mencapai skor menulis narasi ≥ 70, dan 80% mencapai skor aktivitas belajar ≥ 3 (baik). Kelebihan model ini antara lain meningkatkan keterampilan menulis, mendorong pembelajaran kreatif, dan memfasilitasi kolaborasi dan refleksi di kalangan siswa, sedangkan kelemahannya mencakup penerapan yang memakan waktu, penilaian subjektif, dan memberikan tantangan bagi siswa yang kurang mahir dalam menulis.In Grade V of SDN Mantingan 5, a school environmental observation model for narrative writing is implemented. The impact of this model on writing and creative thinking is evaluated in this study. Data from 17 students were gathered through observation, interviews, and recording using Classroom Action Research (CAR), and the results were then examined. The results demonstrate a notable increase, with 80% of students scoring well in narrative writing and strong inventiveness. Advantages encompass improving writing abilities and encouraging teamwork, but disadvantages include time commitment and arbitrary evaluation, creating difficulties for students with lower proficiency levels.
Nilai Moral Cerita Fabel Karya Ahmad Filyan Sebagai Bahan Ajar Apresiasi Sastra di Kelas Tinggi Sekolah Dasar Nurwidayati, Aviyanti; Setiyadi, Dwi; Saputro, Agung Nasrulloh
Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i1.19491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang nilai moral pada cerita pendek fabel karya Ahmad filyan sebagi bahan ajar apresiasi sastra kelas tinggi di sekolah dasar. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Jenis penelitian dokumen analisis yaitu menganalisis isi dari cerita pendek fabel karya Ahmad Filyan. Instrumen yang digunakan teknik baca dan catat. Teknik pengumpulan data penulis membaca berulangulang cerita pendek fabel karya Ahmad Filyan kemudian menganalisis nilai moral yang terkandung pada cerita pendek tersebut dan kemudian mencatatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada cerita pendek fabel karya Ahmad Filyan terdapat nilai moral yang menunjukkan adanya kejujuran, kesediaan untuk bertanggung jawab, kemandirian moral, keberanian moral, dan kerendahan hati. Sehingga bisa menjadi bahan ajar apresiasi sastra pada kelas tinggi Sekolah Dasar.This research aims to obtain a clear description of the moral values in the short fables written by Ahmad Filyan as teaching material for literary appreciation in upper elementary classes. The research method used is qualitative descriptive. The type of research is document analysis, which involves analyzing the content of the short fables by Ahmad Filyan. The instrument used is the reading and notetaking technique. The data collection technique involves reading the short fables by Ahmad Filyan repeatedly, analyzing the moral values contained in the short stories, and then recording them. The results of the research show that in the short fables by Ahmad Filyan, there are moral values that indicate honesty, a willingness to take responsibility, moral independence, moral courage, and humility. Therefore, they can be used as teaching material for literary appreciation in upper elementary clas
Model Pembelajaran Make A Match dan Media Kartu Kalimat Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Pantun Siswa Kelas V SD Negeri Crabak Slahung Ponorogo Herlindawati, Endang; Soleh, Dwi Rohman; Saputro, Agung Nasrulloh
Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i2.20567

Abstract

The purpose of this study is to clarify and assess the Make a Match learning paradigm, which uses sentence cards to improve students' pantun writing abilities. For the 2023–2024 academic year, data was gathered through observation, testing, and documentation of 12 fifth-grade students at SD Negeri Crabak using the Classroom Action Research technique in two cycles. Both quantitative and qualitative descriptive methodologies were used in the analysis. The findings demonstrated a 25% improvement in classical mastery, rising from 66.7% in the first cycle to 91.7% in the second. The model challenges less experienced writers and takes time, but it also enhances writing abilities, teamwork, and active learning.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan mengevaluasi model pembelajaran Make a Match menggunakan kartu kalimat untuk meningkatkan keterampilan menulis pantun siswa. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus, data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi dari 12 siswa kelas V di SD Negeri Crabak untuk tahun ajaran 2023/2024. Analisis dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan penguasaan klasikal dari 66,7% pada siklus pertama menjadi 91,7% pada siklus kedua, peningkatan sebesar 25%. Model ini meningkatkan keterampilan menulis, kolaborasi, dan pembelajaran aktif, namun memerlukan waktu dan menjadi tantangan bagi siswa yang kurang mahir menulis.
Buku Ajar Menulis Cerita Pendek Dengan Karakter Cinta Tanah Air Saputro, Agung Nasrulloh
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17172

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berusaha mengembangkan buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model tahapan Borg dan Gall. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan, kualitas, dan implementasi buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air, sedangkan subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP. Kegiatan pada saat pembelajaran terbagi menjadi tiga, yaitu observasi, wawancara dengan guru, dan angket siswa. Hasil kegiatan tersebut dalam tahap observasi menyebutkan bahwa pembelajaran menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air ini berhasil dan kelas sangat aktif. Hasil proses pengembangan buku ajar ditunjukkan pada tahap-tahap sebagai berikut. Validasi buku ajar dinilai oleh dua validator, hasil validasi menunjukkan bahwa buku ajar termasuk dalam kategori baik karena persentase ≥ 75%, hasil uji coba awal diujicobakan secara terbatas pada tujuh siswa kelas VIII dihasilkan angket siswa, wawancara guru, dan observasi pengamat. Dari hasil uji coba lapangan dihasilkan nilai siswa dalam menulis cerita pendek menghasilkan nilai rata-rata siswa 80. Kualitas buku ajar menulis cerita pendek dengan dengan karakter cinta tanah air berdasarkan penilaian validator, menyebutkan bahwa buku ajar tersebut termasuk dalam kategori berkualitas, karena persentasenya ≥ 61%. Jadi dapat disimpulkan bahwa, buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air layak digunakan sebagai buku ajar menulis cerita pendek kelas VIII.
Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru-Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Saputro, Agung Nasrulloh
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v2i2.641

Abstract

The poor ability of elementary school teachers in writing classroom action research is the main driver of this commitment. The purpose of this project is to teach educators how to write classroom action research projects. Training and seminar techniques are used in this service approach. The training location is at SDN 01 Slahung Ponorogo. Teachers can compile classroom action research appropriately because of this commitment. This commitment is intended as a guide for educators who want to improve their ability to write classroom action research in the classroom. Primary school teachers now have a better understanding and proficiency in writing PTK and its output.
Perangkat Pembelajaran Naskah Drama Untuk Peningkatan Karakter Nilai Budaya Waraulia, Asri Musandi; Saputro, Agung Nasrulloh
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1 No 2 (2018): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v1i2.1039

Abstract

This study aims to process the development of learning tools drama script oriented on the formation of cultural value characters. This development research refers to the Borg and Gall stage model. The stage consists of ten stages of development, namely the initial research and information collection stage, the planning stage, the initial stage of production format development, the initial test phase, the product revision phase, the field test phase, the product revision phase, the field test phase, the product revision phase end, and dissemination and implementation. In this study only until the final product revision stage without including the phase of dissemination and implementation due to limited time research. This research produced Syllabus, RPP, and textbook of drama script oriented to the formation of character of cultural values. The results of this study can be described that the validation of learning devices assessed by two validators, the language validator and graphic design validator. Validation results indicate that the textbooks are included in either category because the percentage is ≥ 75%, the initial trial results are trialed in limited to seven junior high school students generated by observation data, interview, and student questionnaire. Observation data can be analyzed that the learning of writing drama script with learning device of drama script oriented to the formation of character of cultural value is successful and the class is very active. Based on interview data submitted by the teacher in a positive way, it can be analyzed that the learning of writing drama script with a drama script-oriented learning tools oriented to the formation of cultural value character is successful. Based on the questionnaire data of students who have a positive opinion, it can be analyzed that the learning of writing drama script oriented on the formation of the character of cultural values is successful.Keywords: development; learning tool; drama script; and cultural values.