Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Makna dan Ideologi Punk Setyanto, Daniar Wikan
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 1 No. 02 (2015): August 2015
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v1i02.964

Abstract

Punk Sebagai sebuah subkultur telah diadaptasi oleh para remaja Indonesia bukan hanya sebagai semangat bermusik, namun merambah sebagai ideologi dan gaya hidup. Punk merupakan warisan budaya dari barat yang awalnya bergerak pada bidang musik, namun lambat lain punk telah menjadi sebuah identitas global yang mewakili para remaja radikal yang memiliki visi anti kemapanan dan anti pemerintah. Selain ideologinya yang kontroversi, punk mempengaruhi dinamika fashion di dunia. Asesoris punk diadaptasi oleh budaya bopuler sebagai pernak-pernik fashion. Kini punk, telah menjadi bagian dari dunia fashion di seluruh dunia. Apa sebenarnya yang melatar belakangi munculnya Punk? bagaimana Punk bisa berkembang di Indonesia?  Kata Kunci: punk, fashion, budaya populer
Tubuh dan Garis dalam Fotografi Nirmana Hitam Putih Setyanto, Daniar Wikan
DeKaVe Vol 16, No 2 (2023): DeKaVe Vol. 16 No. 2 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v16i2.9684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan prinsip-prinsip nirmana dalam fotografi model dan menjelajahi korelasi antara teori nirmana dan fotografi. Biasanya, nirmana terkait dengan seni rupa tangan dan desain grafis, namun penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan relevansi nirmana dengan semua bentuk seni visual, termasuk fotografi. Metode penciptaan yang digunakan adalah metode eksperimental, dengan menggunakan teknik eksplorasi pencahayaan studio dan LED Proyektor (wrapping lights). Dalam penelitian ini, fokusnya adalah menciptakan karya fotografi eksperimental yang melibatkan unsur-unsur tubuh manusia dan menerapkan prinsip-prinsip nirmana secara khusus pada unsur keseimbangan, garis dan point of interest (POI). Penggunaan pencahayaan studio dan proyektor LED memberikan kesempatan untuk menghasilkan efek pencahayaan yang unik dan menciptakan komposisi visual yang menarik. Melalui eksplorasi komposisi, tata letak, diagram warna, dan penggunaan POI, penelitian ini akan menggambarkan bagaimana prinsip-prinsip nirmana dapat diterapkan dalam fotografi model. Dengan memanfaatkan unsur garis dan POI yang dipilih dengan hati-hati, karya fotografi yang dihasilkan diharapkan mampu menarik perhatian dan menciptakan pengalaman visual yang kuat. Hasil dari penelitian ini berpotensi memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang penerapan prinsip-prinsip nirmana dalam fotografi dan memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengintegrasikan teori nirmana ke dalam praktik fotografi mereka. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi jembatan antara mata kuliah Fotografi dan Nirmana di dunia akademik, sehingga mahasiswa dapat melihat hubungan dan relevansi antara keduanya. Dengan menggunakan metode eksperimental dan pendekatan yang inovatif, penelitian ini berpotensi memberikan kontribusi baru dalam pengaplikasian prinsip-prinsip nirmana dalam fotografi model dan memperluas pemahaman tentang peran nirmana dalam berbagai bentuk seni visual.
Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Penanggulangan Abrasi Pesisir Pantai Dengan Metode Robin Landa Rahmawati, Tiara Sekar; Setyanto, Daniar Wikan
Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2025): SASAK
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/sasak.v7i2.5244

Abstract

Beberapa tahun terakhir banyak terjadi abrasi kerusakan garis pantai di wilayah Semarang, salah satunya diakibatkan faktor manusia seperti penambangan pasir pantai, pembuangan sampah laut, pembangunan tambak, dan lain sebagainya. Melalui metode Robin Landa dapat disimpulkan bahwa fase analisis dan strategi merupakan fase paling krusial karena data yang telah dianalisis melalui analisis framing mendapatkan bahwa masyarakat kurang peduli terhadap isu abrasi pantai dan dampak yang akan terjadi kedepannya. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam memelihara kelestarian lingkungan turut memperburuk kondisi ini, sehingga pemeliharaan ekosistem bakau merupakan salah satu cara pencegahan abrasi. Sebagai tanggapan terhadap fenomena abrasi ini, perancang menawarkan solusi untuk menanggulangi, mengedukasi, dan menyadarkan masyarakat yaitu dengan merancang sebuah iklan layanan masyarakat berupa media infografis dan poster yang dipublikasikan melalui media sosial Instagram. Tujuan perancangan ini untuk menghasilkan karya Iklan Layanan Masyarakat sebagai wadah edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap abrasi pantai. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif meliputi pengumpulan data, pengolah data, dan merancang. Analisis ini digunakan untuk merancang elemen-elemen yang akan digunakan dalam pembuatan iklan layanan masyarakat agar meningkatkan daya tarik visual yang dinilai lebih komunikatif dan interaktif, sehingga berkontribusi pada masyarakat. Hasil dari perancangan ini, diharapkan dapat sebagai media edukasi untuk masyarakat agar lebih peduli terhadap abrasi pantai.     
Perancangan Infografis Tentang Bahaya HIV/AIDS untuk Mahasiswa di Wilayah Kota Semarang Lintang Dewi Sekar Kinasih; Daniar Wikan Setyanto
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 6 No 01 (2024): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v6i01.1181

Abstract

HIV/AIDS is a global health problem that threatens the lives of many individuals. The HIV virus attacks the body's immune system, weakening its ability to fight infection and disease, which can then progress to AIDS, the final stage of HIV infection. Although certain treatments can slow the progression of the disease, awareness about the dangers of HIV/AIDS is very important, especially for college students. This knowledge can help them understand how to prevent transmission, such as practicing safe sex and avoiding sharing needles. In Semarang City, the high number of HIV/AIDS cases shows the need for further efforts to increase public awareness and knowledge, especially in the productive age group. Social stigma against HIV/AIDS sufferers is also a challenge that needs to be overcome through community-based interventions. Infographics published on social media can be an effective means of increasing student awareness about the dangers of HIV/AIDS, which is expected to contribute to preventing transmission and improving the quality of life of affected individuals. The aim of this research is to convey clear, accurate and easy to understand information to the public, with the hope of increasing awareness about the risk of transmission, symptoms, prevention and treatment of HIV/AIDS. The methodology used is qualitative. The result of this research is to create an infographic design about the dangers of HIV/AIDS via social media for students in the Semarang city area.
Perancangan Iklan Layanan Masyarakat Bahaya Merokok bagi Anak Usia 10-14 Tahun di Indonesia Saifuddin Dayana; Daniar Wikan Setyanto
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 6 No 02 (2024): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v6i02.1250

Abstract

Adolescence is a period marked by high curiosity and emotional instability, making young minds vulnerable to negative influences. The lack of supervision, especially from the family, can lead to a sense of freedom without understanding the boundaries that should be observed, giving rise to social phenomena related to juvenile delinquency. This research aims to design an effective public service advertisement about the dangers of smoking for children aged 10-14 years in Indonesia through digital posters. The objectives are to raise awareness, change attitudes and perceptions towards smoking, and enhance supervision in families and schools to support positive behavioral changes for the future of the nation's youth. The research method used is a qualitative method, then for data collection using documentation methods and, literature. For data analysis methods using framing analysis. The resulting public service advertisement employs a simple illustration style, which is expected to resonate well with the target audience of children and adolescents aged 10-14 years. By doing so, the audience can become more aware of the negative impacts of smoking on their growth, long-term health, and understand that it can serve as a gateway to other harmful substances abuse (NAPZA)
Perancangan Desain Infografis Dan Kampanye Tentang Bahaya Rokok Bagi Pelajar Tingkat Menengah Di Indonesia Ahmad Wahid; Daniar Wikan Setyanto
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 7 No 01 (2025): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v7i01.1612

Abstract

The prevalence of smoking among Indonesian teenagers continues to rise, posing a serious public health issue. Data from the Indonesian Health Survey and the Global Youth Tobacco Survey indicate that 7.4% of adolescents aged 10-18 are active smokers, with an increasing trend in electronic cigarette use. Social influences, advertising exposure, and a lack of engaging educational content contribute to this behavior, highlighting the need for a more effective communication strategy. This study aims to design effective infographics and a digital campaign to raise awareness of the dangers of smoking among secondary school students. The infographics serve as engaging and easily understood visual communication tools, intended to enhance awareness and shift students' perceptions of smoking. A qualitative research approach was used, employing literature studies and framing analysis to identify impactful visual communication strategies for students. The design results show that infographics featuring simple illustrations, and contrasting colors enhance students' understanding and engagement in the anti-smoking campaign. This campaign is expected to encourage positive behavioral changes, reduce smoking prevalence among students, and support efforts to create a smoke-free environment.
STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL DALAM KAMPANYE SOSIAL TENTANG INSEKURITAS DAN SEKSUALITAS REMAJA PEREMPUAN: VISUAL COMMUNICATION STRATEGY IN SOCIAL CAMPAIGN ON FEMALE ADOLESCENT INSECURITY AND SEXUALITY Tanaya Anggita Prahastuti; Setyanto, Daniar Wikan
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/dim.v22.i1.23056

Abstract

The increasing phenomenon of premarital sex among teenage girls is a complex social issue influenced by shifting cultural values and the pervasive use of social media. Feelings of insecurity often drive adolescents to seek external validation, particularly from the opposite sex, increasing the risk of unhealthy sexual behavior. This study aims to design a Public Service Announcement (PSA) campaign that encourages teenage girls to build self-confidence without relying on external approval. The research employs a qualitative approach through literature studies and in-depth interviews with relevant sources. The visual design process follows Robin Landa’s method, which includes brainstorming, creative strategy, concept development, sketching, digital execution, and design evaluation. The design is limited to posters and digital platforms such as Instagram and TikTok, which are widely used by the target audience. The analysis shows that a PSA with engaging visuals, simple messages, and an emotional approach can raise teenagers’ awareness of the negative impacts of premarital sex and the importance of developing self-confidence. The conclusion recommends using interactive digital media as an effective communication strategy to reach adolescents more broadly.
Perancangan fotografi still life organik, kaca dan metal menggunakan metode ATM Daniar Wikan Setyanto; Gilang Rizky Gardianto; Aditya Candra Irawan
Jurnal Desain Vol 11, No 3 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v11i3.21630

Abstract

STRATEGI KAMPANYE TANAM SERIBU POHON DALAM MENGHADAPI SUHU EKSTREM SEMARANG Mahdiyah Imtiyaz Syifa; Daniar Wikan Setyanto
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v13i2.77273

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan kampanye visual “Gerakan Tanam Seribu Pohon” di Semarang sebagai strategi komunikasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penghijauan dalam menghadapi panas ekstrem di Semarang Timur. Minimnya ruang terbuka hijau memperparah kondisi pulau panas perkotaan dengan suhu mencapai 38°C pada musim kemarau 2023 menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tahapan perancangan mengikuti lima langkah Robin Landa, yaitu strategi, konsep, desain, produksi, dan implementasi. Kampanye disusun secara edukatif dan persuasif dengan pemanfaatan warna hijau sebagai simbol penghijauan serta oranye sebagai representasi panas ekstrem yang dikontraskan secara visual. Sasaran kegiatan difokuskan pada kelompok ibu-ibu penggerak kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Kecamatan Gayamsari serta Pedurungan. Hasil perancangan menghasilkan delapan media komunikasi visual berupa poster, stiker, dan produk ramah lingkungan dalam bentuk prototipe. Walaupun belum diterapkan di lapangan, hasil menunjukkan potensi besar untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat dan memperkuat citra kota peduli lingkungan. Simpulan menegaskan bahwa pendekatan visual berbasis komunitas efektif membangun kesadaran sekaligus mendorong perubahan perilaku kolektif terkait isu lingkungan perkotaan.